Khiev Sameth Dapat Dukungan PSSI untuk Lanjut Pimpin AFF, Erick Ungkap Alasannya
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : pssi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai Asia Tenggara tengah memasuki babak baru dalam perkembangan sepak bola. Di tengah momen itu, ia menegaskan pentingnya kesinambungan kepemimpinan di Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF).
Atas pertimbangan itu, PSSI menyatakan dukungan kepada Mayor Jenderal Khiev Sameth untuk kembali memimpin AFF pada periode 2026–2031.
Erick mengatakan kepemimpinan Khiev Sameth selama beberapa tahun terakhir dinilai mampu menjaga soliditas federasi-federasi anggota sekaligus mendorong peningkatan kualitas kompetisi di kawasan.
“Di bawah kepemimpinan Presiden AFF, Gen. Khiev Sameth, AFF terus menjadi kekuatan yang menyatukan sepak bola Asia Tenggara. AFF berkomitmen besar dalam memperkuat kolaborasi antar asosiasi anggota serta meningkatkan kualitas kompetisi di kawasan kita,” ujar Erick di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Menurut Erick, hubungan PSSI dengan AFF juga berkembang positif. Salah satu indikatornya ialah kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia untuk menjadi penyelenggara berbagai ajang sepak bola tingkat Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.
Transformasi dijalankan PSSI, ungkapnya menjadi salah satu faktor yang mendorong kepercayaan.
Indonesia tercatat menjadi tuan rumah ASEAN U-19 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-17 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-19 Women’s Championship 2025, ASEAN U-16 Girls’ Championship 2025, serta ASEAN U-23 Championship 2025.
Momen itu, tambah Ketua PSSI perlu dijaga, karena kawasan Asia Tenggara kini semakin sering dipercaya menjadi penyelenggara agenda FIFA.
Beberapa turnamen yang disebutnya, antara lain FIFA World Cup U-17 2023 dan FIFA Series 2026 di Indonesia, FIFA Women’s World Cup 2023 di Australia, FIFA Women’s Futsal World Cup 2025 di Filipina, hingga FIFA ASEAN Cup 2026 yang untuk pertama kalinya akan digelar di Indonesia.
“Keberlanjutan kepemimpinan sangat penting karena Asia Tenggara sedang membangun kompetisi level dunia. FIFA telah mempercayakan sejumlah agenda mereka di Asia Tenggara, seperti FIFA World Cup U-17 2023 dan FIFA Series 2026 di Indonesia, FIFA Women’s World Cup 2023 di Australia, FIFA Women’s Futsal World Cup 2025 di Filipina, dan yang paling membanggakan, Indonesia akan menjadi tuan rumah turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026,” urai Erick.
Khiev Sameth telah menjabat sebagai Presiden AFF sejak 2019. Tokoh asal Kamboja itu kembali terpilih tanpa pesaing pada Kongres AFF 2022 dan masa kepemimpinannya saat ini akan berakhir pada 2026.
PSSI berharap kerja sama dengan AFF dan seluruh asosiasi anggota terus berlanjut agar pengembangan sepak bola Asia Tenggara semakin kompetitif dan profesional.
“Kami di PSSI berdiri di belakang Gen. Khiev Sameth. Bersama-sama, kita akan membawa sepak bola Asia Tenggara terbang lebih tinggi,” tutur Erick. (***)/sil
- Penulis: Irwan Wahyudi
