Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Menerangi Palembang dari Parkir Liar

Menerangi Palembang dari Parkir Liar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • visibility 890
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – KotaPalembang saat ini seolah sedang terjaga di antara dua dunia, yakni satu yang terang benderang dan satunya lagi yang terperangkap dalam kegelapan.

Di satu sisi, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa tengah berusaha menghidupkan cita-cita kota yang tidak hanya dikenal dengan Pempek dan Jembatan Ampera, tapi juga dengan ketertiban dan penerangan yang memadai.

Namun, di sisi lain, parkir liar yang melambung tinggi dan lampu jalan yang redup seperti wajah yang terlupakan, masih menyelimuti wajah kota ini. Seolah menjadi pembelajaran dari pepatah lama.

“Jika rumah gelap, tak ada yang bisa dilihat, tapi kalau jalanan gelap, siapa yang akan datang?” Kota ini butuh lebih dari sekadar lampu yang menyala. Palembang membutuhkan perubahan yang terang, yang bisa dirasakan semua lapisan masyarakat.

Ratu Dewa tampaknya sedang memegang obor semangat, seperti Raja Salman memegang tongkat komando. Dalam rapatnya, ia menyoroti dua penyakit menahun Palembang  parkir liar dan lampu jalan yang temaram. Dua hal ini, kalau digabung, bisa menciptakan kesan kota yang “kumuh modern” macet di siang hari, seram di malam hari.

Bayangkan, katanya, di Jalan Sudirman dan Angkatan 45, kendaraan parkir semaunya, mirip ayam kampung cari makan serampangan dan tanpa koordinasi.

Bahkan di depan Indomaret dan Alfamart, tempat yang semestinya bebas biaya parkir, malah jadi ladang panen receh bagi oknum tak bertanggung jawab. Ini bukan cuma ganggu estetika kota, tapi bikin masyarakat meradang. Ibarat beli tahu isi, eh isinya parkir liar!

Kita tidak sedang mengada-ada, tengok  saja kota Bandung, yang sudah menertibkan area pusat kota dengan sistem zonasi parkir dan CCTV. Yogyakarta bahkan menambah personel Dishub dengan rompi terang menyala, yang kalau berdiri di tengah jalan, tampak seperti traffic cone hidup.

Lebih jauh lagi bisa dicontoh  luar negeri, sebut saja Tokyo adalah contoh ideal kendaraan tak parkir sembarangan karena sistem denda dan penarikannya sangat efisien, bahkan maling pun takut parkir sembarangan di sana. begitu pula Amsterdam , parkir jelas, tarifnya transparan, dan kalau melanggar, siap-siap digembok atau diderek.

Sementara di Palembang, masih banyak kendaraan yang parkir miring kaya bangunan miring Pisa. Tukang parkirnya entah dari mana, kadang pakai rompi, kadang pakai wajah nekat.

“Di mana bumi dipijak, di situ Dishub harus tegas menindak,” begitu kira-kira pepatah yang cocok untuk kondisi ini. Tak perlu banyak diskusi, langsung turun ke lapangan. Kalau ada lampu jalan mati, jangan tunggu malam mingguan, langsung ganti, kalau ada parkir liar, jangan tunggu viral di medsos, langsung sikat dech!

Ratu Dewa sudah mengancam kalau ada oknum Dishub yang “main-main” dengan urusan parkir, siap-siap diganti seperti lampu redup yang sudah lewat masa pakainya.

Tegas betul. Tapi ini perlu dikawal. Kita tak ingin biasanya, semangat pemimpin hanya jadi petasan tahun baru ramai sesaat, lalu sunyi kembali.

Soal penerangan jalan pun tak kalah penting. Palembang katanya mau dibuat terang benderang, sampai lorong-lorong pun disorot lampu. Rencananya, akan dibeli mobil crane dan motor kecil yang bisa masuk lorong, supaya perbaikan lampu bisa cepat. Teknologi baru pun disiapkan untuk masa depan. Kita harap bukan hanya lampu yang canggih, tapi juga niat dan integritas pengelolanya.

Bandingkan dengan Seoul yang malam harinya seperti siang bukan karena mataharinya dua, tapi karena pemerintahnya serius urusan lampu jalan.

Di Indonesia pun, di Semarang punya program “Kampung Terang” yang fokus pada lampu PJU di gang-gang kecil. Bahkan Makassar pernah bikin lomba kampung terang agar masyarakat ikut berperan.

Sementara kita? Masih berdebat lampu mati itu tanggung jawab Dishub atau PLN. Karena percuma saja pasang lampu LED super terang, kalau niatnya masih redup kayak sinyal HP di daerah rawa. Percuma juga rapat sampai lantai delapan, kalau parkir liar tetap berdiri di pinggir jalan sambil senyum-senyum. Maka dari itu, kota yang hebat bukan hanya kota yang dibangun vertikal ke atas, tapi juga yang punya etika horizontal tertib di jalan, terang di malam, dan bersih dari pungli.

