Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Asosiasi UPPB Provinsi, Apresiasi Pemkab Muba kelola UPPB Muba menjadi besar dan aktif.

Asosiasi UPPB Provinsi, Apresiasi Pemkab Muba kelola UPPB Muba menjadi besar dan aktif.

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
  • visibility 734
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INOVASI hilirisasi karet di Musi Banyuasin (Muba), salah satunya untuk pembangunan jalan aspal karet dan pendirian pabrik aspal karet menjadi sorotan berbagai pihak dan diyakini menjadi jalan keluar penguatan ekonomi daerah di tengah kelesuan harga karet.

Inisiasi yang dilakukan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tersebut tidak hanya menjadi perbincangan hingga di tingkat nasional.

“Kami apresiasi luar biasa atas keberhasilan Pemkab Muba dalam mengelola Unit Pengolahan dan Pemasaran Bahan Olah Karet (UPPB) di Kabupaten Muba. Menurut kami di Indonesia baru di Kabupaten Muba ada hilirisasi karet, yang turunan lateksnya menjadi aspal karet. Saat ini menjadi inovasi terdepan,”ucap Ketua Asosiasi UPPB Provinsi Sumsel Jumirin saat audiensi dengan Bupati Muba, Selasa (3/8/2021), di Ruang Bupati Muba.

Dikatakan Jumirin, pihaknya banyak mendapatkan informasi kemajuan dan perkembangan UPPB di Kabupaten Muba sangat pesat. Karena itulah asosiasi UPPB Provinsi Sumsel mengapresiasi Pemkab Muba dalam mengelola UPPB sehingga bisa menjadi besar dan aktif.

“Untuk di Provinsi Sumsel ada 327 UPPB, namun masih banyak yang tidak aktif dan belum memenuhi syarat, masih banyak kabupaten/kota di Sumsel yang belum tersentuh, padahal banyak potensi karet. Yang cepat menangkap dengan berbagai inovasi hilirisasi karet justru UPPB di Kabupaten Muba, maka dari itu kami ingin belajar dan mencari ilmu nya. Syukur-syukur bisa saya kembangkan dan tularkan sampai ke kabupaten/kota yang lain,”paparnya.

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA memaparkan, banyak upaya yang sudah dilakukan Pemkab Muba dalam upaya menstabilkan harga karet di Muba selaras dengan gencarnya hilirisasi karet di Muba. Diantaranya, Peningkatan kapasitas dan produktivitas pekebun yakni dengan Penggunaan bibit unggul, pupuk berimbang, Sekolah Lapang Petani Karet, dan pelatihan dan pendampingan petani implementasi Good Agricultural Practices (GAP).

“Kemudian, pembentukan dan pembenahan kelembagaan petani karet, pembentukan kelembagaan petani karet melalui UPPB berdasarkan Perbup No. 324/2015,” imbuhnya.

“Saat ini terdapat 92 UPPB dengan anggota 13.580 KK, UPPB sebagai produsen lateks pekat (Keluang, Babat Toman, Plakat Tinggi). Transformasi UPPB menjadi entitas bisnis dengan Program UPPB badan hukum, dan melatih petani untuk produksi lateks pekat dengan metode dadih,” tambahnya.

Kepala Daerah Inovatif ini menambahkan, dalam kaitan realisasi pendirian pabrik aspal karet Musi Banyuasin yakni bahan baku melimpah dan dekat bahan baku, posisi strategis Muba memudahkan distribusi aspal karet, dan posisi Muba dilalui jalan nasional dan jalan penghubung kabupaten lainnya memerlukan aspal untuk pemeliharaan.

“Lalu, Dukungan teknologi produksi aspal karet dari Puslit Karet Bogor dan PT. Jaya Trade Indonesia. Tersedianya captive market dari APBN dan APBD, dan upaya pemerintah merubah paradigma produksi pada tataran petani,” bebernya.

Lanjut Dodi, pengembangan sektor hilir komoditas perkebunan di Muba diperkuat dengan pengembangan infrastruktur melalui optimalisasi ruas tol Betung (Sp.Sekayu) -Tempino-Jambi yang melintasi Kabupaten Musi Banyuasin, optimalisasi ruas tol Betung (Sp. Sekayu)-Tempino-Jambi memperkuat konektivitas pada ruas jalan dalam Kabupaten Musi Banyuasin, memacu pemerintah daerah
memanfaatkan sebesar-besarnya inovasi aspal karet lateks sebagai bahan baku
konstruksi jalan dengan alokasi anggaran APBD sebesar 100 miliyar/tahun.

“Dampak implementasi yang dirasakan yakni peningkatan pendapatan petani dengan penjualan harga bokar melalui
sistem lelang UPPB mencapai Rp.10.000-Rp.11.000/kg dan peningkatan harga dengan diversifikasi menjadi lateks pekat yang sudah dicentrifuge mencapai Rp. 19.000 – Rp.21.000/kg.

Merubah kebiasaan petani karet untuk memproduksi karet bersih, dan merubah petani dari on-farm menjadi off –farm dengan kemampuan untuk mengolah dan menjual sendiri produksinya (ex. produksi lateks pekat),” terangnya.

Sementara iti Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir SSTP MM menjelaskan UPPB di Muba sebagai sentra produksi lateks pekat yang diolah mengunakan mesin centrifuge bantuan dari Pemkab Muba terdahulu, selanjutnya lateks pekat tersebut dikumpulkan di workshop pabrik aspal karet Muba untuk diolah menjadi lateks pravulkanisasi dan di proses menjadi bahan campuran aspal karet.

