Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Bentuk Lembaga Pencegahan Karhutla, OKI Gandeng Swasta & CSO, BPBD : Butuh Satu Rumus Permanen Perkuat Sumber Daya & Kapasitas Pelaku Pencegahan

Bentuk Lembaga Pencegahan Karhutla, OKI Gandeng Swasta & CSO, BPBD : Butuh Satu Rumus Permanen Perkuat Sumber Daya & Kapasitas Pelaku Pencegahan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
  • visibility 818
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memiliki komitmen tinggi untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di bumi bende seguguk. Hal ini dibuktikan dengan rencana pembentukan lembaga pencegahan Karhutla yang melibatkan pihak swasta dan organisasi masyarakat sipil.

Hal ini menjadi salah satu kesimpulan dalam diskusi yang diselenggarakan oleh KEMITRAAN bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan dihadiri oleh delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan swasta, akademisi dan organisasi masyarakat sipil.

Bupati OKI, melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Listiadi Martin, S,Sos., MM.  mengatakan perlu dilakukan tindakan preventif dalam pencegahan karhutla di Kabupaten OKI.

“Upaya pencegahan akan menjadi lebih optimal jika dilakukan secara bersama-sama dan tidak hanya menunggu di musim kemarau atau setelah masa kedaruratan Karhutla ditetapkan. Komitmen bersama diwujudkan dalam bentuk kelembagaan yang disepakati bersama sehingga berjalan secara mandiri dan berkelanjutan”, terangnya. (Rabu, 29/9/2021).

Listiadi mengatakan tidak ada cari lain yang lebih ampuh selain kolaborasi lintas sektor untuk mempermudah dalam mencapai tujuan bersama karena Karhutla urusan bersama dan harus diselesaikan secara bersama.

“Satu rumus permanen yang dapat kita lakukan yaitu dengan memperkuat sumber daya dan kapasitas pelaku-pelaku pencegahan karhutla melalui proses peningkatan kapasitas berjenjang dan mengedepankan praktik gotong-royong di semua tingkatan”, imbuhnya.

“Berbagi pengalaman sebelumnya, model kelembagaan dalam pencegahan karhutla tidak hanya pada membentuk organisasi tetapi juga harus didukung dengan pembauran anggaran semua pihak, peningkatan sumberdaya semua tingkatan klaster dan perlunya pendampingan kontinyu dari pihak profesional untuk menuju kemandirian Klaster”, ungkap Iwan Setiawan Ketua Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI).

Untuk mewujudkan kelembagaan berbasis klaster yang melibatkan multi pihak, Kabupaten bersama dengan KEMITRAAN melalui program Strengthening Indonesian Capacity for Anticipatory Peat Fire Management (SIAP-IFM) dengan dukungan dari United Nations Environment Program (UNEP). Ogan Komering Ilir menjadi salah satu dari 3 Kabupaten/Kota di Indonesia yang akan menjadi percontohan penerapan kelembagaan klaster untuk pencegahan Karthutla di Indonesia.

Ridha Yuanita Sutomo, Program Assistant SIAP-IFM KEMITRAAN menyebut program ini merupakan inisiatif bersama untuk mencegah kebakaran di lahan gmbut. “SIAP-IFM Project ini bertujuan untuk menerapkan praktek terbaik dan pendekatan inovatif Manajemen Kebakaran Terintegrasi, untuk mendukung Initiatif Gambut Global (Global Peatland Initiative) dan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Kabupaten Ogan Komering Ilir”, jelasnya.

Ia menyebut, keberhasilan pembentukan kelembagaan berbasis klaster (kelembagaan secara mandiri) dapat mengantisipasi dan mendeteksi lebih awal potensi Karhutla sehingga dapat dicegah. Adapun keterlibatan multi pihak diharapkan membuat daerah lebih efisien dan terstruktur dalam mengelola sumber daya yang ada.

