Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Peringati Hari Meteorologi Dunia ke-71, BMKG Tingkatkan Observasi Laut Hadapi Perubahan Iklim

Peringati Hari Meteorologi Dunia ke-71, BMKG Tingkatkan Observasi Laut Hadapi Perubahan Iklim

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
  • visibility 906
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEMPERINGATI Hari Meteorologi Dunia (HMD) ke-71, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) makin menguatkan observasi dan analisis Meteorologi, Klimatologi dan Oseanografi di perairan Indonesia, guna menghadapi berbagai tantangan akibat perubahan iklim.

“Semangat HMD tahun 2021 penting bagi BMKG dan Indonesia dalam rangka penguatan dan peningkatan observasi meteorologi dan iklim yang terintegrasi dengan observasi lautan/ samudra, yang saat ini ditindaklanjuti dengan modernisasi sistem dan peralatan observasi, analisis dan pemodelan meteorologi maritim dengan teknologi terkini,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Hal tersebut sejalan dengan tema HMD tahun ini yaitu “Waspada Cuaca, Peduli Iklim, dan Selamatkan Laut”. HMD diperingati setiap 23 Maret, bertepatan dengan terbentuknya Badan Meteorologi Dunia di bawah naungan PBB (World Meteorological Organization /WMO) pada tahun 1950.

Peringatan HMD ini penting pula untuk menyadarkan kita bahwa Perubahan Iklim baik secara global maupun dampak lokalnya benar-benar sedang berlangsung. Deputi Klimatologi BMKG, Herizal menjelaskan bahwa trend kenaikan suhu udara di Indonesia terjadi di sebagian besar wilayah, dengan menggunakan data observasi BMKG (1981-2020) menunjukkan tren positif dengan besaran yang bervariasi dengan nilai sekitar 0.03 °C setiap tahunnya. Sehingga dalam 30 tahun estimasi kenaikan suhu udara akan bertambah sebesar 0.9 °C. Untuk wilayah Indonesia secara keseluruhan, tahun 2016 merupakan tahun terpanas dengan nilai anomali sebesar 0.8 °C sepanjang periode pengamatan 1981 hingga 2020. Tahun 2020 sendiri menempati urutan kedua tahun terpanas dengan nilai anomali sebesar 0.7 °C, dengan tahun 2019 berada di peringkat ketiga dengan nilai anomali sebesar 0.6 °C. Sebagai perbandingan, informasi suhu rata-rata global yang dirilis World Meteorological Organization (WMO) di laporan terakhirnya pada awal Desember 2020 juga menempatkan tahun 2016 sebagai tahun terpanas (peringkat pertama), dengan tahun 2020 sedang on-the-track menuju salah satu dari tiga tahun terpanas yang pernah dicatat.

Kenaikan suhu tersebut korelatif dengan peningkatan konsentrasi Gas Rumah Kaca, terutama konsentrasi CO2. Monitoring yang dilakukan oleh BMKG di stasiun pengamatan Global Atmosphere Watch Bukit Kototabang menunjukkan konsentrasi gas CO2 di Indonesia telah mencapai 411.1 ppm pada tahun awal tahun 2021, meningkat signifikan dibandingkan dengan konsentrasi CO2 di tahun 2004 sebesar 372.1 ppm. Peningkatan konsentrasi ini relatif masih dibawah rata-rata global, yaitu telah mencapai 415.0 ppm pada awal tahun 2021.
Dampak kombinasi antara anomali iklim global yang alamiah seperti La Nina dan El Nino dengan perubahan iklim global akan mengakibatkan hujan ekstrim yang lebih sering, lebih tinggi intensitasnya dan lebih lama durasinya pada saat musim hujan, ataupun kekeringan panjang pada saat musim kemarau, serta naiknya muka air laut.

Proyeksi Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menunjukkan bahwa kenaikan permukaan laut dapat mencapai sekitar 30 cm hingga 60 cm pada tahun 2100, bahkan jika emisi gas rumah kaca berkurang tajam dan pemanasan global dibatasi hingga di bawah 2 derajat celcius sesuai Kesepakatan Paris ( The Paris Agreement). Namun, jika emisi gas rumah kaca terus berlanjut, kenaikannya akan berkisar antara 60 cm hingga 110 cm.

