Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Menerangi Palembang dari Parkir Liar

Menerangi Palembang dari Parkir Liar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • visibility 919
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – KotaPalembang saat ini seolah sedang terjaga di antara dua dunia, yakni satu yang terang benderang dan satunya lagi yang terperangkap dalam kegelapan.

Di satu sisi, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa tengah berusaha menghidupkan cita-cita kota yang tidak hanya dikenal dengan Pempek dan Jembatan Ampera, tapi juga dengan ketertiban dan penerangan yang memadai.

Namun, di sisi lain, parkir liar yang melambung tinggi dan lampu jalan yang redup seperti wajah yang terlupakan, masih menyelimuti wajah kota ini. Seolah menjadi pembelajaran dari pepatah lama.

“Jika rumah gelap, tak ada yang bisa dilihat, tapi kalau jalanan gelap, siapa yang akan datang?” Kota ini butuh lebih dari sekadar lampu yang menyala. Palembang membutuhkan perubahan yang terang, yang bisa dirasakan semua lapisan masyarakat.

Ratu Dewa tampaknya sedang memegang obor semangat, seperti Raja Salman memegang tongkat komando. Dalam rapatnya, ia menyoroti dua penyakit menahun Palembang  parkir liar dan lampu jalan yang temaram. Dua hal ini, kalau digabung, bisa menciptakan kesan kota yang “kumuh modern” macet di siang hari, seram di malam hari.

Bayangkan, katanya, di Jalan Sudirman dan Angkatan 45, kendaraan parkir semaunya, mirip ayam kampung cari makan serampangan dan tanpa koordinasi.

Bahkan di depan Indomaret dan Alfamart, tempat yang semestinya bebas biaya parkir, malah jadi ladang panen receh bagi oknum tak bertanggung jawab. Ini bukan cuma ganggu estetika kota, tapi bikin masyarakat meradang. Ibarat beli tahu isi, eh isinya parkir liar!

Kita tidak sedang mengada-ada, tengok  saja kota Bandung, yang sudah menertibkan area pusat kota dengan sistem zonasi parkir dan CCTV. Yogyakarta bahkan menambah personel Dishub dengan rompi terang menyala, yang kalau berdiri di tengah jalan, tampak seperti traffic cone hidup.

Lebih jauh lagi bisa dicontoh  luar negeri, sebut saja Tokyo adalah contoh ideal kendaraan tak parkir sembarangan karena sistem denda dan penarikannya sangat efisien, bahkan maling pun takut parkir sembarangan di sana. begitu pula Amsterdam , parkir jelas, tarifnya transparan, dan kalau melanggar, siap-siap digembok atau diderek.

Sementara di Palembang, masih banyak kendaraan yang parkir miring kaya bangunan miring Pisa. Tukang parkirnya entah dari mana, kadang pakai rompi, kadang pakai wajah nekat.

“Di mana bumi dipijak, di situ Dishub harus tegas menindak,” begitu kira-kira pepatah yang cocok untuk kondisi ini. Tak perlu banyak diskusi, langsung turun ke lapangan. Kalau ada lampu jalan mati, jangan tunggu malam mingguan, langsung ganti, kalau ada parkir liar, jangan tunggu viral di medsos, langsung sikat dech!

Ratu Dewa sudah mengancam kalau ada oknum Dishub yang “main-main” dengan urusan parkir, siap-siap diganti seperti lampu redup yang sudah lewat masa pakainya.

Tegas betul. Tapi ini perlu dikawal. Kita tak ingin biasanya, semangat pemimpin hanya jadi petasan tahun baru ramai sesaat, lalu sunyi kembali.

Soal penerangan jalan pun tak kalah penting. Palembang katanya mau dibuat terang benderang, sampai lorong-lorong pun disorot lampu. Rencananya, akan dibeli mobil crane dan motor kecil yang bisa masuk lorong, supaya perbaikan lampu bisa cepat. Teknologi baru pun disiapkan untuk masa depan. Kita harap bukan hanya lampu yang canggih, tapi juga niat dan integritas pengelolanya.

Bandingkan dengan Seoul yang malam harinya seperti siang bukan karena mataharinya dua, tapi karena pemerintahnya serius urusan lampu jalan.

Di Indonesia pun, di Semarang punya program “Kampung Terang” yang fokus pada lampu PJU di gang-gang kecil. Bahkan Makassar pernah bikin lomba kampung terang agar masyarakat ikut berperan.

Sementara kita? Masih berdebat lampu mati itu tanggung jawab Dishub atau PLN. Karena percuma saja pasang lampu LED super terang, kalau niatnya masih redup kayak sinyal HP di daerah rawa. Percuma juga rapat sampai lantai delapan, kalau parkir liar tetap berdiri di pinggir jalan sambil senyum-senyum. Maka dari itu, kota yang hebat bukan hanya kota yang dibangun vertikal ke atas, tapi juga yang punya etika horizontal tertib di jalan, terang di malam, dan bersih dari pungli.

Palembang jangan cuma jadi kota pempek dan Jembatan Ampera, tapi juga jadi kota yang nyaman tanpa klakson berkepanjangan dan jalanan gelap, sebab parkir liar itu seperti ketombe kecil, tapi bikin risih dan bikin orang malas mendekat. Maka, bersihkan sampai ke akarnya. Dan untuk lampu jalan? Jangan cuma terang saat peresmian, lalu redup saat pemadaman anggaran.

