Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Cerita Optimis dari Raja Ampat

Cerita Optimis dari Raja Ampat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 811
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,-  Kalau ada surga yang bisa dijangkau pakai pesawat dan speedboat, itu namanya Raja Ampat,  percayalah, surga ini tidak sedang bubar, meskipun belakangan ada kabar angin yang membuat pelancong sempat urung nyelam, mulai dari penutupan Pulau Wayag hingga gosip tambang nikel pemerintah kita, yang kali ini sigap bagaikan satpam kos-kosan saat malam Minggu, langsung pasang badan.

Jangan sampai gara-gara satu-dua riak, kita langsung mengira seluruh samudra sedang bergolak seperti kata pepatah Papua yang dimodifikasi. “Jangan membakar sagu hanya karena kelapa jatuh di sebelah dapur”.

Kementerian Pariwisata, dengan gaya koordinasi yang rapi seperti rombongan pengantin adat, memastikan bahwa Raja Ampat tetap aman, nyaman, dan memukau. Pulau Wayag memang sementara istirahat, tapi wisata lain, seperti Manta Point, Cape Kri, hingga Blue Magic masih menyambut tamu dengan pelukan karang warna-warni dan ikan yang narsis di depan kamera GoPro.

Bayangkan, sudah jauh-jauh terbang dari Hamburg atau Makassar, masak iya batal nyelam cuma karena baca komentar netizen yang isinya. “Wah bahaya tuh sekarang!”. Padahal komentar itu ditulis dari warnet di Bekasi sambil ngudud dan belum pernah ke Papua seumur hidup, Ckckck.

Pemerintah sendiri, lewat Perpres 87 Tahun 2024, serius merawat Raja Ampat agar tetap jadi model wisata kelas dunia. Ini bukan wisata ecek-ecek. Ini konsep High Quality Sustainable Tourism yang bukan hanya soal foto-foto cantik, tapi juga ekonomi warga, kearifan lokal, dan laut yang tetap biru, bukan biru karena limbah.

Dan hebatnya lagi, langkah konkret pun sudah jalan, Kementerian Dalam Negeri, aparat keamanan, hingga tokoh adat duduk bareng bukan main uno atau remi, tapi musyawarah strategi. Sinergi ini bukan sinetron. Ini realita yang dijalankan dengan tekad bahwa wisata bukan cuma untuk turis, tapi juga masa depan rakyat Raja Ampat itu sendiri.

Ibarat kapal pinisi, jangan cuma lihat layar sobeknya, lihat juga nahkodanya yang lagi kerja keras supaya kapal nggak oleng. Di balik kabar yang sempat keruh, masih ada laut yang jernih dan komitmen pemerintah yang sebening air di Teluk Kabui.

Kalau pun ada tantangan, ya itu bagian dari dinamika bahkan laut pun kadang pasang dan surut. Yang penting, jangan sampai wisatawan ikut hanyut oleh hoaks, lalu batal menyapa hiu karpet Wobbegong hanya karena baca judul berita setengah matang.

Raja Ampat masih dan akan selalu jadi primadona wisata Indonesia, jangan sampai kita sebagai bangsa justru merusak citra wisata sendiri, sementara turis dari luar negeri sudah antre demi selfie bareng pari manta. Ingat kata pepatah “Batu karang tak akan tenggelam walau diterjang ombak gosip”. Jaga bersama Raja Ampat, sama artinya dengan menjaga etalase terindah milik Ibu Pertiwi.

Raja Ampat bukan destinasi ecek-ecek, ia bukan sembarang pulau, tapi mutiara di ujung timur yang tak bisa dikalahkan hanya oleh riak-riak isu. Pemerintah sudah sigap, rakyat lokal tetap ramah, dan ikan-ikan di sana masih rajin ikut foto bareng wisatawan. Jadi, tak ada alasan buat takut atau ragu datang.

Kita sedang bicara tentang aset pariwisata yang indah,  bukan iming-iming brosur yang direkayasa, jangan sampai karena satu-dua berita miring, kita jadi seperti orang beli semangka cuma lihat kulitnya langsung batal padahal dalamnya merah manis dan bebas biji. Kalau Raja Ampat ibarat rumah mewah, ya masa kita fokus sama retak kecil di dinding, tapi lupa sama kolam renang pribadi yang isinya lumba-lumba tersenyum?.

