Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » “Operasi Sebasah, Lautan Sudah Cukup Basah, Jangan Ditambah Sampah”

“Operasi Sebasah, Lautan Sudah Cukup Basah, Jangan Ditambah Sampah”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 716
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADA satu pepatah bijak dari tetua kampung nelayan yang belum sempat viral di TikTok “Kalau kau cinta laut, jangan kau buang plastik ke hatinya.”
Nah, pepatah ini kayaknya nyambung betul dengan program kece badai dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang baru aja dilaunching Sebasah  Laut Sehat Bebas Sampah. Bukan singkatan banci, ya, ini beneran program serius yang dibungkus gaya kolaboratif tapi tetap ramah senyum.

Pencanangannya di Kamal Muara, Jakarta Utara. Bayangkan, daerah pesisir yang tadinya mungkin lebih akrab dengan bau amis dan cerita cinta nelayan yang kandas karena utangnya lebih besar dari hasil tangkapan, sekarang dijadikan basis perjuangan penyelamatan laut dari invasi plastik.

Kalau dulu orang-orang nyari jodoh di tepi pantai sambil buang kenangan masa lalu ke laut, sekarang kita harus sadar bahwa laut itu bukan tong sampah perasaan apalagi kantong kresek.

Sampah plastik itu ibarat mantan yang susah move on sudah dibuang, eh masih nongol lagi di tempat yang sama, bahkan merusak ekosistem. Dari hulu ke hilir, si plastik bisa menjelma dari bungkus cilok di sekolah jadi microplastic di perut ikan. Nggak heran kalau ikan zaman sekarang rasanya makin mirip sedotan.

Makanya, KKP bilang urusan sampah itu harus dibereskan dari hulu ke hilir. Dari tangan kita yang masih malas buang sampah ke tempatnya, sampai ke laut yang tiap hari harus menerima ‘kiriman cinta’ berupa plastik mie instan dan botol minuman bekas.

Nah, program Sebasah ini bukan kerjaan satu kementerian doang. Dari komunitas perempuan tangguh bernama Seruni sampai PPSU setempat, semua turun tangan. Dari edukasi anak sekolah (biar sejak dini tahu bahwa laut bukan tempat buang pembalut), sampai pelatihan daur ulang dan pembentukan bank sampah, semua dilakoni bareng-bareng.

Bayangin, tiga bank sampah di Kamal Muara dapet bantuan Rp2,04 miliar. Itu kalau dipakai beli gorengan, bisa bikin gorengan nasional! Tapi tenang, dananya bukan buat gorengan, tapi buat peralatan pengelolaan sampah berbasis 3R: Reduce, Reuse, Recycle, yang kalau diartikan bebas bisa jadi Kurangi sampah, Gunakan ulang, Jangan buang sembarangan!

Program Sebasah ini juga nyambung dengan pembangunan Kawasan Mangrove Nasional di atas lahan 56 hektare. Ini serius, bukan ladang sawit atau tempat main layangan. Tempat ini bakal jadi rumah bagi 22 jenis mangrove endemik. Jadi, kalau nanti anak-anak kita tanya, “Mangrove itu hewan apa, Pak?” Kita bisa jawab dengan bangga sambil ngupil, “Bukan hewan, Le… itu benteng alami laut!”

Kalau laut kotor, jangan salahin ikan. Ikan nggak pernah bikin plastik. Yang bikin kita. Maka solusi pun harus datang dari kita. Seperti kata Koswara, Dirjen KKP”Komitmen hari ini nyata.”
Yoi, Pak. Komitmen itu harus seperti mantan yang tobat nggak cuma omdo (omong doang), tapi juga aksi nyata.

Jangan buang sampah ke laut. Kalau masih sayang laut, perlakukan dia seperti mantan yang baik: dikenang tapi jangan dikotori. Kalau masih buang sampah sembarangan, jangan kaget kalau besok makan ikan rasa plastik, atau nemu sedotan nyangkut di perut cumi.

Ingat, menjaga laut itu bukan cuma tugas Pak Menteri. Itu tugas kita semua. Karena kalau laut rusak, yang tenggelam bukan cuma kapal, tapi juga masa depan kita.

Jadi, mari kita dukung Sebasah, biar lautan Indonesia tetap segar, sehat, dan nggak ‘sebasah’ hati kita tiap lihat laut penuh sampah. Yuk, jaga laut. Karena lautan bukan tempat buang mantan, apalagi sampah!