Lautan menggerakkan cuaca dan iklim dunia serta menjadi jangkar bagi ekonomi dan ketahanan pangan global. Perubahan iklim tidak hanya berpengaruh besar terhadap lautan, tetapi juga meningkatkan bahaya bagi ratusan juta orang.

Lebih lanjut Guswanto, Deputi Meteorologi BMKG mengatakan, observasi dan riset maritim yang dilakukan BMKG antara lain melalui Ekspedisi Maritim Indonesia (untuk pengumpulan data cuaca dan iklim di Samudra Hindia bagian Barat Indonesia). BMKG dan berbagai mitra nasional dan internasional juga rutin melakukan Ekspedisi “Years of The Maritime Continent (YMC)”, untuk mengamati cuaca dan iklim dengan meningkatkan pemahaman dan prediksi variabilitas lokal hingga global, terutama utk menguak misteri di perairan Benua Maritim Indonesia yang mengontrol interaksi antara Samudra Pasifik dan Samudera Hindia.

BMKG Indonesia juga telah ditunjuk oleh Badan Meteorologi Dunia (WMO), sebagai Steering Committee pada Program Global Ocean Observation System (GOOS), yang berperan untuk menentukan arah dan Kebijakan Sistem Observasi Samudera secara global.

Selain itu, Kepala BMKG juga ditunjuk oleh IOC ( International Ocean Committee) sebagai Chair of Indian Ocean Tsunami Warning System, yang berperan untuk memberikan Peringatan Dini Tsunami bagi 28 negara di Samudra Hindia, serta mengedukasi masyarakat terhadap terhadap langkah-langkah kesiapsiagaan akan ancaman bahaya tsunami.

BMKG juga terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat diantaranya dengan menyelenggarakan program Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) yang merupakan kegiatan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan nelayan terhadap informasi cuaca maritim guna mendukung kegiatan sektor perikanan dan kelautan; Sekolah Lapang Iklim (SLI) yakni kegiatan kerjasama antara BMKG dengan Pemerintah Daerah bertujuan sebagai mekanisme dalam menjembatani informasi iklim dari BMKG sebagai penyedia dengan petani sebagai end-user; serta Sekolah Lapang Geofisika (SLG), program yang dibangun agar seluruh komponen masyarakat paham dan mampu melakukan penyelamatan diri terhadap bencana gempa bumi dan tsunami, sehingga meminimalisir korban jiwa maupun korban materiil.

Pada perayaan HMD tahun ini, BMKG menyelenggarakan beberapa kegiatan antara lain The 2nd International Conference On Tropical Meteorology and Atmospheric Science (ICTMAS) yang berupa seminar sains dan atmosfer tingkat internasional yang dilaksanakan pada tanggal 23 – 25 Maret 2021.

BMKG juga meluncurkan beberapa aplikasi informasi terbaru yang berkaitan dengan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika beberapa diantaranya yaitu Aplikasi SIAM ( System of Indonesian Aviation Meteorology) yang berbasis web untuk layanan informasi lengkap mengenai cuaca yang dibutuhkan pada layanan penerbangan, kemudian Ina-WIS, Ina-OPSMAR, dan Ina-Drift yang ketiganya berfungsi untuk peningkatan layanan informasi cuaca maritim di wilayah perairan Indonesia.

BMKG juga akan segera mengumumkan hasil dari Prakiraan Musim Kemarau tahun 2021. Pelaksanaan HMD kali ini juga diikuti program SLCN secara serentak di 9 lokasi yaitu di Palu, Padang, Lampung, Paotere, Lombok, Semarang, Ambon, Denpasar, dan Pontianak.[***]

Ril BMKG

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Bantu Pompa Air Untuk Asrama Ranggonang & Randik Yogyakarta

    Muba Bantu Pompa Air Untuk Asrama Ranggonang & Randik Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    KABUPATEN Muba mengirim bantuan pompa air untuk mahasiswa asal Muba yang tinggal di Asrama Ranggonang dan Randik Yogyakarta. Bantuan itu merupakan inisiatif Bupati Muba Dodi Reza Alex, diberikan guna mempermudah aktifitas mahasiswa sehari-hari untuk mencuci pakaian dan mandi. “Saya dulu pernah merantau kuliah di luar negeri (LN), pernah juga mengalami kondisi seperti mahasiswa asal Muba […]