Karena seperti kata pepatah lama “Biar kecil asal bercahaya, daripada besar tapi meredup seperti janji kampanye yang tinggal bayangan.”

Jadi, pertanyaannya sekarang Palembang mau jadi kota yang terang dan tertib, atau tetap parkir semrawut dan gelap gulita tapi banyak alasan? Pilihan ada di tangan pemkot, dan mata rakyat, terang atau tidak, akan tetap melihat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM Toko Bangunan, Motor KUR Perumahan

    UMKM Toko Bangunan, Motor KUR Perumahan

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.449
    • 0Komentar

    DUNIA perumahan itu sebuah hajatan kampung, maka developer besar biasanya jadi tuan rumah yang nyediain tenda dan kursi. Tapi jangan salah, tanpa ibu-ibu yang masak di dapur, hajatan bisa bubar jalan. Dalam ekosistem perumahan, ibu-ibu dapur itu ya… toko bangunan dan UMKM kecil. Mereka yang jual semen, pasir, cat, sampai paku, barang-barang yang kalau nggak […]

  • Dana Generasi Berikutnya Metalpha I Mengamankan Investasi Strategis dari Crypto Leader

    Dana Generasi Berikutnya Metalpha I Mengamankan Investasi Strategis dari Crypto Leader

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.717
    • 0Komentar

      HONG KONG, GLOBE NEWSWIRE — Metalpha Technology Holding Ltd (NASDAQ: MATH), perusahaan manajemen kekayaan berbasis crypto global, hari ini mengumumkan Next Generation Fund I (“The Fund”), yang dibentuk dalam kemitraan dengan NextGen Digital Venture Limited, telah mendapatkan $5 juta jangkar investasi dari perusahaan crypto terkemuka dunia (“Investor”).   Investasi strategis ini datang pada saat […]

  • Pemprov Sumsel Ikuti Peringatan Harkitnas Secara Virtual, Apa Saja Pesan Menteri

    Pemprov Sumsel Ikuti Peringatan Harkitnas Secara Virtual, Apa Saja Pesan Menteri

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

      GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru diwakili Kadis Kominfo Prov Sumsel H. Achmad Rizwan SSTP, MM mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-113 Tahun 2021 secara virtual dari Sumsel Command Center, Kamis (20/5/2021). Upacara itu dilaksanakan dihalaman parkir Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia. Menteri Kominfo RI, Johnny G. Plate selaku inspektur upacara […]

  • Workato Umumkan WorkbotGPT, cara baru untuk mengotomatiskan pekerjaan gunakan Chat UX, apa kelebihannya ..!

    Workato Umumkan WorkbotGPT, cara baru untuk mengotomatiskan pekerjaan gunakan Chat UX, apa kelebihannya ..!

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 750
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Media OutReach – Workato, platform Otomasi Perusahaan terkemuka, hari ini mengumumkan AI@Work yang mencakup pembaruan produk signifikan yang memungkinkan perusahaan mengadopsi AI untuk otomatisasi guna mendorong efisiensi bisnis. Kemampuan baru diintegrasikan dengan mulus ke dalam platform Workato dan memanfaatkan teknologi OpenAI. “Saat ini, produktivitas, efisiensi, dan inovasi masif yang dapat dibawa oleh […]

  • Menanti Sekanak Jadi Destinasi Wisata

    Menanti Sekanak Jadi Destinasi Wisata

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    MENGHIDUPKAN kembali Pasar Sekanak di Kelurahan 28 Ilir, Kecamaran Ilir Barat II Palembang, Pemerintah Kota Palembang rencana akan lakukan revitalisasi beriringan dengan proses revitalisasi Sungai Sekanak Lambidaro. Hal itu disampaikan langsung oleh Walikota Palembang, H. Harnojoyo usai paparan rencana pembangunan Pasar Sekanak bersama dinas terkait di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Rabu 14 Oktober […]

  • Galeri ke Geliat Ekonomi, Jangan Tunggu Ilham, Ayo Kita Nyeni Bareng-Bareng, Daerah Lain Kapan!

    Galeri ke Geliat Ekonomi, Jangan Tunggu Ilham, Ayo Kita Nyeni Bareng-Bareng, Daerah Lain Kapan!

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 810
    • 0Komentar

    IDE kreatif anak muda biasanya cuma berakhir di obrolan warung kopi, disisipkan di antara bahasan politik, dan utang angkringan, kali ini Semarang bikin beda, memberi panggungnya beneran. Awann Creative & Redmiller Experience Gallery resmi dibuka Wakil Menteri Ekraf, Irene Umar, akhir pekan lalu. Ia datang bukan buat nyicipi wedang jahe, tapi buat ngegas bahwa ruang […]

expand_less
WordPress Archive Green Lines for WordPress – Manage and Sell Ad Lines Green Thumb | Gardening & Landscaping Services WP Greenco – Landscaping & Gardening Elementor Template Kit Greenfarm – Organic Theme for WooCommerce WordPress Greenia – Landscape & Gardening Elementor Template Kit Greenly – Ecology & Solar Energy WordPress Theme GreenMart – Organic & Food WooCommerce WordPress Theme Greenshift Page Builder + Addons Greenside – Golf Club & Academy Elementor Template Kit GreensKeeper – Gardening & Landscaping Responsive WordPress Theme