Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » COP26 & Komitmen Iklim Indonesia

COP26 & Komitmen Iklim Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
  • visibility 999
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JELANG COP26 yang akan berlangsung mulai 31 Oktober mendatang, harapan besar digantungkan para petinggi negara untuk memberikan langkah nyata dalam penanganan Krisis Iklim.

COP atau Conference of the Parties adalah konferensi tingkat tinggi tentang iklim yang diinisiasi oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB atas Perubahan Iklim dan pertama kali diselenggarakan di Berlin tahun 1995. Seperti namanya, konferensi ini melibatkan banyak pihak termasuk 197 negara, perwakilan dari bisnis, organisasi, hingga media.

COP adalah ajang yang terorganisir untuk mendiskusikan cara terbaik mengatasi perubahan iklim dan hasilnya diakui secara global.

Dalam COP26 tahun ini, negara-negara diharapkan mampu memberikan data terbaru terkait langkah mereka untuk menekan kenaikan suhu bumi di bawah 1,5 derajat celcius. Ini adalah target yang dibuat dalam konferensi yang sama pada tahun 2015 atau lebih dikenal dengan Perjanjian Paris dan terikat secara hukum.

The urgency is real.

Sejak Perjanjian Paris dibuat, suhu bumi terus menghangat secara signifikan. Sejumlah negara terus mencetak hari terpanas dalam sejarah dan terjadi peningkatan kecepatan es mencair di Greenland. Sedangkan dunia terus melakukan business as usual.

Dekade ini akan menjadi penentu perjuangan melawan Krisis Iklim. Website resmi COP26 menyatakan konferensi kali ini adalah kesempatan terakhir dan terbaik dunia untuk mengendalikan perubahan iklim yang merajalela.

Lebih banyak soal COP26.

Presiden Indonesia Joko Widodo dijadwalkan hadir secara langsung di Glasgow, UK. Yang menjadi pertanyaan kemudian, komitmen iklim seperti apa yang akan dibawa Indonesia?

Dalam wawancara eksklusif bersama Reuters, Presiden Jokowi menyatakan Indonesia akan berinvestasi pada projek berkelanjutan untuk mengkapitalisasi potensi yang dimiliki dari tenaga air, panas bumi, angin, matahari dan arus laut. Namun, Indonesia membutuhkan jutaan dollar pendanaan untuk hal tersebut.

Komitmen iklim ini masih berkutat pada target kontribusi yang ditentukan secara nasional atau Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia yaitu pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan usaha sendiri dan 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2030. Belum ada target baru terkait ini.

Suarakan pesan iklimmu untuk Presiden Jokowi agar segera meninggalkan energi kotor batubara di sini.

Selain itu, secara nyata Indonesia belum menunjukan kesungguh-sungguhan untuk mencapai target yang kurang dari satu dekade ini. Indonesia masih akan membangun dan mengoperasikan sejumlah PLTU baru. Padahal sudah diketahui bersama bahwa pembakaran bahan bakar fosil adalah hal yang paling berkontribusi dalam kenaikan emisi gas rumah kaca.

Menurut Adila dan Tata, perwakilan Greenpeace Indonesia dalam opini yang dimuat di The Jakarta Post, penambahan kapasitas batu bara ini akan meningkatkan kontribusi emisi karbon dari sektor energi sebesar 83 juta ton per tahun, setara dengan emisi dari 40 juta mobil per tahun. Sementara, untuk bisa mencapai NDC Indonesia di tahun 2030, sektor energi memiliki pekerjaan rumah untuk mengurangi emisi sebesar 314 juta ton.

Untuk lebih memahami tentang COP26 dan tantangan komitmen iklim Indonesia, berikut sejumlah artikel yang bisa kamu baca:

  1. Perubahan iklim: Apa itu COP26, mengapa ini pertemuan penting dan apa saja hasil yang diharapkan?oleh BBC Indonesia

Tulisan ini membahas hal-hal mendasar yang perlu kamu tahu tentang COP. Dalam artikel ini disinggung bagaimana keuangan iklim akan menjadi hal yang diperdebatkan dalam COP26; termasuk bagaimana negara maju bisa memenuhi tuntuntan finansial dari negara-negara berkembang untuk mengatasi dampak Krisis Iklimnya sebesar 100 miliar dollar per tahun sejak 2020.

  1. EXCLUSIVE: Indonesia’s Jokowi urges developed countries to commit to climate funding goalsoleh Reuters

Tulisan ini membahas lebih banyak hal yang dianggap sebagai tantangan oleh Jokowi dalam mewujudkan upaya penanggulangan Krisis Iklim. Jokowi menyebutkan kebutuhan Indonesia dalam hal teknologi dan pendanaan adalah hal yang penting dalam proses penanggulangan ini. Pun ia menyebutkan komitmennya untuk menjadi “suara” bagi negara miskin dan berkembang.

