Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Pentingnya Belajar Dari Pola Kenaikan Kasus Selama Pandemi, Satgas : Kewaspadaan Tinggi Cegah Potensi Lonjakan ke Tiga

Pentingnya Belajar Dari Pola Kenaikan Kasus Selama Pandemi, Satgas : Kewaspadaan Tinggi Cegah Potensi Lonjakan ke Tiga

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
  • visibility 1.018
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENURUNNYA kasus COVID-19 selama 10 minggu berturut-turut harus disikapi dengan bijak dan berhati-hati. Tidak gegabah melakukan kegiatan sosial-ekonomi harus dikedepankan meskipun berada dalam masa pelonggaran. Hal ini agar Indonesia dapat terhindar dari potensi ancaman lonjakan ketiga.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menekankan pentingnya belajar dari pola kenaikan kasus selama pandemi di Indonesia. Terlebih lagi, dengan adanya wacana diizinkan kegiatan besar, ditambah lagi sudah dekatnya periode Natal dan Tahun Baru 2022.

“Berdasarkan pengalaman, kenaikan kasus hampir selalu terjadi pasca kegiatan besar,” Wiku memberi Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (30/9/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Jika dilihat dari pola kenaikan kasus, kasus mulai turun setelah pembatasan diberlakukan. Baik itu mobilitas maupun kegiatan sosial. Begitu kasus turun dan pembatasan mulai dilonggarkan, kasus akan meningkat perlahan. Hal ini juga menunjukkan upaya menjaga protokol kesehatan 3M belum maksimal dan belum dapat menjadi faktor utama penurunan kasus COVID-19.

Kebijakan pembatasan mobilitas dan aktivitas masyarakat masih menjadi faktor utama. Padahal pendekatan tersebut tidak dapat dilakukan terus-menerus karena akan berdampak pada sektor lainnya dan tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Disiplin protokol kesehatan menjadi upaya paling mudah dan murah yang bisa dilakukan.

Lebih lanjut, sebagai pembelajaran pertama, saat kenaikan kasus paska periode Idul Fitri tahun 2020. Meskipun saat itu diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan mudik ditiadakan, namun kasus tetap naik hingga 214 persen. Kenaikan mulai terjadi  2 minggu pasca Idul Fitri dan bertahan selama 7 minggu.

Setelah itu, adanya kenaikan kasus lagi yang menjadi menjadi Puncak pertama COVID-19 di Indonesia. Terjadi dalam kurun November 2020 hingga Januari 2021. Kenaikan ini merupakan akumulasi dari event kolektif yang dimulai dari hari kemerdekaan 17 Agustus, Maulid Nabi pada 28 – 29oktober, periode Natal dan Tahun Baru 2021.

Puncak pertama ini terjadi akibat rentetan event besar yang tidak didukung kebijakan pembatasan yang sesuai. Dimana saat itu berlaku PSBB transisi, dan kasus naik sebesar 389 persen dan bertahan hingga 13 minggu. Setelah puncak pertama, kasus sempat menurun selama 15 minggu.

Namun selanjutnya Indonesia masuk pada puncak kedua dampak dari periode Idul Fitri 2021. Meskipun saat itu aturan peniadaan mudik telah diberlakukan. Meskipun peniadaan itu berhasil mencegah sebagian besar masyarakat untuk tidak mudik, namun kegiatan berkumpul bersama keluarga pada satu wilayah yang sama atau wilayah aglomerasi, tetap dilakukan oleh sebagian besar masyarakat.

“Hal ini terjadi karena masyarakat merasa aman dengan turunnya kasus COVID-19 selama 15 Minggu berturut-turut pasca lonjakan pertama,” lanjutnya.

Selain itu, adanya varian Delta yang menyebarluas di Indonesia, meningkatkan potensi penularannya dampak dari mobilitas yang tinggi pada periode ini. Sebagai akibatnya, kasus naik hingga 880 persen dan kenaikannya bertahan selama 8 minggu.

Namun, lonjakan kedua berlangsung lebih singkat selama 8 minggu daripada lonjakan kasus pertama yang bertahan selama 13 minggu. Hal ini terjadi karena kemampuan kesadaran dan respon kolektif antara seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah. “Lonjakan kasus kedua telah berhasil kita lewati dan saat ini kasus terus menurun selama 10 minggu terakhir,” imbuh Wiku.

Pelajaran yang dapat diambil dari lonjakan kedua, Indonesia kehilangan banyak nyawa, produktivitas masyarakat dan tidak stabilnya ekonomi. Dan penting diingat, bahwa lonjakan kasus kedua mengakibatkan 2,5 juta orang positif terinfeksi COVID-19, dan 94.000 diantaranya dilaporkan meninggal dunia.

Lalu, angka positif rate mingguan tertinggi berada pada angka 30,72 persen atau 6 kali lipat dari standar yang ditetapkan oleh WHO. Terlebih pula kasus aktif mingguan sempat mencapai 24,21 persen. Hingga saat ini tercatat 900.000 orang yang sembuh. Pencapaian ini diraih dengan perjuangan berat mengingat persentase ketersediaan tempat tidur nasional sempat mencapai hampir 80 persen.

Kondisi lonjakan kedua mendorong diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan akhirnya mempengaruhi kondisi ekonomi Indonesia. Pada Kuartal ketiga 2021, pertumbuhan ekonomi adalah sebesar 2 persen. Angka ini turun sekitar 5 persen dari pertumbuhan ekonomi pada Kuartal kedua yaitu 7,0 tujuh persen.

