Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Liburan ke Semarang, Mampir Yuk ke Lawang Sewu yang Penuh Misteri,Bagus Juga untuk Mengetahui Sejarah

Liburan ke Semarang, Mampir Yuk ke Lawang Sewu yang Penuh Misteri,Bagus Juga untuk Mengetahui Sejarah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2018
  • visibility 1.320
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAWANG SEWU terletak di Komplek Tugu Muda, Jl. Pemuda, Semarang, Jawa Tengah. Lokasinya yang terletak di jantung kota Semarang mempermudah para wisatawan yang ingin berkunjung ke sana baik dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Ditengah hari pun Gedung Tua ini terlihat ramai dikunjungi masyarakat, terlebih tengah liburan sekolah saat ini, banyak dikunjungi pelancong domestik dari berbagai daerah. Lawang Sewu sendiri merupakan salah satu objek wisata favorit di kota Semarang.

Di dalam ruang Lawang Sewu kamu juga bisa berfoto-foto, banyak terlihat lukisan tentang sejarah Kereta Api dan lainnya. Dihalaman gedung tua itu juga, Anda bisa mendengarkan lagu-lagu  keroncong dari pengamen jalanan.

Sebelum dipugar bangunan Lawang Sewu konon terkesan angker, sehingga sering dijadikan lokasi syuting film bergenre horor. Namun setelah selesai pemugaran pada Juni 2011, lokasi ini kembali dibuka untuk umum setelah pada tanggal 5 Juli 2011 diresmikan oleh Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono, sehingga dengan tampilan baru tersebut.

Kini kesan seram dan angker sudah mulai pelan-pelan terkikis. Bahkan sebelum pemugaran, pihak pengelola sudah melarang syuting film horor di lokasi ini lagi.

Bangunan atau gedung Lawang Sewu dulunya yang merupakan kantor dari Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) yang mulai dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907.

Pada masa penjajahan Jepang, gedung ini pernah menjadi lokasi pertempuran antara pemuda Angkatan Muda Kereta Api (AMKA) melawan Kempetai dan Kidobutai Jepang selama 5 hari (14 Oktober -19 Oktober 1945). Oleh karena itulah Pemerintah Kota Semarang memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.

Jika anda hendak ke Lawang Sewu, anda tak perlu bingung karena rute angkutan umum siap mengantara, terlebih saat ini modal transportasi daring mulai menjamur di Semarang. Tinggal anda panggil dan siap mengantar.

Anda juga bisa menumpang angkutan umum lainnya, seperti bus. Dari terminal bus Terboyo Anda bisa naik bis Damri, Kopata atau pun angkot jurusan Terboyo – Mangkang yang melewati Jalan Pemuda.

Dari Stasiun kereta api Poncol ataupun Tawang kita bisa naik angkutan kota atau naik becak karena tidak terlalu jauh dari kedua stasiun kereta api tersebut. Dari Bandara Ahmad Yani Anda bisa langsung naik taksi, dan jarak antara bandara ke lawang sewu tidak begitu jauh.

Pintu seribu

Lawang Sewu memiliki arti ‘pintu seribu’ dalam Bahasa Indonesia. Lawang Sewu merupakan gedung megah yang dibangun di era penjajahan Belanda dan kini menjadi salah satu obyek wisata terfavorit.

Penduduk Semarang memberi nama gedung ini Lawang Sewu karena mengacu pada pintu-pintunya yang sangat banyak. Hal ini juga nggak lepas dari usaha para arsiteknya untuk membangun gedung kantor modern yang sesuai dengan iklim tropis Semarang. Semua bahan bangunan didatangkan dari Eropa, kecuali batu bata, batu alam, dan kayu jati. Nggak heran jika berada di sana, kamu akan merasakan arsitektur gaya Belanda.

 

Banyak yang bertanya, benarkah jumlah pintu di Lawang Sewu mencapai 1000?  Sebenarnya, Lawang Sewu sama seperti Kepulauan Seribu yang jumlah pulaunya nggak sampai 1000, tapi hanya 342 buah pulau. Begitu pula Lawang Sewu yang hanya memiliki 429 pintu dengan daun pintu lebih dari 1200. Sebagian pintunya memiliki 2 daun pintu, sebagian lagi memiliki 4 daun pintu, yang terdiri dari 2 daun pintu jenis ayun dengan engsel, ditambah lagi dengan 2 daun pintu jenis sliding door/pintu geser.

Cerita Mistis di Lawang Sewu

Bangunan yang menjadi saksi bisu kelamnya masa penjajahan Belanda, membuat Lawang Sewu menjadi tempat yang penuh misteri di Jawa Tengah. Terlebih lagi, bangunan itu juga menjadi saksi sejarah tempat bertempurnya para pahlawan tanah air untuk mengusir para serdadu Jepang yang terakhir berkuasa. Termasuk saksi bisu ribuan pejuang Indonesia yang disiksa di lokasi itu.