Kalau kamu suka tulisan ini, sebarkan ke grup keluarga. Biar yang suka buang tisu ke selokan bisa sadar bahwa itu langkah awal jadi perusak ekosistem laut.
Kalau kamu belum sadar, coba renungkan… ikan di laut aja bisa berenang bareng, masa kita sesama manusia masih buang-buang sampah seenaknya? .[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan BAIS TNI untuk ASN Muba Usai Ikuti Pelatihan Kemampuan Intelijen

    Pesan BAIS TNI untuk ASN Muba Usai Ikuti Pelatihan Kemampuan Intelijen

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.341
    • 0Komentar

    PELATIHAN peningkatan kemampuan intelejen yang diikuti ASN Kabupaten Musi Banyuasin Angkatan I Tahun 2021 di Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI selama kurang lebih 5 (lima) secara resmi ditutup dan selesai hari ini, Jumat (26/2/2021). Upacara penutupan dipimpinan oleh Komandan Satuan Induk (Dansat Induk) BAIS TNI, Laksmana Pertama TNI, Akmal SAP, dan dihadiri langsung Sekretaris Daerah […]

  • Ciri-Ciri Bau Badan, Jangan Sampai Tak Sadar!

    Ciri-Ciri Bau Badan, Jangan Sampai Tak Sadar!

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.439
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bau badan setiap orang berbeda-beda. Ada yang berbau busuk, bau obat, bau urin, bahkan berbau tinja. Perbedaan ini bisa menjadi indikasi kesehatan tertentu. Bagaimana cara mengenali ciri-ciri bau badan ini? Sayangnya, terkadang, cukup sulit dideteksi sendiri karena reseptor hidung mati untuk sementara waktu jika sudah mencium aroma yang sama selama beberapa waktu. Nah, […]

  • Bangkai Paus Ukuran 15 Meter Terdampar, KKP Evakuasi Dan Menenggelamkan

    Bangkai Paus Ukuran 15 Meter Terdampar, KKP Evakuasi Dan Menenggelamkan

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.376
    • 0Komentar

    MAMALIA laut terdampar kembali terjadi di wilayah perairan Indonesia. Kali ini Paus Bungkuk berukuran 15 meter terdampar di perairan Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur pada akhir Maret lalu (30/3/2022) dan sekarang sudah ditenggelamkan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) […]

  • Berada di Pringsewu, Polda Lampung Bongkar Lokasi Produksi Pupuk Ilegal

    Berada di Pringsewu, Polda Lampung Bongkar Lokasi Produksi Pupuk Ilegal

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 697
    • 0Komentar

    DITRESKRIMSUS Polda Lampung berhasil membongkar tempat produksi dan pemasaran pupuk ilegal yang berada di Desa Pering Kumpul, Kecamatan Pringsewu Selatan, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Dalam pengungkapan tersebut jajaran Polda Lampung mengamankan 1,7 Ton pupuk padat, 880 Liter pupuk cair ilegal dan 529 kemasan pupuk serbuk siap jual yang terdiri dari berbagai merk. Wadireskrimsus Polda Lampung, […]

  • Sempat Vakum 2 Tahun, IKA-Muba Kembali Gencarkan Program Gotong-Royong

    Sempat Vakum 2 Tahun, IKA-Muba Kembali Gencarkan Program Gotong-Royong

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    KEPENGURUSAN Ikatan Keluarga Musi Banyuasin (IKA-Muba) Periode 2020-2024, Sabtu (11/4/2020) secara resmi disahkan oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin dengan ditandainya penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan periode 2020-2024 kepada Ketua Umum IKA-Muba H Fatra Radezayansyah ST MM di Kantor Perwakilan Muba Palembang. Sebelumnya, pembentukan kepengurusan IKA-Muba ini telah melewati tahapan rapat Tim Formatur […]

  • Bali Millionaire Race 2 di The Keranjang  Bagian dari Simulasi Dibukanya Pariwisata Bali

    Bali Millionaire Race 2 di The Keranjang  Bagian dari Simulasi Dibukanya Pariwisata Bali

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.973
    • 0Komentar

    MENPAREKRAF Sandiaga Uno saat membuka Bali Millionaire Race 2 di The Keranjang, Bali, Kamis (8/4/2021) menjelaskan, ajang ini sebagai upaya untuk mendorong pemulihan dan kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Bali. “Saya hadir di sini sebagai bagian untuk membangkitkan kembali optimisme menyambut dibukanya kembali pariwisata Bali yang rencananya akan dipersiapkan mulai Juni-Juli 2021. Dan gelaran […]

expand_less
WordPress Archive LearnPress – Certificates LearnPress – Co-Instructors LearnPress – Collections LearnPress – Content Drip LearnPress Frontend Editor LearnPress – Gradebook LearnPress – Instructor Commission LearnPress - Live Course Add-on LearnPress – myCRED Integration LearnPress – Random Quiz