Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » “Madhucon & PR yang Tak Bisa Ditambang”

“Madhucon & PR yang Tak Bisa Ditambang”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • visibility 963
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau pepatah bilang, “Datang tak diundang, pulang tak diantar,” maka perusahaan tambang yang datang tanpa lengkap izin itu ibarat tamu kondangan yang nyelonong ambil rendang padahal belum salam-salaman sama empunya rumah. Nah, ini kira-kira yang terjadi di Muba, saat PT Madhucon Indonesia ngajuin permohonan pakai jalan kabupaten dari Dawas ke Simpang C2, padahal PR-nya setinggi tumpukan batu bara di tongkang mereka.

Sekda Muba, Dr Apriyadi MSi, dalam gayanya yang kalem tapi tegas, langsung bilang.”Kami [Pemkab Muba] minta pihak PT Madhucon Indonesia harus menuntaskan persoalan perizinan dan hal-hal lainnya yang sifatnya prinsip serta tidak menimbulkan dampak buruk ke masyarakat setempat,” tegas Sekda Muba Dr Apriyadi MSi, kemarin.

Kita mesti sadar, jalan kabupaten itu ibarat urat nadi bagi masyarakat. Kalau dilewati truk-truk tambang tanpa aturan, itu seperti jantung sehat dikasih gorengan tiap hari. Lama-lama kolesterol, terus stroke. Begitu pula jalan dari yang mulus bisa berubah jadi kubangan kalau dilewati kendaraan bermuatan ratusan ton.

Perkara tambang bukan cuma soal gali dan angkut, tapi juga soal tanggung jawab. Pepatah lama bilang, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” Kalau PT Madhucon sudah memijak bumi Dawas, ya harus tahu cara menjunjung langit hukum dan lingkungan di Muba bukan malah gelinding bawa batubara sambil nyengir.

Kepala Dinas Perhubungan Musni Wijaya SSos MSi juga menekankan soal Amdal Lalin. Ini penting. Bayangin kalau jalan sempit dipakai truk tambang saban jam, warga yang mau ngantar anak sekolah bisa kejebak kaya mobil mainan di bawah sofa. Bahaya bukan hanya di jalan, tapi juga di hati warga yang merasa dilangkahi.

Ini bukan soal “jangan usaha”.Perusahaan itu ibarat mantu baru di kampung kalau sopan, semua tetangga bantuin kalau arogan, bisa disambit sandal waktu lewat.

Direktur PT Madhucon Indonesia, Adi Siahaan, bilang mereka akan segera membentuk tim untuk menyelesaikan persyaratan. Nah, ini PR besar. Masyarakat dan pemerintah daerah sudah cukup sering dengar janji yang kayak es serut di tengah terik matahari manis di awal, mencair kemudian.

Lengkapi izin, libatkan warga, jangan sampai publik melihat ini hanya sebagai strategi “asal lewat dulu, urusan belakang dipikir belakangan”.

Membangun usaha tambang itu sah-sah saja, tapi harus sesuai aturan. Jangan sampai perusahaan jadi seperti kereta api yang ngelaju di jalan umum, nyundul kiri kanan tanpa rem. Perizinan, Amdal, dan jalan khusus itu bukan hiasan, tapi pondasi. Kalau fondasi rapuh, rumah besar bisa runtuh, apalagi cuma rencana tambang.

Kalau PT Madhucon Indonesia ingin diterima baik di Muba, maka harus datang sebagai mitra, karena rakyat sekarang makin cerdas mereka bisa membedakan mana yang benar-benar menambang rezeki, dan mana yang cuma nambang masalah.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Muba Siap Dukung Wujudkan Kelurahan Desa Bersih Narkoba, Laksanakan Kerjasama Dengan BNN

    Pemkab Muba Siap Dukung Wujudkan Kelurahan Desa Bersih Narkoba, Laksanakan Kerjasama Dengan BNN

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin siap menuju wilayah bebas narkoba. Kesiapan ini nampak saat Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi ikut webinar Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional. Sekda Apriyadi didampingi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Deni Sukmana hadiri webinar bertema Peran Pemerintah Desa Dalam Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) […]

  • Koperasi Digital, Dari Dagelan Warung Kopi ke Transparansi SiKopdes

    Koperasi Digital, Dari Dagelan Warung Kopi ke Transparansi SiKopdes

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    MISALNYA ada sebuah warung kopi di pojokan desa, namanya “Kopi Kredit Syariah”. Warung ini dikelola koperasi, setiap kali warga mau ngutang, si ketua koperasi nyatet pakai buku tulis, kadang malah pakai ingatan doang, akibatnya, begitu ditagih, ada yang bilang, “Lho, kemarin saya sudah bayar lho, Pak Ketua. Ingat nggak?” Si ketua bengong, “Bayar? Bayar pakai […]

  • Penghargaan untuk Nakes di HKN

    Penghargaan untuk Nakes di HKN

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 790
    • 0Komentar

    PEMKAB Ogan Komering Ilir (OKI) memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan di momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 karena Nakes adalah pahlawan ditengah pandemi Covid-19. “Kepada para pahlawan ini, apresiasi diberikan pemerintah diantaranya berupa piagam penghargaan maupun dukungan finansial seperti insentif bagi mereka yang berjuang melawan pandemi Covid-19,” ujar Bupati Ogan Komering Ilir melalui […]

  • Sadar Pajak Dipupuk Sejak Usia Dini

    Sadar Pajak Dipupuk Sejak Usia Dini

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 960
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU, – Membentuk generasi penerus yang sadar akan pajak di Kabupaten Musi Banyuasin dinilai penting ke depan, untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) disamping sistem dana bagi hasil dari sektor pertambangan minyak bumi dan gas, yang berperan sebagai salah satu sumber dana untuk pembangunan di Muba. “Oleh sebab itu kita selalu menggalakan sektor pajak […]

  • Libur Nataru, Ini Ketentuan Perjalanan Darat dan Pengalihan Arus Mobil Barang Yang Harus Diikuti

    Libur Nataru, Ini Ketentuan Perjalanan Darat dan Pengalihan Arus Mobil Barang Yang Harus Diikuti

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 748
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan aturan terbaru terkait persyaratan perjalanan dalam negeri dan pengalihan arus lalu lintas mobil barang selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021/2022 yang tertuang dalam SE 109 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat Selama Masa Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Pada Masa Pandemi COVID-19. […]

  • Mulut Manis, Enak Didengar, Tapi Belum Tentu Bisa Dipercaya

    Mulut Manis, Enak Didengar, Tapi Belum Tentu Bisa Dipercaya

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ada orang yang kalau bicara rasanya selalu enak didengar. Tidak kasar, tahu kapan memuji, tahu bagaimana membuat lawan bicara merasa dihargai. Bahkan ketika meminta sesuatu, kata-katanya bisa membuat kita sulit berkata tidak. Orang seperti ini biasanya disebut mulut manis. Istilahnya sederhana dan mungkin sudah sangat akrab di telinga kita. Tapi kalau dipikir-pikir, kenapa […]

expand_less
WordPress Archive Falcons – Directory for Lawyers & Law Firms WordPress Theme Falkorn – Personal Blog & Magazine WordPress Theme Fame – Digital Technology/Service WordPress Theme Fana - Fashion Shop WordPress Theme Fancy Heading addon for elementor Fancy Product Designer | WooCommerce WordPress Fancy Product Designer Plus Add-On | WooCommerce WordPress Fande – Crowdfunding & Charity WordPress Theme + RTL Fang — Halloween Party Elementor Template Kit Faq for Elementor WordPress Plugin