Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Gastronomi Bukan Sekadar Makan Enak

Gastronomi Bukan Sekadar Makan Enak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 1.089
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DARI sepotong cokelat Bali sampai secangkir kopi Maluku, setiap rasa di Artisan Food Market punya cerita, bukan sekadar pameran, tapi perayaan tangan-tangan terampil yang menjaga rasa Indonesia tetap hidup.

Kita sering menganggap makanan itu cuma urusan kenyang, padahal, di balik sepiring tempe goreng atau secangkir teh hangat, tersimpan filosofi yang lebih dalam daripada caption “makan dulu biar nggak emosi.”

Gastronomi, kata para ahli, bukan hanya soal rasa, tapi juga soal cerita di balik rasa, dan cerita itu, di tangan para artisan kuliner Indonesia, kadang bisa lebih menggugah daripada drama Korea 16 episode.

Lihat saja deretan produk yang hadir di Artisan Food Market, yakni cokelat, keju, tempe, kacang-kacangan, teh, hingga kopi. Semuanya dibuat dengan keahlian, kesabaran, dan niat yang (katanya) lebih tulus daripada cinta sepihak.

Cokelat Bali, misalnya, tak hanya menawarkan rasa manis, ia adalah hasil fermentasi, pengeringan, penggilingan, dan sedikit keajaiban. Setiap batangnya adalah bukti bahwa dari biji yang kecil, bisa lahir kebanggaan besar, asal dirawat, bukan ditinggal pas lagi sayang-sayangnya.

Tempe pun demikian, dulu dianggap makanan rakyat jelata, kini bertransformasi menjadi produk artisanal kelas dunia, di tangan para pengrajin kreatif, tempe bukan lagi lauk nasi bungkus, tapi simbol kemandirian pangan dan ketekunan lokal.

Ada pepatah Jawa bilang, “Alon-alon asal kelakon”, pelaku kuliner artisan paham betul maknanya. Mereka tak terburu-buru, tapi tekun dan telaten, merawat cita rasa seperti merawat harapan. Di dunia yang serba instan, mereka adalah pengingat bahwa sesuatu yang dibuat dengan hati, rasanya memang beda.

Makanan punya kekuatan unik, dia menyatukan orang tanpa perlu diterjemahkan. Tak ada debat kusir dalam urusan rasa, kalau enak, ya enak.

Inilah yang membuat sektor gastronomi menjadi potensi besar bagi pariwisata Indonesia, seperti disampaikan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, memahami gastronomi berarti menghargai produk kuliner yang dibuat dengan keahlian dan bahan lokal.

Dan benar saja, banyak wisatawan datang bukan hanya karena pemandangan, tapi karena penasaran dengan rasa. Lebih dari 60 persen wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia untuk pengalaman budaya, termasuk kulinernya.

Bayangkan, kalau mereka jatuh cinta pada sate lilit Bali atau sambal dabu-dabu Manado, itu bukan cuma soal rasa pedas, itu soft diplomacy. Tak perlu konferensi internasional, cukup sambal yang nyengat, dunia bisa akur sejenak.

Dari Dapur ke Devisa

Program seperti Wonderful Indonesia Gourmet dan pameran Artisan Food Market bukan sekadar ajang pamer makanan. Ia adalah panggung ekonomi kreatif yang menyambungkan petani, pengrajin, chef, dan konsumen dalam satu ekosistem rasa.

Deputi Kementerian Pariwisata menyebutkan, pengembangan wisata gastronomi ini bisa meningkatkan devisa negara. Dan memang, kalau kuliner Indonesia bisa menembus pasar global, bukan tak mungkin kopi Toraja dan keju Bandung duduk sejajar dengan produk Eropa.

Apalagi kini tren wisata dunia sudah bergeser, bukan lagi soal banyaknya wisatawan, tapi kualitas pengalaman yang mereka dapat. Wisata kuliner adalah jawabannya pelan, mendalam, dan penuh rasa, seperti peribahasa baru versi dapur “Kalau cinta butuh waktu, apalagi fermentasi”.

Acara seperti Artisan Food Market juga menunjukkan bahwa geliat UMKM kuliner kita itu luar biasa, dari dapur kecil bisa lahir ide besar, dari panci sederhana bisa muncul produk berkelas dunia.

Dan jangan salah, dunia kuliner ini penuh humor, lihat saja bagaimana para pelaku usaha mempromosikan produknya dengan gaya khas Indonesia “Kopi kami pahitnya elegan, kayak mantan yang udah move on”, dan “Tempe kami sehat dan tangguh, nggak gampang hancur kayak hubungan jarak jauh”.

Bisa dibilang, bahkan promosi produk pun sudah mengandung cita rasa nasionalisme, dan sedikit bumbu satire.

Namun di balik tawa itu, ada harapan yang serius, bahwa Indonesia tak boleh puas hanya menjadi konsumen global, kita punya potensi menjadi trendsetter rasa, karena dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah menyimpan resep yang bisa menaklukkan dunia.

Gastronomi adalah identitas budaya, ia mengajarkan kemandirian, keberagaman, dan kebanggaan pada hasil bumi sendiri. Ketika dunia bicara tentang sustainability, pelaku kuliner kita sudah lama mempraktikannya, dari konsep “tak ada yang terbuang” hingga penggunaan bahan lokal musiman.

Kekuatan kuliner Indonesia bukan cuma di resep, tapi di cerita di baliknya, di tangan para artisan, cerita itu hidup kembali tentang kebun kopi di dataran tinggi, tentang tempe yang dijemur di pekarangan, tentang tangan-tangan yang menolak menyerah meski persaingan makin sengit.

