Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » PSSI dan FIFA Makin Erat, Ada Proyek Besar yang Disiapkan untuk Sepak Bola Indonesia

PSSI dan FIFA Makin Erat, Ada Proyek Besar yang Disiapkan untuk Sepak Bola Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – PSSI dan FIFA tak hanya bekerja sama dalam menjalankan program sepak bola. Di balik pembangunan pusat latihan di Ibu Kota Nusantara (IKN), pembinaan pemain muda hingga pengembangan sepak bola wanita, ada fondasi besar yang sedang dibangun untuk mengubah cara sepak bola Indonesia berkembang.

Selama ini, prestasi Tim Nasional Indonesia menjadi ukuran yang paling mudah dilihat. Namun, sebuah tim tidak lahir begitu saja.

Di belakang pemain yang tampil di lapangan terdapat proses panjang yang dimulai dari usia dini, pencarian bakat, kualitas pelatih, fasilitas latihan hingga sistem pembinaan yang mampu menjaga perkembangan pemain secara berkelanjutan. Kerja sama PSSI dan FIFA kini bergerak di berbagai lapisan tersebut.

Pusat latihan menjadi salah satu fondasi utama

Salah satu proyek terbesar berada di IKN. Pusat Pelatihan Nasional PSSI dibangun di atas lahan seluas 34,52 hektare dengan dukungan USD 5,4 juta dari Program FIFA Forward. Pemerintah Indonesia juga memberikan investasi tambahan untuk proyek tersebut.

Fasilitas di kawasan ini mencakup delapan lapangan sepak bola, stadion mini dan kolam renang setelah seluruh pembangunan fasilitas rampung.

Yang membuat proyek ini penting bukan hanya ukurannya. Indonesia untuk kali pertama memiliki National Training Centre yang secara khusus disiapkan sebagai pusat pembinaan sepak bola nasional.

FIFA menyebut fasilitas tersebut mulai digunakan untuk pemusatan latihan talenta muda, program teknis dan kegiatan sepak bola akar rumput.

Artinya, pusat latihan ini tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan Timnas senior, tetapi juga memiliki fungsi pembinaan untuk jangka panjang.

Dari sekolah, pintu pencarian pemain dibuka

Pembangunan sepak bola juga tidak mungkin hanya mengandalkan fasilitas elite. Oleh sebab itu, pemain potensial harus ditemukan sejak mereka masih berada di level paling awal.

FIFA Football for Schools memainkan peran dalam proses tersebut. Program ini telah diterapkan di seluruh 38 provinsi di Indonesia dan membawa sepak bola lebih dekat kepada anak-anak serta komunitas, termasuk wilayah yang jauh dari pusat kota.

Pada Mei 2025, dua lapangan mini FIFA Arena juga dibuka di sekitar sekolah di Jakarta. Fasilitas tersebut memberikan akses bermain kepada sekitar 1.450 siswa.

Langkah seperti ini memang tidak langsung menghasilkan pemain Timnas. Namun, semakin luas akses anak untuk bermain sepak bola, semakin besar pula peluang menemukan mereka yang memiliki potensi untuk kemudian diarahkan ke jalur pembinaan yang lebih serius.

Setelah menemukan bakat, tantangannya adalah mengembangkannya

Talenta saja tidak cukup. Pemain muda membutuhkan sistem dan pelatih yang mampu mengubah potensi menjadi kemampuan.

PSSI telah mengikuti FIFA Talent Development Scheme yang mendukung jalur pengembangan teknis Indonesia sejak 2022. Program pengembangan pelatih juga menjadi bagian dari kerja sama tersebut.

Melalui FIFA Coach Education Scholarship, PSSI mendapatkan dukungan untuk meningkatkan jumlah pelatih wanita berlisensi sekaligus memperkuat fondasi sepak bola wanita di Indonesia.

Dengan begitu, perhatian tidak hanya diberikan kepada siapa yang bermain, tetapi juga kepada siapa yang membentuk pemain tersebut.

