Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » ASN Fleksibel, 2.708 Pegawai Kemensos ‘Menghilang’

ASN Fleksibel, 2.708 Pegawai Kemensos ‘Menghilang’

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HARI pertama masuk kerja usai libur panjang Lebaran justru diwarnai temuan mencolok di Kementerian Sosial pasalnya dari total 46.090 aparatur sipil negara (ASN), sebanyak 2.708 pegawai tercatat tidak hadir tanpa keterangan.

Angka ini muncul ditengah penerapan sistem kerja fleksibel yang selama ini digadang memberi keleluasaan sekaligus menuntut tanggung jawab lebih tinggi.

Di era kerja yang tak lagi terpaku meja kantor, apakah disiplin justru makin sulit dilacak,? fenomena ini langsung memantik pertanyaan sederhana,

Di atas kertas, pola kerja di Kemensos sudah sangat adaptif, ribuan pegawai tidak lagi harus datang ke kantor setiap hari.

Sebanyak 3.683 bekerja dari kantor (work from office), 5.071 bekerja dari mana saja (work from anywhere), dan mayoritas 34.284 orang menggunakan skema flexible working arrangement yang memberi kelonggaran waktu dan lokasi kerja.

Sistem ini seharusnya menjadi jawaban atas tuntutan zaman, yaitu kerja lebih lincah, efisien, dan berbasis hasil.

Namun di sisi lain, fleksibilitas juga membawa konsekuensi pengawasan tidak lagi sesederhana absen pagi dan sore.

Celah itu mulai terlihat, ketika ribuan pegawai tidak tercatat hadir tanpa keterangan di hari pertama kerja, persoalannya bukan sekadar soal “bolos massal”

Sehingga menyentuh lapisan yang lebih dalam, apakah sistem monitoring sudah cukup kuat, atau justru masih tertinggal dari perubahan pola kerja?

Bagi sebagian ASN, transisi dari libur panjang ke ritme kerja memang bukan perkara mudah.

Euforia Lebaran, perjalanan mudik, hingga kelelahan fisik kerap membuat hari pertama terasa seperti perpanjangan libur yang tak resmi. Namun dalam sistem kerja modern, alasan seperti itu semakin sulit ditoleransi.

Apalagi, publik kini menaruh ekspektasi lebih tinggi terhadap kinerja aparatur negara.

Kementerian Sosial tampaknya menyadari betul risiko ini, tidak hanya melakukan inspeksi mendadak, langkah lanjutan langsung disiapkan.

Seluruh pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan diwajibkan mengikuti apel pembinaan, baik secara langsung maupun daring.

Langkah ini bukan sekadar formalitas sebab merupakan  sinyal  bahwa fleksibilitas bukan berarti kebebasan tanpa batas.

Lebih jauh, mekanisme sanksi juga disiapkan.

Dalam sistem kepegawaian, pelanggaran disiplin memiliki spektrum hukuman, mulai dari ringan hingga berat.

Bahkan, dampaknya bisa langsung terasa secara finansial melalui pemotongan tunjangan kinerja.

Di Kemensos, ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas dapat berujung pada pemotongan tunjangan sebesar 3 persen per hari.

Konsistensi profesional

Angka yang mungkin terlihat kecil di atas kertas, namun cukup signifikan jika terjadi berulang.

Oleh sebab itu,  disiplin bukan lagi hanya soal hadir atau tidak, tetapi soal konsistensi profesional.

Menariknya, isu kedisiplinan ini juga bersinggungan dengan hal lain yang kerap muncul pasca lebaran potensi gratifikasi.

Tradisi saling memberi di momen hari raya, jika tidak diawasi, bisa bergeser menjadi praktik yang melanggar aturan.

Karena itu, selain memperketat kehadiran, Kemensos juga membuka kanal pengaduan bagi masyarakat.

Publik diberi ruang untuk ikut mengawasi, melaporkan jika ada pelanggaran, baik terkait disiplin maupun gratifikasi.

Pendekatan ini menunjukkan perubahan arah pengawasan tidak lagi sepenuhnya internal, tetapi melibatkan kontrol sosial dari luar.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan  temuan ribuan pegawai tanpa keterangan ini tidak akan dibiarkan begitu saja.

Data yang sudah tercatat akan ditelusuri lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya, sekaligus menentukan langkah pembinaan dan sanksi yang sesuai.

“Untuk itu kepada 2.708 orang yang sudah tercatat nama dan NIK-nya semuanya wajib mengikuti apel besok jam 10 pagi dalam rangka pembinaan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pemerintah memiliki instrumen untuk mengukur dan menindak tingkat kedisiplinan pegawai.

“Hukuman itu bisa ringan, sedang, atau berat, ini pembelajaran bagi seluruh pegawai bahwa kami punya pengawasan,” tambahnya.

Pada akhirnya, kasus ini menjadi cermin dari tantangan baru birokrasi modern.

Ketika sistem kerja berubah menjadi lebih fleksibel, ukuran disiplin pun ikut bergeser, bukan lagi sekadar hadir secara fisik, tetapi hadir dalam tanggung jawab.

