Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Katarak Ancam Penglihatan, 640 Ribu Orang di Indonesia Diperkirakan Mengalami Kebutaan

Katarak Ancam Penglihatan, 640 Ribu Orang di Indonesia Diperkirakan Mengalami Kebutaan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 20 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Katarak masih menjadi salah satu masalah serius yang mengancam penglihatan masyarakat Indonesia. Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) memperkirakan sekitar 640.060 orang mengalami kebutaan akibat katarak, sementara upaya penanganannya terus dilakukan melalui perluasan akses operasi mata.

Salah satu upaya tersebut berlangsung di Purwokerto, Jawa Tengah. Sebanyak 500 warga dari wilayah Banyumas Raya mendapat layanan operasi katarak tanpa biaya di Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto, Jumat (7/8/2026).

Program tersebut digelar melalui kerja sama Kementerian Kesehatan, Noor Dubai Foundation, PERDAMI, dan RSKM Purwokerto. Peserta berasal dari wilayah Purwokerto, Banjarnegara, Purbalingga, hingga Cilacap.

Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono mengatakan besarnya persoalan gangguan penglihatan juga terlihat dari hasil program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Hingga 3 Agustus 2026, sebanyak 28.049.202 orang telah menjalani skrining dalam program tersebut. Dari jumlah itu, 1.399.290 orang atau sekitar 5 persen teridentifikasi mengalami gangguan tajam penglihatan.

Menurut Dante, data tersebut menjelaskan perlunya penguatan upaya pencegahan dan penanganan gangguan penglihatan, termasuk katarak.

Mengacu pada Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sekitar 19,2 persen penduduk yang mengalami disabilitas penglihatan disebabkan oleh katarak. Berdasarkan proporsi tersebut, PERDAMI memperkirakan jumlah penduduk yang mengalami kebutaan akibat katarak mencapai sekitar 640.060 orang.

Dante menjelaskan katarak umumnya berkaitan dengan proses penuaan. Namun, sejumlah faktor lain seperti diabetes, infeksi mata, dan kondisi lingkungan juga dapat memicu terjadinya katarak.

Operasi menjadi salah satu penanganan utama untuk mengembalikan fungsi penglihatan pasien katarak, dengan kemampuan melihat yang membaik, pasien diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri.

Selain melayani pasien, kegiatan di Purwokerto juga dimanfaatkan sebagai sarana peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Sekitar 10 hingga 12 dokter residen mendapat kesempatan mengikuti proses operasi dan belajar langsung bersama dokter spesialis senior.

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri mengatakan pemulihan penglihatan melalui operasi katarak dapat membuka kembali kesempatan seseorang untuk bekerja dan menjalani kehidupan secara lebih mandiri.

“Kami ingin memberdayakan masyarakat yang membutuhkan agar mereka memiliki kesempatan untuk hidup lebih mandiri,” kata Abdulla.

Kerja sama operasi katarak tersebut merupakan bagian dari kemitraan Kementerian Kesehatan dan Noor Dubai Foundation yang telah dimulai sejak 2025. Kolaborasi itu didukung hibah sebesar 294.222 dirham.

Sebelum digelar di Purwokerto, program serupa telah dilaksanakan di sejumlah daerah, di antaranya Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Chief Executive Officer Noor Dubai Foundation Manal Taryam berharap kerja sama dengan Indonesia dapat terus dilanjutkan sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan mata. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI & Pemkab Muba Siap Cegah Karhutla

    TNI & Pemkab Muba Siap Cegah Karhutla

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.429
    • 0Komentar

              Komikus : Septian Mauludi Naskah  : Kominfo Pemkab Muba

  • tol-palindra

    Menag Sebut Dana Haji Boleh Digunakan Untuk Investasi Infrastruktur

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    Dana setoran haji /setiran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) boleh digunakan untuk investasi infrastruktur asalkan memenuhi prinsip-prinsip syariah, aturan konstitusi dan aturan fikih.

  • Frame Media dan Politik di Indonesia

    Frame Media dan Politik di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.896
    • 0Komentar

    Kekhawatiran banyak kalangan masyarakat terkait potensi tidak profesionalnya berita politik dalam media penyiaran negeri maupun swasta, tampaknya benar-benar terjadi. Dapat kita saksikan bersama seperti pada masa kampanye pemilihan presiden misalnya, secara kuantitas potensi dukungan media televisi kepada capres Prabowo-Hatta lebih besar dibandingkan dengan capres Jokowi-JK.  MNC TV, Global TV,  RCTI, TV ONE,  dan ANTV, dekat […]

  • Maksimalkan Program IPDMIP, Pemprov Sumsel Terus Berupaya Tingkatkan Produk Padi

    Maksimalkan Program IPDMIP, Pemprov Sumsel Terus Berupaya Tingkatkan Produk Padi

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 756
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes mengkatakan bahwa Program IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program) di Sumatera Selatan telah dimulai sejak tahun 2018 dan dilaksanakan oleh 7 Kabupaten. Kabupaten yang melaksanakan tersebut yaitu Banyuasin, Empat Lawang, Lahat, […]

  • 599 Lembar Suket Belum Ditukarkan, Ini Himbuan Disdukcapil Pagaralam untuk Masyarakat

    599 Lembar Suket Belum Ditukarkan, Ini Himbuan Disdukcapil Pagaralam untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 713
    • 0Komentar

    DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pagaralam hingga saat ini mencatat ada sekitar 599 lembar Surat Keterangan (Suket) yang masih belum ditukarkan dengan KTP-El, bahkan dari jumlah tersebut tidak sedikit Suket yang masa berlakunya sudah habis atau kadaluarsa. Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Pagaralam Surono mengatakan, sebelumnya sejak September 2019 sebanyak 1.508 lembar diterbitkan […]

  • Ajak Muslimat NU Sumsel Teladani Akhlak Rasulullah 

    Ajak Muslimat NU Sumsel Teladani Akhlak Rasulullah 

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru meminta umat muslim/muslimah di Sumsel selalu meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikan Bapak Rumah Tahfidz itu saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah bersama para muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Asrama Haji pada Kamis (4/11) siang. Menurut Herman Deru Maulid Nabi Muhammad merupakan […]

expand_less
WordPress Archive Educal - Online Courses & Education WordPress Theme Educatico – Education School & Online Courses Elementor Template Kit Education Center | Training Courses WordPress Theme Education Pack – Education Learning Theme WP Educatito | Multiconcept Education & Courses WordPress Theme Educator – Education WordPress Theme for University & School Educator – Online University & Courses Elementor Template Kit Educavo – Education WordPress Theme Educavo - Online Courses & Education WordPress Theme EduChain – WPLMS WordPress