Inilah yang membuat sektor ini penting bukan hanya untuk pariwisata, tapi juga ekonomi nasional, setiap produk yang terjual adalah wujud dari gotong royong rasa, antara alam, manusia, dan budaya.

Gastronomi adalah cara paling lezat untuk mencintai negeri. Ia mengajarkan bahwa cinta tanah air tidak selalu harus berwujud pidato megah atau spanduk besar, cukup lewat rasa tempe, aroma kopi, atau gigitan cokelat lokal yang manisnya jujur.

Dari dapur Nusantara, lahirlah identitas, pekerjaan, dan kebanggaan, dan dari piring-piring sederhana itu, kita belajar satu hal bahwa kebesaran bangsa tidak hanya ditentukan oleh gedung tinggi atau teknologi canggih, tapi oleh kemampuan merawat rasa dan menghargai asalnya.

Karena seperti pepatah tadi alon-alon asal kelakon, pelan-pelan, tapi pasti, kuliner Indonesia sedang menuju panggung dunia.
Dan ketika saat itu tiba, dunia akan tahu rasa Indonesia, sekali dicicip, susah dilupakan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Muba Diganjar PR Indonesia Awards

    Pemkab Muba Diganjar PR Indonesia Awards

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.220
    • 0Komentar

    KALI kedua, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendapat penghargaan PR INDONESIA Awards (PRIA) Kategori Pemerintah Kabupaten Terpopuler di Media 2019. Penghagaraan diberikan karena menjadi sorotan dan pemberitaan positif, bahkan pemberitaan di media dijadikan bahan untuk evaluasi dan selalu berbenah untuk memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat. Hal ini juga yang menjadi indikator Public Relations (PR) Indonesia untuk kedua […]

  • Puncak HPN 2019, Alex Noerdin Raih Golden Award

    Puncak HPN 2019, Alex Noerdin Raih Golden Award

    • calendar_month Sabtu, 9 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Surabaya – Tokoh olahraga yang sukses membawa Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 yang juga mantan gubernur Sumsel dua periode Alex Noerdin Jumat (8/2/2019) malam di Gedung Grahadi Surabaya menerima penghargaan Golden Award tingkat nasional berupa Tokoh Kreator Go Internasional. Penghargaan diserahkan ke Alex Noerdin bersamaan dengan penyerahan penghargaan untuk insan berprestasi, peduli, dan […]

  • Lestarikan Bahasa Palembang, 2024, SD – SMP Bakal Diajarkan Mata Pelajaran Bahasa Palembang

    Lestarikan Bahasa Palembang, 2024, SD – SMP Bakal Diajarkan Mata Pelajaran Bahasa Palembang

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pada 2024,  siswa Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Palembang akan mendapatkan mata pelajaran Bahasa Palembang guna melestarikan bahasa daerah. Pj Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan progresnya saat ini masih proses persiapan, dan Dinas Pendidikan Kota Palembang telah menandatangani kesepakatan bersama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang untuk mewujudkan mata pelajaran Bahasa […]

  • 5 Alasan Galaxy A34 5G Awesome Lime Cocok Bagi Para Gamers

    5 Alasan Galaxy A34 5G Awesome Lime Cocok Bagi Para Gamers

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.417
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,- Bermain game saat ini menjadi salah satu hal yang semakin digemari oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, dalam studi terbaru dari We Are Social melaporkan bahwa dari semua pengguna smartphone di Indonesia, 66,2% diantaranya bermain game secara aktif.   Tidak berhenti sampai disitu saja, 94,8% pengguna internet pada rentang usia 16 hingga 64 tahun bermain game. Ditambah dengan banyaknya […]

  • “Main, Makan & Mimpi, Tiga M yang Harus Ada Biar Anak Gak Tumbuh Jadi Om-Om Galak!”

    “Main, Makan & Mimpi, Tiga M yang Harus Ada Biar Anak Gak Tumbuh Jadi Om-Om Galak!”

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau masa kecil itu roti tawar, maka main, makan, dan mimpi adalah mentega, meses, dan susu kental manis yang bikin hidup anak-anak jadi empuk, manis, dan penuh topping harapan. Bayangin aja kalau masa kecil anak cuma diisi marah-marahin, makan mie instan 3x sehari, dan disuruh jangan banyak mimpi itu bukan masa kecil, itu […]

  • Ribuan Pantarlih di Ambil Sumpah

    Ribuan Pantarlih di Ambil Sumpah

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.400
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –  4.973 Petugas Pemutahiran Data Pemilih (Pantarlih) Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Kota Palembang diambil sumpah dalam apel kesiapan Pantarlih Pemilu 2024 Kota Palembang, yang digelar di Plaza Jakabaring Sport City (JSC), kemarin. Hadir dalam acara ini, antara lain, Wali Kota Palembang Harnojoyo, Wakil Wali Kota Fitrianti Agustinda, Sekda Ratu Dewa, unsur Forkopimda Palembang. Mereka […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Attach Me! WooCommerce Attribute Stock – Shared Stock & Variable Quantities WooCommerce Auctions – WordPress Simple Auctions WooCommerce Australia Post Shipping Method WooCommerce Authorize.Net Reporting Woocommerce Automatic Order Printing WooCommerce Autoresponder WooCommerce Autoship WooCommerce Autoship Payflow Payments WooCommerce Availability Scheduler