“Contohnya kita dapat menyerap 8 ton karet lateks kebun untuk menghasilkan 4 ton lateks pravulkanisasi kemudian dihasilkan 58 ton aspal karet berbasis latek pravulkanisasi dan dicampur agregat menjadi 900 ton. Untuk menghasilkan 4 ton karet lateks terpravulkanisasi dengan (KKK) kadar karet kering 60 % dibutuhkan sekitar 8 ton karet lateks kebun yang  berasal dari kebun petani karet  dikumpulkan melalui UPPB -UPPB di sentra produksi karet lateks pekat Muba kemudian dibawa ke workshop dan diolah di pabrik aspal karet Muba,” jelasnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut, Wakil Ketua Umum Asosiasi UPPB Nasional, Roizin selaku Staf Khusus Bupati Muba bidang Hilirisasi dan Perkebunan. Kepala Bappeda Kabupaten Muba Drs Iskandar Syahrianto MH dan Plt Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Muba Akhmad Toyibir SSTP MM, Kemudian Sekretaris Asosiasi UPPB Provinsi Sumsel Khoirul Awam dan Bagian Pengolahan Asosiasi UPPB Provinsi Sumsel Sudarwin.(***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diperbolehkan Pulang Kampung, Penggunaan BBM Meningkat

    Diperbolehkan Pulang Kampung, Penggunaan BBM Meningkat

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.245
    • 0Komentar

    KONSUMSI avtur dan berbagai produk gasoline bahan bakar minyak (BBM) meningkat selama Ramadan hingga masa mudik Idulfitri 1443 Hijriah/ Lebaran 2022 akibat banyaknya kendaraan Pulang Kampung. Hal tersebut disampaikan Humas PT Pertamina Patra Niaga Kalimantan, Susanto Satria, melalui keterangan tertulisnya, kemaren. “Sejak 11 April lampau hingga 7 Mei 2022, untuk wilayah Kalimantan, konsumsi produk gasoline […]

  • ASEAN Tak Mau Jadi Uni Eropa, tapi Ingin Lebih Tangguh

    ASEAN Tak Mau Jadi Uni Eropa, tapi Ingin Lebih Tangguh

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.444
    • 0Komentar

    ASEAN belajar dari Uni Eropa, bukan ingin jadi eurozone kedua, tapi ingin integrasi keuangan yang fleksibel, tangguh, dan sesuai jati diri kawasan. COBA bayangin ASEAN dan Uni Eropa lagi nongkrong di warung kopi. Uni Eropa bilang, “Bro, gue punya euro, satu mata uang buat 27 negara” ASEAN nyengir, “Mantap sih, tapi bukannya kemarin lo hampir […]

  • Sinergitas Muba-Kejari Berhasil Tarik 18 Randis

    Sinergitas Muba-Kejari Berhasil Tarik 18 Randis

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Sebanyak 18 Kendaraan Dinas Operasional Roda 4 (Empat) Milik Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin diserahkan Oleh Kepala Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin Kepada Sekretaris Daerah Musi Banyuasin. Kendaraan tersebut merupakan hasil dari penertiban oleh Pihak Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin yang sebelumnya dikuasai oleh mantan Pejabat maupun eks Anggota DPRD yang tidak lagi menjabat. Kajari Muba […]

  • Jalankan Penerapan New Normal, Pemkot Pagaralam Akan Cabut Kegiatan WFH Bagi ASN

    Jalankan Penerapan New Normal, Pemkot Pagaralam Akan Cabut Kegiatan WFH Bagi ASN

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 1.645
    • 0Komentar

    DENGAN dikeluarkanya Izin kewenangan pada 102 Pemerintah Kabupaten/Kota yang dinyatakan berada dalam zona hijau, untuk melaksanakan kegiatan masyarakat produktif dan aman Covid-19 atau penerapan New normal. Kota Pagaralam yang termasuk salah satu daerah di Sumsel yang boleh menerapkan rencana New Normal tersebut mulai menyusun langkah-langkah dalam penerapan hal tersebut. Salah satunya dengan membuka kembali larangan […]

  • Arus Balik, Tiket KA Hingga 8 Mei Terjual Habis

    Arus Balik, Tiket KA Hingga 8 Mei Terjual Habis

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.202
    • 0Komentar

    PT KERETA Api Indonesia (Persero) mencatat volume pelanggan Kereta Api Jarak Jauh pada arus balik tanggal 6 s.d 8 Mei 2022 mencapai 389.812 pelanggan atau rata-rata 129.937 pelanggan per hari dengan okupansi 106 persen dikarenakan adanya penumpang dinamis dan tiket sudah terjual semuanya. Berdasarkan pantauan, pada keberangkatan 6 Mei (H+3) terdapat 136.505 pelanggan (okupansi 111 […]

  • Stok Minyak Goreng Cukup, Polda Jambi Ingatkan Masyarakat Tidak Usah Panik

    Stok Minyak Goreng Cukup, Polda Jambi Ingatkan Masyarakat Tidak Usah Panik

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 807
    • 0Komentar

    MASYARAKAT Jambi diminta untuk tidak panik akan kehabisan minyak goreng karena dari temuan Polda Jambi, stok minyak goreng masih sangat cukup. “Kami dari Polda Jambi juga sudah mengecek baik di pasar, supermarket maupun toko kelontong lainya, bahwa stok minyak goreng dan ketersediannya sangat cukup,” kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Mulia Prianto, S.Sos., S.I.K., […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Minimalia WordPress Theme MyThemeShop Minimalist WordPress Theme MyThemeShop MoneyFlow WordPress Theme MyThemeShop Monospace WordPress Theme MyThemeShop My WP Backup Pro MyThemeShop My WP Mega Menu MyThemeShop MyBlog WordPress Theme MyThemeShop Newsmag WordPress Theme MyThemeShop NewsOnline WordPress Theme MyThemeShop Newspaper WordPress Theme