Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Menerangi Palembang dari Parkir Liar

Menerangi Palembang dari Parkir Liar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • visibility 897
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – KotaPalembang saat ini seolah sedang terjaga di antara dua dunia, yakni satu yang terang benderang dan satunya lagi yang terperangkap dalam kegelapan.

Di satu sisi, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa tengah berusaha menghidupkan cita-cita kota yang tidak hanya dikenal dengan Pempek dan Jembatan Ampera, tapi juga dengan ketertiban dan penerangan yang memadai.

Namun, di sisi lain, parkir liar yang melambung tinggi dan lampu jalan yang redup seperti wajah yang terlupakan, masih menyelimuti wajah kota ini. Seolah menjadi pembelajaran dari pepatah lama.

“Jika rumah gelap, tak ada yang bisa dilihat, tapi kalau jalanan gelap, siapa yang akan datang?” Kota ini butuh lebih dari sekadar lampu yang menyala. Palembang membutuhkan perubahan yang terang, yang bisa dirasakan semua lapisan masyarakat.

Ratu Dewa tampaknya sedang memegang obor semangat, seperti Raja Salman memegang tongkat komando. Dalam rapatnya, ia menyoroti dua penyakit menahun Palembang  parkir liar dan lampu jalan yang temaram. Dua hal ini, kalau digabung, bisa menciptakan kesan kota yang “kumuh modern” macet di siang hari, seram di malam hari.

Bayangkan, katanya, di Jalan Sudirman dan Angkatan 45, kendaraan parkir semaunya, mirip ayam kampung cari makan serampangan dan tanpa koordinasi.

Bahkan di depan Indomaret dan Alfamart, tempat yang semestinya bebas biaya parkir, malah jadi ladang panen receh bagi oknum tak bertanggung jawab. Ini bukan cuma ganggu estetika kota, tapi bikin masyarakat meradang. Ibarat beli tahu isi, eh isinya parkir liar!

Kita tidak sedang mengada-ada, tengok  saja kota Bandung, yang sudah menertibkan area pusat kota dengan sistem zonasi parkir dan CCTV. Yogyakarta bahkan menambah personel Dishub dengan rompi terang menyala, yang kalau berdiri di tengah jalan, tampak seperti traffic cone hidup.

Lebih jauh lagi bisa dicontoh  luar negeri, sebut saja Tokyo adalah contoh ideal kendaraan tak parkir sembarangan karena sistem denda dan penarikannya sangat efisien, bahkan maling pun takut parkir sembarangan di sana. begitu pula Amsterdam , parkir jelas, tarifnya transparan, dan kalau melanggar, siap-siap digembok atau diderek.

Sementara di Palembang, masih banyak kendaraan yang parkir miring kaya bangunan miring Pisa. Tukang parkirnya entah dari mana, kadang pakai rompi, kadang pakai wajah nekat.

“Di mana bumi dipijak, di situ Dishub harus tegas menindak,” begitu kira-kira pepatah yang cocok untuk kondisi ini. Tak perlu banyak diskusi, langsung turun ke lapangan. Kalau ada lampu jalan mati, jangan tunggu malam mingguan, langsung ganti, kalau ada parkir liar, jangan tunggu viral di medsos, langsung sikat dech!

Ratu Dewa sudah mengancam kalau ada oknum Dishub yang “main-main” dengan urusan parkir, siap-siap diganti seperti lampu redup yang sudah lewat masa pakainya.

Tegas betul. Tapi ini perlu dikawal. Kita tak ingin biasanya, semangat pemimpin hanya jadi petasan tahun baru ramai sesaat, lalu sunyi kembali.

Soal penerangan jalan pun tak kalah penting. Palembang katanya mau dibuat terang benderang, sampai lorong-lorong pun disorot lampu. Rencananya, akan dibeli mobil crane dan motor kecil yang bisa masuk lorong, supaya perbaikan lampu bisa cepat. Teknologi baru pun disiapkan untuk masa depan. Kita harap bukan hanya lampu yang canggih, tapi juga niat dan integritas pengelolanya.

Bandingkan dengan Seoul yang malam harinya seperti siang bukan karena mataharinya dua, tapi karena pemerintahnya serius urusan lampu jalan.

Di Indonesia pun, di Semarang punya program “Kampung Terang” yang fokus pada lampu PJU di gang-gang kecil. Bahkan Makassar pernah bikin lomba kampung terang agar masyarakat ikut berperan.

Sementara kita? Masih berdebat lampu mati itu tanggung jawab Dishub atau PLN. Karena percuma saja pasang lampu LED super terang, kalau niatnya masih redup kayak sinyal HP di daerah rawa. Percuma juga rapat sampai lantai delapan, kalau parkir liar tetap berdiri di pinggir jalan sambil senyum-senyum. Maka dari itu, kota yang hebat bukan hanya kota yang dibangun vertikal ke atas, tapi juga yang punya etika horizontal tertib di jalan, terang di malam, dan bersih dari pungli.

Palembang jangan cuma jadi kota pempek dan Jembatan Ampera, tapi juga jadi kota yang nyaman tanpa klakson berkepanjangan dan jalanan gelap, sebab parkir liar itu seperti ketombe kecil, tapi bikin risih dan bikin orang malas mendekat. Maka, bersihkan sampai ke akarnya. Dan untuk lampu jalan? Jangan cuma terang saat peresmian, lalu redup saat pemadaman anggaran.

