Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Musik & Film » CATATAN PINGGIR : Qodrat 2 “Ketika Setan Ketiban Durian Runtuh di Libur Lebaran”

CATATAN PINGGIR : Qodrat 2 “Ketika Setan Ketiban Durian Runtuh di Libur Lebaran”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
  • visibility 1.043
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Libur lebaran itu emang momen sakral dan umat manusia juga  berlomba-lomba mudik untuk  Lebaran,  dengan tujuan  silaturahmi, makan ketupat bersama  besar di kampung halaman, bahkan sedikit drama keluarga. Tapi tahun ini, ada satu tren baru,  yakni nobar horor bareng keluarga besar. Apa lagi yang bisa menyatukan tante, sepupu, dan om yang jarang ngomong kalau bukan jeritan bareng di bioskop?. Ada hal yang menarik lagi saat suasana lebaran itu,  para setan justru sibuk manggung di layar lebar. Siapa sangka? di tengah deru klakson bus malam dan antrean semur jengkol di warung rest area, film Qodrat 2 malah sukses menembus angka 1,7 juta penonton hanya dalam 10 hari.

Sebuah pencapaian yang bukan cuma bikin produser senyum-senyum sambil ngopi tubruk, tapi juga bikin Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, tepuk tangan sampai telapak tangannya panas. Lho kok bisa? Apa rahasianya? Apakah ada campur tangan jin kelas kakap? Pikirnya..

Dengan total lebih dari 5 juta penonton untuk seluruh film Indonesia yang tayang saat libur lebaran, ini artinya rakyat Indonesia rela antre di depan bioskop demi menyaksikan kehadiran setan berstandar ISO.

Dan yang paling gemas, genre horor masih jadi primadona menyumbang 40% lebih dari keseluruhan tontonan dua tahun terakhir. Artinya, bangsa ini lebih nyaman menghadapi setan fiktif daripada kenyataan tagihan listrik atau pertanyaan “kapan nikah” dari keluarga besar. ha..ha.ha…!!.

Tenang, ini bukan karena ada jimat di balik layar, tapi karena film ini benar-benar punya qodrat untuk menghibur sekaligus menakut-nakuti dengan elegan. Seperti makan kerupuk pedas sambil nonton telenovela pedas, deg-degan, tapi nagih.

Sekarang mari kita jujur dan bertanya ke hati kecil kita yang paling dalam kapan terakhir kali kita nonton film romantis dan keluar bioskop sambil ngelus dada, bukan karena sedih, tapi karena ngantuk?

Nah, di sinilah letak kejeniusan Qodrat 2. Genre horor terbukti masih menjadi primadona bioskop tanah air. Dengan statistik mencatat genre ini menguasai lebih dari 40% selera penonton dua tahun terakhir, jelas sudah bahwa bangsa ini memang senang diteror… asalkan bukan oleh utang pinjol atau mantan yang balikan pas Lebaran.

Film horor, kalau digarap serius, bisa jadi mesin uang. Dan Qodrat 2 membuktikan bahwa setan pun bisa jadi kontributor PDB, jika diarahkan ke jalur yang benar. Kementerian Ekonomi Kreatif pun langsung pasang badan, bukan untuk mengusir jin, tapi untuk mendukung ekspor hantu lokal ke 9 negara luar. Indonesia ekspor kopi? Biasa. Ekspor setan? Luar biasa… hebat bukan !!.

Langkah Kemenekraf mendorong distribusi film ini secara internasional patut kita beri acungan jempol, dan satu tambahan jempol kalau bisa. Karena film adalah wajah budaya. Dan kalau wajah Indonesia yang ditampilkan adalah ustaz melawan jin di tengah teriakan takbir dan efek CGI yang cakep, maka boleh kita katakan “Itu Indonesia banget!”

Film Qodrat 2 ibarat pecel lele yang dikemas dalam kotak sushi kontennya lokal, tapi tampilannya sudah siap go internasional. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya ikut nonton dan kasih apresiasi langsung. Biasanya menteri sibuk ngurus anggaran dan debat soal industri kreatif, tapi kali ini beliau ikut duduk manis nonton ustaz ngusir setan sebuah bukti bahwa perfilman kita tidak cuma bikin tegang, tapi juga menggerakkan ekonomi kreatif.

