Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Perjalanan “Ksatria Merah Putih”, Lintas Benua Demi Garuda

Perjalanan “Ksatria Merah Putih”, Lintas Benua Demi Garuda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 1.867
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau bicara soal pengorbanan demi negara, empat pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa ini layak disebut sebagai “ksatria Merah Putih.” Ivar Jenner, Nathan Tjoe-A-On, Marselino Ferdinan, dan Ole Romenij harus menempuh perjalanan luar biasa melelahkan, melintasi tiga benua hanya untuk satu misi: mencuri poin dari Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Perjalanan dari Inggris menuju Sydney ini bukan sekadar soal ribuan kilometer yang mereka tempuh di udara, tapi juga ujian mental, fisik, dan kesiapan mereka untuk langsung bertarung di lapangan. Tidak banyak yang menyadari, di balik setiap langkah kaki mereka menuju pesawat, ada beban harapan jutaan rakyat Indonesia yang ingin melihat Garuda terbang lebih tinggi.

Lupakan anggapan bahwa para pemain ini menikmati perjalanan seperti turis yang hendak berlibur ke negeri Kanguru. Faktanya, perjalanan lintas benua ini adalah tantangan berat yang bisa menguras tenaga sebelum mereka menginjakkan kaki di lapangan. Dari London ke Sydney, mereka harus melalui perjalanan udara lebih dari 16.900 km, dengan waktu tempuh hampir 24 jam termasuk transit. Selama di pesawat, tubuh mereka dipaksa duduk dalam waktu lama, sirkulasi darah tidak berjalan maksimal, dan istirahat yang didapat jauh dari kata ideal.

Yang lebih berat lagi, mereka harus segera menyesuaikan diri dengan perbedaan waktu. Dari Eropa ke Australia, ada perbedaan zona waktu sekitar 10 jam. Ini berarti ketika kaki mereka baru saja menginjak tanah Sydney, tubuh mereka masih merasa seperti di Inggris atau Belanda. Adaptasi cepat menjadi kunci, karena hanya dalam hitungan hari, mereka harus sudah siap tempur melawan tim sekuat Australia. Ini bukan sekadar soal perjalanan panjang, tapi juga ujian daya tahan tubuh dan fokus mental yang harus tetap terjaga.

Bicara soal kesiapan, keempat pemain ini juga datang dengan modal performa apik dari klub masing-masing. Ivar Jenner baru saja tampil penuh selama 90 menit bersama Jong Utrecht di Eerste Divisie, kasta kedua Liga Belanda. Meskipun timnya kalah dari Vitesse, kontribusi Ivar tetap menonjol dengan akurasi operan yang baik, blok krusial, serta ketahanan fisik yang stabil sepanjang laga. Statistiknya menunjukkan bahwa ia tetap bisa diandalkan sebagai gelandang pekerja keras yang mampu menjadi jembatan antara lini belakang dan depan.

Sementara itu, Ole Romenij tampil impresif bersama Oxford United di Divisi Championship Inggris. Bermain sebagai starter melawan Watford, ia ikut berkontribusi dalam kemenangan timnya sebelum ditarik keluar pada menit ke-68. Kehadirannya sebagai penyerang yang aktif bergerak dan agresif di lini depan tentu bisa menjadi tambahan amunisi berharga bagi skuad Garuda. Dengan performa yang masih panas dari klub masing-masing, mereka diharapkan bisa langsung menyesuaikan diri di Timnas tanpa kehilangan sentuhan terbaiknya.

Perjuangan menuju Sydney bukan hanya dilakukan oleh empat pemain ini. Dari berbagai penjuru dunia, penggawa Timnas Indonesia lainnya juga melakukan perjalanan panjang demi satu tujuan yang sama. Calvin Verdonk dan Eliano Reijnders bertolak dari Belanda, Shayne Pattynama dari Belgia, sementara Pratama Arhan terbang dari Thailand. Mereka semua meninggalkan kenyamanan di klub masing-masing demi mengenakan lambang Garuda di dada.

Sementara itu, rombongan besar yang berisi pemain-pemain dari BRI Liga 1 juga berangkat dari Jakarta. Dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan didampingi tim kepelatihan Patrick Kluivert, para pemain lokal seperti Rizki Ridho, Ernando Ari, Hokky Caraka, Mohammad Ferarri, dan Ramadhan Sananta siap menyatu dengan rekan-rekannya dari luar negeri. Mereka tahu, misi ini bukan sekadar bertanding, tetapi membawa harga diri sepak bola Indonesia ke panggung yang lebih besar.

Menghadapi Australia di kandangnya sendiri jelas bukan perkara mudah. Socceroos adalah salah satu tim terkuat di Asia, dengan pengalaman bermain di Piala Dunia serta materi pemain yang hampir semuanya merumput di liga-liga top dunia. Secara fisik, mereka lebih unggul. Secara pengalaman, mereka lebih matang. Bermain di depan puluhan ribu pendukung fanatik mereka di Sydney Football Stadium juga akan menjadi tekanan tersendiri bagi skuad Garuda.

