Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » “Dilarang Nge-prank Harimau Sumatera, Kalau Ketemu di Hutan, Jangan Ajak Selfie!”

“Dilarang Nge-prank Harimau Sumatera, Kalau Ketemu di Hutan, Jangan Ajak Selfie!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 601
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

(Dari balik 1.860 foto dan 42 kucing besar yang enggak suka diganggu pas me time)

KALAU hidupmu terasa berat, ingatlah Harimau Sumatera masih bisa eksis meski habitatnya makin habis., sebab dia enggak punya rumah yang bisa dicicil lewat KPR, enggak punya BPJS, enggak bisa lapor polisi kalau tempat tinggalnya dijarah, tapi dia tetap bertahan. Diam-diam, gagah-gagah, persis mantan yang masih kamu stalk di Instagram, tapi tak pernah bisa kamu miliki lagi.

Nah, ini bukan kisah cinta, tapi kisah 42 Harimau Sumatera yang berhasil ketahuan lagi nongkrong di hutan Bengkulu, bukan karena mereka update status atau pamer di TikTok, tapi karena kamera trap yang diam-diam merekam aksi mereka dari semak-semak. Harimau Sumatera enggak tahu konsep privacy policy, jadi ya sudah… tiap kucing besar ini ter-candid sebanyak 1.860 kali dalam tiga bulan terakhir.

Sumpah, kalau mereka tahu wajahnya dipajang di laporan konservasi, bisa jadi mereka minta royalti.

Di hutan Seblat, Bengkulu, 16 unit kamera trap dipasang diam-diam bukan buat syuting FTV, tapi buat ngintip siapa-siapa aja yang masih hidup di hutan. Hasilnya?, selain harimau, ada tapir, rusa, macan dahan, gajah, bahkan anjing hutan alias ajak.

Lengkap, kayak isi kulkas waktu lebaran.

Ini bukan sembarang dokumentasi,  artinya memang hutan Seblat masih sehat, hutan yang punya harimau itu ibarat rumah makan yang dapurnya masih ramai. Ada makanan, ada keseimbangan, dan ada… kemungkinan kamu dikejar kalau masuk tanpa permisi.

Orang-orang dari BKSDA Bengkulu-Lampung, bersama LSM dan mitra konservasi, baru aja ngumpul buat FGD alias Focus Group Diskusi-diskusi Serius Tapi Kadang Ngopi Juga.
Mereka ngumpulin data, mastiin, ngitung ulang, bahkan mungkin debat gara-gara bingung. “Itu harimau sama atau beda ya? Soalnya belangnya mirip!”

Karena jumlah 42 itu penting, jangan sampai salah hitung kayak pas kita THR dikasih amplop dari bos, ternyata di dalamnya isinya cuma kutipan ayat dan ucapan “Semangat, ya!”

Kita juga harus nyadar karena harimau sumatera spesies kunci, bukan kunci Inggris. Harimau bukan cuma peliharaan besar yang galak. Dia itu top predator, satpam alami yang ngatur lalu lintas rantai makanan di hutan. Kalau dia ilang, hutan bisa rusak.

Gampangnya gini kalau harimau punah, populasi rusa meledak, kalau rusa meledak, tanaman habis, kalau tanaman habis, longsor. Ujung-ujungnya, kita bukan cuma kehilangan harimau… tapi juga kehilangan WiFi karena tower roboh kena longsor.

Jadi kalau kamu pikir menjaga harimau itu cuma buat lucu-lucuan di Instagram, kamu perlu piknik ke hutan, tapi inget, jangan selfie sama harimau. Itu bukan kucing oren, itu kucing segede motor.

Kalau harimau masuk kampung, siapa yang salah?
Kebanyakan orang akan bilang “Itu harimaunya, nyasar!”
Tapi coba dipikir siapa duluan yang nyasar ke hutan?

Kadang kita manusia ini lucu, kita gusur hutan, bikin kebun sawit, terus kaget kenapa harimau muncul di belakang dapur. Lah, dia itu pemilik sah rumahnya sejak ribuan tahun lalu, kita yang ngekos di halaman dia, bukan sebaliknya.

Ini kayak kamu ngontrak kamar orang, terus marah pas dia masuk ambil charger.

Harimau itu enggak minta apa-apa selain hutan yang tenang, makanan yang cukup, dan manusia yang gak iseng bikin prank “pura-pura jadi rusa” buat konten di TikTok.

Bumi ini luas, tapi tempat untuk makhluk liar makin sempit, kalau kita enggak bisa berbagi ruang dengan sesama makhluk hidup, ya tunggu aja giliran kita digusur sama bencana.

Kita sudah punya data, sudah tahu jumlahnya, sudah lihat fotonya, sudah dengar aumannya (dari rekaman, sih).
Tinggal satu aksi nyata.

