Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Antrean Solar Mengular dari Pasar Lemabang ke RE Martadinata, Truk Halangi Jualan, Pedagang Terjepit

Antrean Solar Mengular dari Pasar Lemabang ke RE Martadinata, Truk Halangi Jualan, Pedagang Terjepit

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Antrean kendaraan berbahan bakar solar mengular di kawasan Lemabang, Palembang. Puluhan kendaraan, mulai dari truk angkutan tanah, truk peti kemas hingga kendaraan lainnya, memenuhi sisi kiri badan Jalan Yos Sudarso menuju Jalan RE Martadinata.

Antrean terlihat mulai dari depan Mie Ayam Kaki Lima Pasar Lemabang dan memanjang menuju kawasan SPBU di Jalan RE Martadinata, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Deretan kendaraan yang menunggu giliran mengisi solar membuat sebagian badan jalan ikut terpakai. Ruang gerak kendaraan lain pun menjadi semakin terbatas.

Kondisi itu paling terasa ketika kendaraan dari arah Pusri hendak melakukan putar balik. Pengendara harus memperlambat laju dan mencari celah di antara kendaraan yang melintas dan truk yang sedang mengantre sehingga arus lalu lintas tersendat.

Kepadatan semakin terasa menjelang sore, ketika arus kendaraan meningkat karena memasuki jam pulang kerja.

Namun, antrean panjang tersebut bukan hanya berdampak pada pengguna jalan.

Pedagang kaki lima di sepanjang kawasan Pasar Lemabang hingga Jalan RE Martadinata ikut terkena dampaknya.

Deretan kendaraan yang mengantre solar kerap menutup bagian depan lapak. Akibatnya, calon pembeli kesulitan mendekat atau bahkan tidak bisa melihat dagangan yang dijajakan pedagang.

Sejumlah pedagang bahkan memasang kotak bekas buah dan kotak telur di pinggir jalan.

Bukan untuk berjualan, melainkan untuk menghalangi kendaraan agar tidak mengambil posisi antre tepat di depan lapak mereka.

Seorang pedagang laki-laki setengah baya mengaku kondisi tersebut membuat pedagang kecil semakin sulit mendapatkan pembeli.

“Ini sama saja menutup rezeki orang berdagang karena dihalangi antrean mobil yang parkir. Banyak pembeli terhalang untuk membeli. Ibaratnya enak di mereka, kita ini dapat getahnya,” keluhnya.

Menurut dia, pemerintah daerah perlu segera mencari solusi agar antrean kendaraan tidak terus menggunakan badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia berharap persoalan tersebut tidak berhenti sebatas rapat atau pembahasan.

“Harapan kami ada solusi dari pemerintah daerah, baik gubernur maupun pemerintah kota. Jangan rapat terus, tapi hasilnya tidak berubah,” ujarnya.

Truk Angkutan Tanah hingga Peti Kemas Melintas

Pedagang tersebut juga menyoroti aktivitas kendaraan bertonase besar yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.

Selain truk angkutan tanah, kendaraan pengangkut peti kemas juga menjadi bagian dari aktivitas lalu lintas di kawasan Yos Sudarso dan RE Martadinata.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena jalan yang baru diperbaiki kembali harus menanggung beban kendaraan berat.

“Jalan Yos Sudarso ini sudah bagus, sudah diaspal. Tapi mungkin mulusnya paling lima bulan, sudah itu hancur lagi akibat muatan dan tonase truk angkutan peti kemas dan lainnya,” katanya.

Ia berharap perbaikan jalan tidak hanya dilakukan ketika kerusakan sudah terjadi, tetapi juga diikuti pengaturan kendaraan bertonase besar yang melintas.

Antrean Solar Sudah Berulang Kali Dibahas

Persoalan antrean BBM bersubsidi di Sumsel sebelumnya sudah beberapa kali dibahas pemerintah bersama pihak terkait.

Pada 7 Juli 2026, Gubernur Sumsel Herman Deru memimpin rapat koordinasi penyelesaian antrean BBM bersubsidi. Rakor tersebut melibatkan pemerintah kabupaten dan kota, Pertamina, BPH Migas serta aparat terkait.

Rakor digelar sebagai respons terhadap antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang berdampak pada kemacetan serta kenyamanan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, pemerintah juga membahas pengawasan distribusi Biosolar dan Pertalite agar penyalurannya tepat sasaran. Salah satu usulan yang dibahas adalah perincian pembagian kuota BBM subsidi hingga tingkat SPBU agar alokasi dapat menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Persoalan antrean kemudian kembali dibahas pada 8 September 2026 melalui rapat koordinasi di Griya Agung Palembang.

Dalam rapat itu, Pemprov Sumsel bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel membahas pasokan dan distribusi Biosolar.

Pertamina menjelaskan bahwa sekitar 50 persen komponen Biosolar yang didistribusikan berasal dari FAME berbasis sawit. Gangguan pada ketersediaan bahan baku maupun distribusinya dapat berpengaruh terhadap pasokan Biosolar. Pemerintah pun mendorong adanya langkah yang lebih terukur dalam menangani persoalan antrean BBM bersubsidi.

Pedagang: Kami yang Dapat Getahnya

Kini, antrean kendaraan kembali terlihat di kawasan Lemabang. Bagi pedagang kaki lima, panjangnya antrean kendaraan berarti ruang berjualan mereka semakin terdesak.

Ketika truk berhenti di depan lapak, calon pembeli sulit mendekat. Pedagang pun harus mencari cara sendiri agar area di depan tempat mereka berjualan tidak dipenuhi kendaraan yang mengantre. Masalah lain yang ikut dirasakan adalah debu dari aktivitas kendaraan.