Sepak bola wanita ikut mendapat arah yang lebih jelas

Perubahan lain terlihat dari sepak bola wanita. Pada 2024, PSSI meluncurkan Strategi Sepak Bola Wanita Indonesia melalui FIFA Women’s Football Development Programmes.

Setelah itu, PSSI terpilih sebagai salah satu dari tiga asosiasi anggota FIFA yang mengikuti FIFA-GIZ Women Empowerment in Sports Programme.

Langkah tersebut memberikan arah yang lebih terstruktur terhadap pengembangan sepak bola wanita di Indonesia.

Dukungan pendidikan pelatih juga menjadi bagian dari proses tersebut. Ini menunjukkan bahwa pembangunan sepak bola nasional mulai diarahkan ke ekosistem yang lebih luas, bukan hanya jalur pemain putra.

Jakarta kini punya posisi berbeda

Hubungan PSSI dan FIFA juga memasuki tahap yang lebih strategis setelah FIFA memperkuat keberadaannya di Jakarta. Pada Juni 2025, FIFA dan PSSI menandatangani Host Country Agreement untuk secara resmi membentuk FIFA Hub di Jakarta.

Hub tersebut mencakup 21 asosiasi anggota FIFA di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur.

Keberadaan FIFA Hub di Jakarta membuat hubungan Indonesia dengan badan sepak bola dunia tidak hanya berkaitan dengan program di dalam negeri.

Indonesia juga memiliki peran yang lebih strategis dalam aktivitas sepak bola kawasan. Pertukaran pengetahuan, kerja sama teknis dan koordinasi dengan asosiasi anggota lainnya menjadi lebih terbuka.

Hal ini menjadi salah satu perkembangan yang membuat kemitraan PSSI dan FIFA semakin menarik untuk diperhatikan.

PSSI sudah mendapat pengakuan, tetapi pekerjaan belum selesai

Pemanfaatan FIFA Forward juga membawa pengakuan bagi PSSI.

Pada FIFA Executive Football Summit di Miami pada Juni 2025, PSSI menerima FIFA Forward Gold Award untuk asosiasi anggota di Asia. Penghargaan tersebut berkaitan dengan pemanfaatan program FIFA Forward untuk pengembangan sepak bola.

Namun, penghargaan bukan ukuran akhir. Pembangunan sepak bola baru benar-benar bisa dinilai ketika program-program tersebut menghasilkan perubahan nyata.

Anak yang mulai bermain melalui program sekolah harus memiliki kesempatan untuk berkembang. Talenta dari daerah perlu memiliki jalur menuju pembinaan yang lebih tinggi.

Pelatih harus semakin berkualitas dan fasilitas yang dibangun harus benar-benar digunakan secara optimal. Sepak bola wanita juga perlu terus mendapatkan ruang untuk berkembang.

Semua itu membutuhkan waktu.

Yang dibangun bukan cuma fasilitas

Jika seluruh program tersebut dilihat secara terpisah, semuanya terlihat seperti proyek yang berbeda. Ada pusat latihan di IKN, Football for Schools, FIFA Arena, pengembangan talenta, pendidikan pelatih, strategi sepak bola wanita, serta FIFA Hub di Jakarta.

Namun jika semuanya disatukan, terlihat arah yang sama, yaitu membangun sistem sepak bola Indonesia dari bawah hingga level tertinggi.

Kemitraan PSSI dan FIFA pun menjadi lebih dari sekadar hubungan antara federasi nasional dengan badan sepak bola dunia.

Fasilitas bisa dibangun dalam beberapa tahun. Program bisa diluncurkan dalam hitungan bulan. Tetapi ekosistem membutuhkan waktu untuk menghasilkan generasi pemain yang benar-benar matang.

Bahkan, ujian terbesar dari kerja sama ini bukan seberapa banyak proyek yang berhasil diumumkan, melainkan seberapa konsisten sistem tersebut bekerja setelah sorotan media beralih.

Jika pembinaan usia dini, pengembangan talenta, kualitas pelatih, fasilitas dan sepak bola wanita dapat berjalan dalam satu jalur yang berkelanjutan, Indonesia tidak hanya mendapatkan pemain untuk hari ini.

