Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Menabur Semangat di Tengah Puing Kebakaran

Menabur Semangat di Tengah Puing Kebakaran

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • visibility 776
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,  -Kebakaran yang terjadi di Jalan M. Isa Lorong Sikam pada Sabtu, 12 April 2025, mengingatkan kita bahwa hidup ini kadang bagaikan permainan catur kita nggak tahu langkah selanjutnya bakal apa, tapi tiba-tiba aja ada api yang muncul tanpa permisi, langsung bakar-bakar!. Nah, rumah milik Rayhana, si ibu yang tinggal di RT 25 RW 07 Kelurahan Kuto Batu, kebagian giliran jadi ‘kekasih’ si api. Dapur dan kamar belakang rumahnya jadi korban utama, sementara ruang depan masih bisa dipakai untuk ngobrol atau ngopi, untungnya.

Tapi, seperti kata pepatah, “Tak ada api kalau tak ada asap,” dan tak ada musibah yang nggak ada hikmahnya. Di tengah kepedihan itu, Dewi Sastrani, Ketua TP PKK Kota Palembang, datang bak  dengan jubah sembako! Rabu, 16 April 2025, Dewi datang bareng Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Palembang, Ida Royani, serta Camat IT III, Rusmeidi Saputra, bawa bantuan dan semangat untuk meringankan beban keluarga yang lagi galau banget itu.

Dewi yang tak hanya terkenal dengan kiprahnya di dunia sosial, tapi juga hatinya yang luas, datang bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Palembang, Ida Royani, dan Camat IT III, Rusmeidi Saputra. Mereka datang bukan hanya dengan tangan kosong, tapi dengan semangat dan tentu saja, bantuan yang bisa menghapus sedikit duka di tengah musibah.

Begitu sampai di lokasi, Dewi langsung menyapa Rayhana dengan senyuman lebar. “Gimana, Bu, masih ada yang bisa dibawa pulang dari puing-puing ini?” tanya Dewi sambil melihat sekeliling, seakan api itu hanyalah bumbu tambahan dalam drama kehidupan yang tak terduga.

Lalu, dengan sigap dan penuh simpati, Dewi memberikan paket sembako lengkap berisi beras, minyak goreng, gandum, hingga mie instan. “Ini ada bahan pokok, semoga bisa sedikit meringankan, ya,” ujar Dewi sambil menyerahkan bantuan, tentu dengan senyum yang tulus.

Tak hanya sembako, Dewi juga menyerahkan uang santunan, yang meskipun nggak bisa menggantikan dapur dan kamar yang hilang, setidaknya bisa sedikit membantu mengurangi beban keluarga yang sedang berduka. “Semoga ini bisa membantu, dan semoga ketabahan dan keikhlasan jadi teman setia dalam menghadapi ujian ini,” ujar Dewi dengan penuh empati.

Satu hal yang nggak ketinggalan, Dewi juga memberikan apresiasi kepada warga sekitar dan petugas pemadam kebakaran yang sudah bertindak cepat. “Makasih banyak buat para pemadam kebakaran yang sudah cepat tanggap, kalian luar biasa!” seru Dewi, dengan penuh rasa terima kasih. Dalam hatinya, mungkin Dewi berpikir, “Kalau api bisa bicara, ia pasti bilang, ‘Udah cukup, deh, dramanya. Sekarang giliran Dewi yang kasih solusi!’”

Kebakaran itu memang meninggalkan kenangan pahit, tapi dengan adanya bantuan dari Dewi dan pihak-pihak yang peduli, semangat keluarga Rayhana untuk bangkit kembali jadi lebih besar. “Semoga yang terbaik datang segera. Jangan khawatir, rumah bisa dibangun lagi, yang penting semangat tak boleh padam!” ujar Dewi dengan penuh optimisme, seperti memberi api semangat yang lebih besar daripada api yang baru saja padam.

Dan begitulah, meskipun musibah datang tanpa permisi, selalu ada orang-orang seperti Dewi yang datang untuk membantu. Karena di balik setiap kepedihan, ada tangan-tangan penuh harapan yang siap menabur kebaikan.

Di tengah musibah yang melanda, ada satu hal yang bisa kita ambil pelajaran. Bahwa dalam hidup, apapun bisa terjadi tanpa kita duga. Seperti api yang datang tiba-tiba, kadang kehidupan juga memberikan ujian yang datang tanpa pemberitahuan. Namun, yang membedakan adalah bagaimana kita menghadapi ujian itu. Kita bisa saja terpuruk, tapi yang pasti, tidak ada yang bisa mengalahkan semangat gotong royong.

Semangat  memberi bantuan fisik, tetapi juga memberikan harapan. Karena, jika kita bisa membantu satu orang bangkit, maka kita juga membantu menyalakan api semangat yang tak akan pernah padam.

