Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Lampion, Bhante & Doa Mengudara, Dari Borobudur Menuju Langit yang Rukun

Lampion, Bhante & Doa Mengudara, Dari Borobudur Menuju Langit yang Rukun

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 697
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Waktu menunjukkan hampir tengah malam, tapi suasana di Candi Borobudur bukannya meredup justru makin terang benderang. Bukan karena lampu disko atau konser Didi Kempot Reborn, melainkan karena ribuan lampion yang melesat naik ke langit, kayak balon gas yang dilepas emak-emak habis arisan. Tapi jangan salah, ini bukan acara ulang tahun anak komplek. Ini Waisak, Bro. Serius tapi syahdu. Sakral tapi adem kayak es kelapa muda.

Kalau biasanya malam-malam orang tidur sambil ngorok dan berpelukan sama bantal guling, malam itu ribuan umat Buddha justru larut dalam meditasi, doa, dan ketenangan batin yang nggak bisa dibeli di e-commerce mana pun. Dipimpin Bhante yang suaranya tenang tapi tembus sampai ke ubun-ubun doa dipanjatkan, bukan cuma buat diri sendiri, tapi buat se-planet bumi. Dari Indonesia, Asia, sampai Antartika ya, siapa tahu ada penguin yang juga butuh kedamaian.

“Pancarkanlah kepada seluruh Indonesia. Pancarkanlah terus menerus pada seluruh manusia di dunia ini… semoga cahaya terang ini dari dalam dan luar diri kita menerangi dunia lebih terang lagi,” ujar Bhante, dengan suara selembut busa sabun bayi.

Lampion-lampion itu bukan sekadar lucu-lucuan atau konten buat feed Instagram. Mereka adalah simbol harapan, doa, dan cita-cita. Setiap lampion terbang itu ibarat surat cinta ke semesta. Ada yang titip doa biar jodoh cepat datang, ada yang minta cicilan lunas, ada juga yang sekadar ingin dunia adem ayem, nggak terus-terusan ribut kayak grup WA RT.

Perlahan, lampion naik tinggi. Makin ke atas, makin kecil. Dari bawah, kelihatan kayak kunang-kunang yang lagi reuni akbar. Dan di bawahnya, umat Buddha terus memanjatkan doa. Batin yang sudah dibersihkan lewat meditasi diibaratkan kayak wajan baru bening, nggak lengket, dan siap dipakai masak kebaikan.

Acara Waisak ini bukan cuma milik umat Buddha. Ini adalah momentum nasional, bahkan internasional, untuk belajar tentang rukun, damai, dan saling menghargai. Sebuah pepatah lama bilang  “Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” Tapi di Borobudur malam itu, langit dijunjung literal dengan ribuan lampion penuh harapan yang melayang kayak parade impian.

Lucunya, di saat sebagian orang sibuk cari perbedaan dan debat kusir soal keyakinan, umat Buddha justru ngajarin cara paling lembut untuk berdakwah lewat doa dan ketenangan. Nggak pake toa, nggak pake spanduk, tapi masuk langsung ke hati.

Indonesia ini kan ibarat soto campur ada lontong, tauge, bihun, kuah santan, dan kerupuk. Tapi justru enak karena campurannya. Kalau semua isinya cuma ayam doang, ya itu namanya bukan soto, tapi opor. Begitu juga dengan kehidupan beragama kita. Berbeda-beda, tapi tetap bisa satu meja makan bakso bareng.

Momentum Waisak di Borobudur ini bisa jadi contoh, bahwa ritual keagamaan bisa berjalan damai, penuh makna, dan menyentuh siapa saja tak peduli agamanya apa. Bahkan yang cuma datang karena ikut keluarga atau sekadar penasaran pun bisa kena getarannya.

Borobudur malam itu bukan cuma panggung doa, tapi juga panggung persatuan. Lampion-lampion yang melayang ke langit bukan sekadar terang fisik, tapi metafora harapan umat manusia akan dunia yang lebih waras dan damai.

Semoga kita semua, tanpa perlu jadi Bhante atau bikin lampion sendiri di rumah, bisa jadi cahaya kecil yang menerangi sekitar. Sebab, seperti kata pepatah “Pelita tak pernah menanyakan siapa yang akan disinari, dia hanya menyala”. Dan siapa tahu, dari sebuah lampion yang melayang di langit Borobudur, kedamaian pelan-pelan menjalar seperti sinyal WiFi membungkus bumi dengan cahaya kebaikan.

