Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Bonus Atlet Asian Games Tanpa Pajak

Bonus Atlet Asian Games Tanpa Pajak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 3 Sep 2018
  • visibility 1.196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah menanggung pajak bonus atlet Asian Games (tanpa pajak). Bons tersebut sudah disalurkan secara simbolis dengan memberikan buku tabungan yang sudah ada nominal bonusnya kemarin.

Adapun pemberian bonus tersebut dilakukan oleh Presiden Joko Widodo secara simbolis dengan memberikan buku tabungan yang sudah ada nominal bonusnya.

Atlet peraih emas Asian Games 2018 yakni Eko Yuli Irawan mengatakan, bonus yang didapatkan bersih tanpa terkena potongan-potongan lagi. Termasuk juga potongan-potongan pajak

“Bersih ya, pajak sudah ditanggung pemerintah,” kata peraih emas dari cabang angkat besi Eko Yuli Irawan di Istana Negara Jakarta, Minggu, (2/9/2018).

Eko sendiri menghadiri acara Silaturahim Presiden Joko Widodo dengan para atlet dan pelatih nasional peraih medali pada Asian Games XVIII Tahun 2018 sekaligus penyerahan bonus secara simbolis kepada para atlet dan pelatih yang meraih medali.

Eko pun memperlihatkan buku tabungan bank BRI yang sudah bertuliskan angka Rp1,5 miliar di baris pertama buku tersebut.

Sebagai informasi, peraih medali emas diberikan bonus Rp1,5 miliar secara penuh dengan pajak sudah ditanggung oleh Pemerintah. Sedangkan untuk peraih medali emas pasangan atau ganda mendapatkan bonus Rp 1 Miliar per orang, dan untuk beregu mendapatkan Rp750 juta per orang.

Sama seperti peraih medali emas, bonus untuk pendulang perak pun terbagi ke dalam tiga kelas. Untuk tunggal jumlahnya Rp500 juta, ganda atau pasanagna sebesar Rp400 juta, dan beregu Rp300 juta per orang.

Sementara untuk setiap atlet tunggal yang merebut medali perunggu, dihadiahi Rp250 juta, ganda Rp200 juta dan beregu Rp150 juta per orang.

Tak hanya para atletnya saja, para pelatih pun ikut keciptaran bonusnya. Para pelatih beregu yang mengantarkan anak didiknya meraih emas mendapatkan bonus Rp600 juta, lalu Rp 200 juta untuk perak dan Rp100 juta untuk perunggu. Sedangkan untuk setiap medali kedua dan seterusnya, para pelatih mendapatkan Rp225 juta untuk emas, Rp75 juta untuk perak, dan Rp37,5 juta untuk perunggu.

Untuk asisten pelatih perorangan/ganda mendapatkan Rp300 juta untuk emas, Rp100 juta untuk perak, dan Rp50 juta untuk perunggu. Para asisten pelatih beregu mendapatkan Rp375 juta untuk emas, Rp125 juta untuk perak, dan Rp62,5 juta untuk perunggu. Setiap medali kedua dan seterusnya, para asisten pelatih mendapatkan Rp150 juta untuk emas, Rp50 juta untuk perak, dan Rp25 juta untuk perunggu.[Okezone]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekosongan posisi Wabup dan PAW DPRD, Masih Jadi Perhatian Banyak Pihak

    Kekosongan posisi Wabup dan PAW DPRD, Masih Jadi Perhatian Banyak Pihak

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.139
    • 0Komentar

    Kondisi Kabupaten Muara Enim yang saat ini masih bisa dikatakan belum kondusif, membuat banyak pertanyaan seperti apa seharusnya situasi ini bisa diselesaikan. Salah satunya adalah kekosongan kursi wakil bupati yang saat ini masih masih menjadi pertanyaan. Selain warga msyarakat dan elit politik, pihak kepolisianpun merespon hal ini dengan mencoba mencari kejelasan terkait hal tersebut. Kanit […]

  • Kalau Lisa BLACKPINK Bisa, Kenapa Kartini Nggak?

