Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Menata Sungai, Menghindari Banjir

Menata Sungai, Menghindari Banjir

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • visibility 701
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HUJAN turun di Palembang, sebagian warga bukan langsung bersyukur atas berkah langit, tapi justru sibuk cari tempat tinggi buat ngungsi, sebab, kalau sudah masuk musim hujan, Kota Palembang sering berubah jadi ‘Kota Venesia Dadakan’, minus gondola dan romantisme, yang ada cuma motor mogok, sandal hanyut, dan warga yang mengarungi genangan sambil merutuk nasib seperti pemain sinetron kehabisan dialog.

Tapi sabar dulu, pemirsa sekalian!, kini ada secercah harapan di ujung selokan. Pemerintah Kota Palembang bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWSS) Sumatera VIII, kayaknya udah nggak tahan juga liat warga saban tahun berenang gaya dada di jalanan protokol, maka itu, dicanangkanlah proyek penataan Sub-DAS Sungai Bendungsungai yang katanya jadi “biang kerok” banjir di kota.

Begitu kira-kira peribahasa baru yang cocok menggambarkan situasi sekarang, sungai ini sudah mengalami penyempitan akut dan sedimentasi kronis. Sama kayak hubungan percintaan yang dipaksakan terus padahal jalannya makin sempit, akhirnya tumpah juga, ya… tumpah airnya, ya….. tumpah emosinya.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, tampil seperti pahlawan tanpa mantel hujan, memimpin pertemuan strategis dengan niat mulia bikin Palembang bebas banjir. Katanya, dari 19 Sub-DAS yang ada, si Bendung ini paling nyusahin. Lalu akan dimulailah operasi besar-besaran, bukan operasi plastik, tapi operasi normalisasi sungai.

Rencananya sih, bakal dianggarkan lebih dari Rp800 miliar. Wah…, kalau itu dibelikan pempek, bisa bikin Sungai Musi beraroma cuko selama sebulan penuh. Tapi ya ini demi masa depan.

Katanya dana dari APBN dan pinjaman dari World Bank, hebat, bukan hanya rakyat yang utang KTA, pemerintah juga punya loan, tapi buat hal mulia.

Tapi jangan salah, proyek ini bukan cuma soal alat berat dan anggaran berat, masalah sosial juga berat. Banyak rumah warga yang berdiri manja di tepi sungai, kayak penonton konser yang nekat naik panggung. Nah, mereka ini harus direlokasi tentu dengan pendekatan manusiawi, bukan diusir pakai toa masjid.

Belah jantung kota

Kepala BBWSS, Pak Feriyanto, bilang bahwa Sub-DAS lain seperti Sekanak-Lambidaro udah mulai dibenahi. Tapi Sungai Bendung ini spesial, karena membelah jantung kota. Ya… maklum, jantung yang tersumbat harus cepat-cepat di-stent, kalau enggak bisa kolaps. Nah, Sungai Bendung itu ibarat pembuluh darah yang udah kelebihan lemak, harus dibersihkan dan dilebarkan. Jangan sampai aliran airnya kayak status mantan buntu, penuh hambatan, dan bikin sesak napas.

Ada pepatah bilang, “air tenang menghanyutkan”, terhanyut ke dalam kesabaran yang tiada batas. Maka penting kiranya semua pihak saling bantu. Pemerintah sudah serius, sekarang tinggal masyarakat yang jangan nyampah seenaknya, buang kasur ke sungai, buang dosa ke laut.

Kalau proyek ini sukses, bukan cuma bebas banjir yang kita dapat. Tapi juga kualitas hidup meningkat. Anak-anak bisa berangkat sekolah tanpa perlu pakai pelampung. Emak-emak bisa belanja ke pasar tanpa takut sandal ilang separuh. Dan yang paling penting, Palembang bisa berhenti viral tiap musim hujan gara-gara motor hanyut.

Sungai Bendung, oh ….Bendung, Cintamu pada Palembang terlalu sempit untuk menampung segalanya. Tapi kami yakin, dengan pelebaran yang tulus dan normalisasi yang ikhlas, hubungan ini bisa kita perbaiki.

Dengan gotong royong, dana kuat, dan warga yang sadar lingkungan, banjir bisa tinggal cerita. Jadi yuk, mari kita kerja sama. Jangan biarkan sungai jadi tempat buang masalah. Karena kalau sungai penuh drama, kota kita bisa gagal move on dari genangan.

