Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Pulau Penyengat, Warisan Budaya & Halal jadi Magnet Wisatawan

Pulau Penyengat, Warisan Budaya & Halal jadi Magnet Wisatawan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 1.411
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BICARA wisata halal, banyak orang langsung mikir soal makanan, minuman, dan hotel yang ramah Muslim, tapi coba deh ke Pulau Penyengat, Kepulauan Riau. Di sini, halal bukan sekadar label di kemasan kue atau sertifikat menempel di dinding UMKM.

Halal itu sudah menjadi magnet yang menarik wisatawan sambil membawa berkah ekonomi dan budaya, bagaikan madu yang menempel di jari  manis, lengket, dan bikin ketagihan!

Bayangkan, sebuah pulau kecil dengan bangunan kuno bercat putih, masjid tua yang berdiri anggun, dan aroma rempah khas yang menguar dari dapur warga. Semua elemen itu berbaur jadi satu paket wisata yang ngakak sekaligus mengedukasi. Ngakak? ya, karena beberapa kuliner khas lokal punya nama unik yang bisa bikin turis tersenyum sambil selfie. Tapi di balik tawa itu, ada pesan moral penting yakni kreativitas lokal plus sertifikasi halal sama dengan ekonomi naik kelas.

Sejak Juli 2025, Pulau Penyengat jadi pilot project program sertifikasi halal, hingga Oktober, 438 produk UMKM sudah resmi halal, dan 24 di antaranya berasal dari desa ini sendiri.

Mulai dari keripik pisang renyah, kue tradisional, sampai kopi robusta yang bikin mata melek pagi-pagi. Dengan sertifikasi ini, wisatawan Muslim nggak perlu pusing mikir halal atau nggak?, tinggal nikmati kuliner sambil selfie ala influencer.

Yang bikin seru, konsep wisata halal di sini bukan hanya soal makanan, karena budaya dan heritage Islami jadi daya tarik tersendiri. Masjid Sultan Riau yang berdiri sejak abad ke-19, makam Sultan Mahmud dan artefak bersejarah lainnya, membuat wisatawan merasa sedang menapaki lembaran sejarah.

Ditambah lagi, warga setempat ramah-ramah, siap menyapa pengunjung dengan logat Melayu yang manis dan humor ringan. Ada cerita lucu warga yang bilang, kalau makanan kita halal, hati juga ikut senang, nggak cuma perut, bener juga, ya.

Dari sisi ekonomi, efeknya nggak main-main, karena sertifikasi halal bikin produk lokal lebih kompetitif. Kini UMKM bisa menembus pasar Internasional.

Bahkan menarik wisatawan dari Rusia, Korea Selatan, hingga AS. Bagi mereka, halal bukan cuma soal agama, tapi juga simbol kualitas, transparansi, dan kesehatan. Jadi, Pulau Penyengat nggak cuma sekadar tempat liburan, tapi juga laboratorium ekonomi mikro yang kreatif dan berkelas dunia.

Oleh karena itu, pengalaman wisatawan ini ibarat tiga pilar yang menopang bangunan ekonomi dan budaya Pulau Penyengat. Kalau salah satu hilang, dampaknya terasa. Misalnya, tanpa sertifikasi halal, turis Muslim mungkin mikir dua kali. Tanpa budaya dan heritage, mereka hanya selfie di pantai tanpa meninggalkan cerita, dan tanpa humor lokal, pengalaman wisata jadi kaku dan hambar.

Jadi peliharalah budaya, beri standar yang jelas, dan jangan lupa tertawa, dan humor lokal yang ringan bisa jadi senjata ampuh buat menarik perhatian wisatawan dan membuat mereka betah.

Pulau Penyengat membuktikan kalau wisata halal itu lebih dari sekadar label, ia adalah strategi cerdas untuk menyeimbangkan ekonomi, budaya, dan agama secara harmonis.

Selain itu, Pulau Penyengat adalah contoh nyata bagaimana desa kecil bisa jadi bintang di peta wisata global, dengan sertifikasi halal, kuliner khas, heritage Islami, dan sentuhan humor lokal, pulau ini menunjukkan bahwa wisata halal itu bisa bikin ngakak, kenyang, dan kaya sekaligus. Jadi, kalau ada yang bilang wisata halal itu membosankan, coba ke sini. Dijamin, pulang-pulang bukan cuma oleh-oleh kue, tapi juga tawa dan inspirasi.

Kalau diibaratkan, Pulau Penyengat adalah madu budaya yang lengket di lidah dunia, manis, menyehatkan, dan bikin semua orang kembali lagi.

