Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Tak-Tok di Meja, Kompak di Holding

Tak-Tok di Meja, Kompak di Holding

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 1.449
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Saat Tenis Meja Menyatukan Pupuk Indonesia Group

BOLA putih melayang, bet beradu, suaranya “tak-tok”. Jangan remehkan bunyi ini. Kadang bunyi itu lebih ampuh untuk menyatukan holding besar ketimbang rapat berjam-jam yang ujung-ujungnya minta coffee break. Beginilah suasana Hall Badminton Pusri, Palembang, pada 18 – 21 Desember 2025 lalu.

Dimana tempat yang biasanya sunyi itu mendadak ramai, bukan karena inspeksi mendadak, bukan pula karena kunjungan pejabat. Penyebabnya cuma satu kok, tak lain pertandingan tenis meja Pupuk Indonesia Cup 2025.

Di sinilah insan Pupuk Indonesia Group berkumpul, mereka  tanpa jas, tanpa juga membawa map. Tanpa slide PowerPoint, namun yang dibawa hanya bet, sepatu olahraga, dan satu tekad mulia yaitu “menang kalau bisa, ketawa kalau kalah.”

Di meja tenis itulah jabatan mendadak tidak laku,  mau  dia manajer, supervisor, atau staf, kalau bolanya nyangkut net ya… tetap kalah. Tidak bisa minta dispensasi, tidak juga bisa lempar jargon,  apalagi minta rapat evaluasi. Eh..mikir dulu, dan benar juga ya….!

Bahkan semua perwakilan dari PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Iskandar Muda, dan tuan rumah PT Pusri Palembang sama-sama merasakan itu, semuanya setara dan semuanya punya rasa deg-degan.

Pepatah lama bilang, “Tinggi jabatan, tinggi tanggung jawab.” Di Palembang kemarin, pepatahnya itu menjadi berubah, gini katanya “Tinggi gaya, tinggi kemungkinan blunder.”

Nah, dengan tenis meja ganda ternyata mengajarkan filosofi paling kejam, namun tetap adil, sebab kalau terlalu egois, pasangan bisa celaka. Terlalu nafsu melakukan smes terus, lupa kawan dibelakang, tahu-tahu poin melayang bersama si bola putih.

Begitulah holding memang nggak bisa jalan sendiri, anak perusahaan boleh jago masing-masing, tapi kalau tidak saling baca gerak,bisa bikin  capek semua.

Di lapangan itu, filosofi itu terasa menjadi nyata senyata-nyatanya, lantaran  ada refleksnya, cepat tapi kurang sabar. Ada yang kalem, tapi presisi. Ada yang salah pukul, lalu nyengir sendiri.

Namun kelebihannya tetap semuanya saling melengkapi, sembaril sekali-kali saling ejek tipis-tipis, versi olahraga dari bonding korporasi.

Sebagai tuan rumah, PT Pusri Palembang tidak pasang tampang bos, justru sebaliknya. Penyelenggaraan rapi, aman, nyaman, tapi suasananya cair. Tamu datang bukan merasa diundang resmi, tapi seperti mampir ke rumah saudara.

Soal hasil? Pusri memang keluar sebagai Juara I, disusul PT Pupuk Kalimantan Timur diposisi kedua dan PT Pupuk Kujang Cikampek di peringkat ketiga. Tapi tidak ada selebrasi berlebihan, dan tidak ada dada dibusungkan berlebihan.

Karena semua paham, juara boleh bergilir, tapi kekompakan jangan sampai gugur.

Malah yang paling jujur di turnamen ini, justru penonton, kok bisa? karena mereka yang jelas tidak main, namun tegangnya setengah mati.

Bahkan melihat bola nanggung gagal dikembalikan, langsung terdengar erangan kecewa, reli panjang, tepuk tangan bisa lebih heboh dari final lomba tujuhbelasan.

Dukungannya yang jelas, juga tanpa proposal, tanpa surat tugas, murni karena rasa memiliki. Inilah engagement yang tidak pernah masuk notulen rapat, tapi efeknya terasa sampai ke ruang kerja.

Kadang yang main sudah pasrah, penonton masih yakin bisa dibalikkan, rasa optimisme versi tribun yang jarang muncul di laporan bulanan.

Olahraga murah, dampak mahal

Tenis meja itu memang termasuk olahraga murah, namun efeknya mahal, bahkan Sekretaris Perusahaan PT Pusri Palembang, Indah Irmayani, menyebut turnamen ini sebagai momentum memperkuat sinergi dan soliditas insan Pupuk Indonesia Group. Lewat olahraga, sportivitas, kebersamaan, dan gaya hidup sehat tumbuh bersamaan.

Memang benar tenis meja itu olahraga murah dan  tidak ribet, tapi dampaknya mahal, kata pepatah bilang, “Kecil-kecil cabe rawit.” Meja kecil, bola kecil, tapi efeknya bisa melunakkan ego sebesar holding sebab, kadang yang dibutuhkan itu yaitu organisasi besar bukan program rumit, tapi ruang bermain yang jujur.

Oleh sebab itu dibalik bunyi “Tak-Tok” itu, turnamen ini mengajarkan satu pelajaran penting, yaitu kekompakan tidak bisa dipaksa lewat jadwal, karena kekompakan itu tumbuh lewat interaksi, lewat tawa, lewat kesalahan kecil yang ditertawakan bersama.

Sementara Holding yang kuat bukan yang paling sering rapat,  namun yang paling cepat saling memahami, seperti tenis meja, semua soal timing, apalagi  terlalu cepat, salah, terlalu lambat bisa kalah.

Pepatah lama juga bilang, “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh,” namun di versi Palembang kemarin lebih relevan, yaitu main bareng dulu, kompaknya nyusul.

