Pengungsi NTT Ditemui Prabowo, Ini Alasan Presiden Datang Langsung ke Nagekeo
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 14 menit yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : setneg.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto datang langsung ke tengah warga terdampak bencana di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026). Kunjungan itu bukan sekadar melihat kondisi pengungsian, tetapi juga untuk memastikan penanganan bencana berjalan dan mendengar langsung keadaan masyarakat.
Di posko pengungsian Lapangan Berdikari, Prabowo menyempatkan diri berbincang dan menyapa warga yang masih bertahan setelah bencana melanda sejumlah wilayah Flores.
“Saya datang untuk melihat langkah-langkah yang sudah diambil,” kata Prabowo saat berada di lokasi pengungsian.
Kehadiran Presiden mendapat sambutan hangat dari warga. Sejumlah pengungsi, termasuk anak-anak, menyambut Prabowo dengan senyum dan sapaan. Suasana berubah haru ketika beberapa warga terlihat menangis dan memeluk Presiden.
Bagi masyarakat yang masih berada di pengungsian, kedatangan langsung Kepala Negara menjadi kesempatan untuk menyampaikan sekaligus merasakan perhatian pemerintah di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih.
Penanganan bencana NTT terus dipantau
Selain bertemu pengungsi, Prabowo melihat dari dekat fasilitas yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga. Salah satunya dapur umum yang menyiapkan makanan bagi masyarakat terdampak.
Presiden juga meninjau dapur lapangan Polri dan melihat menu makanan yang disiapkan untuk para pengungsi. Setelah itu, ia melanjutkan peninjauan ke tenda-tenda tempat warga mengungsi.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat Flores yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana.
Ia juga meminta masyarakat tetap tenang sekaligus waspada selama masa pemulihan. Menurutnya, kondisi alam masih perlu diantisipasi dan masyarakat perlu belajar dari kejadian tersebut untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana berikutnya.
Hunian sementara disiapkan
Masa pemulihan menjadi perhatian berikutnya. Prabowo mengatakan pemerintah akan mengambil langkah lanjutan setelah kondisi dinilai relatif aman, termasuk pembangunan hunian sementara dan perbaikan rumah warga yang terdampak.
“Menurut para ahli, kita butuh kurang lebih sabar mungkin maksimal mungkin 3 minggu lagi, baru relatif aman semuanya,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran bahwa penanganan bencana di NTT tidak berhenti pada fase tanggap darurat. Pemerintah juga mulai menyiapkan tahapan pemulihan bagi masyarakat yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal.
Di tengah kondisi pengungsian yang masih diwarnai ketidakpastian, Prabowo memastikan pemerintah akan terus mengikuti perkembangan di wilayah terdampak.
“Percayalah pemerintah tidak akan membiarkan saudara sendiri,” kata Prabowo.
Kunjungan ke Nagekeo akhirnya bukan hanya tentang kehadiran seorang Presiden di posko pengungsian. Lebih dari itu, Prabowo ingin melihat langsung bagaimana warga Flores menghadapi masa sulit sekaligus memastikan penanganan bencana NTT terus berjalan hingga memasuki tahap pemulihan. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