Jadi, kalau bicara soal kebakaran ini, kita mungkin bisa bilang, “Api sudah padam, tapi semangat baru saja menyala.” Karena terkadang, hal-hal yang membuat kita jatuh adalah cara hidup mengingatkan kita bahwa kita bisa bangkit lebih kuat dari sebelumnya.

Dan saat kita dibantu oleh tangan-tangan yang tulus, seperti yang Dewi lakukan, kita jadi tahu musibah itu memang berat, tapi bersama, kita bisa mengubahnya jadi kekuatan. Karena apapun yang dibakar oleh api, yang penting tetap bisa dibangkitkan kembali, selama kita punya semangat dan orang-orang yang peduli.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deteksi Daerah Rawan Karhutla dengan IT

    Deteksi Daerah Rawan Karhutla dengan IT

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.265
    • 0Komentar

    PEMPROV. Sumsel petakan daerah yang rawan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) sedini mungkin dengan memanfaatkan program Informatika Teknologi. Asisten 1  Bidang Pemerintahan dan Kesra H. Akhmad Najib membuka Rapat Kordinasi Daerah (Rakorda) Pemadam Kebakaran sebagai tindak lanjuti dari upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)  di Wilayah Sumatera Selatan, Rakor digelar Hotel Swarnadwipa […]

  • bpjs-kesehatan

    Tunggakan Iuran BPJS di Lima Kota di Sumsel Capai Rp53 Miliar

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.193
    • 0Komentar

    Tunggakan BPJS Kesehatan cabang Palembang di 5 Kota di Sumsel mencapai Rp53 miliar dari 200 ribu peserta.

  • Pemprov. Sumsel Berikan Pembinaan & Pelatihan Ratusan Bilal Mayit

    Pemprov. Sumsel Berikan Pembinaan & Pelatihan Ratusan Bilal Mayit

    • calendar_month Senin, 2 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    PEMPROV. Sumsel memberikan pelatihan dan pembinaan untuk ratusan bilal mayit se-Sumsel, pasalnya Kemampuan untuk mengurus jenazah atau mayit merupakan salah satu kewajiban umat Islam. Namun, untuk melakukan kewajiban tersebut diperlukan pengetahuan dan pemahaman secarah utuh, bahkan tanpa diberikan pelatihan bilal mayit tak akan berkembang dan lankah. Oleh sebab itu, guna meningkatkan kemampuan tersebut, Pemerintah Provinsi […]

  • Semarak Youth Juggling Competition, Mawardi Yahya : Sumsel Siap Lahir Batin

    Semarak Youth Juggling Competition, Mawardi Yahya : Sumsel Siap Lahir Batin

    • calendar_month Rabu, 9 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.408
    • 0Komentar

    MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI), Dr H Zainudin Amali secara khusus hadir memberikan semangat kepada para peserta Sosialisasi Youth Fun Juggling Competition “Main Bola Yuk” di Ball Room, Hotel Novotel, Palembang, Selasa (8/12/2020). Youth Fun Juggling Competition klaster Palembang diikuti 310 peserta. Sebanyak 280 peserta secara virtual dan 30 peserta lainya hadir […]

  • Pembangunan 2 Jembatan di Muba Ditargetkan Selesai Desember

    Pembangunan 2 Jembatan di Muba Ditargetkan Selesai Desember

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    SETELAH dilakukan Ground Breaking pembangunan dua unit jembatan pada ruas jalan Desa Mendis Menuju Desa Muara Medak Bayung Kecamatan Lencir, pada Juli 2019 yang lalu oleh Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex. Bupati Muba didampingi Ketua DPRD Muba Sugondo, Kapolres Muba AKBP Yudhi Markus S Pinem, Kajari Muba SH MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs […]

  • Polemik Sidang Online di Saat Pandemi COVID-19

    Polemik Sidang Online di Saat Pandemi COVID-19

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.650
    • 0Komentar

    PANDEMI  Covid-19 masih melanda Indonesia. Dari data statisitik Johns Hopkins University Medicine mencatat bahwa Indonesia menyumbang 1,11 % kasus positif di dunia atau dengan jumlah 1.191.990 jiwa kasus terkonfirmasi di Tanah Air dengan angka kematian mencapai 32.381 jiwa. Dalam hal ini pemerintah melakukan usaha preventif untuk mencegah atau meminimalisir penyebaran virus corona secara drastis di […]

expand_less
WordPress Archive The Restaurant – Restauranteur and Catering One Page Theme The Retailer – Premium WooCommerce Theme The Shop – PWA eCommerce CMS The Spice Lounge – Restaurant / Cafe HTML5 Template The Team Pro – Team Showcase WordPress Plugin The Trial – Law WordPress Theme The Wall – Media Gallery – jQuery Powered The Wavo – Portfolio Showcase WordPress Theme The Way – Creative OnePage & MultiPurpose WordPress The Workout – Trainer Fitness WordPress Theme