  1. COP26: Document leak reveals nations lobbying to change key climate reportoleh BBC News

Tulisan ini membahas penemuan dari dokumen bocor soal bagaimana negara-negara kaya di antaranya Saudi Arabia, Jepang, dan Australia melobi PBB untuk memperlambat usaha meninggalkan bahan bakar fosil. Dokumen itu juga memperlihatkan bagaimana negara-negara kaya mempertanyakan kesepakatan membayar lebih banyak untuk membantu negara miskin bergerak ke teknologi yang lebih hijau.

Komitmen iklim yang lebih kuat, ditandai dengan target NDC yang lebih tinggi dan sesegera mungkin melepaskan diri dari energi kotor batu bara, dibutuhkan untuk mengurangi dampak Krisis Iklim pada dekade berikutnya di Indonesia. Tidak ada waktu lagi untuk mendiskusikan hal-hal yang hanya terjadi di atas kertas.

Sekali lagi, ini adalah waktu yang krusial. Kita berada dalam keadaan darurat.

Salam hijau damai,
Greenpeace Indonesia

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang Garuda dan IHSG Melemah, MAMI : Investor Jangan Panik

    Uang Garuda dan IHSG Melemah, MAMI : Investor Jangan Panik

    • calendar_month Kamis, 26 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.661
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Investor disarankan tidak panik dalam merespons ketidakpastian (uncertainty) di bidang ekonomi untuk menahan kejatuhan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Chief Economist & Investment Strategist Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Katarina Setiawan mengungkapkan pelemahan rupiah dan IHSG hanya temporer dan lebih banyak dipicu faktor eksternal. Di antaranya rencana kenaikan Fed Funds Rate […]

  • Tingkatkan kualitas liputan Pilkada 2024, Dewan Pers gelar workshop di Palembang

    Tingkatkan kualitas liputan Pilkada 2024, Dewan Pers gelar workshop di Palembang

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 890
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dewan Pers menggelar workshop, kali ini Dewan Pers mengadakan Workshop Peliputan Pemilu/Pilkada 2024 di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (2/5/2024). Ketua Dewan Pers, Dr Ninik Rahayu S.H M.S mengatakan, workshop digelar dalam rangka meningkatkan kualitas peliputan media cetak dan media elektronik terhadap Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tingkat kabupaten, kota dan provinsi secara serentak nasional […]

  • Kemenhaj Soroti Data Jemaah, Satu Kesalahan di Awal Bisa Berdampak hingga Tanah Suci

    Kemenhaj Soroti Data Jemaah, Satu Kesalahan di Awal Bisa Berdampak hingga Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pelayanan jemaah haji ternyata tidak baru dimulai ketika jemaah tiba di Tanah Suci. Akurasi data sejak tahap awal menjadi perhatian Kementerian Haji dan Umrah, karena satu kesalahan dalam pendataan dapat berdampak pada proses pelayanan di tahap berikutnya. Hal itu ditegaskan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah, Ian Heriyawan, saat membuka Rapat Kerja […]

  • Resmi, 9 produk inovasi miliki hak paten kelola minyak mentah bernilai tinggi diluncurkan Pertamina

    Resmi, 9 produk inovasi miliki hak paten kelola minyak mentah bernilai tinggi diluncurkan Pertamina

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.309
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Pertamina secara resmi meluncurkan 9 produk inovasi yang telah memiliki hak paten untuk mengolah minyak mentah (crude) menjadi produk petrokimia yang bernilai tinggi pada acara Pertamina Research & Innovation Day di Grha Pertamina Jakarta, Kamis 22 Juni 2023. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan selain 9 produk inovasi tersebut, Pertamina saat ini […]

  • Asap Manis yang Bisa Bikin Hidup Berantakan

    Asap Manis yang Bisa Bikin Hidup Berantakan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    ASAP manis itu kelihatannya tidak bersalah, malah wanginya bau buah stroberi, mangga, anggur yang bikin menggoda, pokoknya  bau-bau itu yang bikin orang mikir, “Ini anak hidupnya rapi” padahal belum tentu. Bisa jadi hidupnya rapi di luar, tapi di dalam sudah mulai berantakan kayak kabel  listrik dan tali layangan kusut. Sekarang vape itu bukan cuma alat, […]

  • Wagub Mawardi Yahya Buka Musda Gerakan Pramuka Sumatera Selatan

    Wagub Mawardi Yahya Buka Musda Gerakan Pramuka Sumatera Selatan

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatah akan memberikan support penuh demi mensukseskan jalannya Jambore Bakti Saka Bhayangkara (Pertikara) Tingkat Nasional Tahun 2022 mendatang. Dimana Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Selatan yang akan menjadi tuan rumah Pertikara tersebut. Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya yang juga selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Waka Mabida) Gerakan Pramuka […]

expand_less
WordPress Archive Elixir – Perfume Maker Elementor Template Kit Elixir – Restaurant HTML Responsive Template Elizabeth – A Responsive WordPress Blog Theme Ella – Multipurpose Shopify Theme OS 2.0 Elletta – Blog News, Calendar & Shop Theme WordPress ElmaStudio Baylys WordPress Theme ElmaStudio Black Walnut WordPress Theme ElmaStudio Bugis WordPress Theme ElmaStudio Cocoa WordPress Theme ElmaStudio Dorayaki WordPress Theme