Terlebih ketika kondisi cuaca kurang baik, debu yang beterbangan disebut membuat pedagang dan warga di sekitar jalan semakin tidak nyaman. “Kalau cuaca buruk begini, debunya banyak. Ganggu pernapasan. Entah sampai kapan antrean seperti ini mau beres,” keluhnya.

Pedagang berharap pemerintah daerah segera mempertemukan kepentingan distribusi BBM, kelancaran lalu lintas, aktivitas kendaraan angkutan, dan keberlangsungan usaha kecil di sepanjang jalan tersebut.

Sebab, bagi pedagang, persoalannya bukan hanya soal truk yang mengantre solar, ada jalan yang semakin sempit, pembeli yang sulit masuk, debu yang mengganggu, serta kekhawatiran terhadap kondisi jalan akibat aktivitas kendaraan bertonase besar.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Innalillahi Wa Innalillahi Rojiun, Kiai Karismatik – Mbah Moen Wafat di Tanah Suci

    Innalillahi Wa Innalillahi Rojiun, Kiai Karismatik – Mbah Moen Wafat di Tanah Suci

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 830
    • 0Komentar

    KIAI karismatik, Maimun Zubair yang lebih dikenal dengan nama Mbah Moen dikhabarkan wafat di Tanah Suci Mekkah. Pendiri Pondok Pesantren Pendiri Pondok Pesantren [Ponpes] Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah tersebut wafat dalam menjalankan ibadah haji, Arab Saudi, Selasa [6/8/2019]. Mbah Moen dikenal sebagai Mustasyar Nahdlatul Ulama (NU). “Info sementara yang saya diterima dari Gus Rozin dibenarkan,” kata Sekretaris Jenderal […]

  • Duta Baca Indonesia Najwa Shihab Ajak Kaum Milenial Palembang Pahami Informasi Yang Benar

    Duta Baca Indonesia Najwa Shihab Ajak Kaum Milenial Palembang Pahami Informasi Yang Benar

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    DUTA Baca Indonesia, Najwa Shihab dalam paparannya menjajak generasi millenial di Sumsel untuk meningkatkan minat bacanya dengan menggunakan fasilitas yang sudah ada terlebih dengan menggunakan media sosial yang saat ini tengah berkembang pesat ditanah air “Bicara tentang literasi digital tentunya kita harus bisa melakukan upaya-upaya dalam meningkatkan minat baca anak-anak, sehingga anak-anak bisa memahani informasi […]

  • Muba Revitalisasi PS Tradisional Desa Karya Maju 

    Muba Revitalisasi PS Tradisional Desa Karya Maju 

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    KABUPATEN Muba bakal merevitalisasi  pasar tradisional Desa Karya Maju guna mendorong pemulihan ekonomi. “Hari ini saya datang dan melihat langsung kondisi pasar Desa Karya Maju yang sejak tahun 1983 sudah menjadi sentra ekonomi, melayani enam desa di Kecamatan Keluang. Nanti kita jadikan pasar Karya Maju menjadi pasar modern, namun pengelola harus diperhatikan, dijaga sarana dan prasarananya […]

  • Kerjasama di Bidang Peternakan, Berdikari Teken Kesepakatan dengan Baladna Food Industries Qatar  

    Kerjasama di Bidang Peternakan, Berdikari Teken Kesepakatan dengan Baladna Food Industries Qatar  

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.521
    • 0Komentar

    PENANDATANGAN secara virtual Nota Kesepahaman antara PT. Berdikari (persero) dan Baladna Food Industries Qatar telah dilakukan (24/01), yang masing-masing diwakili oleh Direktur Utama PT. Berdikari (Persero), Harry Warganegara, dan CEO Baladna Food Industries, Piet Hilarides. “Bertepatan dengan hubungan bilateral RI-Qatar yang menginjak dekade ke-5 pada tahun 2022, diharapkan kerja sama ini dapat memperkuat hubungan ekonomi […]

  • PBH Peradi Berharap Terjalin Sinergitas Dengan Pemkot Palembang

    PBH Peradi Berharap Terjalin Sinergitas Dengan Pemkot Palembang

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 828
    • 0Komentar

    PUSAT Bantuan Hukum (PBH) Peradi DPC Palembang berharap terjlain sinergitas antara lembaga tersebut dan Pemerintah Kota Palembang. Hal ini disampaikan Ketua PBH Peradi DPC Palembang Aina Rumiyati Aziz saat audiensi dengan Sekretaris Daerah Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi, Selasa (28/1/2020). Audiensi dihadiri Asisten III Setda Kota Palembang Ir Agus Kelana MT, Kabag Hukum Setda […]

  • Paripurna ke – XXXXVI DPRD Provinsi Sumsel, 3 Raperda Disepakati

    Paripurna ke – XXXXVI DPRD Provinsi Sumsel, 3 Raperda Disepakati

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.429
    • 0Komentar

      RAPAT Paripurna ke-XXXXVI, DPRD Provinsi Sumatera Selatan dihadiri langsung Gubernur Sumsel, H Herman Deru, akhirnya menyepakati tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) serta memberikan tenggang waktu panitia khusus 4 DPRD, untuk memperpanjang kajian 1 Raperda yang belum disetujui tersebut. Gubernur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya, atas kerjasama dan perhatian dari pimpinan serta anggota DPRD. […]

expand_less
WordPress Archive Homey | Booking and Rentals WordPress Theme Homez – Real Estate WordPress Theme Hompark | Real Estate & Luxury Homes Theme Hongo – Modern & Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Hono – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Honor | Shooting Club & Weapon and Gun Store Theme Honshi – Creative Portfolio WordPress Theme Honshi – WordPress Elementor Theme for Agencya Hoom – News & Magazine WordPress Theme HoomPotact – Smart Alarm & Security Systems Template Kit