Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Wisuda Santri & Asa di Tengah Kebun Sawit,”Sarung Bergoyang, Air Mata Mengalir”

Wisuda Santri & Asa di Tengah Kebun Sawit,”Sarung Bergoyang, Air Mata Mengalir”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
  • visibility 924
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, -Kalau Anda mengira wisuda itu cuma milik kampus-kampus ber-AC dengan toga segede gaban, coba main-main ke Sungai Lilin, Musi Banyuasin. Di sana, Kamis (17/4/2025) kemarin, suasana haru-biru penuh makna terjadi di Gedung Serbaguna Pesantren Assalam Islamy. Bukan karena harga minyak goreng naik lagi, tapi karena puluhan santri akhirnya lulus, dibekali ilmu agama, dan dilepas ke dunia luar ibarat anak panah yang dilepaskan dari busurnya. Semoga panahnya nggak nyasar ke tong sampah, ya.

Wakil Bupati Muba, H. Rohman, pun datang langsung. Bukan sekadar numpang lewat cari sinyal, tapi beneran serius menghadiri Hafluttakhrij  sebutan kerennya wisuda santri. Di tengah gemuruh kipas angin dan lantunan doa, Pak Wabup menyampaikan pidato yang, kalau diukur dengan kadar emosi, bisa bikin sarung merinding dan tisu habis satu gulung.“Hari ini adalah hari yang sangat istimewa,” katanya, sambil menatap para santri yang duduk rapi sebagian deg-degan, sebagian lagi sudah mikir kapan nasi kotaknya dibagi.

Wabup nggak cuma datang dengan jas dan sambutan formal, tapi juga dengan sejuta harapan. Ia bilang, para santri ini bukan cuma lulusan kitab kuning dan hafal dalil, tapi juga calon influencer moral di masyarakat. Bukan influencer endorse krim pemutih abal-abal, tapi yang menebar kebaikan, jadi duta kearifan.

Ilmu yang mereka dapat bukan sekadar untuk dihafal lalu hilang pas kena tugas rumah tangga, tapi untuk diamalkan. Karena, kata Wabup, tantangan di luar pesantren itu kayak sinyal WiFi di pedalaman nggak pasti, tapi harus tetap dicari sampai ketemu.

Ada satu momen yang bikin mata berkaca-kaca  saat para santri berdiri, membaca ayat-ayat suci, lalu bersimpuh di hadapan orang tua. Suara tangis tertahan terdengar dari sudut-sudut ruangan. Ada bapak yang menyeka air mata diam-diam di balik peci, ada ibu-ibu yang terisak sambil menggenggam tangan anaknya.

Momen ini seperti potongan film religi lokal dengan soundtrack “Aisyah Istri Rasulullah”. Namun beda dengan sinetron, ini nyata. Ini bukan akting. Ini perjuangan sungguhan dari anak-anak yang hafalan Qur’annya lebih kuat dari hafalan netizen tentang timeline pernikahan artis.

Wabup Rohman juga melempar pujian kepada para ustaz dan ustazah. Mereka ini ibarat mesin diesel  kerja keras, sabar, nggak banyak gaya, tapi terus menghasilkan. Di balik lembutnya senyum dan suara mengajar, ada banyak pengorbanan dan dedikasi yang tak tampak oleh publik.

Pemerintah Muba, katanya, berkomitmen mendukung pesantren. Bukan hanya lewat ucapan selamat di medsos, tapi juga lewat kebijakan nyata. Kalau perlu, katanya, APBD pun bisa “disarungkan” untuk memperkuat dunia pesantren. Karena sejatinya, pesantren adalah benteng moral. Di saat banyak lembaga sibuk viral, pesantren sibuk mencetak pribadi ideal.

Di Finlandia, anak-anak TK pun diwisuda, lengkap dengan nyanyi lagu kebangsaan dan suvenir lucu. Tapi jangan salah, di Sungai Lilin ini, acara wisuda punya kelasnya sendiri. Mulai dari tampilan marawis yang menggetarkan dada, pidato santri berbahasa Arab, hingga harumnya minyak rambut khas santri yang entah mereknya apa tapi selalu sama tiap angkatan.

Kita tidak butuh balon helium atau dekorasi Instagrammable. Cukup sarung yang licin, peci yang pas, dan semangat yang membara. Karena inti dari wisuda bukan pada megahnya acara, tapi dalam keikhlasan ilmu dan keberkahan perjalanan.

Hari itu, Sungai Lilin bukan cuma menyaksikan kelulusan santri, tapi juga lahirnya harapan. Masyarakat menyaksikan bahwa di balik sawit yang rimbun dan jalan yang terkadang becek, ada cahaya kecil yang sedang bersiap menerangi dunia. Para santri ini bukan anak-anak biasa. Mereka adalah pejuang senyap yang dibekali ilmu, iman, dan adab  kombinasi langka yang kini jadi rebutan di tengah dunia yang sering salah kaprah.