Ingat kata pepatah, “Jangan menyeberangi sungai sambil mengutuk airnya”. Kalau sungainya sempit, mari kita bantu lebarin. Kalau alirannya tersumbat, mari kita bersihkan. Jangan sampai nanti anak cucu kita nanya, “Dulu Palembang kenapa sering banjir?”. Lalu kita jawab, “Karena kita kebanyakan ngomel, bukan gotong royong”

Banjir bukan kutukan, tapi bisa jadi ujian, dan kalau kita lulus dari ujian ini, mungkin suatu hari nanti kita bisa bilang “Palembang, kota seribu sungai yang bebas dari tangis hujan”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asnawi  Sopir Trans Muba Wakili Sumsel Ikut Pemilihan Abdi Yasa Tingkat Nasional

    Asnawi  Sopir Trans Muba Wakili Sumsel Ikut Pemilihan Abdi Yasa Tingkat Nasional

    • calendar_month Senin, 17 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU, – Meski hanya meraih juara II tingkat Provinsi, namun  akhirnya Asnawi salah satu sopir Trans Muba dipercaya mewakili Provinsi Sumsel untuk mengikuti pemilihan Abdi Yasa (sopir teladan) di tingkat nasional. “Alhamdulillah driver asal Kabupaten Muba kembali mewakili Provinsi Sumsel ditingkat nasional,” jelas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muba H Pathi Riduan, Senin (17/9/2018). […]

  • Puskesmas Muba Persiapkan Diri Menuju BLUD

    Puskesmas Muba Persiapkan Diri Menuju BLUD

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    PEMKAB. Musi Banyuasin melalui Dinas Kesehatan Muba melakukan persiapan terhadap penerapan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terhadap 28 Puskesmas yang ada di Kabupaten Muba, di Ruang Rapat Ranggonang Lantai 3 Senin (14/12/20). Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi […]

  • Mengapa BNC Jadi Tren Riset di Masa Depan !

    Mengapa BNC Jadi Tren Riset di Masa Depan !

    • calendar_month Minggu, 27 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 973
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,Cibinong- Konferensi The Second International Conference of Lignocellulose (ICONLIG) masih menampilkan topik menarik. Salah satunya materi yang dipaparkan Myrtha Karina Sancoyorini, Peneliti Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk tentang Tren Riset Nanoselulosa Bakteri (BNC). Profesor Riset BRIN tersebut mengungkapan BNC adalah sejenis selulosa yang dihasilkan oleh aktivitas non patogen, baik gram positif dan negatif dalam media yan […]

  • Mahasiswa Sekayu Terima Bantuan Biaya Kuliah, Nah, Bro Curhat Ente Didengar Bupati Muba, Kan !

    Mahasiswa Sekayu Terima Bantuan Biaya Kuliah, Nah, Bro Curhat Ente Didengar Bupati Muba, Kan !

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.526
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mengucurkan Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT), kali ini bagi Perguruan Tinggi yang ada di daerah Kabupaten Muba. Secara simbolis Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Li Con MBA menyerahkan Bantuan Sosial Tunai Dampak Covid-19 sebesar Rp 617.631.300 kepada Civitas Akademika Yayasan Rahmaniyah Sekayu bertempat di Auditorium Pemkab Muba, […]

  • Ini Dia Anggota Parlemen DPRD Muba Yang Dilantik

    Ini Dia Anggota Parlemen DPRD Muba Yang Dilantik

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.650
    • 0Komentar

    SEBANYAK  45 anggota DPRD Musi Banyuasin (Muba) periode 2019-2024 resmi dilantik di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Muba, Rabu (11/9/2019). Proses pelantikan dilakukan dengan pengucapan sumpah janji. Proses pelantikan yang diawali dengan Rapat Paripurna beragenda Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPRD Muba Masa Jabatan 2019-2024. Rapat dipimpin Ketua DPRD Muba Masa Bakti 2014-2019, Abusari SH MSi. Dalam […]

  • Tingkatkan Imun Tubuh, Mari Konsumsi Buah Lokal di Tengah Pandemi

    Tingkatkan Imun Tubuh, Mari Konsumsi Buah Lokal di Tengah Pandemi

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    IMUNITAS tubuh dapat terjaga optimal melalui konsumsi berbagai jenis buah-buahan secara rutin. Dengan begitu, tubuh dapat bertahan dari ancaman bahaya yang disebabkan oleh merebaknya wabah global COVID-19. Direktur Informasi Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman (IKPM) Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Septryana Tangkary mengatakan, Indonesia memiliki beragam buah yang kaya vitamin […]

expand_less
WordPress Archive Coachee – Coaching Program Elementor Template Kit CoachFocus – Coaching & Online Courses WordPress Theme Coachi – Coaching & Online Courses WordPress Theme Coaching – Life And Business Coach WordPress Theme Coaching - Life And Business Coach WordPress Theme Coachkit – Life Coach Elementor Template Kit Coast - Luxury Hotel & Resort Elementor Template Kit Coastal Travel and Surf Grunge Template Kit Coatro – Digital Agency Elementor Template Kit Coax – Agency And Personal About Us Elementor Template Kit