Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Gastronomi Bukan Sekadar Makan Enak

Gastronomi Bukan Sekadar Makan Enak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 1.077
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DARI sepotong cokelat Bali sampai secangkir kopi Maluku, setiap rasa di Artisan Food Market punya cerita, bukan sekadar pameran, tapi perayaan tangan-tangan terampil yang menjaga rasa Indonesia tetap hidup.

Kita sering menganggap makanan itu cuma urusan kenyang, padahal, di balik sepiring tempe goreng atau secangkir teh hangat, tersimpan filosofi yang lebih dalam daripada caption “makan dulu biar nggak emosi.”

Gastronomi, kata para ahli, bukan hanya soal rasa, tapi juga soal cerita di balik rasa, dan cerita itu, di tangan para artisan kuliner Indonesia, kadang bisa lebih menggugah daripada drama Korea 16 episode.

Lihat saja deretan produk yang hadir di Artisan Food Market, yakni cokelat, keju, tempe, kacang-kacangan, teh, hingga kopi. Semuanya dibuat dengan keahlian, kesabaran, dan niat yang (katanya) lebih tulus daripada cinta sepihak.

Cokelat Bali, misalnya, tak hanya menawarkan rasa manis, ia adalah hasil fermentasi, pengeringan, penggilingan, dan sedikit keajaiban. Setiap batangnya adalah bukti bahwa dari biji yang kecil, bisa lahir kebanggaan besar, asal dirawat, bukan ditinggal pas lagi sayang-sayangnya.

Tempe pun demikian, dulu dianggap makanan rakyat jelata, kini bertransformasi menjadi produk artisanal kelas dunia, di tangan para pengrajin kreatif, tempe bukan lagi lauk nasi bungkus, tapi simbol kemandirian pangan dan ketekunan lokal.

Ada pepatah Jawa bilang, “Alon-alon asal kelakon”, pelaku kuliner artisan paham betul maknanya. Mereka tak terburu-buru, tapi tekun dan telaten, merawat cita rasa seperti merawat harapan. Di dunia yang serba instan, mereka adalah pengingat bahwa sesuatu yang dibuat dengan hati, rasanya memang beda.

Makanan punya kekuatan unik, dia menyatukan orang tanpa perlu diterjemahkan. Tak ada debat kusir dalam urusan rasa, kalau enak, ya enak.

Inilah yang membuat sektor gastronomi menjadi potensi besar bagi pariwisata Indonesia, seperti disampaikan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, memahami gastronomi berarti menghargai produk kuliner yang dibuat dengan keahlian dan bahan lokal.

Dan benar saja, banyak wisatawan datang bukan hanya karena pemandangan, tapi karena penasaran dengan rasa. Lebih dari 60 persen wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia untuk pengalaman budaya, termasuk kulinernya.

Bayangkan, kalau mereka jatuh cinta pada sate lilit Bali atau sambal dabu-dabu Manado, itu bukan cuma soal rasa pedas, itu soft diplomacy. Tak perlu konferensi internasional, cukup sambal yang nyengat, dunia bisa akur sejenak.

Dari Dapur ke Devisa

Program seperti Wonderful Indonesia Gourmet dan pameran Artisan Food Market bukan sekadar ajang pamer makanan. Ia adalah panggung ekonomi kreatif yang menyambungkan petani, pengrajin, chef, dan konsumen dalam satu ekosistem rasa.

Deputi Kementerian Pariwisata menyebutkan, pengembangan wisata gastronomi ini bisa meningkatkan devisa negara. Dan memang, kalau kuliner Indonesia bisa menembus pasar global, bukan tak mungkin kopi Toraja dan keju Bandung duduk sejajar dengan produk Eropa.

Apalagi kini tren wisata dunia sudah bergeser, bukan lagi soal banyaknya wisatawan, tapi kualitas pengalaman yang mereka dapat. Wisata kuliner adalah jawabannya pelan, mendalam, dan penuh rasa, seperti peribahasa baru versi dapur “Kalau cinta butuh waktu, apalagi fermentasi”.

Acara seperti Artisan Food Market juga menunjukkan bahwa geliat UMKM kuliner kita itu luar biasa, dari dapur kecil bisa lahir ide besar, dari panci sederhana bisa muncul produk berkelas dunia.

Dan jangan salah, dunia kuliner ini penuh humor, lihat saja bagaimana para pelaku usaha mempromosikan produknya dengan gaya khas Indonesia “Kopi kami pahitnya elegan, kayak mantan yang udah move on”, dan “Tempe kami sehat dan tangguh, nggak gampang hancur kayak hubungan jarak jauh”.

Bisa dibilang, bahkan promosi produk pun sudah mengandung cita rasa nasionalisme, dan sedikit bumbu satire.

Namun di balik tawa itu, ada harapan yang serius, bahwa Indonesia tak boleh puas hanya menjadi konsumen global, kita punya potensi menjadi trendsetter rasa, karena dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah menyimpan resep yang bisa menaklukkan dunia.

Gastronomi adalah identitas budaya, ia mengajarkan kemandirian, keberagaman, dan kebanggaan pada hasil bumi sendiri. Ketika dunia bicara tentang sustainability, pelaku kuliner kita sudah lama mempraktikannya, dari konsep “tak ada yang terbuang” hingga penggunaan bahan lokal musiman.

Kekuatan kuliner Indonesia bukan cuma di resep, tapi di cerita di baliknya, di tangan para artisan, cerita itu hidup kembali tentang kebun kopi di dataran tinggi, tentang tempe yang dijemur di pekarangan, tentang tangan-tangan yang menolak menyerah meski persaingan makin sengit.

