Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Ketika Ratu Dewa & UNSRI Sepakat Hidupkan Ilmu yang Hampir Terkubur

Ketika Ratu Dewa & UNSRI Sepakat Hidupkan Ilmu yang Hampir Terkubur

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • visibility 875
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumseterkini.co.id, – Kalau biasanya kampus dan pemkot ketemuan cuma buat motong pita peresmian, kali ini agak beda. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyambangi Universitas Sriwijaya (UNSRI) bukan untuk nyari gelar kehormatan, tapi buat ngobrol serius walau gayanya tetap kalem kayak abdi negara abis minum teh sereh.

Di ruang rapat Kantor Pusat Administrasi UNSRI, suasana agak formal tapi tetap adem. Soalnya topik pembicaraan kali ini tidak lain tidak bukan adalah… Kampung Tematik dan… cara memandikan jenazah. Iya, anda tidak salah baca.“Kampung Tematik ini penting untuk destinasi wisata dan juga pembelajaran,” ujar Ratu Dewa, sambil menjelaskan kalau kampung yang dimaksud akan dikasih nuansa religius.

Bayangkan, suatu saat nanti kita bisa jalan-jalan ke kampung yang bukan cuma penuh mural bunga dan ukiran batik, tapi juga ada kelas praktikum yang ngajarin cara menyolatkan dan memandikan jenazah. Lengkap dari hidup sampai wafat, dibimbing dengan niat.

Pak Wali nampaknya lagi gelisah. Bukan soal APBD atau macet di Simpang Polda, tapi soal ilmu-ilmu yang mulai ditinggal zaman. Menurut beliau, generasi muda zaman sekarang lebih jago main Mobile Legends daripada tau caranya ngurus jenazah. “Ini harus diterapkan kembali di generasi muda,” kata beliau.

Nah loh, Kalau biasanya anak muda disuruh belajar coding, sekarang ditambah belajar ngafani. Sebuah langkah progresif yang out of the box dan out of comfort zone. Tapi memang betul, ilmu semacam ini udah mulai langka, padahal dulunya diajarkan dari langgar ke langgar, dari surau ke surau. Kini? Ditinggalin kayak mantan yang udah ganti nomor.

Rektor UNSRI, Prof. Taufik Marwa, menyambut ajakan Ratu Dewa dengan tangan terbuka, dada lapang, dan kening yang sedikit mengernyit karena mikir penyesuaiannya. “Kita siap berkolaborasi bersama Pemkot,” ucap beliau dengan semangat.

Ternyata, UNSRI juga udah punya program yang mirip. Mereka mengajarkan seni budaya Islam, dan di dalamnya termasuk juga pelajaran tentang cara memandikan jenazah. Mantap kali, Prof!

Kalau kata pepatah, bagai gayung bersambut, air belum dituang tapi sudah tumpah ke ember. Begitulah kira-kira suasana audensi hari itu. Dua institusi, satu visi membentuk generasi muda yang bukan cuma cerdas digital, tapi juga paham spiritual.

Bayangkan, Anda masuk ke Kampung Tematik Palembang, disambut oleh gapura bertuliskan “Selamat Datang di Kampung Akherat, Siapkan Bekalmu”.

Anak-anak muda dengan seragam khas, mengarahkan wisatawan ke “Galeri Kain Kafan”, “Workshop Pemandian Jenazah”, dan “Musholla 4.0” yang ada teknologi AI untuk pengingat waktu salat.

Lucu? Ya lucu. Tapi juga edukatif. Ini bukan wisata horor, tapi wisata akhirat. Kampung ini bukan buat menakut-nakuti, tapi menyadarkan.

Wacana ini bisa saja terdengar nyeleneh di telinga generasi yang lebih akrab dengan filter medsos daripada filter air wudhu. Tapi kalau dipikir-pikir, ini bentuk kepedulian yang luar biasa.

Karena, orang bijak pernah berkata “Ilmu yang tak diamalkan itu seperti payung yang dipakai saat kemarau panjang, nggak kepake, cuma berat di tas.” oleh sebab itu baik kampus maupun kampung, harus saling isi mengisi. Yang satu punya teori, yang lain punya praktik.

Ratu Dewa dan Prof. Taufik Marwa sedang mempersiapkan bukan sekadar program kerja, tapi juga warisan pengetahuan karena masa depan Palembang tidak hanya dibangun oleh gedung tinggi dan lampu taman, tapi juga oleh akhlak dan ilmu yang turun temurun.

