Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Bupati Toha & Kolam Medali – Cerita dari Sekayu yang Bikin Basah Tawa

Bupati Toha & Kolam Medali – Cerita dari Sekayu yang Bikin Basah Tawa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
  • visibility 2.425
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI ini Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] Sumatera Selatan masih ngantuk, kabut belum bubar, ayam pun belum sempat stretching, namun dari arah kolam renang, sudah terdengar suara peluit panjang disusul sorakan kayak di konser dangdut.

“Woy! Itu Bupati datang!” teriak seseorang dari tribun.

Begitu pula mobil hitam berhenti, keluarlah HM. Toha Tohet, Bupati Muba, dengan senyum khas dan langkah santai. Jaket olahraga warna biru langit, sepatu putih kinclong, dan kacamata hitam yang bikin beliau tampak kayak pelatih nasional, kalau bukan karena topi yang masih nempel manis di kepala.

“Pagi, Pak Bupati!” sapa panitia.

“Pagi!, ini yang lomba renang kan, bukan lomba cuci motor?”, jawab beliau sambil ngakak. Penonton ikut ketawa, suasana langsung cair, padahal kolam udah cair dari tadi.

Air kolam berkilau, para atlet berdiri di tepi, siap nyebur, di barisan depan ada tiga jagoan, Andre Abelson dari Musi Rawas, Fadel Arif Dinanda dari Muara Enim, dan M. Wahyu Putra Handepta dari Muba. Badannya kering, tapi matanya tajam kayak ikan mujair ngelihat umpan.

Peluit dibunyikan. Ciiit!
Cipratan air langsung ke mana-mana, sampai nyiprat ke sepatu Bupati.

“Waduh, ini baru datang udah dibaptis kolam,” seloroh beliau sambil ketawa.
Asisten di sebelah buru-buru ngelap sepatu pakai tisu, “biar kinclong lagi, Pak”.

“Gak apa-apa,” kata Bupati. “Kalau pemimpin gak siap basah, ya jangan main di kolam rakyat”.

Penonton langsung tepuk tangan, ada ibu-ibu nyeletuk dari pinggir, “Ih, Bupati Toha ini omongannya kayak kopi tubruk pahit, tapi bikin melek!”

Beberapa menit kemudian, suara peluit tanda finis terdengar.
Andre muncul paling depan, disusul Fadel, lalu Wahyu dari Muba, wajah mereka sumringah. Bupati Toha maju, ambil medali, dan mulai ngalungin satu per satu.

“Selamat, Andre, cepet sekali kau, renang atau kabur dari mantan nih?”
Semua ketawa, termasuk Andre yang masih ngos-ngosan.

“Fadel, hebat juga, kalau di Muara Enim latihan di sungai, ya? Airnya arus deras, pasti lebih berat dari kolam”

Fadel senyum. “Iya, Pak, kadang arusnya malah bawa sampai kebun sawit!”

Wahyu, atlet Muba yang dapat perunggu, disalamin paling akhir.
“Wahyu, kamu tuan rumah, tapi masih podium tiga. Kenapa? takut ngalahin tamu?” canda Bupati.

“Enggak, Pak,” jawab Wahyu polos. “Cuma tadi airnya lebih licin, Pak”.
“Air licin?” Bupati garuk kepala. “Kalau gitu nanti kita kasih sabun sekalian!”

Semua pecah tawa.

Setelah selesai bagi medali, Bupati Toha langsung pindah ke venue bola voli. Jalan kaki santai, tapi langkahnya cepat kayak orang dikejar sate matang.

Di lapangan, tim voli putri Muba lagi duel sama Banyuasin, suara bola yang dipukul kedengeran keras, bak! bak! bak!.. mirip suara sandal kena nyamuk.

“Skor sementara 1-0 untuk Banyuasin!” teriak komentator.

Bupati langsung duduk di kursi pinggir lapangan. “Ayo Muba, jangan mau kalah di rumah sendiri! Kalau perlu, anggap net itu pagar kebun, jangan sampai bola lewat!”

Pemain-pemain Muba ketawa tapi makin semangat. Ada satu smash yang nyaris bikin bola nyangkut di tiang lampu, penonton heboh, dan Bupati berdiri sambil tepuk tangan.

Selesai putri, lanjut ke voli putra Muba lawan PALI.
Nah, yang ini kayak nonton Avengers, serangannya cepat, bola beterbangan, dan penonton udah kayak suporter final piala dunia.

Bupati berdiri di pinggir lapangan, teriak “Semangat! Ingat, kalah di babak pertama bukan akhir segalanya! Lihat saya, dua kali kalah di catur, tapi tetap jadi Bupati!”.

Penonton ngakak, seorang penjual es kelapa di belakang nyeletuk, “Kalau semua pejabat kayak gini, lapangan pasti ramai tiap minggu!”

Menjelang siang, matahari makin garang, tapi senyum Bupati gak luntur, keringat udah mulai netes, tapi semangat masih full baterai. Beliau keliling lagi, salaman sama atlet, panitia, sampai penjual cilok.

“Wah, ciloknya enak nih,” kata Bupati sambil beli dua tusuk.
“Gratis, Pak!, buat semangat Muba!” jawab pedagang.

“Wah, hati-hati, kalau semua gratis, nanti saya balik gak dikasih masuk lagi ke venue,” gurau beliau.

