Selasa, 8 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sosisolog: Insentif guru ngaji ala Ganjar-Mahfud perlu direalisasikan

Sosisolog: Insentif guru ngaji ala Ganjar-Mahfud perlu direalisasikan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
  • visibility 761
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Sosiolog dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tantan Hermansah menyambut positif rencana pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) memberikan insentif gaji bagi guru ngaji jika memenangi Pilpres 2024. Menurut dia, meskipun turut berkontribusi mendidik masyarakat, guru ngaji tak diapresiasi dengan layak.

“Tunjangan bagi guru ngaji bisa dilihat dari dua hal. Pertama, dari perspektif kepantasan, program ini tentu sangat baik dan patut disambut dengan rasa syukur. Kita tahu guru ngaji itu adalah sosok yang selama ini mengkontribusikan diri untuk kebaikan masyarakat, namun tidak pernah diberikan penghargaan,” kata Tantan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/12).

Program insentif bagi guru ngaji di seluruh Indonesia merupakan satu dari 21 program unggulan Ganjar-Mahfud. Dengan program tersebut, seluruh guru ngaji akan menerima insentif sebesar Rp1 juta setiap bulannya. Sejauh ini, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud telah mengumpulkan sebanyak 928 ribu guru ngaji di seluruh Indonesia.

Menurut Tantan, program bagi guru ngaji dapat merangsang pendidikan agama bisa terselenggara secara baik di masyarakat. “Secara sosiologis program ini sangat baik untuk menghasilkan guru-guru atau anak didik yang baik,” imbuh dia.

Namun, Tantan melihat ada sengkarut masalah yang sangat pelik terkait kelembagaan guru ngaji. Sebab, guru ngaji di Indonesia memiliki ragam tipologi. “Ada guru ngaji yang terafiliasi institusi formal seperti masjid dan sekolah atau madrasah dan pesantren, tetapi ada juga mereka yang independen,” ucap Tantan.

Ganjar-Mahfud, lanjut Tantan, perlu merancang parameter yang berkeadilan untuk mendata guru ngaji yang layak diberi insentif. Sebab, bukan tidak mungkin guru ngaji yang tidak terafiliasi dengan institusi formal yang justru dengan tulus hati mengajar ngaji di masyarakat.

“Tentu ada parameter yang berkeadilan. Sebab bisa jadi mereka guru ngajinya yang bayaran di bawah standar justru yang paling ikhlas menjadi pengajar. Sementara mereka yang masuk standar negara malah cenderung kelompok-kelompok yang pragmatis yang memanfaatkan kemampuannya untuk bertindak lebih profesional dengan cara mengambil keuntungan guru ngaji,” ucap Tantan.

Terlepas dari itu, menurut Tantan, sebelum mengeksekusi program memberi gaji guru ngaji, Ganjar-Mahfud perlu terlebih dahulu merancang aturan dan instrumen negara untuk menjadi acuan menetapkan standar guru ngaji dan mengeluarkan sertifikasi guru ngaji.

“Posisi guru ngaji belum termaktub dalam undang-undang apa pun. Jika ini menjadi program nasional, maka Ganjar Mahfud harus buat instrumen kenegaraan dan pemerintahan berupa aturan yang menyebutkan di dalamnya bahwa setiap guru ngaji yang dia tersertifikasi dan standarisasi oleh lembaga negara yang diizinkan oleh negara maka dia berhak mendapatkan insentif,” kata Tantan.

Tantan berpandangan bila aturan dan lembaga negara tidak dirancang, program gaji bagi guru ngaji Ganjar-Mahfud bisa sulit terlaksana. “Jika, tidak ada sarana pendukung untuk melegalkan mereka mendapatkan insentif dari negara, maka program gaji bagi guru ngaji hanyalah sebuah janji untuk menggombali masyarakat,” kata Tantan.

Terpisah, juru bicara TPN Ganjar-Mahfud, Usman M. Tokan berkata bila program gaji bagi guru ngaji berangkat dari keresahan pasangan jagoannya lantaran melihat guru ngaji kerap diabaikan negara. “Padahal, mereka yang akan melahirkan generasi berakhlakul karimah, generasi penerus pejuang menuju Indonesia unggul,”ucap Usman.

Usman berkata bila nantinya akan ada lembaga negara yang ditunjuk untuk mengkaji standarisasi dan sertifikasi guru ngaji yang akan diberi gaji oleh negara.

“Program ini tentunya nanti akan dikaji lebih dalam oleh lembaga yang berwewenang, berapa banyak jumlahnya, berapa besar gaji yang harus diberikan setiap bulan,” kata Usman.