Dan di antara angka 2.708 itu, tersimpan satu pesan sederhana fleksibilitas hanya akan bekerja jika diimbangi dengan kesadaran profesional. Tanpa itu, kebebasan justru bisa berubah menjadi celah. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sumsel Raih Penghargaan Honorary Head Coach dari Jr.NBA 

    Gubernur Sumsel Raih Penghargaan Honorary Head Coach dari Jr.NBA 

    • calendar_month Senin, 3 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 841
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel Alex Noerdin  raih penghargaan sebagai Honorary Head Coach atau Pelatih Kepala Kehormatan dari Junior National Basketball Association (Jr.NBA), Senin (3/9/2018). Penghargaan pertama kali di Asia ini diserahkan langsung oleh  Associate Vice President – Global Marketing Partnerships NBA Asia Limited Jim Wong. Penghargaan ini merupakan wujud terimakasih atas dukungan Gubernur Sumsel […]

  • Pemprov Anggarkan Dana Rp37 Miliar Untuk Cegah Karhutla

    Pemprov Anggarkan Dana Rp37 Miliar Untuk Cegah Karhutla

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 852
    • 0Komentar

    Provinsi Sumatera Selatan [Pemprov.Sumsel] menganggarkan dana senilai Rp37 miliar guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Dana untuk Karhutla tahun ini dianggarkan naik signifikan dibanding tahun lalu sebesar Rp1,7 miliar.   KEBIJAKAN ini dilakukan tidak lain untuk mengatasi Karhutla agar tidak terulang kembali, seperti tahun -tahun sebelumnya. Adapaun anggaran sebesar Rp37 miliar akan diperuntukan bagi […]

  • Wow,  LRT Palembang Angkut 121.381 Penumpang

    Wow, LRT Palembang Angkut 121.381 Penumpang

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    LIBUR Idul Fitri 1440 H tahun ini membawa berkah sendiri bagi Lintas Raya Terpadu/LRT Palembang, pasalnya penumpang ‘’sepur dipucuk’ sebutan mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin ini sesak dipenuhi penumpang selama liburan. Kondisi ini jauh dari hari-hari biasa, pasalnya penumpang LRT tak seramai saat ini. Hal itu diakui Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida […]

  • Pemkot Palembang Soroti Lapak Kurban Dadakan di Pinggir Jalan

    Pemkot Palembang Soroti Lapak Kurban Dadakan di Pinggir Jalan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    MENJELANG Hari Raya Idul Adha 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang  menyoroti maraknya lapak kurban dadakan di pinggir jalan. Pemerintah khawatir penjualan hewan kurban musiman tanpa pengawasan ketat dapat membuat masyarakat membeli sapi atau kambing yang tidak sehat dan tidak layak konsumsi. Wakil Wali Kota Palembang, Aprizal, mengatakan Pemerintah Kota Palembang telah menurunkan tim dari Dinas […]

  • Asian Games, 22 Perusahaan BUMN-Swasta Ikut Jadi Sponsor

    Asian Games, 22 Perusahaan BUMN-Swasta Ikut Jadi Sponsor

    • calendar_month Jumat, 6 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.282
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Sebanyak 22 perusahaan badan usaha milik negara BUMN dan swasta ikut mensponsorin Asian Games, Agustus mendatang di Jakarta – Palembang sehingga Inasgoc sponsor Asian Games bertambah. Komitmen itu ditandatangani di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat (6/7/2018), dengan disaksikan Wapres Jusuf Kalla. Ketua Inasgoc, Erick Thohir, menuturkan, sejak persiapan yang sudah kita lakukan selama […]

  • Harus Diingat, Tiga Hal yang Harus Dilakukan Jika Data Diri Digunakan Pinjol Ilegal

    Harus Diingat, Tiga Hal yang Harus Dilakukan Jika Data Diri Digunakan Pinjol Ilegal

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 783
    • 0Komentar

    BELUM lama ini, marak pemberitaan penangkapan pelaku pinjol ilegal. Diberitakan bahwa proses penagihan pinjol ilegal tersebut menggunakan cara-cara yang serupa dengan teror. Jika data diri digunakan pinjol ilegal, ingat langkah-langkah ini sebelum berkepanjangan. 1. Sabar, tetap tenang dan analisa data anda digunakan sebagai peminjam atau close contact dari peminjam. 2. Jika digunakan sebagai peminjam, maka […]

expand_less
WordPress Archive Mato – Movie Studios and Filmmakers WordPress Theme Matour – Tour & Travel Agency FSE WordPress Theme MauiKit – Xaml UI templates for .NET MAUI Maven – Business Agency Elementor Template Kit Max Mega Menu Pro Maxazine | Magazine WordPress Theme Maxbizz – Consulting & Financial Elementor WordPress Theme MaxCoach - Online Courses, Personal Coaching & Education WP Theme Maxi – Gutenberg Magazine & News Theme Maxify | Startup & Business News WordPress Blog Theme