Diskusi menghasilkan beberapa poin penting terkait dengan rencana pencegahan Karhutla di OKI, diantaranya melegalisasi struktur organisasi klaster melalui SK- Bupati, membentuk tim kecil sebagai perumus untuk mendorong terbitnya peraturan pendukung, harmonisasi kelembagaan klaster dengan Satgas Karhutla dan membuat sekretariat kerja bersama Klaster di kantor BPBD.[***]

dra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Titik Api di Sumsel Meningkat, BMKG : Pertengahan September Belum Berpotensi Hujan, Waspada Karhutla dan Kesehatan

    Titik Api di Sumsel Meningkat, BMKG : Pertengahan September Belum Berpotensi Hujan, Waspada Karhutla dan Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.292
    • 0Komentar

    TITIK Api [hotspot] di Sumatera Selatan mengalami peningkatan seiring dengan musim kemarau yang hingga kini masih berlangsung. Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polri, yang dipaparkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan update penanganan Karhutla di Mabes Polri, Jakarta, dilaporkan Rmol, kemarin. Sumsel ungkapnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari 40 menjadi 143. […]

  • Pemerintah Pastikan Dana Jemaah Haji Aman, Masih Berada di Bank Syariah

    Pemerintah Pastikan Dana Jemaah Haji Aman, Masih Berada di Bank Syariah

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 927
    • 0Komentar

    KEPALA Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu memastikan dana jemaah haji aman. Hal ini disampaikan Anggito paska Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan pembatalan keberangkatan jemaah haji 1442 Hijriah (H) /2021 Masehi (M), di Jakarta. “Perlu kami jelaskan, bahwa seluruh dana yang kami kelola aman. Dana tersebut saat ini ditempatkan di bank syariah,” ungkap […]

  • Inclusive Closed Loop Bermula dari Sektor Pangan, Berlanjut ke Pemberdayaan Usaha Kecil

    Inclusive Closed Loop Bermula dari Sektor Pangan, Berlanjut ke Pemberdayaan Usaha Kecil

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.109
    • 0Komentar

    Sinar MasSeptember 11 2023 Sumselterkini.co.id, /Vritimes , [JAKARTA] Board Member Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja mengatakan melalui skema kemitraan inklusif atau inclusive closed loop, pemerintah tak hanya meningkatkan kesejahteraan para petani dan usaha kecil namun juga melahirkan transformasi digital pada ekosistem mereka. “Model inclusive closed loop memampukan petani dan UMKM mengadopsi transformasi digital sehingga meningkatkan […]

  • Eksebisi PON XX , Lampung Merajai Cabor Hapkido Rebut 4 Emas

    Eksebisi PON XX , Lampung Merajai Cabor Hapkido Rebut 4 Emas

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 743
    • 0Komentar

    HAPKIDO, salah satu Cabang Olahraga (Cabor) eksebisi PON XX 2021 Papua, telah selesai menggelar seluruh nomor disiplin yang dipertandingkan di Suni Hotel, Kabupaten Jayapura, Papua. Dari 15 disiplin yang dilombakan, diikuti 15 provinsi. Kontingen Lampung mendapat raihan medali terbanyak dengan empat emas dan satu perak. Setelah disusul, Provinsi DIY dengan tiga emas, satu perak dan […]

  • Pendataan Keluarga 2021, Wabup OKI Pesan Ini Untuk Warga

    Pendataan Keluarga 2021, Wabup OKI Pesan Ini Untuk Warga

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    WAKIL  Bupati OKI, H.M Dja’far Shodiq menjadi orang pertama dalam pendataan keluarga tahun 2021 di lingkungan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kamis (1/4/2021). Shodiq juga secara khusus mengimbau kepada seluruh masyarakat OKI untuk bersedia berpartisipasi dalam pendataan keluarga 2021 dan memberikan data yang valid kepada para petugas lapangan KB Kab. OKI. “Saya mengimbau agar masyarakat Kabupaten […]

  • 53 Teroris Jadi Tersangka Terkait Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

    53 Teroris Jadi Tersangka Terkait Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

    TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menetapkan sebanyak 53 teroris yang menjadi tersangka dalam kasus ledakan bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Semua tersangka telah resmi ditahan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol E.Zulpan, S.IK., menjelaskan bahwa kasus bom bunuh diri Gereja Katedral ini 53 orang tersangka […]

expand_less
WordPress Archive Corpboot – Corporate Website WordPress Theme Corpkit – Business Consulting WordPress Theme Corpo – Corporate Business Elementor Template Kit Corppa – Business & Portfolio Elementor Template Kit CorpTrain | Corporate Training WordPress Theme Corpus – Responsive Corporate WordPress Theme Corredo | Bike Race & Sports Events WordPress Theme Corredo | Motorcycle & Bike Race Sports WordPress Theme Corzo – Consulting WordPress Cosgrove – Medical & Healthcare WordPress Theme