Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Indonesia Emas, Siapa Tahu?

Indonesia Emas, Siapa Tahu?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 11 Des 2017
  • visibility 1.062
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Catatan Dahlan Iskan

TOLONGLAH SAYA. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah ‘Indonesia Emas 2045’? Kalau lembaga, lembaga yang mana? Kalau perorangan, siapa?

Saya sudah berusaha bertanya. Ke sana ke mari. Tapi gagal info. Sudah ke Google juga. Belum dapat jawaban memuaskan. Mungkin saya kurang gigih.

Ceritanya begini.

Bulan Agustus lalu istilah ‘Indonesia Emas 2045’ itu saya temukan di beberapa kampus.

Bulan itu saya sering diundang untuk jadi pembicara seminar. Dengan topik ‘Indonesia Emas 2045’. Di Universitas Airlangga. Di ITS. Di UIN Sunan Ampel. Juga saat diundang seminar yang diadakan BEM Universitas Indonesia.

Di tempat-tempat itu pun saya bertanya. Siapakah penggagas Indonesia Emas itu? Tidak menemukan jawabnya. Panitianya pun saya tanya: siapa pencetus istilah tersebut? Tidak tahu.

Saya sungguh kepo. Saya begitu ingin mendapat penjelasan ini: Apa yang dimaksud Indonesia Emas 2045? Wujudnya seperti apa? Cara mencapainya bagaimana? Programnya apa?

Tentu saya tahu ini: di tahun 2045 itu Indonesia berumur 100 tahun. Angka keramat. Hanya itu.

Adakah keinginan pencipta istilah tersebut Indonesia ‘sudah’ adil makmur di tahun itu? Atau ‘baru’ adil makmur 27 tahun lagi itu?
Kalau iya, tanda-tandanya apa? Gejalanya seperti apa? Yang utama: roadmap menuju adil makmur itu seperti apa?

Saya lebih kepo lagi setelah membandingkan dengan negara lain.

Terutama setelah mengetahui hasil kongres partai komunis Tiongkok ke-19 bulan Oktober 2017 lalu. Saat itu saya lagi di sana.

Salah satu hasil kongres itu mengejutkan saya: lima tahun lagi tidak boleh lagi ada orang miskin di Tiongkok. Tahun 2021 nanti kemiskinan sudah harus terhapus total. Lima tahun lagi.

Begitu jelas target itu. Begitu tegas batas waktu yang ditetapkan. Begitu konkrit roadmap-nya.

Sebagai orang yang mengikuti dari jarak dekat apa yang dilakukan Tiongkok, saya yakin target menghapus kemiskinan itu pun akan tercapai.

Tiga puluh tahun lalu masih ada 800 juta orang miskin di Tiongkok. Saat itu Tiongkok masih lebih miskin dari Indonesia. Lalu diturunkan menjadi 600 juta. Turun lagi jadi 400 juta. Turun lagi tinggal 200 juta.

Saat ini orang miskin di Tiongkok tinggal 60 juta.

Setiap lima tahun angka penurunannya begitu nyata. Siapa yang tidak percaya kalau target berikutnya juga akan tercapai.

Tinggal yang 60 juta itulah yang akan diselesaikan dalam lima tahun ke depan.

Indonesia Emas 2045 masih 27 tahun lagi. Bukan lima tahun lagi. Mungkin karena masih lama dianggap tidak perlu road map.

Toh kalau gagal yang menciptakan istilah itu tidak bisa dituntut. Mungkin di tahun 2045 itu dia sudah lama meninggal. (**)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Operasi,  KKP Amankan 22 Kapal Ikan Ilegal

    Gelar Operasi, KKP Amankan 22 Kapal Ikan Ilegal

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 774
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap 21 kapal ikan Indonesia dan 1 kapal ikan asing dalam pelaksanaan operasi pengawasan selama 7-21 Maret 2022 di enam Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI). Penangkapan kapal-kapal tersebut membuktikan keseriusan KKP untuk menjaga sumber daya kelautan dan perikanan dari praktik pencurian ikan maupun penangkapan ikan yang tidak sesuai […]

  • Telah Lahir PP, Keamanan Laut Kembali Diperketat

    Telah Lahir PP, Keamanan Laut Kembali Diperketat

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 729
    • 0Komentar

    KINI telah lahir omnimbuslaw keamanan laut berupa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di Wilayah Perairan Indonesia dan Wilayah Yurisdiksi Indonesia (PKKPH) dimana mempertegas peran Badan Keamanan Laut (Bakamla) sebagai koordinator penegak hukum di wilayah laut Indonesia. Memang sebelumnya ada tujuh kementerian lembaga yang mengurusi tata kelola […]

  • Bikin Gembira Penyuluh Pertanian se Kabupaten Muba, Ini Dilakukan Pj Bupati 

    Bikin Gembira Penyuluh Pertanian se Kabupaten Muba, Ini Dilakukan Pj Bupati 

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 887
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co.id,  – Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi Mahmud MSi meminta kepada seluruh penyuluh pertanian di Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan yang tersebar di 15 kecamatan untuk tetap semangat mendampingi para petani sehingga produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Muba terus meningkat, walaupun ditengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Demikian disampaikan Pj Bupati Apriyadi saat […]

  • Akhir Pekan Ini Alat Bayar Non Tunai Disebar di Dua Jalan Protokol Riau

    Akhir Pekan Ini Alat Bayar Non Tunai Disebar di Dua Jalan Protokol Riau

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 692
    • 0Komentar

    SETELAH menerapkan pembayaran parkir secara non tunai di ruas Jalan Jendral Sudirman, akhir pekan ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru dan rekanan menyasar ruas jalan protokol lainnya di Riau. Dishub bersama rekanan pengelola parkir tepi jalan umum, menyasar ruas Jalan KH Nasution dan Tuanku Tambusai. Dengan menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC) sebagai alat bayar […]

  • Hargo susu !!!

    Hargo susu !!!

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.431
    • 0Komentar

    Tanggal mudo seperti biaso Kacibob selalu belanjo diminimarket untuk kebutuhan sehari-hari, tapi idak seperti awal bulan kemaren-kemarin hari ini kejingok’a pecak lesu nian. Kongsup : “ Ay belanjo banyak pecaknyo Kacibob ??? “ Kacibob : “ Iyo ini kong, buat kebutuhan sebulan kalau cukup “ Kongsup : “ Oh iyo caro bulan mudo, baru gajian […]

  • Bantu Tekan Angka Kemiskinan, TP-PKK Banyuasin Lakukan Ini

    Bantu Tekan Angka Kemiskinan, TP-PKK Banyuasin Lakukan Ini

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.330
    • 0Komentar

    TP – PKK berkomitmen membantu pemerintah pusat menekan angka kemiskinan di Kabupaten Banyuasin, komitmen itu dituangkan dalam Rapat Kepengurusan awal tahun 2020  oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Banyuasin dr Sri Fitriyanti Askolani di Guest House, Rumah Dinas Bupati Kabupaten Banyuasin. dr Sri Fitriyanti Askolani menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan TP-PKK, yakni Program  Pembinaan Usaha kecil […]

expand_less
WordPress Archive Ninja Kick Contact Form Ninja Kick: Sliding Panel for WordPress Ninja Popup Rest API Ninja Popups – Popup Plugin for WordPress Ninja Tables Pro | The Fastest and Most Diverse WP DataTables Plugin Ninja Widget Extra Add-on NinjaTeam Facebook Messenger for WordPress NioBis – Consulting WordPress Theme Niqui – Vape Store WooCommerce WordPress Theme Nirmala – Digital Marketing Agency Elementor Template Kit