Yang menarik, Kemenekraf juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas generasi, antara produser kawakan dan sineas muda. Ini penting, agar film horor kita tidak hanya mengandalkan pintu berderit dan lampu mati tiba-tiba, tapi juga cerita yang kuat, karakter yang berkesan, dan ending yang bikin penonton mikir, bukan cuma teriak.

Coba kita pikir baik-baik, dulu, kalau ngomongin ekspor, kita bangga kirim sawit, kopi, atau ikan kering. Tapi sekarang? Kita ekspor film horor. Tepatnya setan lokal. Qodrat 2 siap tayang di lebih dari 9 negara. Bayangin ada orang di Jerman yang baru pertama kali dengar nama “Kyai Qodrat” sambil kaget liat pocong bisa jalan zig-zag sambil ngaji.

Kalau ekspor kerupuk bisa cuan, maka ekspor horor bisa bikin devisa naik asal hantu yang muncul punya etika sinematografi. Jangan cuma muncul terus hilang, harus ada karakter development. Harus bisa bikin penonton baper sekaligus merinding.

Dan jangan salah, ini bukan cuma soal setan doang. Ini soal bagaimana narasi, efek visual, dan keberanian sineas lokal menyajikan cerita dengan kualitas global. Qodrat 2 adalah bukti bahwa Indonesia punya kemampuan membuat horor yang bukan sekadar hantu lompat dari lemari, tapi juga punya kedalaman cerita dan pesan moral.

Linda Gozali, sang produser, menyebut film ini sebagai “perpaduan antara ekonomi dan kreativitas.” Dan kami tambahkan juga perpaduan antara ketakutan dan ketertarikan, antara kearifan lokal dan strategi global.

Keberhasilan Qodrat 2 adalah alarm positif bahwa industri film nasional bukan lagi cuma panggung hura-hura. Ini ladang basah, tempat kreativitas bisa mendatangkan rezeki yang halal walau kadang dihiasi jeritan keras dan pocong yang muncul dari lemari.

Qodrat 2 adalah perpaduan antara ekonomi dan kreativitas. Dan kami tambahkan juga perpaduan antara iman dan ketegangan, antara ilmu ruqyah dan efek CGI, antara doa-doa dan naskah yang niat.

Film ini bukan cuma serem, tapi juga pinter. Dan itu yang kita butuh dari film horor ini bukan cuma bikin loncat dari kursi, tapi juga mikir, “Eh, serem juga ya hidup tanpa iman.”

Jadi buat kamu yang merasa bakatmu aneh, bisa lihat hantu, atau punya mimpi bikin film tentang tuyul yang tobat dan jadi peternak bebek ini saatnya bersinar. Karena di negeri ini, kalau kamu bisa bikin penonton takut sambil mikir, kamu bukan cuma seniman, kamu pejuang ekonomi kreatif.

Qodrat 2 telah membuktikan satu hal penting kita bisa bikin film bagus, laris, dan berdaya saing global tanpa harus jadi Hollywood. Cukup jadi diri sendiri, dan percaya bahwa lokalitas kita itu eksotik. Kita punya hantu, kita punya nilai, kita punya cerita. Dan yang paling penting, kita punya penonton loyal yang rela bayar nonton film lokal asal filmnya jujur, tulus, dan niat. Dan pada akhirnya, kita semua punya satu Qodrat, ingat !! di balik tiap kesuksesan film horor, selalu ada satu pertanyaan filosofis apakah setan juga dapat royalti ? ha…ha…ha !!

