Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Geopark Ijen Target Pertahankan Green Card UNESCO, Revalidasi Digelar 3-7 Agustus 2026

Geopark Ijen Target Pertahankan Green Card UNESCO, Revalidasi Digelar 3-7 Agustus 2026

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO Global Geopark pada 3-7 Agustus 2026. Pemerintah menargetkan kawasan wisata unggulan di Jawa Timur itu kembali mempertahankan Green Card UNESCO sebagai bukti pengelolaan yang memenuhi standar internasional.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan proses revalidasi menjadi momentum memperkuat pengelolaan kawasan berbasis konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Momen ini menjadi penentu keberlanjutan status internasional kawasan tersebut, dan sebagai tolak ukur konsistensi pengelolaan mengedepankan konservasi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Target utama dibidik, yaitu mempertahankan green card, simbol sebagai  standar pengelolaan UNESCO tetap terpenuhi.

Kesiapan menghadapi revalidasi mendapat perhatian langsung dari Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi.

Dalam pertemuan bersama pemerintah daerah dan pengelola Geopark Ijen di Pendopo Sabha Swagatha, Menpar menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan, agar setiap aspek yang menjadi penilaian UNESCO dapat dipenuhi secara optimal.

Menurut Menpar, proses revalidasi bukan hanya untuk mempertahankan status UNESCO Global Geopark yang disandang Ijen sejak 9 September 2023.

Evaluasi ini menjadi kesempatan memperkuat tata kelola kawasan berbasis keberlanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung masyarakat di sekitar kawasan geopark.

“Target kita adalah mempertahankan predikat green card sebagai bukti bahwa pengelolaan kawasan telah mampu menyeimbangkan aspek konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat,” kata Widiyanti.

Geopark Ijen memiliki luas sekitar 4.723 kilometer persegi yang mencakup wilayah Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.

Kawasan ini menyimpan beragam kekayaan alam, budaya, dan geologi yang menjadi daya tarik wisata sekaligus objek pelestarian.

Di dalamnya terdapat 21 geosite, enam biosite, 10 culture site, serta delapan warisan budaya tak benda yang memperkuat nilai kawasan di mata dunia.

Salah satu ikon Geopark Ijen yang dikenal secara internasional adalah fenomena blue fire, yaitu api biru alami yang muncul dari aktivitas vulkanik.

Selain itu, kawasan ini juga memiliki danau kawah dengan tingkat keasaman sangat tinggi yang menjadi salah satu karakteristik geologi paling unik di dunia.

Menpar menekankan seluruh rekomendasi dari asesor UNESCO harus menjadi perhatian bersama.

Penguatan promosi warisan geologi, peningkatan aksesibilitas menuju destinasi, hingga pengembangan kemitraan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan kawasan agar tetap memenuhi standar internasional.

Kementerian Pariwisata juga memastikan akan terus memberikan pendampingan kepada pengelola Geopark Ijen selama seluruh tahapan revalidasi berlangsung. Pendampingan diharapkan mampu mendukung proses evaluasi sekaligus memperkuat kualitas pengelolaan destinasi dalam jangka panjang.

Selain aspek konservasi, keselamatan wisatawan tetap menjadi prioritas utama dalam pengembangan kawasan.

Menurut Menpar, pengelolaan destinasi harus berjalan seiring dengan penerapan prinsip pariwisata berkualitas dan berkelanjutan sehingga pengalaman wisata yang aman dan nyaman dapat terus terjaga.

Perkembangan kunjungan wisata ke Banyuwangi menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Geopark Ijen menjadi salah satu magnet utama yang mendorong meningkatnya minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke wilayah tersebut.

Modal penting

Data sepanjang 2025 menunjukkan Provinsi Jawa Timur mencatat lebih dari 82,3 juta kunjungan wisatawan nusantara dan sekitar 521 ribu wisatawan mancanegara. Sementara itu, Kabupaten Banyuwangi menerima sekitar 529 ribu kunjungan wisatawan nusantara serta 73 ribu wisatawan mancanegara.

Meningkatnya jumlah kunjungan tersebut dinilai perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas amenitas, kebersihan, keamanan, kenyamanan, pengelolaan sampah, hingga penguatan storytelling destinasi.

Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi faktor penting untuk menciptakan pengalaman wisata yang semakin berkualitas.

Dalam kunjungan yang sama, Menpar turut meninjau kesiapan kawasan wisata 4B yang menghubungkan Banyuwangi, Bali Barat, Bali Utara, dan Bali Timur.

Pantai Marina Boom Banyuwangi menjadi salah satu titik strategis dalam pengembangan konektivitas antardestinasi guna mendukung pemerataan pergerakan wisatawan.

Pemerintah saat ini tengah memperbarui pola perjalanan wisata dari konsep 3B menjadi 4B dengan memasukkan Bali Timur sebagai bagian dari jalur wisata.

Rute tersebut menghubungkan Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, KBS Park di Jembrana, kawasan Pemuteran, Lovina, Desa Wisata Les, hingga destinasi selam unggulan di Tulamben dan Amed.

Rangkaian kunjungan kerja di Banyuwangi juga diisi dengan visitasi ke Desa Wisata Osing Kemiren. Desa tersebut sebelumnya meraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dan masuk dalam UN Tourism Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025.