Kalau ada Waisak di Borobudur, ayo kita belajar. Bukan cuma soal tradisi dan lampion, tapi soal hati. Karena pada akhirnya, semua agama mengajarkan hal yang sama jadi manusia yang lebih baik. Dan kalau bisa, jadi juga manusia yang lucu. Biar dunia nggak tegang-tegang amat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Omnichat luncurkan AI Chatbot yang terintegrasi dengan ChatGPT

    Omnichat luncurkan AI Chatbot yang terintegrasi dengan ChatGPT

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.586
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, -HONG KONG SAR – Media OutReach – 8 Maret 2023 – Omnichat sebagai penyedia solusi niaga obrolan omni-channel terkemuka, meluncurkan “Omni AI” – chatbot baru yang terintegrasi dengan ChatGPT 3.5. Integrasi tersebut telah menciptakan komunikasi tanpa batas dengan kecerdasan buatan di berbagai platform perpesanan yang mencakup WhatsApp, Facebook Messenger, Instagram, LINE. Memanfaatkan model […]

  • Kali ke Dua Dipercaya Jadi Presiden FIFA, Gianni Infantino : Saya Janji Siap Layani Sepakbola Seluruh Dunia

    Kali ke Dua Dipercaya Jadi Presiden FIFA, Gianni Infantino : Saya Janji Siap Layani Sepakbola Seluruh Dunia

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.693
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Presiden FIFA Gianni Infantino terpilih kembali menjadi  menjadi Presiden FIFA,  Keputusan ini didapat setelah kongres FIFA ke-73 selesai dilaksanakan di Kigali, Rwanda, kemarin waktu setempat. Hadir dalam kongres seluruh perwakilan 211 anggota asosiasi, termasuk Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Wakil Ketua Umum Ratu Tisha, dan anggota Exco Vivin Sungkono. Gianni Infantino mendapat mandat untuk menjalankan […]

  • Tingkatkan Daya Jual, Petambak di Dorong Siapkan Garam Dalam Bentuk Kemasan

    Tingkatkan Daya Jual, Petambak di Dorong Siapkan Garam Dalam Bentuk Kemasan

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.731
    • 0Komentar

    MENTERI Kelautan dan Perikanan [KKP] Sakti Wahyu Trenggono mendorong koperasi petambak garam di Indramayu, Jawa Barat untuk meningkatkan daya jual produk yang dihasilkan. Salah satu caranya dengan menyiapkan garam dalam bentuk kemasan agar bisa langsung dijual ke pasar. Produksi garam di Kabupaten Indramayu mencapai 361 ribu ton pada tahun lalu. Namun penyerapannya belum menyeluruh sebab […]

  • Wow, Relawan Sumsel Bersatu Bakal Bikin Pembaca Merinding,Penasaran?

    Wow, Relawan Sumsel Bersatu Bakal Bikin Pembaca Merinding,Penasaran?

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG- Relawan Sumsel Bersatu menilai Joko Widodo (Jokowi) layak menjadi Presiden Indonesia untuk kali duanya. Oleh karena itu, RSB akan menurunkan tim yang terdiri dari para kiyai dan tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan keberhasilan Jokowi selama periode pertamanya menjadi presiden. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Sahrun, Koordinator Jaringan Khusus RSB di Posko pemenangan Jokowi-Ma’ruf di […]

  • Karhutla Mengancam di Musim Kemarau, Gubernur Sumsel Perintahkan Daerah Harus Melek

    Karhutla Mengancam di Musim Kemarau, Gubernur Sumsel Perintahkan Daerah Harus Melek

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menginstruksikan para kepala daerah dan pihak terkait di Sumsel  untuk tetap waspada dan terus sigap  dalam  penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini penting dilakukan agar jangan  sampai kejadian kebakaran parah yang terjadi di tahun 2015 terulang kembali. “Instruksi Presiden hari ini dalam pengendalian karhutla titik beratnya adalah di […]

  • STP Bisa Jadi Acuan Pelaku Pertanian dan Perternakan di Sumsel

    STP Bisa Jadi Acuan Pelaku Pertanian dan Perternakan di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    SCIENCE Techno Park (STP) yang berlokasi di Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir bisa dijadikan acuan bagi pelaku pertenakan dan pertanian di Sumsel. Geburnur Sumsel Herman Deru mengatakan potensi tersebut sangat besar di Sumsel, para pelaku usaha ini tidak akan sulit lagi untuk mengembankan usahanya. “Saya serius menjadikan lembaga ini sebagai acuan dan rujukan […]

expand_less
WordPress Archive Xavier – PHP Login Script & User Management Admin Panel Xcare – Medical and Health Care WordPress Theme Xenia – Refined WordPress Corporate Theme Xeon – Minimal Portfolio WordPress Theme Xerces – Creative & Digital Agency Elementor Template Kit XforWooCommerce Xing – Business / ecommerce WordPress Theme xLander – Premium Landing Page Template Xolio – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Xootix One Time Password (OTP) Login