Rabu, 9 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 86 Cucak Ijo Diselundupkan ke Surabaya, 9 Ditemukan Mati, Seorang Pria Jadi Tersangka

86 Cucak Ijo Diselundupkan ke Surabaya, 9 Ditemukan Mati, Seorang Pria Jadi Tersangka

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 14 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Ratusan burung yang diburu untuk diperdagangkan berakhir di tangan petugas sebelum masuk lebih jauh ke jalur distribusi. Di Pelabuhan Jamrud, Surabaya, sebanyak 190 ekor burung diamankan dalam kasus dugaan perdagangan satwa liar.

Yang paling banyak ditemukan adalah Cucak Cica Daun Besar atau yang lebih dikenal di kalangan kicau mania sebagai Cucak Ijo. Jumlahnya mencapai 186 ekor. Dari jumlah tersebut, 177 masih hidup, sementara 9 lainnya ditemukan dalam kondisi mati.

Selain Cucak Ijo, petugas juga mengamankan empat ekor Merbah Belukar. Tiga di antaranya masih hidup dan satu lainnya ditemukan mati.

Total ada 190 burung yang diamankan dalam operasi tersebut. Penindakan dilakukan setelah petugas menemukan aktivitas mencurigakan di kawasan Pelabuhan Jamrud pada 29 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WIB.

Kasus ini kemudian menyeret seorang pria berinisial SA (45), warga Kabupaten Jember. Ia ditetapkan sebagai tersangka pada 31 Agustus 2026 dan kini ditahan di Rumah Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Jawa Timur.

Bukan burung sembarangan

Cucak Ijo bukan sekadar burung dengan warna bulu mencolok. Di dunia kicau, burung ini punya penggemar tersendiri karena kemampuan menirukan suara burung lain.

Cucak Cica Daun Besar memiliki tubuh yang didominasi warna hijau terang sehingga tampak menyatu dengan dedaunan ketika berada di pepohonan. Pada burung jantan terdapat bagian hitam di sekitar wajah dan tenggorokan, sedangkan betina memiliki warna yang berbeda pada bagian tersebut.

Kemampuan meniru suara inilah yang membuat Cucak Ijo begitu diminati. Burung tersebut dikenal mampu menirukan berbagai suara di sekitarnya, sehingga menjadi salah satu jenis yang menarik perhatian para penghobi burung kicauan.

Popularitas itu pula yang membuat keberadaan burung di jalur perdagangan menjadi persoalan tersendiri. Ketika permintaan tinggi bertemu dengan pengambilan dari alam dan pengangkutan tanpa dokumen yang sah, satwa liar berpotensi terus berpindah dari satu tangan ke tangan lain.

Ada Merbah Belukar yang ikut dibawa

Empat Merbah Belukar juga ditemukan dalam pengungkapan kasus tersebut.

Secara penampilan, burung ini memang tidak semencolok Cucak Ijo. Bulunya cenderung cokelat keabu-abuan dengan warna kehijauan atau zaitun pada bagian tertentu.

Namun bagi penghobi burung, karakter suaranya justru menjadi daya tarik.

Merbah Belukar dikenal memiliki suara yang cepat, berulang dan rapat. Karakter kicauan seperti ini membuatnya kerap dimanfaatkan sebagai burung masteran untuk melatih burung kicauan lainnya.

Artinya, burung yang secara tampilan terlihat sederhana tersebut tetap memiliki nilai di kalangan penggemarnya.

Terbongkar dari pemeriksaan di pelabuhan

Pengungkapan kasus bermula dari pengawasan rutin Balai Besar Karantina Hewan Tanjung Perak di kawasan Pelabuhan Jamrud.

Petugas menemukan aktivitas mencurigakan berupa penyimpanan dan pengangkutan muatan yang diduga berisi satwa liar. Muatan tersebut tidak dilengkapi dokumen karantina maupun surat izin angkut yang sah.

Temuan itu kemudian ditindaklanjuti bersama Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Dari penindakan tersebut, petugas mengamankan burung-burung yang dibawa sekaligus SA yang kemudian menjalani proses hukum.

Kasus ini memperlihatkan bahwa jalur distribusi menjadi titik penting dalam membongkar perdagangan satwa liar. Burung tidak harus ditemukan langsung di lokasi pengambilan untuk mengungkap peredarannya. Jalur pengangkutan pun dapat menjadi pintu masuk penindakan.

SA kini ditahan, penyidikan masih berjalan

SA telah ditetapkan sebagai tersangka pada 31 Agustus 2026.

Ia ditahan di Rutan Tahti Polda Jawa Timur, sementara perkara tersebut masih ditangani dan didalami penyidik Gakkum Kehutanan.

Kementerian Kehutanan menyebut perdagangan satwa liar perlu dilihat sebagai sebuah rangkaian, mulai dari sumber hingga menuju pasar. Karena itu, pengawasan tidak hanya diarahkan ke tempat asal satwa, tetapi juga jalur perpindahannya.