Nah, buat para pelaku UMKM, pemerintah, dan penggiat pariwisata, ini contoh nyata bahwa kolaborasi yang tepat bisa mengubah desa kecil jadi destinasi besar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Jadi, tunggu apa lagi? Pulau Penyengat bukan sekadar pulau kecil di peta, tapi magnet halal yang siap bikin dunia ikut tersenyum, kenyang, dan ngakak bareng.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasad Korban Kecelakaan Bus Sriwijaya Hadir Di Akad Nikah Anaknya

    Jasad Korban Kecelakaan Bus Sriwijaya Hadir Di Akad Nikah Anaknya

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    DIBAWAH cuaca mendung dan tidak bersahabat tidak menghalangi Wakil Bupati Kabupaten Banyuasin, H. Slamet untuk menghadiri acara akad nikah, salah satu korban kecelakaan Bus Sriwijaya di Jurang Liku Lematang, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Selain menghadiri dan menjadi saksi, kedatangan Wakil Bupati, juga sekalian melayat Almarhum Warsono di rumah duka tersebut. Tampak suasana duka menyimuti hari […]

  • 49 Nama Penerima BLT DD Lingkis Dicoret

    49 Nama Penerima BLT DD Lingkis Dicoret

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.291
    • 0Komentar

    KEBIJAKAN Pemerintah Desa Lingkis Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel, dengan menggeser dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa guna keperluan lain dinilai sewenang-wenang oleh warga setempat. Selain tidak mengindahkan sejumlah peraturan terkait bantuan warga desa terdampak Covid-19. Penyaluran BLT yang terkesan tebang pilih bila tidak diatasi, tentu akan memicu kerawanan sosial baru. Hal […]

  • Peluang Gelora Jakabaring Terganjal Lapangan Pendukung

    Peluang Gelora Jakabaring Terganjal Lapangan Pendukung

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.240
    • 0Komentar

    PELUANG Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 tahun 2021 mendatang belum tertutup. Hal itu terjawab dalam kunjungan jajaran PSSI ke komplek Jakabaring Sport City (JSC), Selasa (11/2). Ketua Umum PSSI Komjen Pol M Iriawan bersama Sekjen Ratu Tisha Destria serta rombongan pengurus melakukan inspeksi ke stadion yang pernah menjadi tempat perhelatan […]

  • Update Covid-19 Sumsel; 693 Positif, 1 Pasien Meninggal Dari Palembang

    Update Covid-19 Sumsel; 693 Positif, 1 Pasien Meninggal Dari Palembang

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 954
    • 0Komentar

    KASUS positif terinfeksi virus Corona di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus mengalami peningkatan. Per hari ini, Jumat (22/5/2020), penambahan kasus positif Corona bertambah 19 pasien lagi, sehingga total positif Corona di Sumsel menjadi 693 orang. Juru Bicara Percepatan Penangangan Covid-19 di Sumsel, Yusri, SKM, MKM press conference melalui aplikasi zoom di Command Center Pemprov Sumsel, sore ini, […]

  • Lansia Sumsel Pacu Adrenalin, Tetap Sehat & Melek Digital

    Lansia Sumsel Pacu Adrenalin, Tetap Sehat & Melek Digital

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    DI tengah arus perubahan yang semakin cepat, lansia di Sumatera Selatan membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap aktif, sehat, dan produktif. Jumat (13/3/2026) di Auditorium Graha Bina Praja menjadi saksi pelantikan dan pengukuhan Kepengurusan Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Provinsi Sumatera Selatan Masa Bhakti 2025-2030. Acara ini bukan hanya seremoni formal, para lansia hadir […]

  • Ada Tempat Swafoto Gratis di Muba, Penasaran ? Coba Main Yuk Ditaman Belakang Rumdin Bupati

    Ada Tempat Swafoto Gratis di Muba, Penasaran ? Coba Main Yuk Ditaman Belakang Rumdin Bupati

    • calendar_month Sabtu, 19 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.777
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Meski belum diberi nama secara resmi, namun taman yang baru dibangun tepat di belakang rumah dinas (rumdin) Bupati Muba atau yang dikenal Griya Pendopoan Serasan Sekate mulai diserbu warga jadi tempat spot swafoto terbaru warga Bumi Serasan Sekate. Pantauan dilokasi tampak muda-mudi di Sekayu riang gembira swafoto bersama, bahkan taman yang saat […]

expand_less
WordPress Archive ArtSpace – Wall Art & Print Shop WordPress theme Artsy – Tattoo Studio Elementor Template Kit Artvista – Art Gallery & Museum WordPress Theme Artwork – Painting Wall Preview Pupop Plugin | WooCommerce WordPress Aruba – Minimal Ajax WordPress Portfolio Theme Arvo – A Clever & Flexible Multipurpose WordPress Asa – Responsive Coming Soon Template Asata – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Asaya – Yoga & Meditation Elementor Kit Ascen – Childcare & Kids Education WordPress Theme