Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Kreativitas PKK Palembang & Bikcik Moya, dari Mie Gabus Kelor hingga Sambal Kulit Nangka

Kreativitas PKK Palembang & Bikcik Moya, dari Mie Gabus Kelor hingga Sambal Kulit Nangka

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • visibility 971
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU ada pepatah “dari dapur dunia bisa berubah,” mungkin itu khusus dititipkan buat Bikcik Moya. Perempuan paruh baya yang hobinya nongkrong di dapur dari pagi sampai sore, bukan untuk ngerumpi sama panci, tapi untuk mengutak-atik resep. Katanya, bau bawang goreng lebih romantis dari parfum mahal.

Nah, ketika mendengar kabar ada Lomba Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, Aman) dan Gerakan Pangan Murah (GPM) 2025) di Palembang, Bikcik Moya langsung heboh.

“Haisshh… masa ibu-ibu PKK bisa bikin mie gabus kelor? Srikaya mengkudu? Adooh, itu kan bahan yang kadang orang liatnya aja udah manyun, eh kok bisa jadi juara,” gerutunya sambil menutup buku resep tebal yang sudah kusam kayak kitab warisan.

Maka berangkatlah Bikcik Moya ke halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palembang, tempat lomba berlangsung. Sesampainya di sana, dia langsung disambut aroma sedap yang bikin perutnya nyanyi lagu dangdut.

“Assalamualaikum, Bu! Lagi masak apo? Wangi nian!” sapa Bikcik dengan logat Palembang sembari menyorongkan hidung ke arah meja PKK Ilir Barat II.

Ketua PKK IB II, Inora Hambali, hanya nyengir. “Ini, Bik. Mie gabus kelor sama srikaya mengkudu, baru semalam kepikiran, langsung dieksekusi, Alhamdulillah jadi juara pertama”

“Wuihh… kalau kayak gini mah bukan eksekusi, tapi mukjizat. Bahan seadanya bisa jadi makanan juara. Lain kali kalau ada lomba Internasional, bikinkan aku tiket ke Italia, aku bawa menu ini, bisa-bisa chef Michelin tepok jidat!” jawab Bikcik Moya sambil cekikikan.

Tak mau kalah, Bikcik Moya lalu berjalan ke meja Kecamatan Gandus, di sana ada dendeng daun ubi dan keripik kelor.

“Daun ubi ini biasanya kawan nasi sehari-hari, kok bisa-bisanya disulap jadi dendeng? Hebat! Di tangan ibu PKK, daun ubi bukan lagi teman kos-kosan, tapi naik kasta jadi menu kondangan,” katanya sambil melirik Ketua PKK Gandus, Pradita Jufri.

Pradita pun tertawa. “Betul, Bik. Daun ubi itu murah meriah, tapi kalau diolah dengan cinta, bisa lebih gurih dari dendeng sapi.”

Bikcik Moya manggut-manggut. Dalam hatinya ia berfilsafat kadang-kadang yang dianggap remeh justru menyimpan kejutan, sama kayak mantan yang tiba-tiba sukses jualan bakso online.

Sambil jalan, Bikcik Moya sempat nyeletuk ke panitia, “Kalau ada kategori sambal unik, tolong catat namaku. Aku punya resep Sambal Wi-Fi sekali dicocol langsung bikin koneksi hati lancar, tanpa kuota.”

Semua orang tertawa, tapi dalam hati mereka sepakat: beginilah Bikcik, selalu bikin suasana riuh tapi hangat. Acara makin semarak ketika Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani, memberikan sambutan.

“PKK adalah ujung tombak keluarga sehat, dengan menu B2SA, kita bisa cegah stunting dan menjaga anak-anak tetap sehat,” ujarnya.

Bikcik Moya nyeletuk pelan, “Betul nian, Bu, kalau anak sehat, emak-emaknya juga tenang. Soalnya kalau anak sakit, emak bisa lebih remuk dari kerupuk kena kuah”

Dewi hanya tersenyum, lalu menambahkan, “Kreativitas ibu-ibu hari ini luar biasa. Ada puding ikan gabus, ada dendeng daun ubi, semuanya patut diapresiasi”.

Tak ketinggalan, Ricky Fernandi, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, menegaskan bahwa lomba ini bagian dari program nasional penganekaragaman pangan.

“Tujuannya agar ibu PKK punya keterampilan mengolah pangan lokal menjadi menu sehat, berkelanjutan, dan mendukung ketahanan pangan,” jelasnya.

Bikcik Moya menimpali lagi, “Lah itu cocok! Kalau ibu PKK pintar masak, bapak-bapak di rumah pasti rajin pulang. Perut kenyang, hati pun tenang.”

Menjelang sore, Bikcik duduk di pojokan sambil mengunyah keripik kelor. Ia termenung, tapi bukan karena galau cinta, melainkan karena kagum.

“Lihatlah, daun yang dulu dianggap cuma pengganti lauk, kini bisa mendunia. Begitulah hidup, jangan pernah remehkan hal kecil, karena bisa jadi itu tiket menuju juara,” gumamnya.

Ia lalu menutup refleksinya dengan pepatah kocak hidup itu seperti sambal -kadang pedas, kadang manis, tapi kalau diracik pas, bikin nagih.