    Kalau Lisa BLACKPINK Bisa, Kenapa Kartini Nggak?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 975
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di balik kain brokat dan lipatan jarik yang menjuntai anggun, terselip makna perjuangan yang lebih dalam dari sekadar busana. Di acara “Woman in Kebaya” yang digelar  Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jumat lalu (25/4), Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, tampil bukan hanya sebagai tamu kehormatan, namun  juga sebagai duta semangat Kartini yang dibalut […]

  • Sambut HUT RI, Kemenkominfo Sosialisasi Adaptasi di Kampung Nelayan

    Sambut HUT RI, Kemenkominfo Sosialisasi Adaptasi di Kampung Nelayan

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.630
    • 0Komentar

    KEINDAHAN sektor bahari di Indonesia adalah warisan yang senantiasa dijaga, khususnya para nelayan di Indonesia. Di sektor perikanan, pandemi COVID-19 telah mempengaruhi keberlangsungan aktivitas produksi dan pemasaran hasil perikanan. Karenanya, perlu adanya kepedulian yang lebih bagi para nelayan untuk menghadapi masa yang sulit ini. Untuk itu, Kementerian Kominfo bersama dengan Perempuan Indonesia Maju dan Kemenkomarves […]

  • Anggaran Terbatas, Wabup OKI Pesan Perangkat Daerah Dapat  Bekerja Sesuai Visi &Misi

    Anggaran Terbatas, Wabup OKI Pesan Perangkat Daerah Dapat  Bekerja Sesuai Visi &Misi

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq berpesan perangkat daerah dapat mengoptimalkan anggaran yang terbatas guna mencapai visi dan misi serta sasaran pembangunan 2023. Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Tahun 2023 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) OKI di Kayuagung, kemarin. Menurutnya tantangan ekonomi 2023 adalah normalisasi pasca pandemi […]

  • “Menari Bersama Cuan: ATRAKSI Bukan Sekadar Lenggokan, Tapi Lompatan Ekonomi!”

    “Menari Bersama Cuan: ATRAKSI Bukan Sekadar Lenggokan, Tapi Lompatan Ekonomi!”

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 610
    • 0Komentar

    MENARI itu soal panggung, tepuk tangan, dan kadang amplop yang lebih ringan dari harapan, tapi kini, lewat ATRAKSI bukan atraksi sirkus ya, tapi Asosiasi Tari dan Koreografer Indonesia semua berubah. Penari bukan lagi cuma penghias acara pembukaan, tapi siap jadi pelaku ekonomi kreatif yang goyangnya mengguncang ekonomi nasional. Peresmian ATRAKSI di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, […]

  • “Jangan Kurangi Kinerja Karena Rasa Lapar &Dahaga, Jadikan Ibadah Puasa Dorongan Untuk Produktivitas”

    “Jangan Kurangi Kinerja Karena Rasa Lapar &Dahaga, Jadikan Ibadah Puasa Dorongan Untuk Produktivitas”

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.126
    • 0Komentar

    DIREKTUR RSUD, Hj. Asri Wijayanti M.Kes berpesan ibadah puasa jangan dijadikan alasan mengurangi kinerja karena rasa lapar dan dahaga. Akan tetapi jadikanlah ibadah puasa sebagai dorongan untuk meningkatkan produktivitas. “Karena setiap amal baik yang kita laksanakan pada bulan suci Ramadhan dinyatakan sebagai ibadah yang mendapat pahala yang besar di sisi Allah SWT,” tutur Direktur saat […]

expand_less
WordPress Archive Organico | Organic Food WooCommerce WordPress Theme Organics – Agriculture & Food Farm WordPress Theme Organie – Organic Store & Food WooCommerce Theme Organify - Organic Food Products WordPress Theme Organiko – Farm & Food Business WordPress Theme Organio – Organic Food Store WordPress Organix – Organic Food WooCommerce WordPress Theme OrgaWP – Organic Farm & Agriculture WordPress Theme Orien – Creative Portfolio WordPress Theme OriFarm – Organic Farm & Agriculture Elementor Template Kit