Untuk itu Indonesia perlu waspada  potensi lonjakan ketiga yang dihadapi oleh berbagai negara didunia dan dengan melihat dari pola kenaikan kasus setelah even atau kegiatan besar di dalam negeri. Terlebih lagi, pembatasan mobilitas dan kegiatan sosial ekonomi yang mulai dilonggarkan perlahan menjadi kekuatan yang dapat berubah menjadi tantangan apabila tidak dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Sekali lagi saya tekankan bahwa apapun upaya yang akan dilakukan jika pelaksanaan dan pengawasan protokol Kesehatan tidak kuat, maka hal tersebut tidak akan berjalan dengan efektif,” pungkas Wiku.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abadikan Setiap Momen dengan Aura Light, Eksklusif di vivo V27 Series!

    Abadikan Setiap Momen dengan Aura Light, Eksklusif di vivo V27 Series!

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.129
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Pernah enggak ketika ingin foto-foto dalam kondisi gelap kamu bingung memilih antara foto tanpa flash yang buat foto jadi terlalu gelap atau foto dengan flash yang justru membuat portret jadi tampak lebih harsh? Jika hal ini sering kamu alami, mungkin kamu butuh vivo V27 Series! Karena dilengkapi dengan fitur-fitur yang paling unggul, kamu dipastikan […]

  • Dibutuhkan Perusahaan Rintisan Untuk Tingkatkan Ekonomi dalam Negeri

    Dibutuhkan Perusahaan Rintisan Untuk Tingkatkan Ekonomi dalam Negeri

    • calendar_month Jumat, 14 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 859
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA –  Perusahaan rintisan dinilai sangat membantu untuk meningkat investasi dan perekonomian dalam negeri di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar yang sempat jeblok di level Rp15.000 per Dollar AS. Anggota Komisi XI DPR Eva Kusuma Sundari mengatakan peran perusahaan rintisan atau unicorn dibutuhkan untuk meningkatkan investasi dan ekonomi dalam negeri. Kehadiran unicorn akan […]

  • Optimistis Sumsel Kembali Jadi Lumbung Pangan Nasional

    Optimistis Sumsel Kembali Jadi Lumbung Pangan Nasional

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 977
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel)  H. Herman Deru kian yakin  dalam waktu yang tidak lama lagi Sumsel akan dapat mengembalikan kerjayaannya sebagai Lubung Pangan Nasional. Keyakinan Herman Deru tersebut diungkapkannya saat melakukan  Panen Raya Padi IP 200 dan sekaligus meninjau penangkaran benih  harapan makmur Desa Cahya Maju Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (30/7/2019). “Panen […]

  • Karhutlah, Satgas Gabungan Berhasil Padamkan 5 Hektar Lahan Terbakar di Kabupaten Ogan Ilir

    Karhutlah, Satgas Gabungan Berhasil Padamkan 5 Hektar Lahan Terbakar di Kabupaten Ogan Ilir

    • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 816
    • 0Komentar

    SATUAN Tugas (Satgas) Darat berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan seluas 5 hektar di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Satgas yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri dan masyarakat setempat didukung Satgas Udara dengan _water-bombing_. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) teridentifikasi di wilayah Desa Pulau Semambu dan Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara. […]

  • Mahasiswa Ngadep Wali Kota, Bukan Demo, Tapi Minta Restu Biar Bisa Jadi Pahlawan Tanpa Jubah!

    Mahasiswa Ngadep Wali Kota, Bukan Demo, Tapi Minta Restu Biar Bisa Jadi Pahlawan Tanpa Jubah!

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 828
    • 0Komentar

    SAAT matahari belum terlalu sinis dan AC ruang kerja Wali Kota masih adem maksimal, segerombolan mahasiswa dari UIN Raden Fatah Palembang melakukan aksi yang agak langka mereka ngadep, bukan demo. Ilham, Ketua Tim Dewan Eksekutif Mahasiswa alias DEMA (bukan DEMA-DERA ya, ini beneran organisasi kampus), datang bersama rombongannya untuk bertamu ke Wali Kota Palembang, H. […]

  • Muaraenim Belajar ke Muba, Terkait Apa ?

    Muaraenim Belajar ke Muba, Terkait Apa ?

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    KABUPATEN Muaraenim belajar kepada Kabupaten Muba terkait dengan Pelaksanaan PEDA-KTNA ke-XIV Tahun 2022. Kunjungan Pemkab Muara Enim ini sambut Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi beserta jajarannya, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Kamis (6/2/2020) di Ruang Rapat Serasan Sekate. Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Kabupaten Muara Enim Panca Surya Diharta mengucapkan terima kasih karena dalam […]

expand_less
WordPress Archive Pluto Clean Personal WordPress Masonry Blog Theme Pmotion – Animated GIF and Video Maker For WordPress Podgorica – Environment and Renewable Energy WordPress Theme Podium | Fashion Model Agency WordPress Theme Podium – Model Agency WordPress Theme Podzed – Podcaster & Radio Station Elementor Template Kit Pofily – Woocommerce Product Filters – SEO Product Filter Point Finder Directory | Directory & Listing WordPress Theme Point of Sale System for WooCommerce (POS Plugin) Poize – WordPress Theme for Music Events, Festivals & Venues