Acara Lomba Pangan Lokal B2SA dan GPM 2025 di Palembang bukan hanya soal juara atau hadiah, tapi tentang semangat ibu-ibu PKK yang membuktikan bahwa dapur adalah laboratorium paling kreatif.

Bikcik Moya pulang dengan hati puas, bukan karena kenyang icip-icip, tapi karena ia menyadari makanan lokal kalau diolah dengan cinta dan kreativitas, bisa mengalahkan fast food mana pun.

“Pokoknyo kalau ibu-ibu PKK ini buka restoran, aku yang pertama jadi pelanggan tetap. Gratis atau tidak, aku tetap datang,” katanya sambil terkekeh.

Dan begitulah, dari dapur sederhana, lahirlah kreasi besar yang bisa menjaga ketahanan pangan, menyehatkan keluarga, dan tentu sajamembuat lidah bergoyang ria.[***]

Catatan redakis : tulisan ini menghadirkan tokoh fiksi Bikcik Moya sebagai bumbu cerita. Kehadirannya sekadar untuk memberi warna humor dan gaya narasi, tanpa mengurangi esensi informasi utama dari kegiatan PKK Palembang.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memulai Pemilu 2024 dengan Main Curang ?

    Memulai Pemilu 2024 dengan Main Curang ?

    • calendar_month Minggu, 28 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.254
    • 0Komentar

    PEMILU adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.   Pemilihan umum di Indonesia tak pernah lepas dari kecurangan. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengakui pesta demokrasi lima tahunan di Republik […]

  • 202 Warga Muba Sudah Lakukan Rapid Test, 3 PDP Dinyatakan Negatif

    202 Warga Muba Sudah Lakukan Rapid Test, 3 PDP Dinyatakan Negatif

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 890
    • 0Komentar

    KABAR gembira bagi masyarakat Sumatera Selatan khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pasalnya sebanyak 3 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 atau Virus Corona sudah pulang ke kediaman masing-masing dan dinyatakan hasil swab nya negatif covid 19 dan sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga AP (KadinKominfo […]

  • Perjuangan Pengemudi Angkutan Hasil Bumi Saat Melintas di Jalan Utama Muara Padang yang Rusak Parah

    Perjuangan Pengemudi Angkutan Hasil Bumi Saat Melintas di Jalan Utama Muara Padang yang Rusak Parah

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.616
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Banyuasin –  Meskipun hujan dan panas, sepertinya tak menjadi penghalang bagi pengemudi truk angkutan hasil bumi untuk melintas di jalan utama di Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin. Sejak pagi buta mereka  terlihat sabat mengantri untuk selamat melintas di jalan utama yang  kondisinya rusak parah di Kecamatan Muara Padang. Bahkan ada sebagian pengemudi truk angkutan […]

  • Seknas Jokowi: PCR Gratis Permudah Deteksi Covid

    Seknas Jokowi: PCR Gratis Permudah Deteksi Covid

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    SEKRETARIAT NASIONAL (Seknas) Jokowi meminta agar pelayanan polymerase chain reaction (PCR) dilakukan secara gratis bagi semua masyarakat yang membutuhkan PCR. Pemberian layanan gratis ini bukan sekadar meringankan masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga akan memudahkan upaya deteksi virus covid-19. Saat ini, biaya PCR yang dipatok untuk pelayanan sangat tinggi. Bahkan, di daerah bisa mencapai Rp 800.000 […]

  • Dihadapan Gubernur Sumsel, Dirut BSB Paparkan Ini

    Dihadapan Gubernur Sumsel, Dirut BSB Paparkan Ini

    • calendar_month Selasa, 9 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.293
    • 0Komentar

    Oleh : One SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Saat menerima kunjungan Gubernur Sumsel Herman Deru, Direktur Utama Bank Sumsel Babel [BSB], Muhamad Adil  memaparkan Laporan Keuangan Triwulan III/ 2018. Dihadapan Gubernur Sumsel Herman Deru, Dirut BSB menyebutkan pada triwulan III/2018 [ September] 2018, Aset BSB mencapai Rp 23,2 triliun  YoY (year on year) atau menurun 2,20%  dari […]

  • Sumsel Kembali Jadi Tuan Rumah Triathlon 2020 

    Sumsel Kembali Jadi Tuan Rumah Triathlon 2020 

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.333
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan (Sumsel) kembali ditunjuk sebagai tuan rumah event olahraga international Triathlon 2020 Febuari mendatang,  terpilihnya Provinsi Sumsel karena telah berhasil menyelenggarakan dan mengesankan para atlet dari berbagai penjuru negara. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Penyelenggara Triathlon Ahmad Wazir Nopiadi Mawardi saat audiensi bersama Gubernur Sumsel H. Herman Deru di Ruang Tamu Gubernur […]

expand_less
WordPress Archive Biolife - Organic Food WordPress Theme Biolife – Organic Food WordPress Theme ( RTL Supported ) Biorga – Elementor Beauty Cosmetics Shop WordPress Theme Biotellus – Solar and Renewable Energy WordPress Theme Bioxin – Single Freelancer CV & Portfolio Elementor Template Kit Birru – Simple Portfolio Elementor Template Kit Bit Integrations Plugin Bitco – Bitcoin & Cryptocurrency Elementor Template Kit Bitcoin, Ethereum, ERC20 crypto wallets with exchange Bitexco – Creative Interior Elementor Template Kit