Musik & Film

Bermusik di Era Pandemi

Pandemi Covid 19 yang membuat para seniman mengalami stagnan ternyata justru menjadi stumulus tersendiri. Para pekerja seni, terutama di bidang musik, kini merasa menemukan cerug baru.
Ini diungkapkan Andi Lisso dalam dialog budaya bertajuk “Sumsel Area, Bermusik di Era Pandemi” yang disiarkan oleh Radio El Jhon, sebuah radio pariwisata yang bersiaran di frekuensi FM di kota Palembang, Rabu (25/11).
Dalam acara yang dipandu Endi Ruskan ini, hadir juga sebagai narasumber, M Nasir, pengurus Dewan Kesenian Palembang (DKP) yang juga jurnalis Sumselterkini.co.id.
Menurut Andi Lisso, di awal merebaknya pandemi para pemusik merasa sangat prihatin. “Bagaimana tidak, manggung, ngejob, dan berbagai aktivitas luring terhenti. Seakan semua mematikan mesin. Akibatnya, semuanya hanya terpaku di rumah,” ujar pencipta dan penyanyi lagu berbahasa Palembang yang belum lama berselang merilis lagu, Budak Lorong ini.
Seiring waktu, ternyata berdiam dan hanya termangu tak membawa hasil. “Bahkan, dapur pun terancam tak ngebul. Karenanya, dirinya dan juga pemusik lainnya, berusaha mencari jalan keluar,” ujarnya.
Dan hasilnya, tak sedikit, kemudian pemusik yang kemudian menemukan sebuah cerug baru dalam bisnis dan profesi musik. “Tak bisa tampil luring, justru berkreativitas di daring lebih banyak memberikan hal-hal baru dan temuan-temuan baru, juga harapan-harapan baru,” yang menurut Andi, sebelum datangnya pandemi tak disadari keberadaannya.
Mereka, lanjut pencipta lagu Mahar ini, ternyata mendapati banyaknya peluang-peluang royalti yang kalau digarap dan kelola dengan baik akan mendatangkan pundi-pundi baru.
Karenananya, menurutya, pandemi ini tak semata bisa dilihat dari sisi negatif. Tetapi, juga banyak membawa manfaat. “Ta[i, tetap berharap pandemi ini segera berakhir,” tegasnya.
M Nasir, dalam kesempatan itu juga sepedapat bahwa selama ini pun, para seniman telah mengalami berbaigai pandemi. “Dan mereka, biasanya senatisa bisa melewatinya dengan selamat. Bahkan, justru menmeukan hal-0hal baru yang tak dirasakan sebelu pandemi itu datang. Karena, memang , insan manusia itu memang dibekali kemampuan untuk beradaptasi dan bertahan,” ujarnya. (**)sir

Comments

Terpopuler

To Top