Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Analis: Protes di Yogya tanda mahasiswa kian gerah dengan rezim Jokowi

Analis: Protes di Yogya tanda mahasiswa kian gerah dengan rezim Jokowi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
  • visibility 664
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Aksi unjuk rasa mahasiswa meletup di sejumlah titik di Yogyakarta, Kamis (23/11) lalu. Selain di kawasan Tugu Yogyakarta, aksi unjuk rasa juga digelar di kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogya. Khusus di ISI, mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar mimbar demokrasi bertajuk ‘Mahasiswa Bersama Rakyat Tolak Politik Dinasti dan Pelanggar HAM’.

Sebagian mahasiswa terlihat menutupi wajah mereka dengan topeng kertas bergambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman yang disilang merah. Pemakaian topeng-topeng itu dimaksudkan untuk mengkritik skandal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 90/PPU-XXI/2023.

Analis politik dari Universitas Krisnadwipayana, Ade Reza Hariyadi menilai aksi protes di Yogya menunjukkan bahwa kelompok mahasiswa mulai gerah dengan manuver-manuver politik penguasa yang terus-menerus menerabas batasan-batasan konstitusi.

“Ini menjadi kegelisahan anak-anak muda terdidik dan juga sebagai bentuk koreksi terhadap perilaku para elite yang memperebutkan kekuasaan ini keluar dari pakem-pakem yang ditentukan dalam konstitusi,” kata Ade, Senin (27/11/2023).

Putusan nomor 90 diketok Ketua MK Anwar Usman, Oktober lalu. Isi putusan merevisi syarat usia bagi calon capres-cawapres yang tertuang dalam UU Pemilu. MK membolehkan calon yang belum berusia 40 tahun untuk berkompetisi menjadi capres dan cawapres asalkan pernah dipilih jadi kepala daerah.

Berkat putusan itu, Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi mendadak memenuhi syarat sebagai cawapres. Saat putusan itu dirilis, Gibran masih berusia 36 tahun. Anwar ialah besan Jokowi alias paman Gibran.

Ade mengapresiasi sikap kritis kelompok mahasiswa di Yogya. Namun, ia pesimistis gelombang protes bakal membesar. Pasalnya, isu politik dinasti Jokowi dan skandal putusan MK merupakan konsumsi elite yang tidak terkait langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Isunya tidak cukup kuat mengakselerasi gerakan politik yang lebih besar, kecuali jika masalah ini berkelindan dengan masalah dengan masyarakat,” ucap Ade.

Untuk menjaga nafas gerakan, Ade menyarankan agar kelompok mahasiswa berkolaborasi dengan kaum buruh. Saat ini, serikat-serikat buruh sedang resah dengan aturan kenaikan upah yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan.

PP itu dianggap tak mengakomodasi kepentingan kaum buruh. Pasalnya, kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang dimandatkan PP itu jauh dari ekspektasi kaum buruh, yakni kisaran 5-8%. Serikat buruh sebelumnya ingin agar upah buruh naik sekitar 15%.

“Sejauh ini, gerakan ini masih sangat parsial… Kalau (keresahan kaum buruh) ini bisa direspons dan diakselerasi kelompok-kelompok mahasiswa di berbagai wilayah, maka ini bisa jadi salah satu faktor akselerasi gerakan yang lebih besar,” ucap Ade.

Dilaporkan, ribuan mahasiswa dari 35 kampus di Yogya turun ke jalan dalam aksi protes tersebut. Khusus di kawasan Tugu Yogyakarta, sebagian mahasiswa terlihat menggelar aksi unjuk rasa dengan mengenakan topeng Guy Fawkes atau topeng kelompok anonimus.

Koordinator mahasiswa dalam aksi di Tugu Yogyakarta, Ahmad Kholil menyebut penggunaan topeng anonimus merupakan simbolisasi perlawanan terhadap elite politik yang antidemokrasi.

