Minggu, 2 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Kemenhut Rehabilitasi 15.574 Ha Mangrove, Ini Dampaknya

Kemenhut Rehabilitasi 15.574 Ha Mangrove, Ini Dampaknya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 28 menit yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Upaya pemulihan hutan mangrove di Indonesia menunjukkan perkembangan positif, pasalnya hingga akhir 2025, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat rehabilitasi mangrove telah mencapai 15.574 hektare melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR). Capaian tersebut tidak hanya ditujukan untuk memulihkan kawasan pesisir yang mengalami degradasi, tetapi juga memperkuat perlindungan pantai sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

Data tersebut disampaikan Kemenhut saat membuka Festival Mangrove Nasional (Mangrofest) 2026 di Nusantara, Kalimantan Timur. Festival ini menjadi ajang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat untuk mendorong percepatan rehabilitasi mangrove di berbagai daerah.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH), Muhammad Zainal Arifin, mengatakan keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor penting agar upaya pemulihan ekosistem pesisir dapat berjalan berkelanjutan.

“Hingga akhir tahun 2025, Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) telah berhasil merehabilitasi lahan mangrove seluas 15.574 hektare secara nasional. Capaian ini menunjukkan bahwa rehabilitasi mangrove akan memberikan hasil yang optimal apabila didukung oleh kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan,” kata Zainal.

Ia menjelaskan, program rehabilitasi mangrove akan terus dilanjutkan hingga 2027 dengan target mencapai 32.634 hektare. Pelaksanaannya difokuskan di empat provinsi prioritas, yakni Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur yang memiliki kawasan mangrove cukup luas sekaligus menghadapi tekanan terhadap ekosistem pesisir.

Menurut Zainal, rehabilitasi mangrove tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Program tersebut juga dirancang agar memberi manfaat langsung kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

Di antaranya pembentukan Sekolah Lapang Rehabilitasi Mangrove, pengembangan Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM), bantuan bagi kelompok masyarakat pesisir melalui skema matching grants, hingga pengenalan materi pelestarian mangrove kepada pelajar melalui Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Pendekatan itu sejalan dengan kebijakan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang menempatkan rehabilitasi hutan dan lahan sebagai salah satu fokus pembangunan kehutanan. Selain memulihkan kondisi lingkungan, rehabilitasi mangrove juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu hasil program tersebut terlihat di Desa Sepatin, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Di kawasan pesisir desa itu, rehabilitasi mangrove telah mencakup sekitar 6.120 hektare.

Pemulihan kawasan mangrove di Desa Sepatin dinilai membawa perubahan terhadap kondisi pesisir. Selain membantu memperbaiki kualitas lingkungan, keberadaan mangrove juga mendukung produktivitas tambak masyarakat melalui penerapan sistem silvofishery, yaitu metode budidaya yang memadukan kegiatan perikanan dengan pelestarian mangrove.

Model tersebut menjadi contoh rehabilitasi mangrove tidak hanya berorientasi pada pemulihan ekosistem, tetapi juga mampu menciptakan manfaat ekonomi jika dikelola bersama masyarakat setempat.

Kota hutan

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menambahkan pelestarian mangrove menjadi bagian penting dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Pelestarian mangrove merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan IKN sebagai kota hutan yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan,” ujar Basuki.

Ia menilai kerja sama antara OIKN dan Kementerian Kehutanan perlu terus diperkuat agar kawasan pesisir tetap terjaga sekaligus mampu menghadapi dampak perubahan iklim. Di sisi lain, keberadaan mangrove juga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pesisir.

Dalam kesempatan tersebut, Kemenhut juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Otorita IKN, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD), serta berbagai mitra yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan rehabilitasi mangrove.

Kolaborasi tersebut selanjutnya akan diarahkan pada pengembangan Taman Mangrove Teluk Balikpapan sebagai pusat konservasi, penelitian, pendidikan, dan pembelajaran mangrove di tingkat nasional.

Selain kegiatan diskusi dan kunjungan lapangan, Mangrofest 2026 juga diisi kampanye gaya hidup rendah emisi melalui kegiatan Mangrove Harmony Ride yang melibatkan Komunitas Motor Listrik Elders Elletrico bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Kegiatan ini menjadi ajakan agar pelestarian lingkungan tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat.