Sebelum pulang, Bupati sempat duduk sebentar di bawah pohon mahoni, lihat anak-anak kecil latihan voli mini. Beliau bilang pelan ke ajudannya, “Lihat itu… mereka belum tahu apa itu juara, tapi udah punya semangat. Nah, tugas kita bikin semangat itu gak padam”

Ajudannya cuma manggut, mungkin terharu… atau ngantuk karena belum sarapan.

Hari itu, Sekayu bukan cuma penuh sorak, tapi juga tawa dan pelajaran, dari kolam sampai lapangan, semua orang sadar karena olahraga itu bukan cuma soal siapa yang menang, tapi siapa yang gak berhenti berjuang.

Dan Bupati Toha Tohet? Beliau bukan cuma hadir buat potong pita atau selfie di podium, beliau datang, basah, ketawa, ngelawak, dan nyebar semangat.

Kalau di Jepang pejabat ikut lari bareng atlet, di Muba Bupati-nya malah siap nyiprat bareng di kolam.
Kalau di Korea wali kotanya turun ke stadion, di sini Bupati-nya turun ke lapangan sambil beli cilok.

Itulah bedanya pemimpin yang hadir dengan pemimpin yang cuma hadir di baliho.

Seperti pepatah Muba versi baru “Kalau pemimpin sudah siap basah, rakyat gak bakal tenggelam”

Dan hari itu, medali bukan cuma di leher atlet, tapi juga di hati semua yang ketawa bareng Bupati Toha di PORPROV XV.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Malay Food Cultural Ajak Milenial Cicipi Ragam Pindang Khas Sumsel

    Festival Malay Food Cultural Ajak Milenial Cicipi Ragam Pindang Khas Sumsel

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.689
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Indonesia merupakan salah satu Negara yang kaya akan ragam budaya, dan setiap daerah nya mempunyai keunikan yang mampu menarik para wisatawan domestic maupun mancanegara. Salah satu daerah yang terkenal dengan ragam kulinernya ialah Kota Palembang, kota yang akrab di sebut sebagai Kota Pempek. Namun penting diketahui bahwa Kota Palembang tak hanya menyajikan pempek sebagai […]

  • Alex Noerdin Minta Dana Desa Digunakan untuk Pembangunan Desa

    Alex Noerdin Minta Dana Desa Digunakan untuk Pembangunan Desa

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 872
    • 0Komentar

    “Jadi gunakan dana itu sabaiknya untuk pembangunan desa,”

  • Dorong Ekonomi Nasional, Bupati Dodi Himbau Perbankan Permudah Pelaku Usaha

    Dorong Ekonomi Nasional, Bupati Dodi Himbau Perbankan Permudah Pelaku Usaha

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.308
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima kedatangan Jajaran Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Muba, di Ruang Audiensi Bupati Muba, Senin (13/7/2020). Pada kesempatan itu Ketua Cabang HIPMI Muba yang memimpin rombongan mengatakan tujuan kedatangannya beraudiensi untuk bersilaturahmi dan meminta arahan dari Bupati Muba. “Rencana HIPMI Sumsel dalam […]

  • Ini Harapan Menpora dari ISMINA di Unnes

    Ini Harapan Menpora dari ISMINA di Unnes

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    MENTERI Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap The 5th Internasional Conference on Physical Education, Sport, and Health (ISMINA) yang digelar Universitas Negeri Semarang (Unnes) dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk merumuskan saran berharga bagi olahraga global di era pasca pandemi. “Saya berharap para sivitas akademika olahraga Indonesia yang hadir dalam acara […]

  • Kembangkan Produk Halal, Indonesia – Rusia Segera Jalin Kerja Sama

    Kembangkan Produk Halal, Indonesia – Rusia Segera Jalin Kerja Sama

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.657
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia terus mengembangkan produk halal dan dalam waktu dekat ini akan kerjasama Rusia untuk merealisasikan Jaminan Produk Halal (JPH). Rencana ini tercetus dalam pertemuan antara Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag Muhammad Aqil Irham dengan Kepala Federal Accreditation Service Rusia Nazarii Skrypnik, di Kantor BPJPH, awal pekan ini. Turut hadir dalam pertemuan […]

  • Wisata Edukasi 4 in 1, Dari Sawah sampai Dapur, Semua Ada di Koperasi Desa

    Wisata Edukasi 4 in 1, Dari Sawah sampai Dapur, Semua Ada di Koperasi Desa

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 900
    • 0Komentar

    PERNAHKAN anda pergi wisata, pulang cuma bawa foto dengan caption standar “healing tipis-tipis”?. Padahal dompet jadi tipis beneran. Nah, beda cerita kalau Anda mampir ke Desa Wisata Tamanmartani, Sleman, tempat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hadir bukan sekadar jualan sembako, tapi jadi penopang wisata edukasi 4 in 1 pertanian, peternakan, kerajinan, dan kuliner. Di sini, […]

expand_less
WordPress Archive FooEvents for WooCommerce football club soccer WordPress Theme Forcast – Newspaper & Magazine WordPress Theme Forest – Revolution WordPress Admin Forever – Wedding Couple & Planner/ Agency WordPress Theme Forex Market Prediction Game Widget | WordPress Plugin ForGravity | Entry Automation Amazon S3 Extension ForGravity | Entry Automation Dropbox Extension ForGravity | Entry Automation for Gravity Forms ForGravity | Entry Automation FTP Extension