Senin, 9 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Pengembangan Wisata Berbasis Kesehatan DIcanangkan di Bali

Pengembangan Wisata Berbasis Kesehatan DIcanangkan di Bali

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
  • visibility 2.876
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mencanangkan pengembangan wisata berbasis kesehatan di Bali sebagai segmen strategis yang bisa menjadi salah satu produk unggulan pariwisata di Indonesia.

Saat menghadiri Webinar Nasional “Medical Tourism Integrative Medicine for Post Covid Recovery Program and Recover Bali Tourism” yang diselenggarakan secara hybrid dari Universitas Udayana, Bali, Rabu (31/3/2021), Sandiaga mengatakan akan menjadikan Bali sebagai sentra wisata berbasis kesehatan.

“Bali ini akan menjadi sentra wisata medis, Bangga Buatan Indonesia berarti juga bangga berwisata medis di Indonesia,” kata Menparekraf Sandiaga.

Wisata berbasis kesehatan, dikatakan Sandiaga, dapat dikembangkan dengan basis budaya. Selain itu, pengembangan wisata tersebut dapat melibatkan berbagai pihak salah satunya desa wisata.

“Wisata medis ini diharapkan bisa menjadi pilar yang kita harapkan menebar semangat di tengah-tengah pandemi. Setelah pandemi, lewat wisata medis kita menebar harapan, dan membuka peluang (lapangan kerja),” katanya dalam keterangan resmi dilaman Kemenparekraf, kamis [1/4/2021].

Peluang dari sektor pariwisata ini sebenarnya telah dikembangkan sejak 2012, namun belum digarap secara maksimal. Sehingga Kemenparekraf/Baparekraf berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mengembangkan sektor wisata berbasis kesehatan ini.

“Pada akhir tahun 2020, Kemenparekraf/Baparekraf bersama Kementerian Kesehatan telah melaksanakan pembaharuan dari Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama untuk mengembangkan wisata kesehatan, medis, kebugaran, dan herbal di Indonesia sebagai salah satu produk wisata unggulan Indonesia,” ujar Sandiaga.

Pengembangan wisata kesehatan merupakan langkah strategis yang ditujukan dalam rangka mendorong pergerakan wisatawan nusantara untuk memanfaatkan fasilitas dan layanan kesehatan berkualitas di dalam negeri. Serta meningkatkan jumlah wisatawan asing nantinya untuk mendapatkan layanan kesehatan di Indonesia.

Selain berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait, Sandiaga menyebutkan ada beberapa langkah yang ditempuh pemerintah dan pihaknya untuk mengembangkan potensi wisata medis ini. Di antaranya pembangunan beberapa rumah sakit bertaraf Internasional di Bali.

“Selain itu, kita juga akan merancang karantina dan isolasi dengan nuansa wisata. Jadi saat menjalani isolasi selama lima hingga 10 hari tersebut, wisatawan akan diajak untuk ikut yoga, belajar tarian tradisional khas Bali, dan juga menyaksikan pertunjukan seni dan gamelan,” jelas Sandiaga.

Rektor Universitas Udayana, A.A. Raka Sudewi menilai pengembangan Bali sebagai sentra wisata berbasis kesehatan adalah suatu hal yang tepat. Sudewi menyatakan pihaknya akan ikut serta berkolaborasi mengembangkan sektor wisata medis di Bali.

“Kita juga akan berkolaborasi untuk berusaha mempercepat pemulihan pasien COVID-19 dan semoga pandemi cepat berlalu. Sehingga ekonomi Bali dan nasional dapat segera pulih kembali,” ucap Sudewi.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OKI Pulp Bangun Rumah Pintar di Air Sugihan
    CSR

    OKI Pulp Bangun Rumah Pintar di Air Sugihan

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.172
    • 0Komentar

    Rumah pintar pertama yang dibangun perusahaan ini sekaligus sebagai barometer bagi pembangunan bangunan serupa di masa mendatang, 

  • Gunakan Aplikasi SIKD, OPD Muba Bakal Tak Repot Lagi Cari Data

    Gunakan Aplikasi SIKD, OPD Muba Bakal Tak Repot Lagi Cari Data

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    Dinkominfo Muba telah berkolaborasi dengan DPK Muba dalam menerapkan Aplikasi SIKD ini

  • “Indonesia Night in Daegu” di Korsel, BI pamerkan produk UMKM, ada wastra yang diaplikasikan jadi modest fashion ready to wear

    “Indonesia Night in Daegu” di Korsel, BI pamerkan produk UMKM, ada wastra yang diaplikasikan jadi modest fashion ready to wear

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.938
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Korsel -“Indonesia Night in Daegu” yang berlangsung kemarin di Kota Daegu, Korea Selatan (Korsel), Bank Indonesia (BI) mengangkat produk UMKM sebagai pusat atensi para hadirin, termasuk salah satunya wastra yang diaplikasikan menjadi modest fashion ready to wear. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mempromosikan Wastra dan menyerahkan tekstil warisan budaya Indonesia sebagai simbol apresiasi kepada para […]

  • Pemprov Siap Bantu Dana Asal Daerah Penuhi Syarat, Apa Saja Syaratnya

    Pemprov Siap Bantu Dana Asal Daerah Penuhi Syarat, Apa Saja Syaratnya

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan siap membantu pembangunan kabupaten dan kota asal memenuhi persyaratan. Pemprov siap membantu lagi asal jelas arah pembangunannya kemana, kata Gubernur SumseI H Herman Deru saat berkunjung ke Kabupaten Musi Rawas Utara belum lama ini. Menurut dia, tidak ada anak tiri dalam pembangunan selama programnya berpihak ke masyarakat. Terima kasih atas dukungan […]

  • Kemenhaj Soroti Data Jemaah, Satu Kesalahan di Awal Bisa Berdampak hingga Tanah Suci

    Kemenhaj Soroti Data Jemaah, Satu Kesalahan di Awal Bisa Berdampak hingga Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pelayanan jemaah haji ternyata tidak baru dimulai ketika jemaah tiba di Tanah Suci. Akurasi data sejak tahap awal menjadi perhatian Kementerian Haji dan Umrah, karena satu kesalahan dalam pendataan dapat berdampak pada proses pelayanan di tahap berikutnya. Hal itu ditegaskan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah, Ian Heriyawan, saat membuka Rapat Kerja […]

  • Resmikan Masjid Al –Ikhlas di OKI, Gubernur Pesan Ini

    Resmikan Masjid Al –Ikhlas di OKI, Gubernur Pesan Ini

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengingatkan para pengurus masjid untuk tidak mengunci masjid. Hal ini penting untuk memudahkan akses jemaah yang hendak menjalankan ibadah sholat atau jenis ibadah lainnya terutama masjid yang terletak di jalan raya. “Saya sering melakukan perjalanan menjadi musafir. Kadang ingin melakukan sholat di masjid terdekat tapi dikunci. Ini tidak […]

expand_less
WordPress Archive Jobseek – Job Board WordPress Theme Jobslink – Human Resource & Recruitment Agency Elementor Template Kit Jocey – Equestrian & Riding Club WordPress Theme Joga – Meditation & Yoga Elementor Template Kit Jogasana - Yoga Oriented WordPress Theme Johansen – Creative Niche Blog Theme John – Minimal Personal Portfolio WordPress Theme Join Up – BuddyPress Community WordPress Theme Jollyany – Corporate Multi Purpose WordPress Theme Jonny – Personal WordPress Theme