Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BMKG Ajak Pemda Gencarkan 3 Hal Ini untuk Ketangguhan Masyarakat Terhadap Bencana

BMKG Ajak Pemda Gencarkan 3 Hal Ini untuk Ketangguhan Masyarakat Terhadap Bencana

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
  • visibility 1.084
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta Pemerintah Daerah meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan penyiapan rambu-rambu dan jalur evakuasi, juga tempat evakuasi yang layak dan memadai.

BMKG pun mengajak Pemda untuk bersama menggencarkan sosialisasi/literasi/edukasi kesiapan dan ketangguhan masyarakat terhadap bencana, dengan cara membangun sikap budaya selamat.

Langkah kesiapsiagaan ini juga perlu dibarengi dengan gerakan penghijauan dengan tanaman yang tepat di tempat kritis/rawan bencana, seperti di puncak dan lereng gunung rawan longsor, di sepanjang bantaran sungai rawan banjir/banjir bandang, ataupun di sepanjang pantai rawan tsunami.

Himbauan tersebut ditujukan bagi daerah yang berstatus rawan gempa dan tsunami seperti Mentawai, Bengkulu, Sumatera Barat, Lampung, Selat Sunda-Banten, Selatan Jawa, Selatan Bali, Sulawesi Utara-Laut Maluku, Sorong dan Lembang.

“Masyarakat juga harus ditingkatkan pengetahuannya mengenai bencana dan bagaimana melakukan evakuasi mandiri saat bencana terjadi,” ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati saat mengunjungi Pantai Sendang Biru dan Pantai Tamban di Kabupaten Malang, kemarin, dalam keterangan rilis dilaman resmi BMKG, jumat [16/4/2021].

Tidak hanya itu, lanjut Dwikorita, Pemda juga harus melakukan upaya mitigasi yang konkret, seperti membangun rumah atau bangunan tahan gempa, menata ruang pantai yang aman tsunami, belajar cara evakuasi mandiri, dan meningkatkan kemampuan dalam merespons peringatan dini.

“Jujur diakui bahwa masih banyak yang menganggap sepele hal ini. Padahal ancaman gempa dan tsunami ini nyata dan bisa sewaktu-waktu terjadi,” ujarnya.

Dwikorita mencontohkan soal jalur evakuasi yang menurutnya masih banyak yang kurang layak. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu dan membahayakan warga yang hendak mengungsi jika jalur evakuasi tersebut dibutuhkan.

“Kita berpacu dengan waktu, jadi bagaimana caranya warga ini bisa lari secepat-cepatnya diwaktu emas yang tersisa sebelum gelombang tsunami naik ke daratan,” jelasnya.

“Saya yakin, jika rambu-rambu tersedia, kondisi jalur evakuasi baik, ada shelter tempat evakuasi yang memadai dan layak, masyarakat dan aparat sudah sering berlatih evakuasi, bangunan menerapkan struktur tahan gempa, dan tata ruang sdh menghindari zona rawan, maka jumlah korban jiwa pasti akan jauh lebih sedikit,” tambah Dwikorita.

Dalam kunjungannya ke Pantai Sendang Biru dan Pantai Tamban, Kabupaten Malang, Dwikorita secara langsung melakukan inspeksi jalur evakuasi gempa dan tsunami. Hasilnya, didapati jalur evakuasi tersebut masih jauh dari kata layak, meski telah memiliki rambu-rambu evakuasi.

“Desa ini (Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan-red), hampir semua wilayahnya berstatus merah, dan memiliki riwayat diterjang tsunami ditahun 1996 dan 2004,” imbuhnya. Selain itu, banjir rob sering pula terjadi di wilayah desa tersebut. Bahkan pihak Relawan Pengurangan Risiko Bencana menyampaikan pula aspirasi masyarakat nelayan di sana untuk direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Ditengah keterbatasan anggaran seperti yang disampaikan oleh Pemerintah Desa atau Kecamatan, menurut Dwikorita masyarakat perlu membudayakan skenario evakuasi mandiri agar selamat dari bencana tersebut.