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar Masyarakat Bisa Bekerja, Bila Perlu Bikin Perjanjian Khusus dengan Perusahaan

    Agar Masyarakat Bisa Bekerja, Bila Perlu Bikin Perjanjian Khusus dengan Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 11 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    Oleh : One SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, menghadiri lanjutan rapat ruang lingkup Asisten Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan di Ruang Rapat Bina Praja, Kamis (11/10/2018) siang. Dalam kesempatan ini mantan Bupati OI itu menyoroti kontribusi perusahaan bagi warga Sumsel. “Ini harapan pak Gubernur dan saya. Siapapun yang berinvestasi di Sumsel harus punya kontribusi […]

  • Polisi Tangkap Dua Perampok Minimarket, Satu Tewas Di Terjang Peluru

    Polisi Tangkap Dua Perampok Minimarket, Satu Tewas Di Terjang Peluru

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    Dua pelaku perampokan  toko minimarket Alfamart berhasil ditangkap Unit Tekab Satreskrim Polrestabes Palembang pimpinan Iptu Tohirin. Kedua pelaku yakni Didi Setiadi (39), warga Jalan Mayor Ruslan Sekip Ujung, Kecamatan Kemuning, dan Tri Pamungkas  (30), warga Madang Dalam 2, Lorong Makmur 2, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning Palembang. Namun naas bagi pelaku Didi, lantaran melakukan perlawanan dan […]

  • KPLS Gelar Aksi Mimbar Bebas di Kantor Bupati Lahat

    KPLS Gelar Aksi Mimbar Bebas di Kantor Bupati Lahat

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 813
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Lahat –Kelompok Aksi Masa tergabung dalam Kelompok Peduli Lembah Serelo (KPLS), mengelar aksi  mimbar bebas di depan gedung Bupati Lahat untuk menyampaikan aspirasi mereka dengan damai, senin (1/4/2019). Salah satu Peserta aksi sempat bersitegang dengan pihak keamanan saat mereka hendak maju ke teras kantor Bupati Lahat. Ketegangan ini berawal saat peserta aksi hendak maju […]

  • Perang dengan COVID-19, Gebernur Serukan Masyarakat Sholat Hajat Serentak di Rumah Masing-masing

    Perang dengan COVID-19, Gebernur Serukan Masyarakat Sholat Hajat Serentak di Rumah Masing-masing

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.064
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumsel gencar melakukan penanganan terhadap penyebaran wabah Corona Virus atau Covid-19 yang saat ini merambah ke wilayah Sumsel. Berbagai upaya antisipasi, pencegahan, dan penanganan pun juga telah dilakukan Pemprov Sumsel dibawah pimpinan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dengan memperketat akses masuk Sumsel, menghimbau agar masyarakat menggalakkan hidup sehat dengan menjaga asupan makan, mencuci […]

  • Mendagri Lantik Secara Virtual Bupati Muba di ADPMET Periode 2020-2025

    Mendagri Lantik Secara Virtual Bupati Muba di ADPMET Periode 2020-2025

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.452
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dodi Alex Noerdin dipercaya menjadi Wakil Ketua Bidang Hubal dan Pengelolaan Migas Daerah Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) periode 2020-2025 oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian bersama dengan pengurus ADPMET lainnya. Dodi dipercaya karena Kabupaten yang ia pimpin merupakan  salah satu daerah penghasil minyak bumi dan gas terbesar […]

  • Hasil Riset Apriyadi Soal Kemiskinan Sejalan dengan Visi Presiden Bank Dunia

    Hasil Riset Apriyadi Soal Kemiskinan Sejalan dengan Visi Presiden Bank Dunia

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 720
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Persoalan penanganan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Muba terus menjadi prioritas Pj Bupati Muba Apriyadi Mahmud yang juga Kandidat Doktor dari Universitas Sriwijaya. Hal tersebut juga diperkuat dengan riset atau penelitian Disertasi Pj Bupati Apriyadi Mahmud dalam kaitan pengentasan dan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Muba. “Ya, kalau kita lihat apa yang sudah diteliti […]

expand_less
WordPress Archive Graph Paper Press Sell Media Reprints Graph Paper Press Sell Media S3 Graph Paper Press Sell Media Stripe Graph Paper Press Sell Media Watermark Graphina – Forminator (Add-on) Graphina Pro - Elementor Dynamic Charts, Graphs, & Datatables Graptor – Technology & IT Solutions WordPress Theme Grasp – Creative Portfolio & Agency Elementor Template Kit GRAV – Creative Portfolio WordPress Theme Gravitas – Garden & Landscape Design Elementor Template Kit