Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Musik & Film » Genre Horor yang Memikat: Haruskah Menggunakan Simbol Agama?

Genre Horor yang Memikat: Haruskah Menggunakan Simbol Agama?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
  • visibility 1.330
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.idBeberapa waktu lalu, poster dan trailer film horor terbaru berjudul Kiblat menarik perhatian warganet setelah beredar. Kebanyakan warganet mengkritisi penggunaan simbol agama yang sering digunakan dalam film horor. 

 

Bahkan, Ketua Bidang Dakwah MUI, Cholil Nafis, melarang penayangan film Kiblat di bioskop Indonesia. Di sisi lain, hal ini juga menarik perhatian Gina S. Noer, seorang screenwriter, film director, hingga penulis buku untuk berkomentar mengenai film horor Indonesia.

 

Ia mengatakan melalui media sosialnya bahwa kebanyakan film horor Indonesia dengan tema agama saat ini, sudah masuk ke ranah eksploitasi agama. Kelemahan iman bukan lagi menjadi eksplorasi kritik terhadap keislaman yang dangkal, tapi cara dangkal agar cepat seram. 

 

Setelah mendapat kecaman dan kritik dari warganet, pembuat film Kiblat yaitu Agung Saputra sebagai produser dan juga pihak rumah produksi Leo Pictures meminta maaf dan bertemu dengan Cholil Nafis dan melakukan diskusi. 

 

Film maupun cerita horor memang menjadi salah satu genre yang banyak diminati. Kedekatan masyarakat Indonesia dengan mitos membuat genre horor memiliki daya tariknya sendiri. 

 

Ketertarikan terhadap genre horor juga terlihat dari para pembaca di Cabaca, aplikasi baca dan penerbitan digital. Selain film-film horor yang tayang di bioskop, kamu juga dapat menikmati beberapa novel horor digital berikut yang telah dikurasi dengan baik. 

 

  • Persembahan Terakhir

Karya dari Banyu Biru ini menceritakan Mutia, yang memutuskan pergi ke Desa Sindang Sari, desa asal ayahnya. Ia pergi bersama temannya untuk mengobati rasa penasarannya setelah menerima panggilan misterius dari seseorang yang mengaku ibunya. 

 

Desa itu adalah desa yang menjadi saksi kekejaman penumpasan PKI pada tahun 1965. Hal ini membuat menimbulkan trauma mendalam hingga membuat sang kakek terjerumus pada persekutuan dengan iblis berbadan ular bernama Nyai Sugih Gantari–alasan ayah Mutia meninggalkan keluarga kakeknya. 

 

Mutia menyedari, jika desa dengan keindahan yang luar biasa itu nyatanya menyimpan banyak rahasia. Ia juga mulai mengalami teror, hingga misteri-misteri yang mengarah pada sesuatu yang lebih besar. 

 

  • Mustaka ke-13

Setiap malam Jumat Legi di desa Kantil, tembang Asmarandana mulai terdengar, maka dimulailah malam-malam penuh teror yang mencekam. Pintu-pintu mulai diketuk dan anak-anak kecil mulai hilang. Kepala anak-anak itu dipenggal untuk dijadikan tumbal pesugihan. Tidak berhenti sampai di situ, tubuh tanpa kepala milik anak-anak yang menjadi tumbal mulai bergentayangan, tak terima karena kepalanya hilang.

Penduduk desa Kantil percaya, Sukesih biang dari semua teror ini. Sejak kepindahannya, desa mereka jadi mencekam. Apalagi setiap malam Jumat Legi, wanita itu selalu melantunkan tembang Asmarandana. Lagu cinta yang dia persembahkan bagi Darman, pujaan hatinya yang dia bunuh lantaran cintanya tak dibalas.

Karya dari Savariya 16 Bab dengan bergenre horor, sekaligus romance hingga thriller. 

 

  • Post Meridiem

Sejak dirilis pada Maret 2019, karya dari Daniel Ahmad ini telah berhasil menarik lebih dari 107 ribu pembaca. 

