Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Pentas Borobudur: Seni Lokal Seru, Gratis & Bikin Kangen

Pentas Borobudur: Seni Lokal Seru, Gratis & Bikin Kangen

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 3.127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BIASANYA Borobudur cuma dikenal sebagai spot selfie ala influencer yang sibuk pose “peace” sambil berpeluh karena matahari, sekarang siap-siap deh mata, telinga, dan perut kamu dimanjain sama PENTAS Borobudur: Ngangeni!. Iya, beneran. Ngangeni, artinya bikin kangen. Tapi jangan salah, kangen di sini bisa sambil ngakak.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) hadir untuk membuktikan kalau Borobudur itu nggak cuma candi dan stiker WhatsApp bertema budaya. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu, menjelaskan, “PENTAS Borobudur: Ngangeni” adalah cara kami memperkuat atraksi budaya di Destinasi Pariwisata Prioritas Borobudur. Jadi, Borobudur nggak cuma indah dilihat, tapi juga hidup dan ramai dengan kreativitas seniman lokal.

Acara ini dijadwalkan 31 Oktober 2025, mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB di Amphitheater Museum dan Kampung Seni Borobudur, Magelang. Jadi buat kamu yang biasa pulang kerja cuma tidur dan scroll medsos, siap-siap disuguhi pertunjukan yang bikin mata melek, telinga melek, dan kadang ngakak sambil garuk-garuk kepala “Ini serius atau lucu sih?”

Yang bakal tampil antara lain, Aftershine, yang hits-nya nggak cuma di Spotify tapi juga di hati penggemar “Ngatmombilung”, yang bisa bikin kamu mikir keras sambil senyum-senyum sendiri dan Sekar Rimba Nusantara, yang bikin mata dan telinga nggak bisa tidur nyenyak karena saking cantik dan enerjiknya.

Selain itu, sanggar lokal nggak kalah seru, seperti Sanggar Erlangga Koperasi Medang Kamulan dan Sanggar Museum Kampung Seni Borobudur. Bayangkan deh, satu panggung penuh seni, tapi masing-masing membawa bumbu humor lokal yang bikin kamu ketawa ngakak sampai pipi pegal.

Vinsen panggilan akrab Vinsensius Jemadu dalam rilis resmi kemenpar menjelaskan, pemilihan Kampung Seni Borobudur sebagai lokasi acara bukan asal pilih. “Ini untuk mendukung destinasi baru di sekitar Candi Borobudur,” katanya. Jadi, sambil nonton pentas, kamu bisa sekalian keliling kampung seni. Ibarat pepatah Jawa “Sekali datang, rindu datang lagi”. Nah, kalau kamu absen, siap-siap deh menyesal karena budaya Borobudur bakal bikin kangen setengah mati.

Tema acara “Ngangeni” sengaja dipilih karena wisata budaya selalu meninggalkan kesan mendalam. Bayangkan, kamu duduk santai, ada jagung bakar, suara gamelan, sedikit canda, sedikit drama, ditambah sesekali penampilan bikin ngakak. Hati kamu? Hangat. Mata kamu? Terhibur. Dan yang pasti, jari-jari kamu nggak sabar ambil foto buat feed Instagram.

Selain hiburan, pentas ini juga punya misi serius tapi tetap seru: mendukung UMKM dan pelaku ekonomi kreatif lokal. Jadi sambil tertawa, kamu juga ikut bantu ekonomi lokal. Bayangkan kamu nonton, terus beli kerajinan tangan unik yang bisa jadi oleh-oleh, dan langsung bikin temen-temenmu iri. Hitung-hitung, sambil ngakak, kamu juga jadi dermawan.

Kalau diibaratkan makanan, PENTAS Borobudur ini, seperti nasi campur lengkap ada yang manis, ada yang pedas, ada yang asin, semua bercampur jadi satu rasa yang bikin lidah bergoyang. Bedanya, ini bukan makanan, tapi pertunjukan seni. Bedanya lagi, efeknya bukan kenyang di perut, tapi kenyang di hati.

Acara ini gratis, loh! Jadi jangan sampai kamu bilang, “Ah, terlalu mahal,” karena yang gratis ini malah paling berkesan. Kamu bisa datang bareng keluarga, teman, atau gebetan yang lagi PDKT. Bayangin deh, sambil ketawa bareng nonton pertunjukan, hati bisa makin dekat. Siapa tahu, ketawa bareng bisa bikin gebetan nempel terus, ibarat lem yang kuat banget.

Oleh karena itu, PENTAS Borobudur: Ngangeni bukan cuma hiburan semata. Ini pengalaman budaya yang bikin hati kangen, mata senang, telinga melek, dan perut ngakak. Selain itu, event ini juga memperkuat citra Borobudur sebagai destinasi wisata berbasis budaya yang kreatif, ramah, dan berkelanjutan. Jadi kalau kamu belum ke sini, siap-siap deh menyesal kalau kelewatan.

