Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Pentingnya Belajar Dari Pola Kenaikan Kasus Selama Pandemi, Satgas : Kewaspadaan Tinggi Cegah Potensi Lonjakan ke Tiga

Pentingnya Belajar Dari Pola Kenaikan Kasus Selama Pandemi, Satgas : Kewaspadaan Tinggi Cegah Potensi Lonjakan ke Tiga

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
  • visibility 1.005
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENURUNNYA kasus COVID-19 selama 10 minggu berturut-turut harus disikapi dengan bijak dan berhati-hati. Tidak gegabah melakukan kegiatan sosial-ekonomi harus dikedepankan meskipun berada dalam masa pelonggaran. Hal ini agar Indonesia dapat terhindar dari potensi ancaman lonjakan ketiga.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menekankan pentingnya belajar dari pola kenaikan kasus selama pandemi di Indonesia. Terlebih lagi, dengan adanya wacana diizinkan kegiatan besar, ditambah lagi sudah dekatnya periode Natal dan Tahun Baru 2022.

“Berdasarkan pengalaman, kenaikan kasus hampir selalu terjadi pasca kegiatan besar,” Wiku memberi Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (30/9/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Jika dilihat dari pola kenaikan kasus, kasus mulai turun setelah pembatasan diberlakukan. Baik itu mobilitas maupun kegiatan sosial. Begitu kasus turun dan pembatasan mulai dilonggarkan, kasus akan meningkat perlahan. Hal ini juga menunjukkan upaya menjaga protokol kesehatan 3M belum maksimal dan belum dapat menjadi faktor utama penurunan kasus COVID-19.

Kebijakan pembatasan mobilitas dan aktivitas masyarakat masih menjadi faktor utama. Padahal pendekatan tersebut tidak dapat dilakukan terus-menerus karena akan berdampak pada sektor lainnya dan tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Disiplin protokol kesehatan menjadi upaya paling mudah dan murah yang bisa dilakukan.

Lebih lanjut, sebagai pembelajaran pertama, saat kenaikan kasus paska periode Idul Fitri tahun 2020. Meskipun saat itu diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan mudik ditiadakan, namun kasus tetap naik hingga 214 persen. Kenaikan mulai terjadi  2 minggu pasca Idul Fitri dan bertahan selama 7 minggu.

Setelah itu, adanya kenaikan kasus lagi yang menjadi menjadi Puncak pertama COVID-19 di Indonesia. Terjadi dalam kurun November 2020 hingga Januari 2021. Kenaikan ini merupakan akumulasi dari event kolektif yang dimulai dari hari kemerdekaan 17 Agustus, Maulid Nabi pada 28 – 29oktober, periode Natal dan Tahun Baru 2021.

Puncak pertama ini terjadi akibat rentetan event besar yang tidak didukung kebijakan pembatasan yang sesuai. Dimana saat itu berlaku PSBB transisi, dan kasus naik sebesar 389 persen dan bertahan hingga 13 minggu. Setelah puncak pertama, kasus sempat menurun selama 15 minggu.

Namun selanjutnya Indonesia masuk pada puncak kedua dampak dari periode Idul Fitri 2021. Meskipun saat itu aturan peniadaan mudik telah diberlakukan. Meskipun peniadaan itu berhasil mencegah sebagian besar masyarakat untuk tidak mudik, namun kegiatan berkumpul bersama keluarga pada satu wilayah yang sama atau wilayah aglomerasi, tetap dilakukan oleh sebagian besar masyarakat.

“Hal ini terjadi karena masyarakat merasa aman dengan turunnya kasus COVID-19 selama 15 Minggu berturut-turut pasca lonjakan pertama,” lanjutnya.

Selain itu, adanya varian Delta yang menyebarluas di Indonesia, meningkatkan potensi penularannya dampak dari mobilitas yang tinggi pada periode ini. Sebagai akibatnya, kasus naik hingga 880 persen dan kenaikannya bertahan selama 8 minggu.

Namun, lonjakan kedua berlangsung lebih singkat selama 8 minggu daripada lonjakan kasus pertama yang bertahan selama 13 minggu. Hal ini terjadi karena kemampuan kesadaran dan respon kolektif antara seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah. “Lonjakan kasus kedua telah berhasil kita lewati dan saat ini kasus terus menurun selama 10 minggu terakhir,” imbuh Wiku.

Pelajaran yang dapat diambil dari lonjakan kedua, Indonesia kehilangan banyak nyawa, produktivitas masyarakat dan tidak stabilnya ekonomi. Dan penting diingat, bahwa lonjakan kasus kedua mengakibatkan 2,5 juta orang positif terinfeksi COVID-19, dan 94.000 diantaranya dilaporkan meninggal dunia.

Lalu, angka positif rate mingguan tertinggi berada pada angka 30,72 persen atau 6 kali lipat dari standar yang ditetapkan oleh WHO. Terlebih pula kasus aktif mingguan sempat mencapai 24,21 persen. Hingga saat ini tercatat 900.000 orang yang sembuh. Pencapaian ini diraih dengan perjuangan berat mengingat persentase ketersediaan tempat tidur nasional sempat mencapai hampir 80 persen.

Kondisi lonjakan kedua mendorong diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan akhirnya mempengaruhi kondisi ekonomi Indonesia. Pada Kuartal ketiga 2021, pertumbuhan ekonomi adalah sebesar 2 persen. Angka ini turun sekitar 5 persen dari pertumbuhan ekonomi pada Kuartal kedua yaitu 7,0 tujuh persen.