Menpar menambahkan capaian ini menjadi modal penting bagi Desa Kemiren untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, inovasi, digitalisasi, keberlanjutan, serta daya saing sehingga berpeluang meraih predikat UN Tourism Best Tourism Villages pada masa mendatang.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Desa Adat Osing Kemiren yang dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi melalui sektor pariwisata.

Pendekatan tersebut sejalan dengan upaya membangun pariwisata Indonesia yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan revalidasi UNESCO yang segera berlangsung, Geopark Ijen diharapkan mampu kembali mempertahankan predikat green card  serta memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi geopark unggulan Indonesia yang mengedepankan pelestarian alam, pengembangan ilmu pengetahuan, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menengok Aksi  Produk Halal RI di Pameran Terbesar di Dunia the 9th OIC Halal Expo

    Menengok Aksi  Produk Halal RI di Pameran Terbesar di Dunia the 9th OIC Halal Expo

    • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.850
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Istanbul, Turki – Indonesia hadir pada pameran produk halal terbesar dunia, the 9th OIC Halal Expo yang diselenggarakan, 24–27 November 2022, di Istanbul, Turki. Keikutsertaan Paviliun Indonesia tahun ini merupakan yang kedua kalinya, buah kerjasama KBRI Ankara, KJRI Istanbul dan Kementerian Perdagangan RI. Paviliun Indonesia pada pameran ini diikuti oleh 34 entitas peserta yang terdiri dari pelaku usaha […]

  • Pelanggaran Norma Ketenagakerjaan Turun 2 Tahun Terakhir

    Pelanggaran Norma Ketenagakerjaan Turun 2 Tahun Terakhir

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    JUMLAH kasus pelanggaran norma ketenagakerjaan mengalami penurunan dalam 2 tahun terakhir. Meski begitu, Pengawas Ketenagakerjaan diminta untuk tetap bekerja secara kreatif dan inovatif, guna mengantisipasi berbagai tantangan ketenagakerjaan di masa depan. Hasil pengawasan ketenagakerjaan selama 2 tahun terakhir menunjukkan adanya penurunan jumlah perusahaan yang melakukan pelanggaran. Pada tahun 2019 sebanyak 21 ribu perusahaan melakukan pelanggaran, […]

  • Perkaya Data, Balai Arkeologi Sumsel Kirim Peneliti ke Pulau Enggano

    Perkaya Data, Balai Arkeologi Sumsel Kirim Peneliti ke Pulau Enggano

    • calendar_month Rabu, 11 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 985
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Balai Arkeologi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali melakukan penelitian ke Pulau Enggano meneliti kembali arkeologi  di pulau yang berada dalam wilayah Provinsi Bengkulu. “Tim Balai Arkeologi Sumsel melakukan penelitian sejak 9 – 29 Juli 2018. Hari ini tim berangkat dari Bengkulu menyeberang ke pulau Enggano menggunakan kapal laut,” kata Kepala Balai Arkeologi Sumsel […]

  • Telusuri Genangan Air di Perum Pesona Harapan, Warga Curhat Air Bersih, Catat !!! Wawako Jawab Begini..

    Telusuri Genangan Air di Perum Pesona Harapan, Warga Curhat Air Bersih, Catat !!! Wawako Jawab Begini..

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    WARGA Perumahan Pesona Harapan Jaya, RT 50, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang sempat mengeluhkan kondisi air bersih  yang selama ini hanya mengandalkan air sumur yang kondisi bau, berkarat, dan kuning. Menurut sejumlah warga kepada Walikota Palembang Fitrianti Agustinda kondisi sudah lama didambakan, karena warga diperumahan ini ada yang menempati 7 tahun sejak dibangun perum ini, […]

  • Longsor Datang Tak Ketuk Pintu, Lurah Ngulak Datang Tak Pakai Undangan

    Longsor Datang Tak Ketuk Pintu, Lurah Ngulak Datang Tak Pakai Undangan

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 732
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Mentari belum sempat melempar senyum, warga RT 06 RW 02 dan RT 09 RW 03 di Kelurahan Ngulak, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musibanyuasin [Muba]  masih menyesap sisa kantuk. Namun alam punya agenda sendiri. Pada Rabu (11/6/2025) pukul 05.00 WIB, bumi di tepian Sungai Musi mendadak bergeser, tanah longsor menguap diam-diam seperti mantan yang […]

  • Pemkab Muba Raih Penghargaan Tiga Kategori

    Pemkab Muba Raih Penghargaan Tiga Kategori

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No.353 Tahun 2024 Tentang Rincian Alokasi Insentif Fiskal TA.2024 untuk penghargaan kinerja tahun Berjalan Kelompok Katagori Kesejahteraan Masyarakat menurut propinsi/kabupaten/kota. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Penghargaan Insentif Fiskal dari Pemerintah Pusat untuk tahun 2024. Penghargaan yang diterima mencakup tiga kategori penting: […]

expand_less
WordPress Archive Fitness Club – Health & Gym WordPress Theme Fitness Pro – Gym WordPress Theme Fitnez – Fitness & Gym Elementor Template Kit FitPro – Events Fitness Gym Sports WordPress Theme Fitrush – Fitness and Health Supplements WordPress Theme Fitx – Fitness & Gym Elementor Template Kit Fivo Docs – WordPress Documents and Attachments Manager Fixier – Gadgets & Electronics Repair Services Elementor Template Kit Fixman – Smartphone & Laptop PC Repair Elementor Kit Fixn – Handyman & Repair Service Elementor Template Kit