Jadi, kalau kamu masih ragu, ingat pepatah “Sekali datang, hati tertinggal, rasa kangen datang lagi”. Nah, Borobudur udah nyiapin panggungnya, tinggal kamu yang datang, duduk santai, ketawa ngakak, dan pulang bawa kangen… plus cerita lucu buat teman-temanmu.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imlek dan Cap Go Meh Lantern Festival, Palembang Siapkan Even Kearifan Lokal, Apa Ya ?

    Imlek dan Cap Go Meh Lantern Festival, Palembang Siapkan Even Kearifan Lokal, Apa Ya ?

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.146
    • 0Komentar

    MASYARAKAT keturunan Tiong Hoa di Palembang tak lama lagi akan merayakan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh. Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang mendukung tradisi itu, guna mendorong kunjungan wisata di Palembang, terutama pada Perayaan Cap Go Meh yang dipusatkan di Pulau Kemaro. Bukan saja masyarakat keturunan Tiong Hoa di Palembang saja, yang akan mengunjung Pulau […]

  • Update COVID-19 Muba: Penambahan 1 Kasus Positif

    Update COVID-19 Muba: Penambahan 1 Kasus Positif

    • calendar_month Senin, 11 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Senin (11/1/2021) mengkonfirmasi 1 penambahan kasus positif. “Ada penambahan 1 kasus positif per 11 Januari 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peraturan SS MKes. Sefti merinci, adapun penambahan 1 kasus positif yakni kasus 792 Laki-laki usia 57 tahun asal Desa Muara Punjung Babat Toman. Diketahui, hingga 11 […]

  • Kadinkes Sumsel : Jumlah Pasien Sembuh Melebihi Jumlah Kasus Aktif, Banyuasin Luar Biasa

    Kadinkes Sumsel : Jumlah Pasien Sembuh Melebihi Jumlah Kasus Aktif, Banyuasin Luar Biasa

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    PENCEGAHAN dan Penanganan dampak covid 19 yang telah dilakukan Pemkab Banyuasin dalam hal ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di Kabupaten Banyuasin sudah berjalan sangat efektif. Karena semuanya sudah berjalan sesuai dengan Standar Operasi Prosedur (SOP) yang telah di tetapkan Pemerintah Pusat. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Dra Lesti Nurainy, Apt.MKes yang […]

  • Jalan Menuju 4 Desa di Kecamatan Betung Ini Kembali Mulus, Warga Puas dengan Kinerja Bupati & Wakil

    Jalan Menuju 4 Desa di Kecamatan Betung Ini Kembali Mulus, Warga Puas dengan Kinerja Bupati & Wakil

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.403
    • 0Komentar

    JALAN Desa Lubuk Karet, dari Simpang Pancur menuju Desa Taja Raya II, Desa Taja Raya I, dan Desa Taja Mulya, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin telah rampung diperbaiki. Kini, masyarakat merasa puas dengan respon Pemkab Banyuasin untuk membangun jalan tersebut. Salah satu perwakilan masyarakat Jupriadi, S. I.P mengucapkan terimakasih kepada Bupati Askolani  dan Wakil Bupati Banyuasin […]

  • Ini Hasil Rapat DPRD Muba ke -22

    Ini Hasil Rapat DPRD Muba ke -22

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 925
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, MUBA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-22 dalam rangka Penyampaian Usul Pembentukan Peraturan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin tentang tata tertib DPRD bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba.Senin, (24/09/2018). Rapat yang dihadiri oleh Wakil Bupati Muba Beni Hernedi dan dipimpin langsung oleh […]

  • Jerman Kekurangan Pekerja, Bisakah RI Kirim 4.000 SDM?

    Jerman Kekurangan Pekerja, Bisakah RI Kirim 4.000 SDM?

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    INDUSTRI di Jerman kekurangan tenaga kerja terampil. Indonesia menyiapkan 4.000 SDM industri untuk menutup peluang ini. Kerja sama baru ini ditandatangani di Frankfurt pada 25 Februari 2026 lalu. Kebutuhan tambahan pekerja di Jerman muncul di berbagai sektor industri, dari manufaktur hingga teknologi, agar aktivitas produksi tetap berjalan dan rantai pasok industri tidak terganggu. Kerja sama […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Cart Messages Premium YITH WooCommerce Catalog Mode Premium YITH WooCommerce Checkout Manager Premium YITH WooCommerce Color and Label Variations Premium YITH WooCommerce Compare Premium YITH WooCommerce Coupon Email System Premium YITH WooCommerce Custom Order Status Premium YITH WooCommerce Customer History Premium YITH WooCommerce Customize My Account Page Premium YITH WooCommerce Delivery Date Premium