Tanpa terasa empat hari kemudian, pertandingan pun berakhir, hall kembali sepi, bet disimpan alias parkir lagi di rak dan bola itu dikumpulkan, namun bunyi “tak-tok” itu masih bergema di obrolan lintas unit, bahkan saat cara mereka saling menyapa, bahkan terasa juga di kerja sama yang terasa lebih cair.

Tenis Meja Pupuk Indonesia Cup 2025 membuktikan satu hal sederhana, kadang yang dibutuhkan holding besar bukan rapat panjang, tapi meja kecil, pasalnya  di atas meja itulah.

Semua belajar menurunkan ego, membaca ritme, dan menghargai pasangan, seperti saat bermain tenis meja, sebab kerja bersama, bukan soal siapa paling keras memukul, namun yang terpenting  siapa paling paham kapan harus mengoper. Selamat HUT Pusri Palembang ke-66. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diterima di Dua Universitas Luar Negeri, Jatuhkan Pilihan The University of Manchester UK

    Diterima di Dua Universitas Luar Negeri, Jatuhkan Pilihan The University of Manchester UK

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 618
    • 0Komentar

    ARAMINTA Vania Saraswati, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 DI Yogyakarta diterima kuliah di dua universitas luar negeri. Keduanya adalah The University of Manchester United Kingdom (UK) dan Monash University Malaysia dan pilihannya ke bidang kesehatan. Setelah ditimbang, Araminta memilih The University of Manchester UK, dan akan mengambil Bachelor of Biomedical Science. “Karena saya tertarik […]

  • Wagub MY Dukung Penyederhanaan Regulasi Investasi

    Wagub MY Dukung Penyederhanaan Regulasi Investasi

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 838
    • 0Komentar

    PEMERINTAH  Provinsi  Sumatera Selatan (Sumsel) mendukung penuh arah kebijakan perekonomian yang akan dikeluarkan oleh pemerintah pusat diantaranya untuk menyamakan dan menyelaraskan dan kebijakan serta mencari sumber  potensi  ekonomi baru di Sumsel. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ir H. Mawardi Yahya menanggapi arahan Presiden Joko Widodo pada pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2019 di Hotel Rafless, Jakarta pada […]

  • Ketika Pemkab Muba, Perusahaan dan Masyarakat Siang dan Malam Bergotong Royong Perbaiki Jalan Provinsi

    Ketika Pemkab Muba, Perusahaan dan Masyarakat Siang dan Malam Bergotong Royong Perbaiki Jalan Provinsi

    • calendar_month Kamis, 13 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.550
    • 0Komentar

    MESKIPUN langit di Kabupaten Musi Banyuasin [MUBA], pada Rabu malam hingga Kamis ini diselimuti awan mendung, namun tak menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten Muba, Perusahaan, serta masyarakat Kecamatan Sungai Keruh untuk bergotong –royong memperbaiki  Jalan Lintas Sekayu – Pali yang rusak parah. Komitmen untuk bergotong-royong bersama-sama yang pernah digagas oleh Bupati Muba benar-benar terwujud beberapa hari […]

  • Gandeng Yayasan Belantara, Gubernur Sumsel Gagas Taman Safari di Pagaralam

    Gandeng Yayasan Belantara, Gubernur Sumsel Gagas Taman Safari di Pagaralam

    • calendar_month Senin, 21 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 992
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Untuk mengedukasi masyarakat agar mencintai alam serta mempertahankan habitat satwa, Gubernur Sumsel menggagas pembuatan taman Safari di Kota Pagaralam. Hal itu disampaikannya saat menerima Yayasan Belantara terkait Eco Tourism untuk mendukung pembangunan hijau di Provinsi Sumsel, di Griya Agung, Senin [21/1/2019]. Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan, Yayasan belantara merupakan Yayasan yang […]

  • Jurnalis Disuntik Vaksin, Masyarakat Pers Apresiasi Pemerintah

    Jurnalis Disuntik Vaksin, Masyarakat Pers Apresiasi Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 864
    • 0Komentar

    KALANGAN masyarakat pers Indonesia menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas upaya pemberian vaksin kepada para wartawan Indonesia dari berbagai macam organisasi media massa di tanah air. Pemberian suntikan vaksin diperlukan oleh karena wartawan adalah satu dari beberapa profesi yang tetap bekerja di lapangan pada masa pandemi ini. Industri pers juga […]

  • Penggunaan Otentikasi Multi-Faktor (MFA) Hampir Dua Kali Lipat Sejak 2020, Laporan Tren Masuk Aman Okta Baru Menemukan

    Penggunaan Otentikasi Multi-Faktor (MFA) Hampir Dua Kali Lipat Sejak 2020, Laporan Tren Masuk Aman Okta Baru Menemukan

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.800
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Media OutReach – Okta, Inc. (NASDAQ: OKTA), mitra identitas independen terkemuka, hari ini mengumumkan perilisan Laporan Tren Masuk Aman internasionalnya. Laporan tersebut, yang menganalisis miliaran login pelanggan tenaga kerja bulanan ke Okta Workforce Identity Cloud di lebih dari 16 industri di seluruh dunia, mengungkapkan bahwa penggunaan multi-factor authentication (MFA) hampir dua kali […]

expand_less
WordPress Archive FacetWP – Flyout FacetWP | Hierarchy Select FacetWP | Map Facet FacetWP | Pods Integration FacetWP – Range List FacetWP | Relevanssi Integration FacetWP – Time Since FacetWP – User Post Type Facit React | React Admin Template (Create React App, Vite or NextJs) [React TS] Facmaster – Factory & Industrial WordPress Theme