Karena seperti kata pepatah lama “Biar kecil asal bercahaya, daripada besar tapi meredup seperti janji kampanye yang tinggal bayangan.”

Jadi, pertanyaannya sekarang Palembang mau jadi kota yang terang dan tertib, atau tetap parkir semrawut dan gelap gulita tapi banyak alasan? Pilihan ada di tangan pemkot, dan mata rakyat, terang atau tidak, akan tetap melihat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilmu Hebat Tapi Adab Hilang? Jangan Sampai Gagal Jadi Manusia

    Ilmu Hebat Tapi Adab Hilang? Jangan Sampai Gagal Jadi Manusia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    IlMU hebat tapi adab hilang? Jangan sampai gagal jadi manusia!, kalimat ini patut jadi renungan generasi saat ini ditengah -tengah kemajuan teknologi. Meskipun kamu juara umum di sekolah, hafal semua rumus matematika, fisika, kimia sampai yang namanya kalkulator malu kalah cepat sembari mikir. “Kok aku kalah ya.dengan otak manusia?” Namun, kalau masih tetap bohong dan […]

  • Wakili Muba Di Ajang Pemilihan Duta Inmas,Sinulingga : Ayo Masyarakat Muba Gotong Royong Dukung Neni NS

    Wakili Muba Di Ajang Pemilihan Duta Inmas,Sinulingga : Ayo Masyarakat Muba Gotong Royong Dukung Neni NS

    • calendar_month Rabu, 16 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Pemilihan duta Inmas (Informasi dan Humas) Kemenag Sumsel telah dimulai. Neni Novita Sari, Siswi MAN 1 MUBA terpilih mewakili Kabupaten Musi Banyuasin pada ajang pemilihan Duta Inmas di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang digelar pada bulan Januari hingga Maret mendatang. Pekan lalu,Ia bersama 13 peserta lainnya […]

  • 9 Sekolah Ikut Kegiatan Komunitas Praktisi Program Sekolah Penggerak

    9 Sekolah Ikut Kegiatan Komunitas Praktisi Program Sekolah Penggerak

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 904
    • 0Komentar

    Banyak Langkah yang dapat ditempuh oleh guru untuk meningkatkan kompetensi yang dimilikinya diantaranya adalah  dengan mengikuti pelatihan, mengikuti seminar, mengikuti workshop, mengikuti IHT,  mengikuti MGMP,  belajar mandiri, dan kegiatan lain yang terkait dengan peningkatan kompetensi guru. Dan yang sedang digalakkan oleh Kemendikbudristekdikti untuk meningkatkan kompetensi guru seiring di luncurkannya program sekolah penggerak dan program guru […]

  • He..he, Gerindra Nilai Jokowi Ditolong Transportasi Daring

    He..he, Gerindra Nilai Jokowi Ditolong Transportasi Daring

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.359
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiadi menilai kinerja pemerintahan Joko Widodo gagal menghadirkan ketersediaan lapangan pekerjaan. Buktinya, Ia menegaskan Jokowi tertolong dengan kehadiran penyedia jasa ojek online (Ojol). “Tertolong GoJek dan Grab, sehingga Pak Jokowi terbantu, bahkan perusahaan transportasi daring milik Indonesia [Gojek] mampu ekspansi ke Vietnam dengan Go –Vietnya,” katanya […]

  • Galaxy A34 5G, Andalan Si Pemburu Foto Malam Estetik

    Galaxy A34 5G, Andalan Si Pemburu Foto Malam Estetik

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.364
    • 0Komentar

    Dengan kemampuan nightography, Galaxy A34 5G memungkinkan pengguna menghasilkan foto dan video yang awesome dalam kondisi low light   Pengguna media sosial di Indonesia mencapai 167 juta orang atau sekitar 60% lebih dari total populasi.1 Pengguna medsos di Indonesia termasuk aktif, dengan mengakses media sosial rata-rata 3 jam 18 menit setiap harinya dan mereka suka mencari […]

  • Temui PJ Bupati Muba, FSBSI Sampaikan Ini

    Temui PJ Bupati Muba, FSBSI Sampaikan Ini

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 683
    • 0Komentar

      Pj Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Apriyadi didampingi Kepala Perangkat Daerah terkait, menerima Audiensi Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPC-FSBSI) Kabupaten Muba, bertempat di Ruang Audiensi Bupati Muba, Senin (5/9/2022).   Dalam audiensi tersebut, Ketua DPC FSBSI Muba A Anton menyampaikan beberapa poin terkait kesejahteraan dan perlindungan para buruh tenaga kerja […]

expand_less
WordPress Archive Green Lines for WordPress – Manage and Sell Ad Lines Green Thumb | Gardening & Landscaping Services WP Greenco – Landscaping & Gardening Elementor Template Kit Greenfarm – Organic Theme for WooCommerce WordPress Greenia – Landscape & Gardening Elementor Template Kit Greenly – Ecology & Solar Energy WordPress Theme GreenMart – Organic & Food WooCommerce WordPress Theme Greenshift Page Builder + Addons Greenside – Golf Club & Academy Elementor Template Kit GreensKeeper – Gardening & Landscaping Responsive WordPress Theme