Direktur Jenderal Gakkum Kehutanan Kemenhut Dwi Januanto Nugroho mengatakan pihaknya akan memperkuat kemampuan membaca pola peredaran satwa, termasuk memanfaatkan informasi dari lapangan dan ruang digital.

Tujuannya bukan sekadar menghentikan satu pengiriman.

Setiap mata rantai perdagangan harus diputus agar satwa liar tidak terus keluar dari habitatnya dan masuk ke pasar ilegal.

Dalam kasus Pelabuhan Jamrud ini, 190 burung berhasil diamankan sebelum perjalanan mereka berlanjut lebih jauh. Namun dengan penyidikan yang masih berlangsung, perkara tersebut belum berhenti pada penangkapan seorang tersangka. Petugas masih memiliki pekerjaan untuk mengungkap lebih jauh bagaimana satwa-satwa itu bisa masuk ke jalur perdagangan dan ke mana sebenarnya tujuan akhirnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Stok dan Stabilitas Harga Minyak Goreng, Pemerintah Terapkan Kebijakan DMO dan DPO

    Jaga Stok dan Stabilitas Harga Minyak Goreng, Pemerintah Terapkan Kebijakan DMO dan DPO

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 685
    • 0Komentar

    UNTUK menjaga agar stok selalu tersedia dan harga terjangkau terutama minyak goreng pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO). Kebijakan yang diterapkan mulai 27 Januari 2022 ini diberlakukan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi pelaksanaan kebijakan minyak goreng satu harga yang telah berlangsung selama satu minggu terakhir ini. […]

  • Garap Pulau Maspari, Wagub Curhat ke Komisi IV DPR RI

    Garap Pulau Maspari, Wagub Curhat ke Komisi IV DPR RI

    • calendar_month Kamis, 31 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya, di dampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi dan jajaran OPD Provinsi Sumsel, menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi IV DPR RI yang dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo. Acara berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (30/1/2019). Menurut Wakil Gubernur Sumsel […]

  • Jangan Coba Coba Menimbun, Pemerintah Akan Tindak Tegas Penimbun Obat COVID-19 dan Tabung Oksigen

    Jangan Coba Coba Menimbun, Pemerintah Akan Tindak Tegas Penimbun Obat COVID-19 dan Tabung Oksigen

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 0Komentar

    JURU Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi mengingatkan kepada masyarakat dan distributor untuk tidak menimbun oksigen medis dan obat-obatan COVID-19 pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat pandemi. Jodi memastikan penimbun oksigen medis dan obat COVID-19 akan mendapatkan hukuman cepat atau lambat. “Ini masa genting bukan saatnya mengambil kesempatan […]

  • Sempat Ganggu Lalin, BPBD Muba Evakuasi Pohon Tumbang, Warga di Imbau Waspada Cuaca Extreme

    Sempat Ganggu Lalin, BPBD Muba Evakuasi Pohon Tumbang, Warga di Imbau Waspada Cuaca Extreme

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 933
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Musi Banyuasin mengevakuasi pohon tumbang yang sempat mengganggu mobilitas warga di di Jl. Inpres LK. II (Jl. Lapas Sekayu) Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu, Minggu (9/7/2023). Hal ini merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat yang masuk ke Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat Muba Siaga 112. “Posko […]

  • BI Buka Kembali Layanan Uang Rupiah di 3 Provinsi Ini

    BI Buka Kembali Layanan Uang Rupiah di 3 Provinsi Ini

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.557
    • 0Komentar

    MULAI 1 November 2021, BI membuka kembali layanan uang Rupiah kepada masyarakat di Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan. Dengan demikian layanan uang Rupiah kini sudah dapat dilakukan di seluruh Kantor BI, baik di Kantor Pusat maupun 45 Kantor Perwakilan di seluruh Indonesia, setelah sebelumnya dibuka hanya untuk wilayah Kantor […]

  • Angka Terpapar Covid di Palembang Tinggi, Ini Yang Dilakukan Wawako Palembang

    Angka Terpapar Covid di Palembang Tinggi, Ini Yang Dilakukan Wawako Palembang

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.313
    • 0Komentar

    DI Simpang Empat antara Jalan Kapt. Rivai, Radial terlihat ramai di senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Polisi lalu lintas dan sejumlah Aparatur Sipil [ASN] Pemkot Palembang juga terlihat serius menstop kendaraan roda dua [R2] dan Empat [R4]. Tampak Walikota Palembang Fitrianti Agustinda  juga hadir ditengah Polisi lalu Lintas dan ASN tersebut sembagi membagi-bagikan masker […]

expand_less
WordPress Archive Countdown Timer Plugin for WordPress: Boost Conversions and Drive Urgency CountDown With Image or Video Background – Responsive WordPress Plugin Countdowner – Countdown Timer for Elementor Counter Addon for WPBakery Page Builder Counter – Addons for WPBakery Page Builder WordPres Plugin CountryHolidays – Hotel and Bed & Breakfast Couples – Wedding Planner Template Kit CouponHut – Coupons & Deals Theme CouponHut – Coupons & Deals WordPress Theme CouponXL - Coupons, Deals & Discounts WP Theme