Semoga mereka menjadi seperti kopi hitam pekat, kuat, tapi tetap hangat di hati siapa pun yang menikmatinya. Dan untuk yang belum sempat hadir di wisuda ini, jangan khawatir. Doa baik tetap sampai  asal dikirim pakai hati, bukan pakai jasa ekspedisi.

Kalau kamu punya kisah wisuda santri yang kocak atau mengharukan juga, boleh dong dibagi. Karena dari cerita-cerita kecil itu, kita bisa lihat bahwa negeri ini masih punya banyak alasan untuk tetap berharap.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sampaikan 5 Raperda Inisiatif & DPRD Usulkan Raperda Prakarsa Kabupaten Muba

    Bupati Sampaikan 5 Raperda Inisiatif & DPRD Usulkan Raperda Prakarsa Kabupaten Muba

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.880
    • 0Komentar

     Dengan menjalankan protokol kesehatan, guna waspada Covid-19, serta keberadaan anggota dewan yang secara fisik diberi jarak satu meter dan menggunakan masker serta memanfaatkan aplikasi zoom clouds meeting.   RAPAT Paripurna Masa Persidangan II Rapat ke-5 dan ke-6 dalam rangka Paripurna Penetapan Program Pembentukan Perda, Penyampaian Penjelasan Raperda Inisiatif Eksekutif oleh Bupati dan Raperda Prakarsa DPRD […]

  • Update Positif Covid-19 Di Sumsel Bertambah Jadi 119 Orang

    Update Positif Covid-19 Di Sumsel Bertambah Jadi 119 Orang

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.286
    • 0Komentar

    PENYEBARAN pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) agaknya semakin hari semakin meningkat. Kondisi ini dapat dilihat dari hasil Laporan Media Harian Covid-19 Tanggal 25 April 2020 yang dirilis oleh Kementrian Kesehatan RI hari ini, Sabtu, (25/4). Sehari sebelumnya jumlah kasus positif totalnya sebanyak 106 orang, dan hari ini bertambah lagi 13 […]

  • Usai Asian Games, IPAL Sungai Selayur Baru Start Dibangun

    Usai Asian Games, IPAL Sungai Selayur Baru Start Dibangun

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    Pembangunan IPAL ini,berkapasitas 22.000 sambungan, dan akan dibangun lebih dahulu untuk 12.000 sambungan. Dengan fokus pada wilayah Palembang Timur, yakni Kecamatan Ilir Timur (IT) I, II dan III serta Kalidoni

  • Lepas Atlet Disabilitas ke Papua, Gubernur Motivasi  Atlet  NPCI Agar Berprestasi  di Peparnas XVI

    Lepas Atlet Disabilitas ke Papua, Gubernur Motivasi Atlet NPCI Agar Berprestasi di Peparnas XVI

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    SEBANYAK 96 atlet disabilitas yang tergabung dalam National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) Provinsi Sumatera Selatan dilepas keberangkatannya okeh Gubernur Sumsel H Herman Deru menuju Papua untuk mengikuti Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI di Papua. Keberangkatan kontingen Sumsel tersebut dilaksanakan Pelataran Plaza Rusunawa Jakabaring Sport City Palembang, Rabu (27/10) pagi. Dengan didampingi Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen […]

  • HUT Pusri ke -64, Santunan dan Do’a Bersama 1.500 Anak Yatim dan Wisuda Tahfidz Binaan Pusri

    HUT Pusri ke -64, Santunan dan Do’a Bersama 1.500 Anak Yatim dan Wisuda Tahfidz Binaan Pusri

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.397
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – HUT ke-64 pada 24 Desember mendatang, PT Pusri Palembang kembali melaksanakan kegiatan Pemberian Santunan dan Do’a Bersama 1.500 Anak Yatim dan Wisuda Tahfidz Binaan Pusri yang dilaksanakan di Lapangan di Depan Kantor TJSL PT Pusri Palembang, Rabu (13/12). Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) ini, melalui TJSL Pusri mengadakan kegiatan santunan sebagaisalah satu wujud kepedulian Pusri […]

  • GOR Ada Disini, Kabupaten Jayapura Siapkan Dua Venue PON XX

    GOR Ada Disini, Kabupaten Jayapura Siapkan Dua Venue PON XX

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    DALAM hitungan 70 hari, Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 akan digelar di Papua. Perhelatan multicabang tertinggi di tanah air ini akan digelar pada, 2-15 Oktober 2021. Kementerian PUPR pun telah membangun delapan venue untuk pertandingan PON XX di Papua. Termasuk membangun segala infrastruktur penunjang lainnya. Selain venue-venue yang dibangun oleh Kementerian PUPR, Bupati Jayapura, Mathius […]

expand_less
WordPress Archive Woo Gift : Advanced Woocommerce Gift Plugin Woo Grid For WPBakery Page Builder Woo Import Export WOO Product Grid/List Design- Responsive Products Showcase Extension for WooCommerce Woo Product Table Pro - WooCommerce Product Table view solution Woo Quote a product Woo Shortcodes for Visual Composer Woo Stock Manage & Report Woo Time to Buy WooAffiliates – WordPress Plugin