Inilah yang membuat sektor ini penting bukan hanya untuk pariwisata, tapi juga ekonomi nasional, setiap produk yang terjual adalah wujud dari gotong royong rasa, antara alam, manusia, dan budaya.

Gastronomi adalah cara paling lezat untuk mencintai negeri. Ia mengajarkan bahwa cinta tanah air tidak selalu harus berwujud pidato megah atau spanduk besar, cukup lewat rasa tempe, aroma kopi, atau gigitan cokelat lokal yang manisnya jujur.

Dari dapur Nusantara, lahirlah identitas, pekerjaan, dan kebanggaan, dan dari piring-piring sederhana itu, kita belajar satu hal bahwa kebesaran bangsa tidak hanya ditentukan oleh gedung tinggi atau teknologi canggih, tapi oleh kemampuan merawat rasa dan menghargai asalnya.

Karena seperti pepatah tadi alon-alon asal kelakon, pelan-pelan, tapi pasti, kuliner Indonesia sedang menuju panggung dunia.
Dan ketika saat itu tiba, dunia akan tahu rasa Indonesia, sekali dicicip, susah dilupakan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Jadi Pilihan Selesaikan Permasalahan PETI di Muara Enim

    Koperasi Jadi Pilihan Selesaikan Permasalahan PETI di Muara Enim

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.708
    • 0Komentar

    PERMASALAHAN  Penambangan Tanpa Izin (PETI) yang saat ini terjadi di wilayah Kabupaten Muara Enim tepatnya di Desa Tanjung Lalang, Desa Darmo Kecamatan Tanjung Agung, masih menyisakan persoalan. Pasalnya, hingga saat ini antara Pemda, masyarakat dan Perusahaan pemegang Izin Usaha Petambangan (IUP) belum juga mendapat solusi yang kongkrit. Namun, dari hasil pertemuan antara perwakilan masyarakat melalui […]

  • ODP Center Pagaralam Bakal Dijaga Ketat

    ODP Center Pagaralam Bakal Dijaga Ketat

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.592
    • 0Komentar

    GUNA mengantisipasi jika terjadi penambahan atau membludaknya pasien dampak persebaran virus corona atau covid-19, Pemerintah Kota Pagaralam menyiapkan Villa MTQ di Kawasan Gunung Gare sebagai ODP Center Pusat Pemantauan atau Isolasi Mandiri Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19. Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni menjelaskan, Vila MTQ Gunung Gare […]

  • Antisipasi banjir, Pemkot serius tangani beberapa titik yang rawan

    Antisipasi banjir, Pemkot serius tangani beberapa titik yang rawan

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus bekerja keras menangai banjir. Apalagi di musim penghujan saat ini.   Di Palembang, beberapa titik rawan banjir. Antara lain, di simpang lima DPRD Provinsi Sumsel, Jalan Veteran, Simpang Polda, wilayah Lemabang, Sekojo, Sekip, Plaju, Seberang Ulu dan beberapa kawasan lainnya.   Melihat […]

  • Pemerintah Keluarkan Regulasi, SPKLU: Sebuah Peluang Bisnis Bagi Produsen Dalam Negeri

    Pemerintah Keluarkan Regulasi, SPKLU: Sebuah Peluang Bisnis Bagi Produsen Dalam Negeri

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.854
    • 0Komentar

    STASIUN Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) merupakan peluang bisnis yang harus dimanfaatkan oleh produsen dalam negeri. Pemerintah pun telah mengeluarkan regulasi terkait infrastruktur pengisian listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang memberikan kemudahan pada investasi SPKLU. “Pemerintah memberikan dukungan bagi para pelaku usaha untuk memproduksi infrastruktur pengisian kendaraan listrik umum ini,” ujar Direktur Pembinaan […]

  • Dugaan Korupsi Pembelian Gas BUMD PDPDE, Kejagung Tetapkan Mantan Gubernur Sumsel & Mantan Wakatum KOI Jadi Tersangka

    Dugaan Korupsi Pembelian Gas BUMD PDPDE, Kejagung Tetapkan Mantan Gubernur Sumsel & Mantan Wakatum KOI Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 487
    • 0Komentar

    AKHIRNYA Kejaksaan Agung [Kajagung] Menetapkan Anggota DPR RI AN sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan tahun 2010-2019.“Penyidik meningkatkan status tersangka AN,” kata Kapuspenkum Kejagung, Leonard, Kamis (16/9/2021). Selain Alex, ada satu orang lagi yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Muddai Madang. Dia merupakan […]

  • KRI dr. Soeharso Tangani 21 Pasien Pascagempa NTT, 3 Masih Dirawat

    KRI dr. Soeharso Tangani 21 Pasien Pascagempa NTT, 3 Masih Dirawat

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – KRI dr. Soeharso-990 telah menangani 21 pasien terdampak gempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Sabtu (22/8). Tiga pasien di antaranya masih menjalani rawat inap di kapal rumah sakit milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) tersebut. Pasien yang ditangani mendapat beragam layanan, mulai dari operasi patah tulang, penanganan luka robek, rawat jalan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Attach Me! WooCommerce Attribute Stock – Shared Stock & Variable Quantities WooCommerce Auctions – WordPress Simple Auctions WooCommerce Australia Post Shipping Method WooCommerce Authorize.Net Reporting Woocommerce Automatic Order Printing WooCommerce Autoresponder WooCommerce Autoship WooCommerce Autoship Payflow Payments WooCommerce Availability Scheduler