Palembang jangan cuma jadi kota pempek dan Jembatan Ampera, tapi juga jadi kota yang nyaman tanpa klakson berkepanjangan dan jalanan gelap, sebab parkir liar itu seperti ketombe kecil, tapi bikin risih dan bikin orang malas mendekat. Maka, bersihkan sampai ke akarnya. Dan untuk lampu jalan? Jangan cuma terang saat peresmian, lalu redup saat pemadaman anggaran.

Karena seperti kata pepatah lama “Biar kecil asal bercahaya, daripada besar tapi meredup seperti janji kampanye yang tinggal bayangan.”

Jadi, pertanyaannya sekarang Palembang mau jadi kota yang terang dan tertib, atau tetap parkir semrawut dan gelap gulita tapi banyak alasan? Pilihan ada di tangan pemkot, dan mata rakyat, terang atau tidak, akan tetap melihat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Syariah Sangat Penting, Menteri BUMN Akan Dorong

    Ekonomi Syariah Sangat Penting, Menteri BUMN Akan Dorong

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi syariah yang efektif melalui Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Ekosistem ini dinilainya bisa menjadi wadah ekonomi syariah bagi seluruh pemangku kepentingan sehingga tidak terjadi dikotomi dengan sektor riil. “Kami mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi syariah yang efektif sehingga tidak perlu terjadi lagi yang namanya dikotomi […]

  • Pengurus Baru Perbakin Diingatkan Gencar Cari Bibit

    Pengurus Baru Perbakin Diingatkan Gencar Cari Bibit

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.065
    • 0Komentar

    PENGURUS Perbakin di tujuh kabupaten kota se Sumsel di Venue Shooting Range, Jakabaring Sport City (JSC) resmi dilantik. Gubernur Herman Deru yang melantik langsung berpesan agar Perbakin makin menunjukkan prestasinya dan tak sungkan mencari bibit ke sekolah-sekolah hingga desa-desa. Setelah sah dilantik lanjutnya pengurus punya tanggungjawab dan amanah yang perlu dijawab bukan hanya dengan lisan tapi dengan aksi nyata. “Orientasi […]

  • Tangani Mamalia Laut Terdampar, Gandeng Dokter Hewan RI

    Tangani Mamalia Laut Terdampar, Gandeng Dokter Hewan RI

    • calendar_month Minggu, 9 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.737
    • 0Komentar

      KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) menggandeng Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) untuk memperkuat penanganan mamalia laut terdampar dari aspek kesehatan hewan. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal PRL, Tb. Haeru Rahayu saat melakukan audiensi dengan Ketua Umum Pengurus Besar PDHI, Muhammad Munawaroh di kantor KKP Jakarta, kemarin.   […]

  • 3 Provinsi Ini Raih Kemenangan di Pertandingan Perdana Softball PON XX

    3 Provinsi Ini Raih Kemenangan di Pertandingan Perdana Softball PON XX

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 720
    • 0Komentar

    PEKAN Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dibuka dengan pertandingan dari cabang olahraga (cabor) softball. Pertandingan pertama antara tim softball putra Lampung vs Sulawesi Tenggara di Stadion Softball Agus Kafiar Universitas Cenderawasih, Jayapura, Rabu (22/9) disaksikan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah), Suwarno dan beberapa pejabat lainya. […]

  • Pondok Pesantren di Jawa Timur Siap Terima Vaksinasi AstraZeneca

    Pondok Pesantren di Jawa Timur Siap Terima Vaksinasi AstraZeneca

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 990
    • 0Komentar

      SEJUMLAH kiai dan para pengasuh pondok pesantren di Provinsi Jawa Timur menyatakan kesiapannya untuk memperoleh suntikan dosis vaksinasi AstraZeneca. “Tadi pagi saya sudah bertemu dengan MUI Jawa Timur dan para kiai di Provinsi Jawa Timur mengenai vaksin AstraZeneca. Beliau-beliau tadi menyampaikan bahwa Jawa Timur siap diberi vaksin AstraZeneca dan segera akan digunakan di pondok-pondok pesantren […]

  • OPD Jangan Semata Andalkan APBD Jalankan Program Kerja, Harus Inovatif Kata Pejabat di Palembang Ini

    OPD Jangan Semata Andalkan APBD Jalankan Program Kerja, Harus Inovatif Kata Pejabat di Palembang Ini

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 707
    • 0Komentar

    ORGANISASI Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang dituntut lebih inovatif dalam merancang program kerja. Hal ini dikemukakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah -Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Palembang, Harrey Hadi. Dia mengatakan, masih ada OPD yang semata mengandalkan atau tergantung pada APBD dalam melaksanakan program kerja. Semua OPD jangan berharap dari APBD. […]

expand_less
WordPress Archive Green Lines for WordPress – Manage and Sell Ad Lines Green Thumb | Gardening & Landscaping Services WP Greenco – Landscaping & Gardening Elementor Template Kit Greenfarm – Organic Theme for WooCommerce WordPress Greenia – Landscape & Gardening Elementor Template Kit Greenly – Ecology & Solar Energy WordPress Theme GreenMart – Organic & Food WooCommerce WordPress Theme Greenshift Page Builder + Addons Greenside – Golf Club & Academy Elementor Template Kit GreensKeeper – Gardening & Landscaping Responsive WordPress Theme