Dan kalau suatu saat nanti, anak muda Palembang bisa bilang, “Saya lulusan teknik sipil dan bisa mandiin jenazah”. maka saat itulah kita tahu pembangunan kita benar-benar lengkap dunia akhirat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Sumsel dan Lampung Ingin Bangun Ekonomi Regional

    Kolaborasi Sumsel dan Lampung Ingin Bangun Ekonomi Regional

    • calendar_month Senin, 28 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.000
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –  Sebagai daerah yang bertetangga dekat, Provinsi Sumatera Selatan dengan Provinsi Lampung akan membangun satu kekuatan ekonomi regional melalui pembuatan terminal  hasil pertanian.  Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam lawatannya ke Provinsi Lampung, Sabtu (26/1/2019) di Bandar Lampung. Menurut Herman Deru, Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan tidak dapat […]

  • Nasabah Bank Sumsel Babel Pendopo Kecewa, Jam Kantor Tutup Lebih Awal

    Nasabah Bank Sumsel Babel Pendopo Kecewa, Jam Kantor Tutup Lebih Awal

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.500
    • 0Komentar

    NASABAH Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Pendopo, Kabupaten PALI, Sumsel kecewa karena Bank plat merah milik Pemda se Sumsel dan Babel tersebut  menutup kantornya lebih awal. Hal tersebut disampaikan petugas keamanan BSB, yang mengatakan seluruh karyawan akan berangkat menghadiri acara di Muara Enim sehingga tidak bisa menerima seluruh nasabah. Salah satu nasabahnya BSB, Efran yang […]

  • Gubernur Ingatkan  Jajarannya Untuk Bekerja Maksimal Layani Masyarakat

    Gubernur Ingatkan Jajarannya Untuk Bekerja Maksimal Layani Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 699
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengharapkan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel untuk dapat menggunakan anggaran belanja daerah di tahun 2022 ini digunakan secara efektif, efisien dan tepat sasaran. “Sama-sama kita evaluasi kinerja kita dalam satu tahun ke belakang, dan untuk kedepannya Saya ingin semua memperbaiki […]

  • Pusat Kajian Integrasi  Keilmuan Islam, Sains, Teknlogi dan Psikoterapi Pascasarjana UIN Raden Fatah diresmikan, Prof dr Munir , Mag : Islam itu Rahmatan Lil Alamin

    Pusat Kajian Integrasi  Keilmuan Islam, Sains, Teknlogi dan Psikoterapi Pascasarjana UIN Raden Fatah diresmikan, Prof dr Munir , Mag : Islam itu Rahmatan Lil Alamin

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.311
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pusat Kajian Integrasi , Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang dengan tema Pusat Studi Integrasi  Keilmuan  Istekpro ( Islam, Sains, Teknologi dan Produk) resmi di lauching ,  Rabu (11/12) di ruang Seminar Lantai III  Gedung A Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang. Hadir  diantaranya Direktur Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang  Prof dr Munir , Mag, […]

  • ‘Umpak-umpakan,’ Sebuah Tradisi Disaat Idul Fitri Yang Nyaris Lenyap Terdampak COVID-19

    ‘Umpak-umpakan,’ Sebuah Tradisi Disaat Idul Fitri Yang Nyaris Lenyap Terdampak COVID-19

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.159
    • 0Komentar

    MERAYAKAN hari kemanangan pada Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah yang jatuh pada minggu [24/5/2020] di perkampungan sangat terasa meriah. Namun, Lebaran Idul Fitri kali ini, sangat berbeda dari lebaran tahun-tahun sebelumnya. Dampak Covid-19 memang sangat dasyat. Selain menganggu sektor perekonomian, dan lainnya.  Wabah COVID-19 juga telah merusak tatanan dan tradisi masyarakat, terutama dalam berintraksi sosial […]

  • Pendidikan di Zona Konflik: Kemajuan Teknologi untuk Pembelajaran di Chad

    Pendidikan di Zona Konflik: Kemajuan Teknologi untuk Pembelajaran di Chad

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – N’DJAMENA, CHAD – Media OutReach Newswire – 13 Desember 2023 – Di tengah meningkatnya krisis pengungsi dan tekanan yang ditimbulkannya pada sistem pendidikan Chad, inisiatif penelitian yang dipimpin oleh War Child dan didanai oleh GPE KIX, mengeksplorasi perluasan teknologi untuk pendidikan. terutama program Tidak sabar untuk Belajar. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk […]

expand_less
WordPress Archive AgencyEz – Elementor Pro Template Kit Agenshark – Startup Agency Elementor WordPress Theme Agentieco – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Agenze – The Digital Agency Elementor Template Kit Agenzio – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Agetha – Creative Portfolio Template Kit Agile – Multi-Purpose App Showcase WordPress Theme Agile Scrum – Project Issue Management Agncy – Creative & Modern Portfolio WordPress Theme Agon – Multipurpose Agency WordPress Theme