Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » “Wisata Berkualitas, Bukan Wisata Kaleng-Kaleng”

“Wisata Berkualitas, Bukan Wisata Kaleng-Kaleng”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • visibility 1.726
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU dulu yang penting check-in, sekarang yang penting make sense, kalau dulu wisata cuma buat healing, sekarang harusnya juga meaning.
Begitu kira-kira pesan yang diangin-anginkan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat membuka Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) di Maya Resort & Spa Sanur, Bali, Sabtu (11/10/2025).

Bu Menteri ini ngomongnya nggak kaleng-kaleng, katanya, Indonesia ini udah kayak paket lengkap punya laut biru, gunung hijau, budaya kental, dan senyum warga yang bisa bikin turis betah kayak ketemu mantan yang udah tobat. “Dengan lahan dan lautan yang terbentang luas serta budaya yang begitu kuat, kekayaan yang kita miliki bukan hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi juga modal besar untuk masa depan pariwisata Indonesia,” ujar beliau dengan gaya kalem tapi mantap.

Widiyanti menegaskan, zaman kejar target turis sebanyak-banyaknya udah lewat, sekarang yang diburu bukan jumlah kepala, tapi kualitas pengalaman. “Fokus kita bukan pada kuantitas, melainkan pada kualitas,” tegasnya mengutip laman resmi kemenpar.go.id.

Artinya, pemerintah nggak mau lagi pariwisata cuma rame tapi nggak berfaedah, biarin aja yang datang nggak sebanyak dulu, asal mereka pulang bawa kesan, bukan sampah plastik.
Karena, kata pepatah lama “Banyak tamu tanpa manfaat, sama aja kayak hajatan tanpa nasi”.

Bu Menteri juga nyindir halus soal gaya wisata masa kini yang kadang lebih sibuk ngatur angle kamera daripada ngerti makna budaya. “Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan inklusi sosial serta keberlanjutan lingkungan,” katanya.
Dalam bahasa warung kopi,  jangan karena mau konten, sawah orang diinjak, laut dijadikan tong sampah, dan budaya lokal dilupakan.

Kemenpar sekarang lagi ngebut dorong program-program biar wisata kita naik kelas, antara lain, yakni Gerakan Wisata Bersih (biar tempatnya bersih, bukan cuma caption-nya), Kharisma Event Nusantara, Wonderful Indonesia Gastronomy & Wellness, sampai pengembangan Desa Wisata dan rancangan Dana Pariwisata Berkualitas (IQTF).

Nah, yang terakhir ini keren banget, yakni IQTF alias Indonesia Quality Tourism Fund.
Jadi, bukan cuma dananya pariwisata, tapi pariwisatanya punya dana sebab biar nggak cuma niat, tapi juga kuat.

Mantan Menteri Pariwisata Arief Yahya juga sempat kasih wejangan di acara itu, begini katanya, branding itu investasi, kalau citra Wonderful Indonesia naik 10%, dampaknya ke pariwisata bisa 11%. Ibarat parfum, kalau wanginya enak, orang bakal cari sumbernya. “Branding ‘Wonderful Indonesia’ sejatinya adalah bentuk investasi strategis,” kata Arief alias jangan cuma ganti logo, tapi beneran jadi wonderful di lapangan.

Pariwisata kita memang harus mendunia, tapi jangan sampai kehilangan akar, kita ini kaya, tapi kadang lupa menghargai kekayaan sendiri,  ada budaya yang udah ribuan tahun, tapi kalah tenar sama kafe yang baru buka tiga minggu. Padahal, pariwisata sejati itu bukan cuma tentang datang dan foto, tapi tentang belajar, menghargai, dan menjaga.

Oleh sebab itu, Indonesia punya segalanya, seperti  pantai, gunung, budaya, makanan, dan senyum yang nggak dijual di e-commerce mana pun. Tapi semua itu cuma jadi cerita kalau nggak dikelola dengan bijak. Makanya, langkah Menpar Widiyanti untuk fokus ke pariwisata berkualitas ini kayak angin segar di tengah wisata yang makin ribut tapi makin dangkal.

Karena sejatinya, pariwisata yang hebat bukan soal seberapa banyak orang datang, tapi seberapa banyak yang ingin kembali, dan yang lebih penting lagi, seberapa banyak yang mau ikut menjaga.