Ini waktunya kita jadi duta wisata, bukan tukang sebar kabar,  bantu jaga citra, rawat keindahan, dan dukung kebijakan positif karena kalau bukan kita yang jaga, nanti turis luar yang akan “membungkus” pesona Raja Ampat, lalu kita cuma bisa nonton dari TV sambil ngunyah kerupuk. Ingat juga pepatah lawas versi update “Barang siapa menjaga lautnya, maka wisatawan akan datang tanpa banyak drama”. Pasang snorkel, siapkan kamera underwater, dan jangan lupa tersenyum, sebab Raja Ampat tetap aman, tetap menawan, dan tetap jadi primadona di hati dunia.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapkan 104 Beasiswa, Banyuasin Ingin Politeknik Negeri Sriwijaya Ciptakan SDM Berkualitas

    Siapkan 104 Beasiswa, Banyuasin Ingin Politeknik Negeri Sriwijaya Ciptakan SDM Berkualitas

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.846
    • 0Komentar

    POLITEKNIK Negeri Sriwijaya Banyuasin melakukan kontrak kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin guna memberikan beasiswa untuk 104  mahasiswa. Kerjasama tersebut bertujuan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia [SDM] unggul di Kabupaten Banyuasin. Usai melakukan kontrak kerjasama Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama Politeknik Negeri Sriwijaya langsung mengadakan Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Bupati Banyuasin. Dalam rapat itu disebutkan Politeknik […]

  • Antisipasi Insiden Keamanan Siber, Bentuk CSIRT, Kominfo Gandeng BSSN

    Antisipasi Insiden Keamanan Siber, Bentuk CSIRT, Kominfo Gandeng BSSN

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membentuk Kominfo-Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mirra Tayyiba menyatakan, KCSIRT ditujukan untuk mengantisipasi insiden keamanan siber di lingkungan Kementerian Kominfo. “Kementerian Kominfo perlu menyiapkan strategi dan langkah-langkah yang komprehensif, mulai dari antisipasi mitigasi hingga penanggulangan dan pemulihan bila terjadi insiden […]

  • Muba Optimistis Ratakan Pembangunan Listrik Hingga Pelosok Desa

    Muba Optimistis Ratakan Pembangunan Listrik Hingga Pelosok Desa

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.610
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Percepatan Program 100% Listrik Desa, di Ruang Rapat Serasan Sekate Pemkab Muba, Rabu (19/6/2019). Rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Muba Beni Hernedi selaku Ketua Satgas Percepatan Pembangunan Kelistrikan di Muba, dan diikuti Direktur PT MEP Umaidi, Manager Unit PT PLN Persero Palembang Nanang Prasetyo, Kabag Ekonomi Setda Muba Erdiansyah, Perangkat […]

  • Ini Alasannya Kenapa Jembatan Ampera Nanti Malam Saat Pergantian Tahun di Tutup

    Ini Alasannya Kenapa Jembatan Ampera Nanti Malam Saat Pergantian Tahun di Tutup

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.408
    • 0Komentar

    MALAM nanti diperkirakan jembatan Ampera bakal ditutup guna mengantisipasi masyarakat memadati jembatan yang penuh sejarah tersebut di saat menyambut pergantian tahun. Keberadaan icon masyarakat Palembang sebelumnya memang selalu dipadati masyarakat saat menjelang pergantian tahun. Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiadji mengatakan berdasarkan hasil evaluasi bersama pihak terkait, bahwa untuk menghindari penumpukan arus kendaraan dan orang, […]

  • Kerap Terdampar di Perairan Kampung Arborek Raja Ampat Sorong, Paus Sperma Jadi Ide KKP Untuk Tarik Minat Wisata Edukasi, Wah.., Ini Respon Warganya

    Kerap Terdampar di Perairan Kampung Arborek Raja Ampat Sorong, Paus Sperma Jadi Ide KKP Untuk Tarik Minat Wisata Edukasi, Wah.., Ini Respon Warganya

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.677
    • 0Komentar

     KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kawasan Konservasi Daerah Raja Ampat menjajaki wisata budaya paus sperma untuk tujuan edukasi dan daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kampung […]

  • Gubernur Resmikan Klinik Rehabilitasi Narkoba, Gratis Bagi Masyarakat

    Gubernur Resmikan Klinik Rehabilitasi Narkoba, Gratis Bagi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 753
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menyampaikan rasa bangga dengan telah diresmikannya Klinik Rehabilitasi Al-Hayzza yang fokus pada prngobatan pemulihan bagi pasien ketergantungan narkoba. Menurutnya, inisias  Duta Anti Narkoba Provinsi Sumsel Ratu Tenny Leriva untuk menghidupkan kembali pusat rehabilitasi yang berkerjasama dengan Yayasan Masjid Agung Palembang sangat tepat, mengingat  Narkoba adalah tantangan baru […]

expand_less
WordPress Archive Capri – A Hot Multi-Purpose Theme Captcha Plus WordPress Plugin Captiva – Responsive WordPress WooCommerce Theme Captura – Photography Portfolio WordPress Theme Capuay - Hotel & Resort Elementor Template Kit Car Dealer – Automotive Responsive WordPress Theme Car Dealer Automotive WordPress Theme – Responsive Car Rental System (Native WordPress Plugin) Car Rental WordPress Theme Landing Page Car Repair Services & Auto Mechanic WordPress Theme + RTL