Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Jangan Abaikan Sungai Musi Sebagai Magnet Pariwisata

Jangan Abaikan Sungai Musi Sebagai Magnet Pariwisata

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 27 Feb 2019
  • visibility 2.643
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Palembang – Sungai Musi adalah warisan [legacy] tertinggi untuk masyarakat Palembang, namun Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang dinilai seakan-akan mengabaikan ikon dan warisan itu.

Padahal Sungai Musi memiliki daya tarik tersendiri bagi para pelancong, sayangnya keberadaan masih belum maksimal, seperti kualitas airnya masih jelek hingga kondisi ruang dibawah Jembatan Ampera yang belum tertata rapi.

Oleh sebab itu, diperlukan revitalisasi Sungai Musi, termasuk daerah aliran sungainya, guna dapat meningkatkan potensi pendapatan dari sektor pariwisata.

Pengamat Sosial Palembang, Bagindo Togar, mengatakan seandainya dibuatkan survey wisatawan pada penerbangan, pasti jawabnya hampir 99% wisatawan ingin melihat Sungai Musi dan Jembatan Ampera yang ke duanya tidak bisa dipisahkan.

“Misanya ada pertanyaan sudah berapa lama Musi itu tidak di keruk?, yang saya tahu, sekitar 30 tahun lebih,” terangnya saat dibincangi, Rabu (27/2/19).

Padahal Indonesia punya PT Rukindo (Pengerukan Indonesia) yang dibawah langsung Kementerian Perhubungan. Apa salahnya jika Pemkot Palembang melayangkan surat pengajuan, kan, bisa selesai masalah pendangkalan Sungai Musi.

Sementara untuk menambah PAD, bisa ditutup Jembatan Ampera untuk kantong-kantong parkir kendaraan bermotor.

“Tapi memang dengan catatan harus ada tambahan jembatan yang sudah ada itubenar – benar dioperasionalkan, apa lagi sekarang sudah ada LRT dan sudah ada tambahan 2 jembatan lagi,”tuturnya.

Dia menambahkan kalau semua view oultet pariwisata ditata rapi di sepanjang Jembatan Ampera, dan hanya becak, sepeda serta pejalan kaki yang diperkenankan melintas, maka kelak PAD meningkat secara signifikan dari sektor pariwisata, terutama Sungai Musi.

“Contohnya Malioboro Yogyakarta, panjangnya itu hanya 1,1 km, tetapi dalam posisi Low Season pendapatan disana bisa mencapai Rp600 juta per hari.  Bahkan jika lagi High Season bisa mencapai Rp5 miliar,”ulasnya.

Karena disana menurutnya lagi bangunan tua, Kantor Gubernur, Keraton Jogja, Los jualan dan Galery dapat menarik minat wisata.

“Kenapa kita tidak bisa seperti itu, dengan view Musi dan jualan di sepanjang Jembatan Ampera,” ungkapnya.

Pernah lihat juga, kan  paparnya, plang Jalan Malioboro di pangkal jalan disana, berapa juta orang sudah berfoto disana, coba kalau kita buat di Palembang, ratusan plang nama bisa kita buat dengan konsep yang sama pasti akan menarik minat wisata.

Intinya, lanjut dia, jika wisatawan melancong ke Palembang dengan tujuan melihat Sungai Musi hanya 15 menit bisa ditempuh dibanding melancong ke Danau Toba, Sumatera Utara, ataupun Bukit Tinggi di Sumatera Barat dengan menempuh berjalanan berjam-jam.