Selain putusan MK, Kholil memaparkan sejumlah dosa elite politik yang perlahan-lahan membunuh demokrasi, mulai dari pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Pemerintah tidak pernah merespons aksi mahasiswa dan masyarakat. Omnibus Law bagi kami melanggar konstitusi. Pelemahan KPK melanggar konstitusi dan putusan MK terkait batas usia itu juga melanggar konstitusi,” ujar mahasiswa Universitas Gadjah Mada itu.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Natal &Tahun Baru, Tim Gabungan Kompak Razia Pekat di Palembang, Ini Hasilnya

    Jelang Natal &Tahun Baru, Tim Gabungan Kompak Razia Pekat di Palembang, Ini Hasilnya

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    TIM  gabungan dari Sat Pol PP Provinsi Sumsel, TNI dan Polri terus melakukan upaya memberantas perbuatan yang menjurus pada penyakit masyarakat (pekat). Razia dimaksudkan,  guna menciptkan kondisi yang aman dan kondusif di  Sumsel. Terutama menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2020  yang sebentar lagi tiba. Untuk menciptakan rasa aman dan kondusif wilayah, tim gabungan melakukan […]

  • Sementara Dialih Fungsikan, Asrama Haji Lampung Siap  Terima Pasien Covid-19

    Sementara Dialih Fungsikan, Asrama Haji Lampung Siap Terima Pasien Covid-19

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    PEMERINTAH kembali mengalihfungsikan UPT Asrama Haji menjadi Rumah Sakit Covid-19. Setelah Asrama Haji Jakarta Pondok Gede dan Asrama Haji Sudiang Makassar beralih fungsi sementara menjadi RS Covid-19, kali ini giliran Asrama Haji Lampung. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, alih fungsi sementara asrama haji menjadi rumah sakit ini merupakan wujud komitmen Kementerian Agama untuk turut […]

  • FabriX Kembali ke ComplexCon Hong Kong: Merevolusi Mode Digital dari Hong Kong ke Dunia

    FabriX Kembali ke ComplexCon Hong Kong: Merevolusi Mode Digital dari Hong Kong ke Dunia

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 911
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- HONG KONG SAR – 25 Maret 2025 – Setelah debut yang sukses di ComplexCon Hong Kong tahun lalu, FabriX, platform solusi mode digital terkemuka, kembali hadir di 2025 dengan membawa inovasi baru. Kali ini, FabriX semakin menegaskan perannya sebagai jembatan antara desainer mode dan inovasi teknologi, menghadirkan konsep bisnis “on-demand” yang siap mendefinisikan ulang […]

  • Pisah Sambut Kakemenag, Bupati Muba Minta Keharmonisan Daerah Tetap Terjaga

    Pisah Sambut Kakemenag, Bupati Muba Minta Keharmonisan Daerah Tetap Terjaga

    • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.112
    • 0Komentar

      BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yudi Herzandi SH MH menyampaikan terima kasih kepada Drs H Subrata MPdI yang telah mengabdikan diri di Bumi Serasan Sekate ini. Atas nama pemerintah dan masyarakat Muba pihaknya mengucapkan terima kasih karena telah mengerahkan tenaga, […]

  • Kuat Seperti Garuda & Abadi Layaknya Edelweiss, Asa RI – Swiss

    Kuat Seperti Garuda & Abadi Layaknya Edelweiss, Asa RI – Swiss

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 717
    • 0Komentar

    BERN, Swiss – Dalam pesan video saat resepsi diplomatik KBRI Bern pada November 2021, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menegaskan kembali harapannya agar hubungan Indonesia dan Swiss menjadi “kuat seperti Garuda dan abadi layaknza Edelweiss.” Harapan ini juga tercermin dalam logo Peringatan 70 Tahun Indonesia-Swiss yang bergambar Garuda dari Indonesia dan Edelweis dari Swiss. […]

  • Bocah Perempuan Ditemukan Tidak Beryawa

    Bocah Perempuan Ditemukan Tidak Beryawa

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    NADIN Kalarin Dwi Putri (9) Warga Desa Tanjung Serang, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang sempat dikabarkan hilang akibat terbawa arus sungai akhirnya ditemukan. Bocah perempuan yang duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar (SD) ini ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, sekitar pukul 07.30 WIB, Rabu (12/8/2020). Anak kedua dari pasangan Elis dan […]

expand_less
WordPress Archive YellowPencil - Visual CSS Style Editor YellowPencil – Visual CSS Style Editor Yena – Beauty & Cosmetic WooCommerce Theme Yet Skin – Add-on for Go Pricing YITH Advanced Refund System for WooCommerce Premium YITH Amazon S3 Storage Premium YITH Auctions for WooCommerce Premium YITH Best Price Guaranteed for WooCommerce Premium YITH Boemia | The Best WordPress E-Commerce Theme YITH Booking And Appointment for WooCommerce Premium