Kalau kamu bukan aktivis lingkungan, gak apa-apa. Tapi setidaknya jangan beli hewan dilindungi, jangan pakai produk dari hasil perambahan hutan dan jangan ngajak harimau main petak umpet, serius, ente kalah!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar Raihan KLA ke -4, Tujuan Akhirnya Jadi IDOLA 2030 hingga Dukung Komitmen Indonesia untuk Gerakan Dunia Layak Anak, Dinas PPPA Muba : Beragam Prestasi Jadi Dorongan Semangat Untuk Lebih Baik

    Kejar Raihan KLA ke -4, Tujuan Akhirnya Jadi IDOLA 2030 hingga Dukung Komitmen Indonesia untuk Gerakan Dunia Layak Anak, Dinas PPPA Muba : Beragam Prestasi Jadi Dorongan Semangat Untuk Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.703
    • 0Komentar

    SEBAGAI kabupaten penyandang gelar Kabupaten Layak Anak (KLA) selamat tiga tahun berturut-turut, tidak membuat Musi Banyuasin ( Muba) lupa diri. Alih-alih minta pujian, kabupaten yang dinahkodai  Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP justru menjadikan penghargaan  sebagai semangat serta dorongan bisa lebih baik dengan beragam prestasi. Karenanya Muba kini estafet […]

  • Apple kenalkan pengambilan video spasial di iPhone 15 Pro

    Apple kenalkan pengambilan video spasial di iPhone 15 Pro

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.426
    • 0Komentar

    Dengan iOS 17.2, pengguna iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max kini dapat merekam video spasial — kemampuan baru yang inovatif yang membantu pengguna mengabadikan momen berharga dalam hidup — dan menghidupkan kembali kenangan tersebut di Apple Vision Pro, mulai awal tahun depan. “iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max menghadirkan sistem kamera […]

  • Bangun Masa Depan dari Barak Pelatihan,[Muda, Dilatih, Bertalenta – Semoga Nggak Cuma Jadi Hastag Event!]

    Bangun Masa Depan dari Barak Pelatihan,[Muda, Dilatih, Bertalenta – Semoga Nggak Cuma Jadi Hastag Event!]

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ada masanya pelatihan cuma soal buka buku, duduk manis, lalu pulang dengan sertifikat yang nasibnya digulung di bawah TV atau dijepit klip di map plastik buat lamaran kerja. Tapi kali ini beda. Ada yang terasa lebih berapi-api dari sekadar kursus teknis Pertamina Local Community Leaders Program 2025 Zona 4, kegiatan itu dihadiri langsung  […]

  • Dirancang Nol Defisit, APBD OKI 2023 Diyakini Makin Sehat

    Dirancang Nol Defisit, APBD OKI 2023 Diyakini Makin Sehat

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI—Jajaran legislatif dan eksekutif Ogan Komering Ilir (OKI) ketuk palu  terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten OKI tahun anggaran 2023. APBD setahun mendatang dirancang nol defit atau berimbang dan sehat. Adapun postur rencana perda APBD OKI tahun 2023 memproyeksi pendapatan daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah […]

  • Wisuda di Tengah Pandemi Covid-19, STAIR Sekayu Terapkan Protokes

    Wisuda di Tengah Pandemi Covid-19, STAIR Sekayu Terapkan Protokes

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    SEKOLAH Tinggi Agama Islam Rahmaniyah (STAIR) Sekayu menggelar wisuda ke XXII, sebanyak 35 wisudawan dan wisudawati. Wisuda di masa pandemi Covid-19 ini sudah digelar kedua kalinya dengan menerapkan protokol kesehatan (Protokes), Rabu (9/9/2020). Terpantau, dalam pelaksanaan Wisuda STAIR Sekayu tahun ini, berbeda dengan wisuda sebelumnya. Tahun ini, penyerahan ijazah dan pemindahan kuncir oleh Ketua STAIR […]

  • FB, Instagram dan WA Gugur

    FB, Instagram dan WA Gugur

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

     Sumselterkini.co.id, Jakarta – Gangguan ternyata tidak hanya dialami WhatsApp. Facebook dan Instagram dilaporkan juga mengalami isu di berbagai wilayah dunia, seperti dilaporkan media di mancanegara. Beberapa waktu lampau, ketiga layanan yang bernaung di bawah Facebook itu juga tumbang berbarengan. Ada yang menduga hal itu terkait rencana integrasi ketiga layanan sehingga nantinya dapat saling berkirim pesan antar […]

expand_less
WordPress Archive Pandemic – Esports Gaming WordPress Theme Pandemic Spread Simulation – Social Experiment Pandoora – Horoscope & Astrology Elementor Template Kit PanelPal for Elementor – Manage Widgets and Categories Pangke – Barbershop Template Kit PanMail – WooCommerce Email Customizer Panola : Resort and Hotel WordPress Theme Paper Plane – Modern WordPress Blog Theme Paperino Garage – Mechanic Elementor Template Kit Paperio – Responsive and Multipurpose WordPress Blog Theme