Namun, sepak bola bukan soal siapa yang lebih unggul di atas kertas. Ini soal bagaimana sebuah tim bisa menyatukan semangat, strategi, dan mentalitas untuk menghadapi tantangan. Timnas Indonesia punya modal besar dalam hal semangat juang. Mereka adalah tim yang kerap kali membuktikan bahwa mereka bisa mengejutkan lawan yang lebih besar. Kecepatan pemain-pemain muda, kreativitas lini tengah, serta kekompakan yang terus dibangun bisa menjadi senjata rahasia untuk menciptakan kejutan di laga nanti.

Misi berat menanti, tapi para pemain Timnas Indonesia tidak datang ke Sydney untuk sekadar bermain-main. Mereka sudah mengorbankan perjalanan panjang, meninggalkan kenyamanan di klub masing-masing, dan membawa harapan besar dari rakyat Indonesia. 20 Maret nanti, di Sydney Football Stadium, Garuda akan terbang. Apakah mereka bisa mencuri poin dari Socceroos dan membawa Indonesia selangkah lebih dekat ke Piala Dunia 2026? Kita tunggu jawabannya di lapangan!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asa Dispopar Muba terkait ajang Motoprix 2024

    Asa Dispopar Muba terkait ajang Motoprix 2024

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ajang bergengsi kejurnas Motoprix akan kembali dihelat di Sirkuit Skyland Sekayu Kabupaten Muba pada tanggal 4-5 Mei 2024 mendatang. Untuk suksesnya event ini, Pemkab Muba melalui Dispopar yang bekerjasama dengan IMI Sumsel hari ini, Kamis (18/04/2024) telah mengadakan rapat persiapan. Seperti diketahui, Balap motor Motoprix ini menjadi event yang sangat ditunggu-tunggu oleh insan […]

  • Terima perhargaan di Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIII Tahun 2024 di Balai Kota Surabaya,Ratu Dewa : Alhamdulillah, Pemko Palembang komit berikan terbaik untuk warga

    Terima perhargaan di Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIII Tahun 2024 di Balai Kota Surabaya,Ratu Dewa : Alhamdulillah, Pemko Palembang komit berikan terbaik untuk warga

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    Tepat setelah mengikuti upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIII Tahun 2024 di Balai Kota Surabaya, Pj Walikota Palembang Ratu Dewa sukses menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kamis (25/4/2024).   Penghargaan tersebut diserahkan oleh purnawirawan jenderal polisi bintang empat itu kepada Ratu Dewa atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah […]

  • Bersamaan HUT Bhayangkara ke-74, Polres Pagaralam Musnahkan Knalpot Racing

    Bersamaan HUT Bhayangkara ke-74, Polres Pagaralam Musnahkan Knalpot Racing

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.077
    • 0Komentar

    DALAM dalam suasana Hari jadi Bhayangkara ke 74 Polres Pagar Alam melakukan pemusnahan terhadap puluhan Knalpot Racing hasil sitaan Satlantas terhadap kendaraan roda dua yang di anggap meresahkan masyarakat. Kamis, (25/6/2020) Pemusnahan knalpot dilaksankan di halaman parkir Gedung Satlantas Polres Pagar Alam dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara, SIK dan Kasatlantas […]

  • Hari Pertama Kerja,Pemprov Sumsel Rombak Pejabat Eselon III dan IV

    Hari Pertama Kerja,Pemprov Sumsel Rombak Pejabat Eselon III dan IV

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    “Tidak ada kata tua untuk belajar, belajar dan terus belajar. Menggali ilmu untuk bisa menjadi orang-orang pilihan,”

  • Di Atas Kapal Shinsei Maru 8, Salat Ghaib Untuk Gilang

    Di Atas Kapal Shinsei Maru 8, Salat Ghaib Untuk Gilang

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.413
    • 0Komentar

    CAPE TOWN, Afrika Selatan – KJRI Cape Town bersama Imam Adam Philander mengunjungi  para ABK WNI di kapal Shinsei Maru 8, pada Selasa (01/03/ 2022), untuk melakukan salat ghaib bagi seorang WNI yang terjatuh di perairan lepas samudra Atlantik. Gilang Dika Apriyanto, ABK WNI asal Kuningan yang dilaporkan hilang terjatuh saat bekerja. Gilang dilaporkan jatuh tersangkut […]

  • Periode Januari –Desember 2019, Ekspor Sumsel Turun 7,21 Persen

    Periode Januari –Desember 2019, Ekspor Sumsel Turun 7,21 Persen

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    EKSPOR Provinsi Sumatera Selatan periode Januari – Desember 2019 sebesar US$ 4.065,63 juta turun 7,21 persen dibanding nilai ekspor periode Januari – Desember 2018 yang sebesar US$ 4.381,40 juta. Sementara nilai ekspor Provinsi Sumatera Selatan bulan Desember 2019 sebesar US$338,74 juta,  naik 3,81 persen dibandingkan dengan ekspor bulan November 2019 yang sebesar US$ 326,30 juta Mengutip situs resmi, Badan Pusat Statistik […]

expand_less
WordPress Archive Aelia Tax Display by Country for WooCommerce Aenft - NFT Minting Collection WordPress Theme Aequity - Law WordPress Theme Aero for WordPress – Image Hover Effects Aesthetica – Plastic Surgery & Beauty Clinic WordPress Theme Aether – AI Agency & Technology WordPress Theme Aether Content Hider Plugin for WordPress Aethos – Creative Agency WordPress Theme Aevent – Conference & Event WordPress Theme Afela | Flexible Multi-Purpose HTML5 Template