 

Bercerita mengenai Desa Keruak yang berada di Nusa Tenggara Barat. Di desa itu, setiap pukul 6 sore, sirine dibunyikan . Mereka bersembunyi, dan tidak satu pun ada yang boleh keluar. Ada satu aturan mutlak yang harus dipatuhi oleh warga, yakni, setelah sirene dibunyikan, tidak seorang pun boleh menyalakan lampu atau sumber cahaya apa pun. Warga tahu, ada sesuatu yang bersembunyi di dalam gelap.

 

Hal itu sudah jadi aturan selama bertahun-tahun, bahkan sebelum Keruak terjamah oleh pemerintah dan belum dilalui jalur listrik. Sudah banyak korban berjatuhan karena melanggar aturan. Setiap dari korban, ditemukan tewas dalam kondisi yang aneh. Tulang, daging, semua organ dalam mereka lenyap. Mayat biasanya hanya berupa kulit dan rambut saja. Warga sadar, tidak selamanya mereka bisa hidup seperti itu. 

 

  • Ante Meridiem
  • Masih dari penulis yang sama, Ante Meridiem yang memiliki jumlah 34 bab ini menceritakan ritual Roah Segare di Kampung Kelang. 

Para lelaki berkumpul di pinggir pantai. Kapal diutus berlayar mengantarkan sesajian berupa makanan, buah, perhiasan, dan yang paling wajib adalah kepala kerbau hitam, menuju puncak  di Gili Selak.  Tapi, Roah Segare tidak sesederhana itu.

Para perempuan yang tinggal di rumah tidak kalah sibuk menyiapkan ritual. Api unggun besar akan menyala di puncak Gili Selak. Pertanda dimulainya ritual khusus bagi para gadis. Mereka yang berusia 17 tahun ke atas dan belum menikah, akan dikunci di dalam kamar. Dibekali sebuah kain kafan sebagai selimut, serta harus berpuasa sejak pukul 6 malam, sampai pukul 6 pagi, dan yang paling penting adalah, mereka tidak boleh tidur. Bagi mereka yang gagal menjalankan ritual ini akan mengalami hal buruk, menjadi gila, bahkan kehilangan nyawa.

“Agak sulit ya membuat film horor yang tidak bersinggungan dengan agama karena di Indonesia sendiri, secara culture, cerita horor memang lebih dekat dengan mitos, agama, dan kepercayaan,” jelas Fatimah Azzahrah, Co-Founder Cabaca, diwawancarai secara daring pada (04/04/2024). Ia juga mengungkapkan, hal ini berbeda dengan film horor Barat yang cenderung lebih rasional sehingga ceritanya pun jadi menyerupai pemecahan misteri. 

Meski begitu, bagi orang-orang yang berada di belakang layar film maupun cerita, diharapkan dapat mengeksplorasi keberagaman Indonesia ke dalam karyanya sambil tetap memperhatikan rambu-rambu dan batasan tertentu. 

Begitu pun bagi kita sebagai penikmat karya, kita dapat memilih secara saksama mana saja karya yang bisa kita nikmati, dan mendukung para kreator dengan tetap menonton atau membaca di situs resmi terkait. [***] rilCabaca

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demokrasi, Survei dan Opini Publik

    Demokrasi, Survei dan Opini Publik

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.106
    • 0Komentar

    DALAM ingatan publik khususnya di daerah, survei politik atau opini publik sangat kental dengan musim pemilihan umum baik itu pemilihan presiden, kepala daerah dan anggota legislative, keadaan ini sama seperti ingatan publik tentang iklan sirup dan sarung di TV saat menjelang bulan Ramadhan. Ini menjadi catatan kritis bagi kiprah dan peran survei politik dan opini […]