Untuk itu Indonesia perlu waspada  potensi lonjakan ketiga yang dihadapi oleh berbagai negara didunia dan dengan melihat dari pola kenaikan kasus setelah even atau kegiatan besar di dalam negeri. Terlebih lagi, pembatasan mobilitas dan kegiatan sosial ekonomi yang mulai dilonggarkan perlahan menjadi kekuatan yang dapat berubah menjadi tantangan apabila tidak dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Sekali lagi saya tekankan bahwa apapun upaya yang akan dilakukan jika pelaksanaan dan pengawasan protokol Kesehatan tidak kuat, maka hal tersebut tidak akan berjalan dengan efektif,” pungkas Wiku.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setiap Desa Diminta Siapkan ODP Center

    Setiap Desa Diminta Siapkan ODP Center

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel Herman Deru kembali mengintruksikan kepada Kepala Daerah di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel agar disetiap Desa segera dibuatkan ODP Center. Hal itu dilakukan untuk melakukan cegah tangkal corona virus atau Covid-19 di Sumsel. BERHARAP kepala desa, jika mendengar untuk saat ini segeralah membuat ODP Center tidak perlu dibuat dengan fasilitas yang mahal yang penting […]

  • Pengurus PWI Banyuasin Dilantik, Firdaus Komar : Wartawan Itu Seperti Emas

    Pengurus PWI Banyuasin Dilantik, Firdaus Komar : Wartawan Itu Seperti Emas

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    KETUA Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) Sumatera Selatan [Sumsel] periode 2019- 2022 resmi melantik pengurus PWI Kabupaten Banyuasin. Pelantikan tersebut dilakukan di Gedung Graha Sedulang Setudung, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Selasa [8/10/2019]. Dalam pelantikan pengurus PWI Kabupaten Banyuasin juga dihadiri Wakil Bupati Banyuasin H. Selamat, Kajari Kabupaten Banyuasin, Kapolres, Dandim 0430 Banyuasin, dan Ketua DPRD […]

  • Dorong penanganan tuberkulosis, RI inisiasi bentuk aliansi negara -negara di PBB

    Dorong penanganan tuberkulosis, RI inisiasi bentuk aliansi negara -negara di PBB

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 851
    • 0Komentar

    ​Sumselterkini.co.id, – New York, Amerika Serikat – Indonesia menginisiasi pembentukan aliansi negara-negara pada Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York, untuk mendorong penanganan tuberkulosis (TB) di tingkat global secara konsisten. Inisiatif Indonesia ini didukung oleh Polandia, Filipina, dan Nigeria yang bersama-sama menjadi Co-Chairs the Alliance, serta Badan Kesehatan Dunia WHO. Hingga saat ini, total 22 negara […]

  • Vaksinasi Lensia di Palembang Capai 20%, Dinkes Palembang : Lensia Lain Diharapkan Tergugah, Masyarakat Tak Perlu Takut

    Vaksinasi Lensia di Palembang Capai 20%, Dinkes Palembang : Lensia Lain Diharapkan Tergugah, Masyarakat Tak Perlu Takut

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    Plt Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Palembang dr. Mirza Susanty mengatakan, telah melakukan vaksinasi lansia sebanyak 11.000 atau 20% dari  alokasi 53.200 vaksin untuk lansia dan mentargetkan rampung sampai bulan depan. “Target vaksinasi lansia, kita mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 53.200. Sejauh ini kita  sudah memvaksinasi  11.000 atau 20%. Targetnya sampai bulan April 2021,” ungkap […]

  • FOKKUS Sumsel Diharapkan Dapat Perluas Syiar Islam

    FOKKUS Sumsel Diharapkan Dapat Perluas Syiar Islam

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 798
    • 0Komentar

    KEBERADAAN ustadz dan ustadzah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ustadz dan Ustadzah (FOKKUS) Sumsel diharapkan dapat memperluas syiar dan dakwah Islam di tengah masyarakat, mengingat  tugasnya yang sangat multifungsi. FOKKUS Sumsel dapat membuat peraturan organisasi yang jelas kriteria seorang ustadz atau ustazah.Selain itu juga memberikan masukan agar anggota FOKKUS  berlaku  secara umum tidak hanya terbatas […]

  • Dorong Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Kampung KB

    Dorong Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Kampung KB

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.097
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumsel terus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di Sumsel. Salah satunya yakni dengan meresmikan dan mengembangkan Kampung KB di 17 kabupaten/kota yang ada di Sumsel secara sekaligus. Peresmian Kampung KB ini merupakan langkah pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan. Dimana kampung KB yang merupakan program pemerintah pusat ini disebut-sebut dapat mengembangkan potensi masyarakat. Dengan […]

expand_less
WordPress Archive Pluto Clean Personal WordPress Masonry Blog Theme Pmotion – Animated GIF and Video Maker For WordPress Podgorica – Environment and Renewable Energy WordPress Theme Podium | Fashion Model Agency WordPress Theme Podium – Model Agency WordPress Theme Podzed – Podcaster & Radio Station Elementor Template Kit Pofily – Woocommerce Product Filters – SEO Product Filter Point Finder Directory | Directory & Listing WordPress Theme Point of Sale System for WooCommerce (POS Plugin) Poize – WordPress Theme for Music Events, Festivals & Venues