  • Delapan Titik Jalan Ditambal Cepat

    Delapan Titik Jalan Ditambal Cepat

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau jalanan Palembang itu manusia, mungkin sekarang sudah teriak-teriak sambil guling-gulingan di trotoar. Betapa tidak, tiap hari diinjak ban motor, dijambak-jambak roda truk, dilempar panas matahari, plus disiram hujan deras  siapa yang kuat? Kalau aspal bisa curhat, pasti statusnya di medsos penuh quotes galau. “Aku lelah jadi jalanan, tak pernah dianggap, tapi selalu […]

  • Mutasi Pejabat OKI Prosedural, Bebas Kepentingan Politik

    Mutasi Pejabat OKI Prosedural, Bebas Kepentingan Politik

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.507
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) memastikan mutasi dan rotasi sejumlah pejabat administrator dan fungsional dilingkungan Pemkab OKI pada Kamis (31/10/2024), sesuai prosedur dan bebas kepentingan politik. Bahkan seiring masuknya tahapan Pilkada 2024, Pemkab OKI sudah mengantongi restu Kemendagri nomor 100.2.2.6/7991/OTDA tertanggal 9 Oktober 2024 perihal persetujuan pengangkatan dan pelantikan pejabat administrator dan […]

  • Produk Muba Ini Jadi Bahan Kajian Penelitian KPJU Sumsel,Begini Alasannya Kata Dosen Ilmu Komunikasi Unsri, Asa Sekda Juga Begini

    Produk Muba Ini Jadi Bahan Kajian Penelitian KPJU Sumsel,Begini Alasannya Kata Dosen Ilmu Komunikasi Unsri, Asa Sekda Juga Begini

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 925
    • 0Komentar

    SEBAGAI daerah yang memiliki produk dan jenis usaha unggulan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)  mempunyai, produk khas Gambo Muba. Gambo Muba merupakan hilirisasi komoditas gambir dan juga menjadi salah satu produk eco fashion sebagai trend fashion di kancah Nasional maupun International. “Diharapkan dengan adanya penelitian KPJU ini tentu dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat dalam mendorong […]

  • Politisi PKS OKI Suparno Kunjungan Kerja Daerah Pilihannya Dapil V

    Politisi PKS OKI Suparno Kunjungan Kerja Daerah Pilihannya Dapil V

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.977
    • 0Komentar

    ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir, dari Partai Keadilan Sejahtera.Suparno yang merupakan wakil ketua komisi 2 melakukan kunjungan kerja di daerah pemilihnya (Dapil) 5 yaitu Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya guna menyerap aspirasi masyarakat. Dalam kunjungan resesnya, Suparno bertandang ke Desa Tanjung Sari 1, Rantau Durian 2, dan Tanjung Sari Dusun […]

  • Jangan Lewatkan Penawaran Terbatas, Jika Membeli vivo V27 Series Selama Ramadhan

    Jangan Lewatkan Penawaran Terbatas, Jika Membeli vivo V27 Series Selama Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Berkah di bulan Ramadhan, bikin ente gak rugi, jika membeli vivo V27 Series selama Ramadan, karena  banyak penawaran terbatas Ultimate Ramadan! Jangan mau lewatkan kesempatan spesial ini karena terdapat berbagai keuntungan mulai dari 0% Installment, cashback hingga 750rb, dan bonus postpaid quota sejumlah 50GB per bulan, inilah waktu yang terbaik kamu untuk mendapatkan vivo V27 […]

expand_less
WordPress Archive Olympus – HTML Social Network Toolkit Olympus – Responsive Coming Soon WordPress Plugin Olympus – Social Networking WordPress Theme Ombra – A Versatile Multiconcept WordPress Theme Omens – Multipurpose Creative WordPress Theme Oment – Event & Conference WordPress Theme OMNIA – Multipurpose, Creative WordPress Theme OmniPrice – PrestaShop Omnibus Directive compatibility module Omnity – Music Store WordPress Theme On-Scroll Animated Grid for Elementor