Berdasarkan pengakuan warga di sekitar Lawang Sewu, ribuan makhluk gaib bermukim di gedung empat lokal tersebut. Bahkan, di titik-titik tertentu, mulai dari bagian sumur tua, pintu utama, lorong-lorong, lokasi penjara berdiri, penjara jongkok, penjara bawah tanah, ruang utama, serta di bagian ruang penyiksaan.

Konon, di penjara bawah tanah adalah tempat para tahanan yang dimasukkan dan berdesak-desakan hingga meninggal dunia. Bukan rahasia lagi jika cerita misteri hantu seperti kuntilanak, genderuwo, hantu berwujud para tentara Belanda, serdadu Jepang, dan hantu wanita nonik Belanda sangat kental terdengar di Lawang Sewu. Anda masih penasaran? silahkan kunjungi.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Kebakaran di Desa Tanjung Agung : Alhamdullilah, Bupati Banyuasin Salurkan Bantuan

    Korban Kebakaran di Desa Tanjung Agung : Alhamdullilah, Bupati Banyuasin Salurkan Bantuan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.370
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin, Askolani dan Wakil Bupati Slamet merespon cepat musibah kebakaran rumah di Desa Tanjng Agung, Kecamatan  Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumsel semalam. Ia memerintahkan bawahannya untuk menyalurkan bantuan kepada korban.   Penyerahan bantuan tanggap darurat  langsung diberikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesabangpol dan Dinas Sosial tersebut diterima langsung korban, Isa Ansori di dampingi Kepala […]

  • Titip Nama Baik Daerah ke IKPM Sumsel di Jogyakarta, Gubernur Sumsel : Jadilah Duta Wisata

    Titip Nama Baik Daerah ke IKPM Sumsel di Jogyakarta, Gubernur Sumsel : Jadilah Duta Wisata

    • calendar_month Rabu, 20 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.443
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengahapkan  keberadaan Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Sumatera Selatan  (IKPM) Sumsel di Yogyakarta, dapat menjelma menjadi organisasi yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan  sosial  sebagai  upaya  untuk mengharumkan nama baik Sumsel di kancah nasional. “Jadilah duta  wisata  Sumsel, kenalkan budaya kita agar tetap dikenal sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumsel,” harapnya saat menerima audensi perwakilan […]

  • Insya Allah, Presiden Jokowi Hadir di HPN Padang

    Insya Allah, Presiden Jokowi Hadir di HPN Padang

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 949
    • 0Komentar

    Kehadiran presiden di acara HPN harus dimanfaatkan oleh daerah setempat untuk pembangunan.

  • Sadar Bahaya Covid19, Warga Sambut Baik Masker Gratis

    Sadar Bahaya Covid19, Warga Sambut Baik Masker Gratis

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.606
    • 0Komentar

    UNTUK mencegah penyebaran Covid-19, kini masker telah menjadi perlengkapan wajib yang harus dikenakan seseorang saat   harus bepergian ke luar rumah. Semua orang disarankan untuk memakai masker ketika harus bepergian ke luar rumah. Dengan memakai masker dapat menghalau sebagian percikan air liur yang keluar saat berbicara, menghela napas, ataupun batuk dan bersin. Dalam rangka pencegahan dan […]

  • Dedikasi turunkan angka stunting, Wapres beri penghargaan Bupati OKI Satyalancana Wira Karya 2023

    Dedikasi turunkan angka stunting, Wapres beri penghargaan Bupati OKI Satyalancana Wira Karya 2023

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.283
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI –  Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE menerima penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya 2023. Penghargaan ini diberikan atas dedikasinya menurunkan status stunting secara signifikan di Ogan Komering Ilir dari 32, 2 persen pada tahun 2021 menjadi 15,1 persen di tahun 2022 atau berkurang sebanyak 17,1 persen. Pemberian  penghargaan diserahkan langsung […]

  • Digadang Jembatan Gantung Ini Terpanjang di Dunia Bahkan Mengalahkan Arouca Portugal & Carles Kuonen Pegunungan Alpen Swiss, Ekowisata Eiger Adventure Land Siap Dibangun di Bogor

    Digadang Jembatan Gantung Ini Terpanjang di Dunia Bahkan Mengalahkan Arouca Portugal & Carles Kuonen Pegunungan Alpen Swiss, Ekowisata Eiger Adventure Land Siap Dibangun di Bogor

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.066
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi pembangunan Eiger Adventure Land, ekowisata berstandar internasional yang dibangun di lahan seluas 326 hektar di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Menparekraf Sandiaga saat melakukan peletakan Batu Pertama dan Penandatanganan Prasasti Pembangunan Ekowisata Eiger Adventure Land, Minggu (17/10/2021) menjelaskan, pembangunan ekowisata […]

expand_less
WordPress Archive EnvArch – Architecture & Single Property Elementor Template Kit Envato Market Affiliate Forms for Elementor Envira Gallery – Albums Addon Envira Gallery | Breadcrumbs Addon Envira Gallery | CSS Addon Envira Gallery | Deeplinking Addon Envira Gallery | Defaults Addon Envira Gallery | Downloads Addon Envira Gallery | Dropbox Importer Addon Envira Gallery | Dynamic Addon