Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Pupuk Mental & Mimpi Garuda Mendunia Sejak Dini, Erick : 5 Legenda Sepak Bola Dunia Bisa jadi Legenda Karena Punya Mimpi Besar 

Pupuk Mental & Mimpi Garuda Mendunia Sejak Dini, Erick : 5 Legenda Sepak Bola Dunia Bisa jadi Legenda Karena Punya Mimpi Besar 

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
  • visibility 3.611
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ketua Umum PSSI mengatakan Lima legenda sepakbola dunia yakni Roberto Carlos, Marco Materazzi, Eric Abidal, Juan Sebastian Veron, dan Giorgos Karagounis menjadi pelatih sehari untuk pemain tim U-16 di ajang Fourfeo BRImo Future Garuda.   Sengaja diundang  untuk memupuk mental dan mimpi Garuda Mendunia sejak dini.  “Kita ingin membangkitkan lagi semangat para atlet muda sepakbola Indonesia. Dari para legenda ini mereka belajar bahwa tidak ada yang tidak mungkin,” kata Erick, kemarin.

Kepada para pemain, Erick mengatakan para legenda sepakbola dunia itu awalnya juga bukan siapa-siapa. Namun, mereka bisa menjadi legenda karena punya mimpi besar. “Dan mereka fight (berjuang keras) untuk mencapai mimpinya,” tambah Erick.

Erick mencontohkan Marco Materazzi yang mulai bermain sepakbola profesional di usia 22 tahun. Meski tergolong telat, mantan bek timnas Italia itu berhasil membawa negaranya menggondol Piala Dunia pada usia 34 tahun.

Begitu pula Erick Abidal. Meski divonis menderita penyakit kronis, mantan pemain timnas Prancis itu tidak menyerah dan bahkan membawa timnya menjadi juara.  Sementara itu, Roberto Carlos dan Juan Veron, kata Erick, berasal dari desa miskin di negaranya dan berhasil masuk ke klub besar dunia seperti Real Madrid dan Manchester United.

Berkaca dari pengalaman itu, Erick memotivasi pemain muda bahwa tidak ada yang tidak mungkin diraih. “Indonesia selalu dibilang dengan negara sebesar ini underdog (tidak diunggulkan). Inilah mentalitas yang kita harus bongkar di bangsa ini, terutama kalian tim U-16, U-17 ke depan. Kalau kita punya mimpi, kita kerja keras, bisa,” kata Erick.

Erick juga menyinggung bagaimana Yunani mengalahkan Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo pada Piala Eropa 2004. “Artinya apa, kalau kalian serius bangun dari sekarang, kalian bisa (mengikuti jejak mereka),” tambah Erick.

Terlibat melatih tim U-16 dan U-17, setiap legenda sepakbola itu memimpin satu tim. Ada timCarlos, tim Materazzi, tim Abidal, tim Veron, dan tim Karagounis. Mereka berkompetisi di Stadion Madya, Jakarta. Pertandingan ditayangkan secara langsung di channel YouTube KUY Entertainment.

Para pemain yang dilatih berjumlah 50 orang. Sebelumnya, mereka telah mendapat coaching clinic dan suntikan motivasi dari keempatnya di Stadion BRI BRILiaN, Jakarta, sejak Senin (29/5). Para pemain muda yang diharapkan menjadi masa depan sepakbola Indonesia itu ditangani oleh empat pelatih nasional: Ilham Romadhona, Bima Sakti, Firmansyah, dan Indriyanto Nugroho.[***]/pssi

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet Olimpiade Indonesia Jalani Karantina di Pelatnas, Lokasi Masih Menunggu Rekomendasi

    Atlet Olimpiade Indonesia Jalani Karantina di Pelatnas, Lokasi Masih Menunggu Rekomendasi

    • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 925
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Ferry Kono mengatakan altlet olimpiade Tokyo akan menjalani karantina dan kemungkinan akan dilakukan di pelatnas masing-masing kendati keputusan soal itu sebetulnya belum ditetapkan karena masih menunggu rekomendasi dari komisi medis. “Bukan karantina di Jepang, tetapi kami karantina dilakukan di pelatnas masing-masing. Jadi beberapa hari sebelum berangkat dikarantina lalu cek […]

  • DRA Instruksikan Kadin Muba Ambil Posisi Strategis Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

    DRA Instruksikan Kadin Muba Ambil Posisi Strategis Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Senin, 30 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 785
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex selaku Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Provinsi Sumatera Selatan mengharapkan Kadin Kabupaten Muba dan seluruh Kadin Kabupaten Kota di Sumsel mengambil posisi strategis dalam pemulihan ekonomi nasional. Hal ini disampaikan Bupati Muba saat membuka Musyawarah Kabupaten ke IV Kadin Muba secara virtual di Ruang Rapat […]

  • Hari Nusantara 2020, Momentum Kobarkan Semangat Eksplorasi Dunia Digital untuk Indonesia Maju

    Hari Nusantara 2020, Momentum Kobarkan Semangat Eksplorasi Dunia Digital untuk Indonesia Maju

    • calendar_month Minggu, 13 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.085
    • 0Komentar

    PERINGATAN Hari Nusantara tahun 2020 menjadi momentum menegaskan kembali semangat bahari untuk mewujudkan Indonesia Maju. Di tengah pandemi Covid-19, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak seluruh pihak untuk bergerak serentak menerjang badai dan halangan dan rintangan untuk mewujudkan agenda besar Transformasi Digital Indonesia. “Menyongsong tahun 2021 Kementerian Kominfo mengajak seluruh pihak bergerak serentak mewujudkan […]

  • Warga Kalidoni Senang, Ternyata Sampah Bisa Ngasilkan Uang, Lanjutkan Pak Wali Program Ini

    Warga Kalidoni Senang, Ternyata Sampah Bisa Ngasilkan Uang, Lanjutkan Pak Wali Program Ini

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    “Namun sejak adanya instalasi 3 R ini tidak repot lagi, karena sampah bisa diolah dan dimanfaatkan, tentunya menghasilkan uang lagi,”

  • Anak Muda OKI Ditempa Sebelum Bertarung di Jepang!

    Anak Muda OKI Ditempa Sebelum Bertarung di Jepang!

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.136
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Berangkat kerja ke Jepang itu nggak segampang naik pesawat dan bilang “Ohayou gozaimasu” ke bos baru. Butuh persiapan matang, mental baja, dan keterampilan yang mumpuni. Nah, demi memastikan anak-anak muda OKI nggak sekadar numpang lewat, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) resmi menggelar Pelatihan Pra Pemberangkatan Tahap I (Pelatda). Ini bukan sekadar kelas […]

  • [TAWA TAPI TAHU] Semut Lumayan Bisa Nakuti Gajah

    [TAWA TAPI TAHU] Semut Lumayan Bisa Nakuti Gajah

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.125
    • 0Komentar

    DI belantara dunia ini, siapa yang tak kenal gajah? Tubuhnya besar, belalainya panjang, langkahnya bikin tanah getar. Tapi jangan salah, seekor semut kecil bisa bikin dia lari terbirit-birit kalau nyelip ke kuping. Itulah hidup kadang yang kecil bikin yang besar gelisah, apalagi kalau si kecil ini bawa tekad dan gigih luar biasa. Dalam dunia persilatan […]

expand_less
WordPress Archive StudioPress Altitude Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Ambiance Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Aspire Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Atmosphere Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Author Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Authority Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Breakthrough Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Brunch Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Business Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Cafe Pro Genesis WordPress Theme