  • Cegah Karhutla di Musim Kemarau, OKI Ajak Elemen Tanggulangi Bersama

    Cegah Karhutla di Musim Kemarau, OKI Ajak Elemen Tanggulangi Bersama

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    PEMKAB Ogan Komering Ilir [OKI] mengajak seluruh elemen untuk sigap dan berperan aktif menanggulangi kebakaran hutan dan lahan [karhutla] saat musim kemarau mendatang. Menurut Bupati OKI, Iskandar, SE sekecil apapun upaya dari setiap elemen masyarakat ujar Iskandar akan dioptimalkan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. “Kalau dulu semangatnya adalah keroyokan, tahun ini tetap sama tapi […]

  • Ketua Baznas Palembang Diganti, Harnojoyo minta Target Zakat ASN 70 %

    Ketua Baznas Palembang Diganti, Harnojoyo minta Target Zakat ASN 70 %

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    STRUKTUR pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang periode tahun 2021- 2026,  berganti kepengurusan. Ridwa dipercayakan memimpin Baznas Kota Palembang untik  lima tahun kedepan mengantikan ketua pengurus lama Saim Marhadan, setelah resmi dilantik Walikota Palembang H.Harnojoyo, Kamis (12/8/2021) di rumah dinas Walikota Palembang Jalan Tasik. “Baznas harus berkolaborasi dengan program kerja Pemerintah Kota (Pemkot) […]

  • SO Isyaratkan Herman Deru Pimpin Nasdem

    SO Isyaratkan Herman Deru Pimpin Nasdem

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.296
    • 0Komentar

    KETUA DPW Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Sumatera Selatan (Sumsel) Syahrial Oesman (SO) mengisyaratkan Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) untuk memimpin Nasdem. Mantan Gubernur Sumsel 2003 -2008 itu menilai sosok HD sangat dibutuhkan, dan paling pas untuk memperjuangkan Nasdem ke depan, dan itu telah disetujui DPP. “Saya sudah hampir 7,5 tahun memimpin Nasdem di Sumsel, regenarasi merupakan […]

  • Tingkatkan PAD, YKEP Kerjasama Pemkot Kelola Hotel Sriwijaya

    Tingkatkan PAD, YKEP Kerjasama Pemkot Kelola Hotel Sriwijaya

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 658
    • 0Komentar

    KETUA PKK Yayasan  Kartika Eka Paksi (YKEP) pusat Tatang Sulaiman, Rabu (12/1/2022) pagi, sengaja bertandang ke kota tertua di Indonesia menggelar pertemuan dengan Walikota Palembang H.Harnojoyo. Pertemuan yang digelar rumah dinas Walikota Palembang membahas Pendapatan  Asli Daerah (PAD) dari sektor perhotelan yang kini mulai bangkit setelah dua tahun diterjang pandemi Covid 19. “Kita ingin menjalankan […]

  • Saat Ketua PKK Palembang Turun Gunung ke Trade Expo Indonesia, Ada Kain Songket & Pempek Ikut Mejeng

    Saat Ketua PKK Palembang Turun Gunung ke Trade Expo Indonesia, Ada Kain Songket & Pempek Ikut Mejeng

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.013
    • 0Komentar

    BIASANYA emak-emak PKK sibuk ngeracik resep dan bikin bunga dari sedotan bekas, kali ini Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang, Hj. Dewi Sastrani Ratu Dewa, lagi turun gunung, bukan ke dapur, tapi ke Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 di ICE BSD, Tangerang. Wih, jangan salah, ini bukan acara arisan akbar, tapi pameran Internasional yang isinya […]

expand_less
WordPress Archive The Events Calendar Pro Community Events Addon The Events Calendar Pro Community Tickets Addon The Events Calendar Event Tickets Plus The Events Calendar Eventbrite Tickets The Events Calendar Filter Bar The Events Calendar PRO WordPress Plugin The Events Calendar Shortcode and Templates Pro – WordPress Plugin The Events Calendar Single Event Page Builder The Experts – Business Consulting and Professional Services WordPress Theme The Food Truck – WordPress Theme