Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Pingin Wisata Edukasi Peternakan Lebih Optimal, Sumbang Sepasang Domba Untuk Desa Wisata Cisande, Disambut Atraksi Marching Band Opa-Oma Lensia Ditengah Sawah, Ini Asa Menparekraf Sandiaga

Pingin Wisata Edukasi Peternakan Lebih Optimal, Sumbang Sepasang Domba Untuk Desa Wisata Cisande, Disambut Atraksi Marching Band Opa-Oma Lensia Ditengah Sawah, Ini Asa Menparekraf Sandiaga

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 4.156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong potensi wisata edukasi peternakan di Desa Wisata Cisande, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebagai salah satu bentuk dukungan, Menparekraf Sandiaga memberikan sepasang domba untuk bisa dikembangkan masyarakat.

Menparekraf Sandiaga saat melakukan visitasi 50 desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Desa Wisata Cisande, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/9/2021), menjelaskan, Desa Wisata Cisande, Kabupaten Sukabumi, memiliki potensi desa wisata berbasis edukasi peternakan. Desa Wisata Cisande menyuguhkan ragam kegiatan dengan nilai-nilai edukasi peternakan untuk wisatawan, seperti budidaya ikan hias dan lele.

Namun menurutnya masih ada yang kurang untuk dikembangkan, yakni peternakan domba. Oleh karenanya, ia memberikan sepasang domba yang ia beri nama “AD dan WI” yang diharapkan dapat membantu Desa Wisata Cisande dalam mengembangkan desa wisata berbasis edukasi peternakan.

“Di sini sudah ada perikanan, lalu juga ada agrowisata tetapi peternakan belum lengkap. Oleh karena itu, saya menyumbangkan sepasang domba kepada Desa Wisata Cisande supaya menjadi permodalan wisata edukasi peternakan. Kita kasih nama si AD dan WI, singkatan dari Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Harapannya sepasang domba ini menjadi permodalan wisata edukasi peternakan,” ujar Sandiaga. Desa Wisata Cisande juga memiliki potensi kegiatan wisata edukasi lainnya seperti menghias layang-layang caping juga menanam padi. Desa tersebut juga memiliki segudang daya tarik berupa kegiatan outbond flying fox, panahan, river tubing, camping ground serta Bukit Cemara.

Desa Wisata Cisande juga menonjolkan nilai budaya setempat dengan menghadirkan taman kuliner yang di dalamnya ada angkringan, warung kopi, dan kegiatan cooking traditional class khas Cisande.

Wisatawan juga dapat berkunjung ke rumah produksi kriya sandal jepit, rumah produksi permainan tradisional khas Cisande, rumah produksi anyaman bambu, rumah produksi abon lele, rumah produksi batik khas kecamatan Cicantayan, Sukabumi serta pakaian khas pangsi.

Dengan beragam potensi itu, Sandiaga menjelaskan bahwa Desa Wisata Cisande memiliki potensi wisata yang tidak hanya menarik, tapi juga berkelanjutan, punya potensi bersaing dengan desa wisata kelas dunia, hingga mampu mendorong pembangunan daerah kesejahteraan rakyat.

“Desa Wisata Cisande sebagai peserta dari 1.831 jaringan desa wisata dan Jawa Barat menjadi perwakilan dari 50 desa wisata terbaik. Kita harapkan desa wisata ini dapat membangun Indonesia,” ujar Sandiaga.

 

Sawer Opa-Oma Pemain Marching Band

Saat tiba di Agrowisata Cisande, Menparekraf Sandiaga disambut oleh marching band Opa-Oma, yang pemainnya terdiri dari para lansia. Sandiaga juga menyawer pemain marching band Opa-Oma yang merupakan tradisi dari Desa Cisande.

“Opa-Oma semangatnya luar biasa sekali dalam mendukung daya tarik wisata di desa ini. Semangatnya patut kita tiru,” ujar Sandiaga.

Marching band Opa-Oma di Desa Wisata Cisande ini terbentuk sejak tahun 2015. Tujuan dibentuknya marching band ini adalah sebagai daya tarik di Desa Wisata Cisande. Uniknya, para pemain marching band Opa-Oma yang rata-rata berusia 50-70 tahun ini sebelumnya tidak memiliki pengalaman sebagai pemain marching band di usia muda.

Selanjutnya, Sandiaga juga menjumpai booth souvenir fesyen (baju tani atau pangsi), kriya yang berupa kerajinan tangan bambu, bunga lipat dari uang, caping. Ia juga melihat proses pembuatan makanan khas Cisande, dan turut mencoba membuat nasi di tungku dan menggoreng comro bersama ibu-ibu setempat.

