Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Pentas Borobudur: Seni Lokal Seru, Gratis & Bikin Kangen

Pentas Borobudur: Seni Lokal Seru, Gratis & Bikin Kangen

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 3.117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BIASANYA Borobudur cuma dikenal sebagai spot selfie ala influencer yang sibuk pose “peace” sambil berpeluh karena matahari, sekarang siap-siap deh mata, telinga, dan perut kamu dimanjain sama PENTAS Borobudur: Ngangeni!. Iya, beneran. Ngangeni, artinya bikin kangen. Tapi jangan salah, kangen di sini bisa sambil ngakak.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) hadir untuk membuktikan kalau Borobudur itu nggak cuma candi dan stiker WhatsApp bertema budaya. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu, menjelaskan, “PENTAS Borobudur: Ngangeni” adalah cara kami memperkuat atraksi budaya di Destinasi Pariwisata Prioritas Borobudur. Jadi, Borobudur nggak cuma indah dilihat, tapi juga hidup dan ramai dengan kreativitas seniman lokal.

Acara ini dijadwalkan 31 Oktober 2025, mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB di Amphitheater Museum dan Kampung Seni Borobudur, Magelang. Jadi buat kamu yang biasa pulang kerja cuma tidur dan scroll medsos, siap-siap disuguhi pertunjukan yang bikin mata melek, telinga melek, dan kadang ngakak sambil garuk-garuk kepala “Ini serius atau lucu sih?”

Yang bakal tampil antara lain, Aftershine, yang hits-nya nggak cuma di Spotify tapi juga di hati penggemar “Ngatmombilung”, yang bisa bikin kamu mikir keras sambil senyum-senyum sendiri dan Sekar Rimba Nusantara, yang bikin mata dan telinga nggak bisa tidur nyenyak karena saking cantik dan enerjiknya.

Selain itu, sanggar lokal nggak kalah seru, seperti Sanggar Erlangga Koperasi Medang Kamulan dan Sanggar Museum Kampung Seni Borobudur. Bayangkan deh, satu panggung penuh seni, tapi masing-masing membawa bumbu humor lokal yang bikin kamu ketawa ngakak sampai pipi pegal.

Vinsen panggilan akrab Vinsensius Jemadu dalam rilis resmi kemenpar menjelaskan, pemilihan Kampung Seni Borobudur sebagai lokasi acara bukan asal pilih. “Ini untuk mendukung destinasi baru di sekitar Candi Borobudur,” katanya. Jadi, sambil nonton pentas, kamu bisa sekalian keliling kampung seni. Ibarat pepatah Jawa “Sekali datang, rindu datang lagi”. Nah, kalau kamu absen, siap-siap deh menyesal karena budaya Borobudur bakal bikin kangen setengah mati.

Tema acara “Ngangeni” sengaja dipilih karena wisata budaya selalu meninggalkan kesan mendalam. Bayangkan, kamu duduk santai, ada jagung bakar, suara gamelan, sedikit canda, sedikit drama, ditambah sesekali penampilan bikin ngakak. Hati kamu? Hangat. Mata kamu? Terhibur. Dan yang pasti, jari-jari kamu nggak sabar ambil foto buat feed Instagram.

Selain hiburan, pentas ini juga punya misi serius tapi tetap seru: mendukung UMKM dan pelaku ekonomi kreatif lokal. Jadi sambil tertawa, kamu juga ikut bantu ekonomi lokal. Bayangkan kamu nonton, terus beli kerajinan tangan unik yang bisa jadi oleh-oleh, dan langsung bikin temen-temenmu iri. Hitung-hitung, sambil ngakak, kamu juga jadi dermawan.

Kalau diibaratkan makanan, PENTAS Borobudur ini, seperti nasi campur lengkap ada yang manis, ada yang pedas, ada yang asin, semua bercampur jadi satu rasa yang bikin lidah bergoyang. Bedanya, ini bukan makanan, tapi pertunjukan seni. Bedanya lagi, efeknya bukan kenyang di perut, tapi kenyang di hati.

Acara ini gratis, loh! Jadi jangan sampai kamu bilang, “Ah, terlalu mahal,” karena yang gratis ini malah paling berkesan. Kamu bisa datang bareng keluarga, teman, atau gebetan yang lagi PDKT. Bayangin deh, sambil ketawa bareng nonton pertunjukan, hati bisa makin dekat. Siapa tahu, ketawa bareng bisa bikin gebetan nempel terus, ibarat lem yang kuat banget.

Oleh karena itu, PENTAS Borobudur: Ngangeni bukan cuma hiburan semata. Ini pengalaman budaya yang bikin hati kangen, mata senang, telinga melek, dan perut ngakak. Selain itu, event ini juga memperkuat citra Borobudur sebagai destinasi wisata berbasis budaya yang kreatif, ramah, dan berkelanjutan. Jadi kalau kamu belum ke sini, siap-siap deh menyesal kalau kelewatan.

