Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Pendidikan Cerdas Dimulai Dari Guru Bahagia!

Pendidikan Cerdas Dimulai Dari Guru Bahagia!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • visibility 831
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ada satu wejangan menarik yang lahir dari Gedung Graha KM 7 Palembang, bukan wejangan mistis, tapi wejangan penuh makna dari Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Dalam acara pengukuhan 150 pengurus dan 10 badan PGRI Kota Palembang, beliau tidak cuma hadir buat foto bareng dan salam-salaman. Beliau datang bawa semangat, kayak kurir paket pendidikan yang isi dusnya harapan.

Dalam acara itu, Ratu Dewa bilang bahwa PGRI bukan cuma organisasi tempat guru-guru ngumpul sambil nyeduh kopi sachet dan curhat soal murid yang nulis “karakter” jadi “karak ter”. Tapi PGRI harus jadi mesin utama perubahan pendidikan. Serius, Pak Wali! Kata-kata ini lebih dalam dari makna lirik lagu galau.

Kebayang nggak, kalau dunia pendidikan itu kayak orkestra? Nah, PGRI itu konduktornya. Badan kehormatan, advokasi, sampai lembaga-lembaga lainnya itu kayak pemain biola, terompet, dan drum. Kalau kompak, musiknya syahdu. Tapi kalau pengurusnya cuma sibuk ngelirik dana BOS, ya hasilnya bukan simfoni, tapi konser dangdut tanpa mic.

Ratu Dewa juga ingatkan, jadi pengurus itu bukan perkara keren-kerenan dan dapat piagam. Tapi soal tanggung jawab. Tangannya boleh pegang pena, tapi pundaknya menanggung harapan satu kota. Kita butuh guru yang gak cuma hafal kurikulum, tapi bisa jadi mercusuar di tengah badai TikTok dan konten instan.

Yang bikin momen ini tambah mengharukan, Ratu Dewa juga memberikan penghargaan pada 20 guru yang purna bakti. Ini bukan sekadar seremoni, tapi pengakuan bahwa pengabdian itu nggak pernah kadaluarsa. Guru pensiun, tapi ilmunya masih jalan kayak modem Wi-Fi yang tetap nyala meski laptopnya udah ditutup. Semoga penghargaan ini bukan sekadar formalitas, tapi jadi pemicu bahwa profesi guru itu kudu dimuliakan sejak masih ngajar sampai pensiun, bukan cuma disayang pas Hari Guru doang.

Pak Wali juga janji akan perbaiki semua infrastruktur sekolah di Palembang. Nah ini dia, bagian yang paling ditunggu-tunggu sama murid-murid yang udah lelah belajar sambil ngitung lubang di plafon. Sekolah harus jadi tempat yang bikin betah, bukan kayak rumah hantu penuh sejarah bocor dan kabel semrawut.

Karena kalau gedung sekolah nyaman, guru semangat, dan murid aman, proses belajar bakal jalan mulus kayak jalan tol yang beneran bebas hambatan. Jangan sampai anak-anak kita malah lebih excited main di warnet daripada masuk kelas.

Kalau mau cari contoh, tengoklah Finlandia. Di sana, guru diperlakukan kayak superstar proses rekrutmennya ketat, pendidikannya tinggi, dan gajinya? Yah, lumayan buat beli rumah, bukan cuma cicil kopi sachet. Hasilnya? Finlandia jadi salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Bukan karena kurikulumnya aneh-aneh, tapi karena gurunya dijadikan mitra utama, bukan buruh soal ujian.

Sekarang mari kita geser dikit ke Vietnam. Negara tetangga ini berhasil ngangkat mutu pendidikannya bukan karena salju, tapi karena kerja keras dan kebijakan yang tepat sasaran. Mereka invest di guru, kurikulumnya simpel tapi mantap, dan pemerataan sekolahnya jalan.

Cocok tuh buat kita sontek, karena secara budaya dan ekonomi, kita nggak beda jauh. Masa iya kita mau terus ngaca ke negara yang anak-anaknya belajar sambil pakai jaket bulu? Lha di sini, anak-anak belajar sambil kipasan pakai buku LKS karena kipas kelasnya mogok sejak zaman UASBN.

Wejangan Ratu Dewa di KM 7 itu bukan sambutan biasa, tapi sinyal kuat bahwa Palembang serius mau benahi pendidikan. Kalau wejangan ini dijalankan, bukan cuma ditaruh di rak laporan tahunan, maka PGRI bisa benar-benar jadi poros perubahan.

Ingat, pendidikan itu bukan produk instan. Butuh proses, kesabaran, dan niat tulus kayak bikin pempek, bro. Harus digiling, diuleni, dan direbus dengan penuh cinta. Kalau semua pihak guru, pemerintah, dan masyarakat kompak, maka anak-anak Palembang bukan cuma lulus UN, tapi juga lulus jadi manusia.

Mari kita rawat wejangan ini. Jangan cuma viral di berita, tapi sejuk di kenyataan. Biar Palembang bukan cuma dikenal karena Jembatan Ampera dan pempek, tapi juga karena pendidikannya yang bermutu, gurunya sejahtera, dan muridnya bahagia. Aamiin, sambil tepuk tangan 3x.