Sandiaga juga menyempatkan untuk memberi makan ikan dan bermain panah, hingga menerbangkan layang-layang bersama anak-anak di Desa Cisande.[***]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerahkan Tiga Pilar, Pemkot maksimalkan Vaksinasi Massal

    Kerahkan Tiga Pilar, Pemkot maksimalkan Vaksinasi Massal

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 851
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang melalui 3 pilar terus lakukan percepatan program vaksinasi melalui vaksinasi massal, seperti yang dilakukan di kantor Kecamatan Kemuning, Jalan Pipa Reja Palembang, Kamis (14/10) Dalam pelaksanaan vaksinasi massal tersebut, antusias masyarakat dari berbagai Kelurahan yang ada di Kecamatan nampak sangat terlihat dalam mengikuti pelaksanaan vaksinasi. “Ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi […]

  • “Ketika Hutan Mulai Batuk, Sumsel Bersinergi, Dari Helikopter Water Bombing sampai Pepatah Lahan Jangan Dibakar, Disiram Saja!”

    “Ketika Hutan Mulai Batuk, Sumsel Bersinergi, Dari Helikopter Water Bombing sampai Pepatah Lahan Jangan Dibakar, Disiram Saja!”

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 549
    • 0Komentar

    SEBUAH desa kecil di pinggiran Kabupaten Ogan Ilir, hiduplah seorang petani nanas bernama Jaiman (37). Pagi itu, ia sedang duduk di bawah pohon jambu yang tumbuh di tepi ladangnya. Kopi hitam pekat mengepul di cangkir kalengnya, sementara matanya memandang ke arah hutan yang mulai menguning. “Kalau Agustus datang, biasanya hutan itu mulai batuk,” katanya lirih. […]

  • Pelaku Ekonomi Kreatif  Di Cimahi Dipermudah Akses Permodalannya, Cara Ini Dilakukan Sandiaga Uno

    Pelaku Ekonomi Kreatif  Di Cimahi Dipermudah Akses Permodalannya, Cara Ini Dilakukan Sandiaga Uno

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.383
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, akan berupaya meningkatkan kolaborasi dengan PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai upaya untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya di Cimahi, Jawa Barat. Dalam kunjungannya ke kantor PNM Cimahi, Jumat (10/9/2021), Sandiaga mengatakan PNM sebagai BUMN yang bergerak di bidang […]

  • Titik Api Meningkat di Sungai Keruh, BPBD Muba Sosialisasi Cegah Karhutbulah

    Titik Api Meningkat di Sungai Keruh, BPBD Muba Sosialisasi Cegah Karhutbulah

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Sungai Keruh – Titik api meningkat di Kecamatan Sungai Keruh membuat Pemkab Muba bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Karhutbulah). Kegiatan itu dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Keruh, Senin (29/5/2023). “Ini (sosialisasi Karhutbulah) kita lakukan untuk menindaklanjuti karena dalam beberapa hari […]

  • Infineon akan mengakuisisi Sistem GaN, perkuat portofolio GaN

    Infineon akan mengakuisisi Sistem GaN, perkuat portofolio GaN

    • calendar_month Sabtu, 4 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, MUNICH, JERMAN DAN OTTAWA, KANADA – Media OutReach -Infineon Technologies AG (FSE: IFX / OTCQX: IFNNY) dan GaN Systems Inc. (“GaN Systems”) mengumumkan bahwa perusahaan telah menandatangani perjanjian definitif di mana Infineon akan mengakuisisi GaN Systems senilai US$830 juta. GaN Systems adalah pemimpin teknologi global dalam pengembangan solusi berbasis GaN untuk konversi daya. Perusahaan […]

  • Banjir Kapuas Hulu, Sebanyak 19.121 Jiwa Terdampak

    Banjir Kapuas Hulu, Sebanyak 19.121 Jiwa Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 856
    • 0Komentar

    JUMLAH warga terdampak banjir di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu bertambah. Berdasarkan laporan perkembangan data dan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu, jumlah warga terdampak menjadi 7.357 KK/ 19.121 jiwa per Sabtu (17/7) pukul 10.00 WIB. Adapun warga terdampak banjir yang terjadi sejak 13 Juli 2021 itu terbagi di beberapa wilayah kecamatan […]

expand_less
WordPress Archive eClipse – Photography Portfolio WordPress Theme Eco Nature – Environment & Ecology WordPress Theme Eco Press – Nature, Ecology & NGO WordPress Theme Eco Recycling – Ecology & Nature WordPress Theme EcoClean – House Cleaning Company WordPress Theme eCode WP – Multipurpose WooCommerce Elementor Theme EcoGrow – Green Farming & Agriculture WordPress Theme EcoHosting | Responsive Hosting and WHMCS WordPress Theme Ecoife – Charity Fundraising Elementor Template Kit Ecoland – Single Property WordPress Theme