Jadi, kalau kamu masih ragu, ingat pepatah “Sekali datang, hati tertinggal, rasa kangen datang lagi”. Nah, Borobudur udah nyiapin panggungnya, tinggal kamu yang datang, duduk santai, ketawa ngakak, dan pulang bawa kangen… plus cerita lucu buat teman-temanmu.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Media Massa jadi Wadah Kampanye Politik

    Media Massa jadi Wadah Kampanye Politik

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.043
    • 0Komentar

    APA yang kita ketahui tentang media massa. Seiring berkembangnya zaman yang membuat teknologi berkembang dengan begitu sangat pesat di seluruh duia Tentunya kalian sudah tidak asing lagi bukan dengan penyebutan media massa atau sosmed. Social media atau media massa ini merupakan tempat dimana sering terjadinya komuikasi antar indivu dengan individu lainnya yang saling terjaga, dapat […]

  • SEMANGAT GOTONG ROYONG : Cara KKP Ringankan Beban Korban Gempa Cianjur

    SEMANGAT GOTONG ROYONG : Cara KKP Ringankan Beban Korban Gempa Cianjur

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Cianjur – Kementerian Kelautan dan Perikanan mengirimkan bantuan ikan beku, obat-obatan hingga beras untuk para korban gempa bumi magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).   Penyerahan bantuan secara simbolis kepada korban gempa dilakukan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Posko Pengungsian Desa Ciherang, Kecamatan Pacet. Ada […]

  • Sah, 4 Pimpinan DPRD Sumsel Ucapkan Sumpah dan Janji 

    Sah, 4 Pimpinan DPRD Sumsel Ucapkan Sumpah dan Janji 

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.178
    • 0Komentar

    EMPAT Pimpinan DPRD Prov. Sumsel masa jabatan 2019-2024 resmi dikukuhkan melalui sumpah dan janji oleh Ketua Pengadilan Tinggi [PT] Sumsel dalam Rapat Paripurna ke III DPRD Sumsel. Ke empat pimpinan tersebut, antara lain, Politisi senior Partai Golkar RA Anita Noeringhati,  Giri Ramanda N Kiemas (PDIP), Kartika Sandra Desi (Gerindra) dan Muchendi Mahzarrkki (Demokrat). Agenda, pengucapan […]

  • Ada Masalah Soal Sampah, Silahkan Hubungi Call Center DLH Muba

    Ada Masalah Soal Sampah, Silahkan Hubungi Call Center DLH Muba

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 756
    • 0Komentar

    DINAS Lingkungan Hidup (DLH) Musi Banyuasin mengeluarkan inovasi baru dengan melakukan launching call center kebersihan, Rabu (17/3/2021). Call center kebersihan berrujuan untuk menerima laporan masyarakat terkait persoalan sampah. “Hari ini, kita launching call center dengan nomor 0822 1301 9198. Jadi masyarakat bisa melaporkan permasalahan mengenai sampah,” ujar Kepala DLH Muba, Andi Wijaya Busro. Dibentuknya call […]

  • Ini Cerita Singkat Walkot Palembang Terkait Agro Wisata Tanjung Sakti

    Ini Cerita Singkat Walkot Palembang Terkait Agro Wisata Tanjung Sakti

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.025
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang H. Harno Joyo yang juga sebagai tokoh masyarakat  Tanjung Sakti mengatakan, sebelumnya Agro Wisata Tanjung Sakti merupakan kampung disisi kanannya terdapat air terjun. Dimana saat dirinya masih kecil kerap kali mandi dilokasi itu. “Ahamdulillah dengan dukungan semua pihak termasuk keluarga. Keindahan alam di tempat ini. Sekarang juga bisa dinikmati oleh  seluruh masyarakat,” katanya, […]

  • Pecel Madiun Sehat Ala Bicik Mona, Harmoni di Meja Makan

    Pecel Madiun Sehat Ala Bicik Mona, Harmoni di Meja Makan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.105
    • 0Komentar

    –Sayuran Segar dan Sambal Kacang, Tentang Harmoni Hidup Sederhana “Pecel itu bukan sekadar sayur rebus disiram sambal kacang,” kata Bicik Mona sambil tersenyum nakal. “Pecel itu filosofi hidup sederhana. Kalau sayurnya macem-macem tapi tetap bisa rukun dalam satu piring, berarti manusia juga bisa hidup damai meski beda karakter.” Bayangkan meja makan sore itu. Ada kangkung […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Cart Messages Premium YITH WooCommerce Catalog Mode Premium YITH WooCommerce Checkout Manager Premium YITH WooCommerce Color and Label Variations Premium YITH WooCommerce Compare Premium YITH WooCommerce Coupon Email System Premium YITH WooCommerce Custom Order Status Premium YITH WooCommerce Customer History Premium YITH WooCommerce Customize My Account Page Premium YITH WooCommerce Delivery Date Premium