Kita nggak perlu terus-terusan menengok Finlandia yang super modern. Vietnam pun bisa jadi contoh yang lebih dekat dan relevan. Dengan kerja keras dan kebijakan tepat sasaran, Palembang bisa jadi contoh kota di Indonesia yang berhasil meningkatkan mutu pendidikan tanpa harus terlalu ribet. Yang penting, kalau guru sejahtera, murid pun pasti bahagia dan nggak akan salah eja lagi!. Jadi, mari kita dukung  PGRI dalam memperbaiki pendidikan di Palembang. Karena, kalau pendidikan di Palembang sukses, masa depan kota ini juga cerah!. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Pasar Audio Digital Indonesia: 270 Juta Telinga  Bikin Investor Geleng-Geleng”

    “Pasar Audio Digital Indonesia: 270 Juta Telinga Bikin Investor Geleng-Geleng”

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    PERNAH nggak kepikiran kalau obrolan receh di warung kopi yang biasanya dimulai dengan kalimat sakti “katanya…” sebenarnya bisa jadi aset miliaran rupiah kalau direkam, dikemas, lalu diunggah jadi podcast? Nah, inilah yang sekarang lagi rame pasar audio digital. Dari radio, podcast, sampai streaming, semua sedang naik daun. Dan lucunya, Indonesia kebagian panggungnya lewat Radiodays Asia […]

  • Doktor HC Doni Monardo, Selarik Kisah yang Terpendam

    Doktor HC Doni Monardo, Selarik Kisah yang Terpendam

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.635
    • 0Komentar

    Pagi ini, Sabtu 27 Maret 2021, Letjen TNI Doni Monardo dianugerahi gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari IPB University, Bogor. Narasi berikut ini adalah selarik kisah yang terpendam, di balik anugerah tersebut. Isinya,  kesaksian  testimoni sejumlah tokoh yang terlibat dalam kiprah Doni memperbaiki ekosistem, di mana pun bertugas. “Saya menyesal, kenapa tidak dari dulu, pak […]

  • Layak Tanding & Sanding, BUMI Sumsel Ingin Cak Imin Maju Jadi Cawapres

    Layak Tanding & Sanding, BUMI Sumsel Ingin Cak Imin Maju Jadi Cawapres

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.311
    • 0Komentar

    “Dengan demikian, menghadapi pemilu 2019 sebagai momentum suksesi kepemimpinan nasional kami Barisan Muda Muhaimin Iskandar mendeklarasikan Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres,”

  • 2021, Masyarakat Prasejahtera 100 % Terdaftar di KIS, Wawako Palembang : Jangan Takut Yang Belum Punya KIS Bisa Berobat Gratis di Puskesmas & RS Bari

    2021, Masyarakat Prasejahtera 100 % Terdaftar di KIS, Wawako Palembang : Jangan Takut Yang Belum Punya KIS Bisa Berobat Gratis di Puskesmas & RS Bari

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota [Pemkot] Palembang optimistis pada 2021 masyarakat Palembang 100 % terdaftar di Kartu Indonesia Sehat (KIS) menyusul anggaran untuk KIS mencapai Rp8 miliar. Pernyataan itu disampaikan Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda saat membesuk empat warga sakit di tiga Kecamatan yang berbeda, Kamis [1/10/2020]. Menurut dia, saat ini masih ada sekitar 200.000 jiwa yang belum […]

  • SAKIP Berpredikat B, OKI Tingkatkan Performa Birokrasi

    SAKIP Berpredikat B, OKI Tingkatkan Performa Birokrasi

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 727
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir terus berupaya meningkatkan performa birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan. Beberapa capaian prestasipun diraih di tahun ini diantaranya dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hingga 11 kali berturut-turut serta memperoleh predikat B atas evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi […]

  • Dinkes Ajak RSU Muhammad Hoesin Kebut Vaksinasi di Palembang

    Dinkes Ajak RSU Muhammad Hoesin Kebut Vaksinasi di Palembang

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 905
    • 0Komentar

    DINAS Kesehatan Kota Palembang bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Muhammad Hoesin untuk melaksanakan percepatan pergerakan vaksinasi di Kota Palembang. Hal itu terungkap dalam Rapat Dinkes Kota Palembang dengan RSMH, kemarin Direktur utama dr Bambang eko Sunaryanto Sp.kJ, MARS dan dr. Msy. Rita dewi, M.S. Sp.A(K), MARS, Direktur SDM pendidikan dan penelitian  beserta Staf melakukan audiensi […]

expand_less
WordPress Archive Majang – Personal Portfolio Elementor Template Kit Majed – Business Consulting WordPress Theme Majesty – Restaurant WooCommerce WordPress Theme Majori – Minimal Fashion Store WordPress WooCommerce Theme Makao – Fashion Shop WordPress Theme Make Me Halloween – WordPress plugin Makeaholic – Beauty Cosmetics WordPress Theme Makehub – Beauty & Cosmetics WooCommerce Theme Maker – Tools Store WordPress Theme Maël – Modern Creative Agency WordPress Theme