Selasa, 15 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Analis: Protes di Yogya tanda mahasiswa kian gerah dengan rezim Jokowi

Analis: Protes di Yogya tanda mahasiswa kian gerah dengan rezim Jokowi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
  • visibility 674
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Aksi unjuk rasa mahasiswa meletup di sejumlah titik di Yogyakarta, Kamis (23/11) lalu. Selain di kawasan Tugu Yogyakarta, aksi unjuk rasa juga digelar di kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogya. Khusus di ISI, mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar mimbar demokrasi bertajuk ‘Mahasiswa Bersama Rakyat Tolak Politik Dinasti dan Pelanggar HAM’.

Sebagian mahasiswa terlihat menutupi wajah mereka dengan topeng kertas bergambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman yang disilang merah. Pemakaian topeng-topeng itu dimaksudkan untuk mengkritik skandal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 90/PPU-XXI/2023.

Analis politik dari Universitas Krisnadwipayana, Ade Reza Hariyadi menilai aksi protes di Yogya menunjukkan bahwa kelompok mahasiswa mulai gerah dengan manuver-manuver politik penguasa yang terus-menerus menerabas batasan-batasan konstitusi.

“Ini menjadi kegelisahan anak-anak muda terdidik dan juga sebagai bentuk koreksi terhadap perilaku para elite yang memperebutkan kekuasaan ini keluar dari pakem-pakem yang ditentukan dalam konstitusi,” kata Ade, Senin (27/11/2023).

Putusan nomor 90 diketok Ketua MK Anwar Usman, Oktober lalu. Isi putusan merevisi syarat usia bagi calon capres-cawapres yang tertuang dalam UU Pemilu. MK membolehkan calon yang belum berusia 40 tahun untuk berkompetisi menjadi capres dan cawapres asalkan pernah dipilih jadi kepala daerah.

Berkat putusan itu, Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi mendadak memenuhi syarat sebagai cawapres. Saat putusan itu dirilis, Gibran masih berusia 36 tahun. Anwar ialah besan Jokowi alias paman Gibran.

Ade mengapresiasi sikap kritis kelompok mahasiswa di Yogya. Namun, ia pesimistis gelombang protes bakal membesar. Pasalnya, isu politik dinasti Jokowi dan skandal putusan MK merupakan konsumsi elite yang tidak terkait langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Isunya tidak cukup kuat mengakselerasi gerakan politik yang lebih besar, kecuali jika masalah ini berkelindan dengan masalah dengan masyarakat,” ucap Ade.

Untuk menjaga nafas gerakan, Ade menyarankan agar kelompok mahasiswa berkolaborasi dengan kaum buruh. Saat ini, serikat-serikat buruh sedang resah dengan aturan kenaikan upah yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan.

PP itu dianggap tak mengakomodasi kepentingan kaum buruh. Pasalnya, kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang dimandatkan PP itu jauh dari ekspektasi kaum buruh, yakni kisaran 5-8%. Serikat buruh sebelumnya ingin agar upah buruh naik sekitar 15%.

“Sejauh ini, gerakan ini masih sangat parsial… Kalau (keresahan kaum buruh) ini bisa direspons dan diakselerasi kelompok-kelompok mahasiswa di berbagai wilayah, maka ini bisa jadi salah satu faktor akselerasi gerakan yang lebih besar,” ucap Ade.

Dilaporkan, ribuan mahasiswa dari 35 kampus di Yogya turun ke jalan dalam aksi protes tersebut. Khusus di kawasan Tugu Yogyakarta, sebagian mahasiswa terlihat menggelar aksi unjuk rasa dengan mengenakan topeng Guy Fawkes atau topeng kelompok anonimus.

Koordinator mahasiswa dalam aksi di Tugu Yogyakarta, Ahmad Kholil menyebut penggunaan topeng anonimus merupakan simbolisasi perlawanan terhadap elite politik yang antidemokrasi.