Indonesia sedang membangun mesin sepak bola untuk melahirkan pemain-pemain berikutnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • VAR, Ogawa & Oya [“Liga Kita Kini Tak Lagi Main Bola di Lapangan Bebek”]

    VAR, Ogawa & Oya [“Liga Kita Kini Tak Lagi Main Bola di Lapangan Bebek”]

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    DULU, nonton Liga Indonesia itu kayak naik angkot tanpa rute tetap kadang nyasar, kadang muter-muter, kadang malah mogok di tengah jalan. Tapi sekarang, kita patut mengacungkan dua jempol dan satu lutut untuk perubahan yang mulai terasa. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mulai serius membenahi isi dapur. Pak Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, bilang […]

  • Sukseskan Asian Games, PLN Percepat Pekerjaan Kabel Bawah Tanah di Palembang

    Sukseskan Asian Games, PLN Percepat Pekerjaan Kabel Bawah Tanah di Palembang

    • calendar_month Senin, 23 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.068
    • 0Komentar

     SUMSELTERKINI.ID, Palembang – PT PLN (persero) mempercepat pekerjaan kabel bawah tanah di Palembang  guna mensukseskan Asian Games, Agustus mendatang. Saat ini beberapa infrastruktur yang sudah dibangun perseroan untuk memperkuat pasokan listrik di Komplek Jakabaring Sport City (JSC) sejak Maret 2017. Rosmalina, DM. Hukum & Humas PT PLN Wilayah S2JB mengatakan progres pembangunan mencapai 100% diantaranya, […]

  • Desa Tangguh Bencana Jadi Model Indonesia untuk ASEAN

    Desa Tangguh Bencana Jadi Model Indonesia untuk ASEAN

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi model yang ditawarkan Indonesia kepada negara-negara ASEAN untuk menghadapi bencana dan ketahanan masyarakat, pendekatan berbasis komunitas ini diperkenalkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam Pertemuan ke-48 ASEAN Committee on Disaster Management (ACDM) di Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/7), sebagai praktik baik yang dinilai mampu membangun resiliensi sejak tingkat desa. […]

  • Ada Rumah Oksigen di Muba, Terapi Yuk !

    Ada Rumah Oksigen di Muba, Terapi Yuk !

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    “Untuk wilayah lain tidak menutup kemungkinan. Saat ini kita sudah siagakan 10 tabung besar oksigen di RSUD Sekayu, kapapun siap untuk digunakan,”

  • alex-noerdin-hari-veteran-nasional

    Alex Noerdin: Mari Hargai Para Veteran Pejuang Kemerdekaan

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.453
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengajak seluruh jajarannya, terutama para pejabat eselon di Pemerintah Provinsi Sumsel, dan seluruh warga Sumsel umumnya untuk selalu menghargai jasa para pejuang dan veteran.

  • Wartawan Sumsel Lakukan Rapid Test

    Wartawan Sumsel Lakukan Rapid Test

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan memfasilitasi wartawan se-Sumsel melakukan rapid test Covid-19 di Poliklinik rumah sehat Jakabaring Sport City (JSC), Jum’at (29/5). Gubernur Sumsel mengatakan, wartawan yang merupakan mitra Pemprov Sumsel dalam mendorong terwujudnya Sumsel maju, kerap kali bertemu banyak orang saat mencari informasi sehingga menyebab profesi itu sangat beresiko terjangkit Covid-19. “Wartawan ini salah satu […]

expand_less
WordPress Archive Callerr – Call Center Service & Telemarketing Elementor Template Kit Calliam – Creative CV Elementor Template Kit Callie Britt | Family Counselling Psychology WordPress Theme Callisto – SEO & Digital Marketing Agency Elementor Template Kit Callix – Creative Agency WordPress Theme + RTL Camden – Boutique Store WordPress Theme Camelia | A Floral Studio Florist WordPress Theme Cameos Film Maker & Movie Studio Elementor Template Kit Camille – Personal & Magazine WordPress Theme Camma – Car Rental Elementor Template Kit