“Jadi, setiap KK berupaya mencari jalur evakuasi ke lokasi yang lebih tinggi. Tanpa harus menunggu peringatan dini dan menjadikan guncangan gempa sebagai alarm peringatan dini,” pungkasnya. [***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosong 10 Tahun Merdeka SDM RI Siap Hadapi Tantangan Global & Revolusi Industri 4.0

    Sosong 10 Tahun Merdeka SDM RI Siap Hadapi Tantangan Global & Revolusi Industri 4.0

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.467
    • 0Komentar

    PEMERINTAH memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan Manusia Muhadjir Effendy, SDM unggul memiliki karakter profesional, produktif inovatif, mampu bersaing, serta memiliki keterampilan di era teknologi digital. “Sesuai dengan prioritas Presiden Joko Widodo, saya berharap agar para peserta Digital Talent Scholarship bisa menjadi motor penggerak, sekaligus sebagai a […]

  • Mundur Bukan Karena Malu

    Mundur Bukan Karena Malu

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.591
    • 0Komentar

      “(Aku mundur alon alon mergo sadar aku sopo) Aku mundur pelan-pelan karna sadar aku siapa (Mung digoleki pas atimu perih) Cuma kau cari saat hatimu pedih (Aku mundur alon alon mergo sadar aku sopo) Aku mundur pelan-pelan karna sadar aku siapa (Mung dibutuhno pas atimu loro) Cuma kau butuhkan saat hatimu sakit”   Potongan […]

  • Asian Games, Berkah untuk Sumsel

    Asian Games, Berkah untuk Sumsel

    • calendar_month Kamis, 12 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 0Komentar

    LRT, Jalan Tol, Jembatan Musi IV, Pembangunan Jakabarin Sport City (JSC) dan lain-lain. 

  • Bantu Warga Tertimpa Bencana, Dinsos Padang Serahkan Bantuan Sembako, Berapa Jumlahnya Perkeluarga ?

    Bantu Warga Tertimpa Bencana, Dinsos Padang Serahkan Bantuan Sembako, Berapa Jumlahnya Perkeluarga ?

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota (Pemko) Padang bergerak cepat membantu warga yang tertimpa bencana pohon tumbang dan angin puting beliung. Melalui Dinas Sosial Kota Padang, Pemko menyalurkan bantuan berupa sembako kepada para korban. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kabid Linjamsos Dinsos Padang Devi Susanti Razif, Minggu (6/6/2021). Adapun bantuan sembako yang diserahkan itu terdiri dari beras 10 kg, gula […]

  • Gandeng BKMM Cikampek, Banyuasin Gelar Operasi Katarak Massal

    Gandeng BKMM Cikampek, Banyuasin Gelar Operasi Katarak Massal

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.337
    • 0Komentar

    DINAS Kesehatan Kabupaten Banyuasin yang bekerjasama dengan Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Cikampek mengadakan,” Bakti Sosial Pelayanan Operasi Katarak Massal di Kabupaten Banyuasin secara gratis. H. Masagus M. Hakim, M. Kes. menerangkan berdasarkan data Badan Litbang Kemenkes Tahun 2016, angka Prevalensi Kebutaan di Indonesia mencapai 3% sedangkan untuk Sumselsendiri angka Prevalensi berada di angka 3,6 % dari jumlah penduduk […]

  • bpjs-kesehatan

    Tunggakan Iuran BPJS di Lima Kota di Sumsel Capai Rp53 Miliar

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.191
    • 0Komentar

    Tunggakan BPJS Kesehatan cabang Palembang di 5 Kota di Sumsel mencapai Rp53 miliar dari 200 ribu peserta.

expand_less
WordPress Archive Booknetic – Appointment Booking & Appointment Scheduling & Calendar reservation [SaaS] Booknetic - Conditional Prices Addon Booknetic - Coupons Addon Booknetic - Custom Durations Addon Booknetic - Custom Forms Addon Booknetic - Customer Panel Addon Booknetic - Email Notifications Addon Booknetic - Giftcards Addon Booknetic - Google Calendar 2-way Sync Addon Booknetic - Invoices Addon