Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Digitalisasi Desa ala Muba, Stempel Basah ke Tanda Tangan Kilat!

Digitalisasi Desa ala Muba, Stempel Basah ke Tanda Tangan Kilat!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • visibility 524
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAH dengar kisah kades yang mau teken surat tapi cap basahnya ilang entah ke mana?. Atau Lurah yang keliling nyari bolpoin isi ulang karena disposisi belum diteken?.

Tenang, era itu pelan-pelan mulai digeser di  Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sumatera Selatan sekarang ini, misalnya ngetik di Word, teken pakai mouse, kirim lewat email, dan… cusss!,  legal, sah, hingga tersimpan di server. Inilah gebrakan Desa Digital bahkan bisa bikin dunia melirik dari balik Palm Sawit.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin (Dinkominfo Muba) tak main-main dalam urusan digitalisasi ini. Mereka gandeng Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menerbitkan Sertifikat Elektronik bagi Kepala Desa dan Lurah.

Dari total 242 orang, 207 sudah resmi bisa teken digital, sisanya? lagi di proses aktivasi, yang jelasn pelan tapi pasti, seperti menanak nasi di dandang sabar tapi pasti mateng.

“Perubahan memang tidak datang dari meja rapat, tapi dari jemari yang siap mengetuk layar demi pelayanan rakyat”- (Terinspirasi dari Thomas Friedman, penulis The World is Flat).

Kutipan di atas cocok dan tepat untuk menggambarkan proses ini, bukan hanya soal teknologi, tapi perubahan cara pikir dan budaya kerja. Yang dulunya semuanya serba manual sekarang mulai move on.

8 Kecamatan 100% digital

Delapan kecamatan telah rampung seluruhnya dalam penerbitan TTE, mereka ini kayak murid teladan yang PR-nya selalu selesai sebelum tenggat waktu, seperti di Bayung Lencir, Tungkal Jaya,Sanga Desa, Jirak Jaya, Keluang, Lais, Sungai Lilin dan Babat Supat.

Sementara yang lainnya, seperti Sekayu, Plakat Tinggi, Lawang Wetan, dan beberapa lagi masih dalam proses aktivasi. Gak papa, yang penting niatnya udah digital, tinggal tunggu jari-jemari menyentuh layar.

Dulu, anggaran habis buat ATK (Alat Tulis Kantor) beli map warna-warni, staples isi ulang, dan kertas folio yang kadang cuma dipakai setengah lembar, sekarang, dengan Tanda Tangan Elektronik, banyak kebutuhan itu bisa ditekan. Uang APBD bisa dialihkan ke yang lebih urgent, Wi-Fi kantor desa misalnya, atau pelatihan literasi digital.

Menurut Kepala Dinkominfo Muba, Herryandi Sinulingga, digitalisasi ini bukan semata-mata soal aplikasi dan sistem, tapi perubahan kultur birokrasi. “Dengan tanda tangan elektronik, proses administrasi menjadi lebih cepat, aman, dan akuntabel,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa langkah ini sejalan dengan Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025 dan Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik), jadi bukan hanya inovatif, tapi juga taat regulasi.

Kalau negara mau belajar digitalisasi, biasanya orang langsung menyebut Estonia, karena di sana, 99% layanan publik bisa diakses online.

Bahkan warga bisa ngurus izin nikah, buka usaha, atau bahkan… ganti nama anak, tanpa perlu keluar rumah. Muba memang belum sampai sejauh itu, tapi ya nggak ada salahnya bermimpi. Bukankah kata pepatah, “Bermimpilah setinggi awan Google Drive, siapa tahu kamu disimpan di cloud server“?

Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muba ikut nimbrung dalam gerakan ini lewat implementasi Aplikasi Srikandi, sistem arsip digital berbasis sah dan terstandar nasional.

Jadi, kalau dulu arsip disimpan di lemari besi dengan tulisan “jangan dibuka kecuali darurat”, kini cukup dengan klik dan login, surat lama pun bisa dibuka kapan saja.

Kepala Bidang Persandian, Jerry Rinoldy, menjelaskan alurnya sebagai berikut pengajuan data dari Kades atau Lurah, verifikasi oleh tim teknis, registrasi ke sistem BSrE BSSN dan aktivasi akun dan sosialisasi penggunaan

Targetnya, sebelum akhir tahun, semua kepala desa dan lurah sudah bisa teken surat sambil ngopi sore.

Digitalisasi desa bukan soal keren-kerenan teknologi, ini soal pelayanan, kalau surat bisa diteken dalam satu klik, waktu warga nggak habis hanya untuk bolak-balik kantor desa. Kalau arsip sudah digital, sejarah desa pun aman dari rayap dan banjir.

