FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia Dapat Dukungan Penuh Prabowo, Government Guarantee Dikirim ke FIFA
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 13 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : kemenpora.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah memastikan persiapan Indonesia sebagai tuan rumah terus dikebut, termasuk dengan mengirimkan Government Guarantee kepada FIFA sebagai bentuk komitmen penyelenggaraan.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan hal tersebut seusai memimpin rapat lintas kementerian dan lembaga di Media Center Kemenpora, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Menurut Erick, Presiden Prabowo memberikan perhatian penuh terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Prabowo berharap Indonesia semakin sering dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional.
“Bapak Presiden mendukung penuh event ini. Beliau mengharapkan acara-acara besar seperti ini bisa terus terjadi di Indonesia, tidak hanya saat ini, tetapi juga di tahun-tahun ke depan,” ujar Erick.
Dukungan pemerintah tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan Indonesia menghadapi agenda FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada periode FIFA Matchday September-Oktober 2026.
Government Guarantee FIFA ASEAN Cup 2026 Sudah Dikirim
Pemerintah tidak hanya memberikan dukungan secara politik. Komitmen Indonesia juga diwujudkan melalui penerbitan Government Guarantee yang telah dikirimkan kepada FIFA.
Garansi pemerintah menjadi salah satu bagian dari kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah. Setelah tahapan tersebut, pemerintah bersama FIFA masih harus memastikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan berjalan sesuai ketentuan yang ditetapkan badan sepak bola dunia tersebut.
Kemenpora pun memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Pemerintah daerah, kepolisian, PSSI serta pihak pengelola venue ikut dilibatkan dalam persiapan.
Langkah tersebut diperlukan karena penyelenggaraan turnamen internasional tidak hanya berkaitan dengan pertandingan di dalam stadion. Transportasi, keamanan, fasilitas pendukung, pelayanan penonton hingga mobilitas tim peserta juga harus dipersiapkan secara terpadu.
Jakarta dan Jawa Barat Bersiap Jadi Tuan Rumah
Pemerintah telah menunjuk DKI Jakarta dan Jawa Barat sebagai wilayah penyelenggara FIFA ASEAN Cup 2026.
Dua stadion yang menjadi venue adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pemilihan Jawa Barat membuat pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menyukseskan turnamen. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah pusat maupun DKI Jakarta.
Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan Pemprov Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten dan kota, terutama Kabupaten Bandung dan Kota Bandung, siap memberikan dukungan penuh.
“Pak Gubernur menyampaikan arahan bahwa beliau memberikan garansi dan mendukung penuh agar FIFA ASEAN Cup 2026 ini sukses,” kata Herman.
Kesiapan daerah tidak hanya berhubungan dengan stadion. Pemerintah daerah juga perlu memastikan berbagai aspek pendukung seperti akses transportasi, pelayanan publik, keamanan dan aktivitas masyarakat selama turnamen berlangsung.
Polri Siapkan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026
Persiapan juga dilakukan dari sisi keamanan. Kepolisian memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.
Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol. Fadil Imran mengatakan Polri akan mengoptimalkan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Kami dari Kepolisian tentu akan mengoptimalkan pengamanan. Sport industry dan sport tourism ini menjadi sebuah ekosistem yang harus dipahami oleh kepolisian juga dan harus kita dukung sepenuhnya,” ujar Fadil.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa aspek keamanan menjadi bagian yang dipersiapkan sejak awal. Pengamanan nantinya tidak hanya berfokus pada stadion, tetapi juga mencakup pergerakan tim, ofisial, penonton dan kegiatan pendukung lainnya.
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Momentum untuk Timnas Indonesia
Dari sisi sepak bola, status tuan rumah juga memberikan keuntungan bagi Timnas Indonesia.
Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada periode FIFA Matchday September-Oktober 2026. Kondisi tersebut membuka peluang Timnas Indonesia diperkuat para pemain terbaiknya sesuai ketentuan yang berlaku.
Erick menyebut momentum tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi Indonesia untuk mempersiapkan turnamen secara serius.
“Ini merupakan event FIFA terbesar setelah World Cup. Dan ini akan menjadi sejarah buat bangsa kita, karena FIFA ASEAN pertama kali digulirkan di Indonesia. Dan ini memungkinkan Tim Nasional Indonesia diperkuat oleh jajaran pemain terbaiknya,” kata Erick.
Bagi Indonesia, kesempatan tampil sebagai tuan rumah sekaligus peserta membuat turnamen ini memiliki arti ganda. Selain mengejar prestasi di lapangan, Indonesia juga harus membuktikan kemampuan sebagai penyelenggara.
Pemerintah Bidik Dampak Ekonomi dan Sport Tourism
Pemerintah melihat FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya dari sisi pertandingan. Ajang internasional tersebut juga dinilai dapat memperkuat industri olahraga dan sport tourism di Indonesia.
Kehadiran tim peserta, ofisial dan suporter berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi di daerah penyelenggara. Hotel, restoran, transportasi, pusat perbelanjaan dan berbagai sektor jasa dapat ikut merasakan dampaknya.
Jawa Barat, khususnya wilayah Bandung dan Kabupaten Bandung, memiliki peluang untuk mendapatkan manfaat tersebut karena menjadi salah satu lokasi pertandingan.
Karena itu, kesiapan daerah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan penyelenggaraan. Pemerintah pusat, pemerintah daerah dan aparat keamanan harus bekerja dalam satu koordinasi agar turnamen berlangsung aman sekaligus memberikan pengalaman positif bagi peserta dan penonton.
Dukungan Prabowo Jadi Modal Persiapan Indonesia
Dengan dukungan Presiden Prabowo, Government Guarantee yang telah dikirim kepada FIFA, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga, persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia kini memasuki tahap yang semakin konkret.
Jakarta dan Jawa Barat menjadi dua wilayah yang akan berada di garis depan penyelenggaraan. Di saat yang sama, Polri menyiapkan pengamanan dan pemerintah daerah memastikan kebutuhan di wilayah masing-masing dapat dipenuhi.
Bagi pemerintah, keberhasilan FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya ditentukan oleh pertandingan yang berlangsung di lapangan. Kemampuan Indonesia menyelenggarakan ajang tersebut secara aman, tertib dan profesional juga akan menjadi bagian dari penilaian terhadap kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah event olahraga internasional.
Dengan dukungan pemerintah pusat hingga daerah, Indonesia kini memiliki pekerjaan utama untuk memastikan seluruh persiapan selesai tepat waktu sebelum kompetisi bergulir pada September-Oktober 2026.(***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