Mau berwisata? boleh…..tapi ingat, bukan cuma buat healing, tapi juga buat helping yaitu diri sendiri, masyarakat, dan alam kita, karena Indonesia ini udah wonderful tinggal kitanya aja yang jangan forgetful.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update COVID-19 Muba: Bertambah 7 Kasus Positif 

    Update COVID-19 Muba: Bertambah 7 Kasus Positif 

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.110
    • 0Komentar

      GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Selasa (30/3/2021) mengkonfirmasi penambahan 7 kasus positif.  “Ada penambahan 7 kasus positif per 30 Maret 2021,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, penambahan 7 kasus positif yakni diantaranya kasus 1088 Laki-laki usia 51 tahun asal Kayuara, kasus 1089 perempuan 47 tahun […]

  • DPRD Sumsel Gelar Paripurna Pengantar LKPJ Gubernur Tahun 2019 Melalui Vidio Conference

    DPRD Sumsel Gelar Paripurna Pengantar LKPJ Gubernur Tahun 2019 Melalui Vidio Conference

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.642
    • 0Komentar

    Dewan  Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel menggelar Rapat Paripurna XIII dengan agenda  penyampaian pengantar LKPJ Gubernur Sumsel tahun 2019. Rapat paripurna yang digelar ditengah pandemi Covid-19 ini dilakukan secara vidio conference beserta Pemeritah Provinsi Sumsel.     PADA penyampaian laporannya, Gubernur Sumsel Herman Deru menjelaskan, pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumsel terdapat […]

  • 16 BPBD Kab/Kota di Jatim Laporkan Dampak Kerusakan Gempa Bumi di Selatan Malang

    16 BPBD Kab/Kota di Jatim Laporkan Dampak Kerusakan Gempa Bumi di Selatan Malang

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.063
    • 0Komentar

    PUSAT Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima laporan dari 16 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, terkait dampak kerusakan dari Gempabumi Selatan Jawa magnitudo 6,7 [data BMKG] yang terjadi pada Sabtu (10/4/2021). Sebanyak 16 BPBD Kabupaten/Kota tersebut melaporkan adanya kerusakan bangunan mulai dari kategori rusak ringan, rusak […]

  • Keren, Gunakan Online, Di Muba Cetak Izin Usaha Hanya 15 Menit & Izin Profesi 60 Menit

    Keren, Gunakan Online, Di Muba Cetak Izin Usaha Hanya 15 Menit & Izin Profesi 60 Menit

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    PELAYANAN publik di Kabupaten Musi Banyuasin sejak dua tahun belakangan dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Herneri SIP makin canggih dan berkualitas, tidak hanya diimbangi dengan kecanggihan teknologi tetapi juga pelayanan yang baik dan cepat juga terus dimaksimalkan. “DPMPTSP Kabupaten Musi Banyuasin telah memberikan […]

  • Dua Point Masa Adaptasi Kehidupan Baru dari Nasrun Umar

    Dua Point Masa Adaptasi Kehidupan Baru dari Nasrun Umar

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.109
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel dan juga Ketua Forsesdasi H. Nasrun Umar menghadiri Webinar Korpri “Peran Korpri dalam mewujudkan ASN yang Profesional, Modern dan Produktif dalam masa adaptasi kehidupan baru bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (27/8/2020). Webinar Korpri di buka langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refomasi Birokrasi RI, Tjahyo Kumolo. Selain […]

  • Penetrasi Pasar Produk Perikanan di Namibia, KBRI Windhoek Pemerkan Kemajuan Teknologi Akuakultur

    Penetrasi Pasar Produk Perikanan di Namibia, KBRI Windhoek Pemerkan Kemajuan Teknologi Akuakultur

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.306
    • 0Komentar

    WINDHOEK, Namibia – Di tengah pandemi Covid-19 di Namibia, KBRI Windhoek terus menjalin komunikasi dengan para pelaku usaha dan importir di Namibia. Guna penetrasi pasar produk perikanan Indonesia, KBRI Windhoek melakukan pertemuan dengan salah satu pengusaha Namibia di bidang perikanan, Samuel Mutonga (12/01/2022). Dalam pertemuan tersebut, KBRI Windhoek memperkenalkan kemajuan teknologi di bidang akuakultur yang diproduksi […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop eCommerce WordPress Theme MyThemeShop Emaxstore WordPress Theme MyThemeShop Emerald WordPress Theme MyThemeShop Entrepreneurship WordPress Theme MyThemeShop Fashionblog WordPress Theme MyThemeShop Feminine WordPress Theme MyThemeShop Flick WordPress Theme MyThemeShop Fortune WordPress Theme MyThemeShop Fresh WordPress Theme MyThemeShop Frontpage WordPress Theme