Muba mungkin belum Estonia, tapi langkahnya sudah jelas, dari kebun ke cloud, dari stempel ke sertifikat elektronik.

Dan siapa tahu, 10 tahun lagi, anak-anak kita akan bertanya “Pak, dulu itu tanda tangan pakai pulpen ya? Emang gak capek?”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RI Dorong Pemulihan Terkoordinasi & Inklusif

    RI Dorong Pemulihan Terkoordinasi & Inklusif

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    PEREKONOMIAN global diprakirakan makin baik namun masih diikuti oleh kesenjangan yang tinggi antarnegara. Keberlanjutan pemulihan ekonomi tidak hanya dilandasi pada keberhasilan dalam penanganan pandemi dan program vaksinasi, namun juga bergantung pada efektivitas respons kebijakan yang ditempuh. Gubernur Bank Indonesia, Perry Wajiyo menyampaikan pentingnya upaya global yang terkoordinasi dengan baik untuk dapat terus mendorong pemulihan ekonomi, serta […]

  • Di OKI, Hari Ini 102 Desa Pilih Pemimpin, 2 Kata Ini Jadi Pesan Kunci Bupati

    Di OKI, Hari Ini 102 Desa Pilih Pemimpin, 2 Kata Ini Jadi Pesan Kunci Bupati

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    SEBANYAK 102 desa di Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada hari ini, Selasa, (19/11/2019). Bupati OKI, H. Iskandar, SE menyampaikan pesan kepada para calon kepala desa, pendukung, panitia maupun warga untuk menjaga kedamaian. “Kita sudah terbiasa melaksanakan demokrasi dan terbukti kondusif demikian dengan Pilkades tahun ini yang menang masyarakat desa” […]

  • ITB Gulirkan Platform Kewirausahan Nasional, Ini Harapan Teten

    ITB Gulirkan Platform Kewirausahan Nasional, Ini Harapan Teten

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.488
    • 0Komentar

    MENTERI Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi usulan platform kewirausahaan nasional yang digulirkan kalangan akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB). “Platform model kewirausahaan seperti itu juga dipakai di Jepang. Pemerintah akan menyediakan biaya untuk startup buatan mahasiswa yang masuk dalam program inkubator,” ucap Teten pada acara diskusi Potensi Kerja Sama Pengembangan Kewirausahaan, secara daring, Senin (1/3). […]

  • Gubernur Pimpin RUPS, BSB Harus Baca Karakter Pelaku Usaha

    Gubernur Pimpin RUPS, BSB Harus Baca Karakter Pelaku Usaha

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 683
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sumsel Babel (BSB) Tahun Buku 2021. HD menyampaikan Kedepan dirinya menginginkan BSB bukan hanya sekedar mereknya SumselBabel tapi kehadiran dari BSB dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat di Hotel Wyndham Palembang, Senin (7/3/2022). Untuk itu Bapak Pembangunan Sumsel itu berharap agar jajaran BSB […]

  • Pariwisata Sektor Paling Berdampak terhadap Pandemi, Apalagi Yang Harus Dilakukan Agar Ekonomi Bangkit Kembali

    Pariwisata Sektor Paling Berdampak terhadap Pandemi, Apalagi Yang Harus Dilakukan Agar Ekonomi Bangkit Kembali

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.625
    • 0Komentar

    SEKTOR Pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19.  Penurunan jumlah kunjungan wisatawan  cukup signifikan ini disebabkan karena kebijakan physical distancing disamping penutupan akses sehingga mobilitas warga. Sektor  pariwisata  menjadi salah satu yang paling terdampak covid lebih dari satu tahun ini, bahkan daerahb yang menggantungkan PAD-nya pada pariwisata bisa kontraksi diatas 50 persen. Disini  […]

  • Palembang gelar bimtek Petugas Registrasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kelurahan, begini asanya

    Palembang gelar bimtek Petugas Registrasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kelurahan, begini asanya

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.780
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang menggelar bimbingan teknis Petugas Registrasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kelurahan, serta petugas pembantu Pojok Layanan Kecamatan dan Operator Dukcapil Palembang.   “Bimtek ini salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas layanan publik,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Palembang, Dewi Isnaini, Senin (28/10/2024).   Dalam sambutannya, […]

expand_less
WordPress Archive Koncrete – Construction & Building Elementor Template Kit Koneksi – Home Wifi Internet Services Elementor Template Kit Konstructo – Construction and Architecture WordPress Theme Konstruk – Construction WordPress Theme Konsultan | Consulting Business WordPress Theme Konsultan Kit – Consulting Business Elementor Template Kit Konta – Construction and Real Estate Company WordPress Theme Kontakt – Ajax Contact Form Konte – Minimal & Modern WooCommerce WordPress Theme Konzept – Fullscreen Portfolio WordPress Theme