“Artinya harus ada upaya pemerintah untuk extra serius dan kreatif dan maksimal mengekspos juga mengeksplorasi magnet kepariwisataan dari sungai, yang merupakan warisan alam tertinggi. Bahkan sarat dengan nilai- nilai sosial budaya, maupun sejarah peradaban moderen masyarakat Palembang,” tutupnya.[**]

 

Penulis : Faldy

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Vokasi & Literasi Hijau, Modal Mahasiswa Cerdas

    Pendidikan Vokasi & Literasi Hijau, Modal Mahasiswa Cerdas

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    SIAPA bilang belajar di kampus vokasi itu cuma soal teori dan menghafal rumus? Di Politeknik Ketenagakerjaan, mahasiswa diajak ‘bermain hijau’, tapi jangan bayangkan mereka pakai kostum daun sambil menyiram tanaman. Justru, pendidikan vokasi kini jadi laboratorium masa depan, dimana tempat mahasiswa mengasah keterampilan, berpikir kreatif, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja hijau alias green jobs. […]

  • Menengok Kegiatan Table Manner TP PKK Sumsel

    Menengok Kegiatan Table Manner TP PKK Sumsel

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    Sehingga tercipta hubungan yang harmonis antar anggota keluarga dan hubungan dengan tetangga.

  • Pj Bupati Muba dengarkan Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Muba 

    Pj Bupati Muba dengarkan Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Muba 

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Bupati Musi Banyuasin H Sandi Fahlepi hadir langsung dalam rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Muba terhadap Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Musi  Banyuasin Tahun Anggaran 2023, Raperda Tentang RPJPD Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2025-20245, dan Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh, […]

  • Untung Ada Medical Check Up untuk Ratusan Calon Kades di OKI, Jadinya Tau Dong Ada 1 yang Reaktif Covid-19, RSUD Kayuagung : Kita Tunggu Hasil PCR Swab

    Untung Ada Medical Check Up untuk Ratusan Calon Kades di OKI, Jadinya Tau Dong Ada 1 yang Reaktif Covid-19, RSUD Kayuagung : Kita Tunggu Hasil PCR Swab

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.380
    • 0Komentar

    SALAH satu bakal calon kepala desa positif atau reaktif saat melakukan tes usap antigen dari hasil pemeriksaan rapid antigen yang dilakukan oleh pihak klinik kesehatan Polres OKI di RSUD Kayuagung. Dinyatakan reaktif itu saat ratusan bakal calon kepala desa dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam dua hari ini mengikuti tes kesehatan […]

  • TKA Sedikit, Tapi Riuhnya Bisa Bikin Kampung Heboh

    TKA Sedikit, Tapi Riuhnya Bisa Bikin Kampung Heboh

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 355
    • 0Komentar

    SUARA gaduh bisa ditimbang, mungkin beberapa hari terakhir bobotnya melebihi hasil panen sawit di Bayung Lencir. Bukan karena harimau turun gunung, bukan pula karena harga BBM naik diam-diam, melainkan gara-gara sebuah video viral yang katanya menampilkan TKA Cina kabur ke hutan saat dirazia. Narasinya dramatis. Ada kata “kabur” ada “hutan” ada “Cina illegal.” Lengkap sudah […]

  • Akselerasi Vaksin COVID-19 Karya Anak Bangsa  

    Akselerasi Vaksin COVID-19 Karya Anak Bangsa  

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.518
    • 0Komentar

    Vaksin Merah Putih saat ini tengah dikembangkan 6 perguruan tinggi dan lembaga penelitian terkemuka di Indonesia. Diperkirakan jika proses pengujian berjalan baik, maka izin edar Vaksin Merah Putih diproyeksikan diperoleh pada akhir 2021, dan dapat didistribusikan pada awal 2022. Untuk mendapatkan vaksin dengan cepat, pemerintah juga berupaya mendatangkan vaksin dari luar negeri. Mari kita terus […]

expand_less
WordPress Archive Qeen – Fashion Lifestyle Blog WordPress Theme Qempo – Digital Service Agency Elementor Template Kit Qesco | Logistic Shipping Company WordPress Theme Qik – SaaS Startup WordPress Theme Qixer – Multi-Vendor On demand Handyman Service Marketplace and Service Finder Qodify – IT Solutions And Services WordPress Theme Qohwa - Coffee Shop & Store Ecommerce Elementor Pro Template Kit Qolle – Digital Marketing Agency WordPress Theme Qomfort - Hotel Booking Elementor Template Kit Qomfort – Hotel Booking WordPress Theme