Selain putusan MK, Kholil memaparkan sejumlah dosa elite politik yang perlahan-lahan membunuh demokrasi, mulai dari pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Pemerintah tidak pernah merespons aksi mahasiswa dan masyarakat. Omnibus Law bagi kami melanggar konstitusi. Pelemahan KPK melanggar konstitusi dan putusan MK terkait batas usia itu juga melanggar konstitusi,” ujar mahasiswa Universitas Gadjah Mada itu.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Impian Generasi Muda, Antara KPR Panjang & Mimpi Indah

    Rumah Impian Generasi Muda, Antara KPR Panjang & Mimpi Indah

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 811
    • 0Komentar

    KONON katanya, rumah adalah surga kecil yang dibangun dengan keringat dan doa, tapi bagi sebagian besar generasi muda sekarang, rumah impian itu lebih mirip mimpi indah di siang bolong. Bagaimana tidak? Harga rumah di kota besar melesat lebih cepat daripada roket Elon Musk, sementara gaji bulanan jalan pelan-pelan seperti odong-odong keliling kampung. Coba bayangkan, dulu […]

  • mentri-keuangan-sri-mulyani

    Menkeu Tengah Malam Ikut Datangi Lokasi Penggerebakan Narkoba

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.224
    • 0Komentar

    Menteri Keuangan Sri Mulyani tengah Rabu tengah malam,  26 Juli 2017 ikut mendatangi penggerebakan narkoba berjenis sabu seberat 300 kg
    di Jalan Muara Karang Cantik,  No 16, blok D Selatan Rt 04/08,Pluit,  Penjaringan,  Jakarta Utara.

  • Rapat Bersama, KPU Harapkan Terjalin Kesepakatan Dalam Proses Pemilu

    Rapat Bersama, KPU Harapkan Terjalin Kesepakatan Dalam Proses Pemilu

    • calendar_month Minggu, 15 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.136
    • 0Komentar

    KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI mengharapkan titik temu dari tripartit kepemiluan, DPR, Pemerintah dan KPU dalam rapat konsinyering yang digelar 13-15 Mei 2022 sehingga pelaksanaan Pemilu berjalan lancar. Hal tersebut disampaikan Ketua KPU RU, Hasyim Asy’ari, melalui keterangan tertulisnya, belum lama ini. “Titik temu dalam topik durasi masa kampanye, dan proses pengadaan dan distribusi logistik […]

  • Untuk Memfasilitasi, Menag Tegaskan Kemenag Milik Semua Agama

    Untuk Memfasilitasi, Menag Tegaskan Kemenag Milik Semua Agama

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 719
    • 0Komentar

    MENTERI Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, menegaskan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) yang dia pimpin adalah milik semua agama. Kemenag didirikan sebagai bentuk kehadiran memfasilitasi kepentingan umat beragama. Menurut Menag, Indonesia bukan negara agama, bukan pula negara sekuler. Indonesia adalah negara berdasarkan Pancasila yang masyarakatnya sangat menjunjung nilai-nilai agama. “Maka, kehadiran Kemenag logis, sebagai bentuk fasilitasi […]

  • Mitos-Mitos Tentang Vaksin COVID-19

    Mitos-Mitos Tentang Vaksin COVID-19

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 767
    • 0Komentar

    BANYAK sekali rumor atau mitos yang beredar mengenai vaksin COVID-19. Sebaiknya Anda jangan langsung percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya terlebih di media sosial maupun pesan berantai. Agar Anda tidak terjebak berita hoaks, untuk lebih jelasnya, dalam artikel kali ini akan membahas mengenai mitos-mitos tentang vaksin COVID-19. Apa saja? Menimbulkan kemandulan Vaksin COVID-19 yang […]

  • Kemendag Ajak Pemangku Kepentingan Bersiap Manfaatkan IA-CEPA

    Kemendag Ajak Pemangku Kepentingan Bersiap Manfaatkan IA-CEPA

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.543
    • 0Komentar

      KEMENTERIAN Perdagangan mengajak seluruh pemangku kepentingan bersiap dalam menghadapi implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). Hal tersebut diutarakan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dalam Forum Pengembangan Ekspor Nasional dan Sosialisasi Hasil Perundingan Perdagangan Internasional IA-CEPA kemarin. “Selain meningkatkan pemahaman, forum sosialisasi diharapkan dapat menghimpun masukan untuk menyinergikan kebijakan perdagangan pusat dan daerah dalam rangka […]

expand_less
WordPress Archive YellowPencil - Visual CSS Style Editor YellowPencil – Visual CSS Style Editor Yena – Beauty & Cosmetic WooCommerce Theme Yet Skin – Add-on for Go Pricing YITH Advanced Refund System for WooCommerce Premium YITH Amazon S3 Storage Premium YITH Auctions for WooCommerce Premium YITH Best Price Guaranteed for WooCommerce Premium YITH Boemia | The Best WordPress E-Commerce Theme YITH Booking And Appointment for WooCommerce Premium