Selasa, 27 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Bidar, TNI & Persatuan, Dari Sungai Musi ke Indonesia Maju

Bidar, TNI & Persatuan, Dari Sungai Musi ke Indonesia Maju

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • visibility 1.662
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU orang Sumatera Selatan ngomong soal sungai, ujung-ujungnya pasti nyambung ke Musi, sungai ini bukan cuma panjang, tapi juga panjang ceritanya. Dari kisah cinta legenda sampai cerita perekonomian, dari mandi bebek sampai lomba bidar. Nah, kali ini sungai jadi saksi gegap gempita Hari Ulang Tahun TNI ke-80, lewat Lomba Bidar Tradisional Piala Pangdam II/Sriwijaya.

Jangan salah, bidar bukan sekadar balap perahu, kalau dilihat dari pinggir, memang isinya orang rame-rame ngaduk air sambil teriak “ayoo, cepet-cepet!”. Tapi kalau diteliti lebih dalam, bidar itu cerminan hidup. Sama kayak TNI, kalau barisan nggak kompak, habis sudah. Mau sekenceng apa ngayuh, kalau nggak serentak, perahu bisa belok sendiri kayak mantan yang tiba-tiba ghosting.

Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, waktu buka lomba ini bilang bahwa bidar itu warisan budaya. Dan betul, budaya lokal tuh kalau nggak dijaga, bisa jadi kayak piring pecah, tinggal kenangan, susah direkatin lagi. TNI masuk dengan gayanya yang khas, yakni disiplin, solid, tegas. Jadi lomba bidar ini kayak perkawinan dua dunia, budaya rakyat yang cair ketemu semangat militer yang keras.

Hasilnya? Ya unik! TNI yang biasanya identik dengan barisan kaku ala defile, kali ini duduk manis di perahu, basah-basahan bareng rakyat. Itu lho, wajah humanis TNI yang sering kita harapkan, bukan cuma jago di darat, laut, dan udara, tapi juga jago main air. Kalau TNI bisa dekat dengan rakyat lewat lomba bidar, dijamin tambah dicintai. Kata Cik Ujang, “setuju ya kalau semakin dicintai rakyat?”. ya jelas setuju, masa enggak?.

Mayjen TNI Ujang Darwis, Pangdam II/Sriwijaya, ngasih laporan, ada 55 tim, total 715 peserta. Kalau dihitung-hitung, jumlahnya bisa bikin stadion mini penuh, tapi yang bikin menarik bukan cuma jumlahnya, melainkan filosofi di baliknya.

Misalnya 13 orang dalam satu perahu, kalau ada satu yang males ngayuh, pasti jadi beban. Kalau ada yang sok jago, perahu bisa miring. Intinya, semua harus nyatu. Ini kan mirip sama kehidupan berbangsa.

Indonesia punya 270 juta penduduk, beda-beda suku, bahasa, hobi, bahkan beda selera sambal. Tapi kalau semuanya kompak, Indonesia bisa ngacir kenceng kayak bidar 1000 meter. Kalau nggak kompak? Ya cuma muter-muter di tengah sungai, capek doang, nggak nyampe-nyampe ke garis finish.

Pepatah bilang “Bersatu kita teguh, bercerai kita galau”. Eh, salah… runtuh, tapi intinya sama, jangan pecah belah.

Jangan lupa, lomba bidar juga punya efek domino, pariwisata, venue-nya di Jakabaring Sport City, yang sudah sering jadi tuan rumah event Internasional.

Kalau bidar ini dikemas kece, bisa jadi atraksi tahunan, wisatawan datang, ekonomi jalan, rakyat senang, pemerintah riang. Bayangin turis luar negeri nonton lomba bidar sambil bilang, “Wow, traditional rowing is so lit!”- kan bangga kita.

Lagi pula, sungai Musi itu living heritage, dari zaman nenek moyang, orang sudah hidup dari sungai. Lomba bidar ini kayak time machine, ngingetin generasi muda bahwa budaya itu bukan cuma tari dan lagu, tapi juga olahraga rakyat.

Jujur, kalau lihat lomba bidar, saya jadi mikir, hidup ini kok mirip ya?. Kalau jalan sendiri-sendiri, kita cuma muter-muter, kalau kompak, kita bisa melesat bareng-bareng dan kalau ada yang cuma duduk manis nggak ngayuh, ya bisa bikin kapal berat.

Sama kayak bangsa ini, ada yang ngayuh (kerja keras), ada yang nyetir (pemimpin), ada yang teriak ayoo semangat (motivator), ada juga yang… numpang makan aja. Nah, tipe terakhir ini yang bikin perahu kebangsaan kita berat.