Melalui rehabilitasi mangrove yang terus berjalan, Kementerian Kehutanan berharap kawasan pesisir Indonesia semakin tangguh menghadapi ancaman perubahan iklim. Di saat yang sama, keberadaan hutan mangrove diharapkan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, baik sebagai pelindung alami garis pantai maupun sebagai sumber penghidupan yang dikelola secara berkelanjutan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebagai Pelaku dan Peternak, Ini Menurut Gubernur Jika Sumsel Berhasil Kembangkan Kerbau Rawa

    Sebagai Pelaku dan Peternak, Ini Menurut Gubernur Jika Sumsel Berhasil Kembangkan Kerbau Rawa

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    “Kita setuju jika daging kerbau ini kita dorong. Kita juga dapat membudayakan kerbau rawa di lahan gambut,”

  • Polda Sumsel Gagalkan Peredaran Kosmetik Ilegal, Juga Amankan Pasutri

    Polda Sumsel Gagalkan Peredaran Kosmetik Ilegal, Juga Amankan Pasutri

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 673
    • 0Komentar

    SUBDIT 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel menggagalkan peredaran ribuan kosmetik ilegal tanpa izin edar. Polisi juga mengamankan pasangan suami istri (pasutri) yang berperan sebagai pengedarnya. Sebelumnya, polisi melakukan undercoverbuy dengan pelaku LA (27) dan suaminya SP (31), warga Sriwijaya Raya, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang. Keduanya, diamankan di Jl Balayudha, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan […]

  • Bupati Banyuasin Pikul Keranda Almarhum Bibinda

    Bupati Banyuasin Pikul Keranda Almarhum Bibinda

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.733
    • 0Komentar

    SIKAP Rendah Hati H. Askolani. SH. MH seorang Bupati Banyuasin ternyata memang tidak diragukan lagi, keakraban dan sopan santun yang beliau tampakan di tengah masyarakat ternyata memang asli adanya. Terbukti hari ini terlihat beliau yang merupakan seorang Bupati Banyuasin orang nomor satu di bumi Sedulang Setudung turut serta memikul Karenda Almarhuma Bibinda Asmawati binti Abdul […]

  • Perbaiki Fasilitas Intrastruktur Pariwisata, Presiden Resmikan Penataan Pantai Bebas Parapat

    Perbaiki Fasilitas Intrastruktur Pariwisata, Presiden Resmikan Penataan Pantai Bebas Parapat

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.454
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) meresmikan penataan kawasan pantai bebas Parapat di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (2/2/2022) guna mendukung fasilitas pariwisata. “Hari ini, kita berada di kawasan pantai bebas Parapat yang menjadi bagian dalam pariwisata Danau Toba untuk revitalisasi perbaikan-perbaikan yang sudah dilakukan,” kata Presiden melalui siaran virtual. Bermodalkan upaya itu, lanjut Presiden, […]

  • Juara Umum III STQH Provinsi, Muba Dapat Jatah Wakili Sumsel Ditingkat Nasional

    Juara Umum III STQH Provinsi, Muba Dapat Jatah Wakili Sumsel Ditingkat Nasional

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 652
    • 0Komentar

    USAI sudah pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran Dan Hadits (STQH)Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Hasilnya, Kabupaten Musi Banyuasin berhasil meraih juara umum ke-3 dari  peserta  seluruh Kabupaten/Kota di Sumsel. “Alhamdulillah Muba berhasil meraih juara umum tiga. Terima kasih atas dukungan yang maksimal diberikan Bupati Dr Dodi Reza kepada peserta STQH asal Muba,” ungkap Kabag Kesra Muba, […]

  • Ketua KY kasih wejangan di acara ramah tamah Forkopimda Sumsel

    Ketua KY kasih wejangan di acara ramah tamah Forkopimda Sumsel

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dalam rangka jalin keharmonisan dan sinergi antar Lembaga Penjabat Gubernur Elen Setiadi Hadiri Malam Ramah Tamah Penjabat Gubernur  dan Forkopimda Provinsi Sumsel bersama Ketua dan Komisioner Komisi Yudisial (KY) RI. Griya Agung, Palembang (5/08/2024). Elen Setiadi dalam sambutannya menyampaikan kerjasama selama ini sangat membantu dalam penegakan Hukum diwilayah Provinsi Sumsel sehingga menyampaikan terima […]

expand_less
WordPress Archive GeoDirectory Social Importer GeoDirectory WP All Import Geolite – Land Surveying & Digital Mapping Elementor Template Kit Geoport – Transport & Logistics WordPress Theme Gerlong – Responsive One & Multi Page Portfolio Theme Gerow – Business Consulting WordPress Theme Gesso – Art & Print Shop WordPress Theme Gesto – Digital Marketing Agency WordPress Theme GetCab | Online Taxi Service WordPress Theme Getleads High-Performance Landing Page WordPress Theme