Usman juga berkata bila program serupa juga akan dirancang untuk guru agama selain agama Islam. “Tentunya hal ini akan diputuskan setelah mengkalkulasi berbagai aspek tapi yang pasti ini adalah program kongkret dari pasangan no 3, Mas Ganjar Pranowo-Prof Mahfud dalam menjemput bonus demografi. Tidak hanya guru ngaji tapi juga agama lain,” ucap Usman.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM Expo 2023, Ajang Pamer Produk UMKM Muba

    UMKM Expo 2023, Ajang Pamer Produk UMKM Muba

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 851
    • 0Komentar

    UMKM Expo 2023, menjadi ajang pamer Produk UMKM Muba, Pj Ketua Dekranasda Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Hj Asna Aini pun menyambut  baik atas inisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang menggelar UMKM Expo 2023, Sabtu (13/5/2023).   Istri Pj Bupati Muba ini menilai event UMKM Expo 2023 yang digelar dari tanggal 13-15 Mei 2023, di […]

  • “An Evening of Indonesian Music and Dance” Ajak Penonton Thailand  Nikmati Keanekaragaman Seni dan Budaya Indonesia

    “An Evening of Indonesian Music and Dance” Ajak Penonton Thailand  Nikmati Keanekaragaman Seni dan Budaya Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.161
    • 0Komentar

    Bangkok, Thailand – “An Evening of Indonesian Music and Dance” mengajak penonton negara Thailand menikmati sebagian kecil dari ribuan keanekaragaman seni dan Budaya Indonesia Malam budaya Indonesia bertajuk “An Evening of Indonesian Music and Dance” pada 24 Mei 2023 itu diselenggarakan KBRI Bangkok pada 24 Mei 2023. Bertempat di auditorium Siam Society, acara tersebut digagas melalui kerja sama Perwakilan […]

  • Jelang Pileg dan Pilpres 2019, Muba Tingkatkan Sinergi dengan TNI-Polri

    Jelang Pileg dan Pilpres 2019, Muba Tingkatkan Sinergi dengan TNI-Polri

    • calendar_month Sabtu, 12 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 812
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Menjelang pelaksanaan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden pada 17 April 2019 nanti pihak Pemkab Muba diwakili Kesbangpol terus meningkatkan sinergi bersama aparat TNI dan Polri untuk meminimalisir terjadinya gesekan dan potensi gejolak. “Hasil koordinasi dengan stakeholder juga menunjukkan kondisi Muba sangat kondusif, Alhamdulillah warga Muba sangat komitmen dan konsisten untuk terus mewujudkan Muba […]

  • Pemkot Bengkulu Salurkan Bantuan Baznas, Pemulung Juga Dapat Bantuan

    Pemkot Bengkulu Salurkan Bantuan Baznas, Pemulung Juga Dapat Bantuan

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 621
    • 0Komentar

    DI bulan penuh berkah, Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi sedang gencar-gencarnya menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Menurut Helmi-Dedy, Keutamaan di bulan Ramadhan ini, di antaranya pahala dilipat gandakan, ampunan Allah bertebaran memenuhi setiap ruang dan waktu. Ramadhan ini juga merupakan momentum yang luar biasa untuk […]

  • Jangan Khawatir, MBR OKI Tak Mampu Isolasi Mandiri, Pemkab Siap Fasilitasi  

    Jangan Khawatir, MBR OKI Tak Mampu Isolasi Mandiri, Pemkab Siap Fasilitasi  

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel siap memfasilitasi warganya yang tak mampu melakukan isolasi mandiri, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sebelumnya Pemda OKI sudah menyiapkan Gedung Diklat Teluk Gelam sebagai fasilitas karantina terpusat. Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE mengungkap ketika harus isolasi di rumah tentu ada konsekuensi dan resiko menulari kontak erat, […]

  • Beri Dukungan Ifandi, Ini Pesan Wabup Muba

    Beri Dukungan Ifandi, Ini Pesan Wabup Muba

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 733
    • 0Komentar

    SETELAH mampu menjuarai Kelas Atom Weight 48 kilo gram di Cabang Olah Raga Tarung Bebas One Pride MMA yang di gelar oleh Stasiun Televisi Swasta pada Agustus 2018 yang lalu,  Ifandi Saputra putra asli Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mengikuti pertarungan One Pride MMA Perbaikan Peringkat Atom Weight. Bertempat di Tenis Indoor Senayan GBK Jakarta, […]

expand_less
WordPress Archive Avila – Electronic WooCommerce Elementor Template Kit Avimart – Multi-Vendor Marketplace WordPress Theme Avontur – Modern Tour & Travel Elementor Template Kit Avviare Start Up Business Elementor Template Kit Avvocato – Law Firm WordPress Theme Awake – Creative Portfolio WordPress Theme aWeather Forecast Awebani – Restaurant WordPress Theme Aweber Connect Jetpack CRX Addon Awesome Gallery - Instagram, Flickr, Facebook galleries on your site