Dari lomba bidar, kita belajar bahwa budaya lokal itu bukan sekadar hiburan musiman. Ada filosofi, ada kebersamaan, ada identitas. TNI paham betul bahwa dekat dengan rakyat itu bukan cuma soal operasi militer, tapi juga soal berbagi panggung di arena budaya.

HUT ke-80 TNI kali ini bukan hanya selebrasi kekuatan, tapi juga perayaan kedekatan, dan Sumsel sudah memberi contoh lewat air sungai, kita bisa bersatu.

Seperti kata pepatah, “Air tenang menghanyutkan, air bergelombang membangkitkan”, lomba bidar ini membangkitkan semangat kita semua. Jadi, mari ngayuh bersama. Biar Indonesia nggak cuma melaju, tapi juga melaju cepat, jauh, dan kompak.

Selamat ulang tahun TNI ke-80. Terus kuat, terus dicintai rakyat, dan jangan lupa… kalau capek ngayuh, gantian dong sama yang lain!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Microsoft Program ElevAIte segini nilainya, Menkomdigi siap kawal kerjasama dengan baik di RI

    Investasi Microsoft Program ElevAIte segini nilainya, Menkomdigi siap kawal kerjasama dengan baik di RI

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.015
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Microsoft bekerja sama mencanangkan program ElevAIte untuk pelatihan keterampilan Artificial Intelligence (AI). Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan kerja sama ini menghasilkan komitmen investasi Microsoft sebesar Rp27,6 Triliun. “Kami mengucapkan terima kasih ada komitmen investasi sebesar USD1,7 Miliar atau sekitar Rp27,6 Triliun, angka yang merupakan investasi terbesar dalam sejarah 29 […]

  • Masyarakat Harus Waspada, Tahun 2022 Varian Baru Omicron Mengintai

    Masyarakat Harus Waspada, Tahun 2022 Varian Baru Omicron Mengintai

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 737
    • 0Komentar

    MENYONGSONG pergantian tahun 2021 ke 2022 dengan isu penyebaran Omicron di sejumlah negara, termasuk sudah mulai masuk ke Indonesia sehingga masyarakat harus selalu waspada. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid mengajak masyarakat untuk tetap waspada di tengah kondisi pandemi yang berangsur mulai terkendali. Menurutnya, kewaspadaan dan kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan dan 5M menjadi kunci […]

  • Wagub Sumsel Dorong  Pemda Terapkan Transaksi Digital 

    Wagub Sumsel Dorong  Pemda Terapkan Transaksi Digital 

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.414
    • 0Komentar

    DALAM upaya  keamanan kenyamanan masyarakat dalam bertransaksi Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Mawardi Yahya, mendukung penuh percepatan transformasi digital di berbagai aspek kehidupan sosial ekonomi masyarakat di  Sumsel. Menurutnya, digitalisasi dalam transaksi jual beli merupakan yang harus segera dilakukan dan disosialisasikan, dimana Pembayaran secara cashless (non tunai) menggunakan uang elektronik menjadi pilihan agar […]

  • Mohamad Nasir : Kalau Kita Punya Mimpi, Gubernur Sumsel Juga Punya Mimpi

    Mohamad Nasir : Kalau Kita Punya Mimpi, Gubernur Sumsel Juga Punya Mimpi

    • calendar_month Sabtu, 12 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    Tentu harus ada dukungan sumber daya yang berkualitas.

  • Muba Gelorakan Olahraga Hingga ke Desa

    Muba Gelorakan Olahraga Hingga ke Desa

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.325
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Babat Supat- Gelora semangat olahraga yang digalakkan oleh Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex sudah menjalar hingga ke pedesaan di Bumi Serasan Sekate. Tak jarang, Bupati yang juga Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik se-Indonesia tersebut juga secara bertahap memfasilitasi dan menjawab kebutuhan fasilitas olahraga di desa-desa yang ada di Muba. Kali ini, influence olahraga Bupati […]

  • Bangun & Kampanyekan Nilai-Nilai Anti Korupsi di OKI

    Bangun & Kampanyekan Nilai-Nilai Anti Korupsi di OKI

    • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, OKI – Ogan Komering Ilir jadi wilayah ketiga dalam rangkaian Roadshow Bus KPK RI pada 16-18 September 2022. KPK RI memberikan apresiasi pada pemerintah Kabupaten OKI karena capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) dan  Survei Penilaian Integritas (SPI) berada diatas rerata nasional. Wawan Wardiana, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI menyampaikan […]

expand_less
WordPress Archive Themify Flatshop WooCommerce Theme Themify Float WordPress Theme Themify Fullpane WordPress Theme Themify Fullscreen WordPress Theme Themify Funki WordPress Theme Themify Grido WordPress Theme Themify Infinite WordPress Theme Themify Landing WordPress Theme Themify Magazine WordPress Theme Themify Metro WordPress Theme