Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 7 Tips Mencegah Penularan TBC di Rumah, Jangan Abaikan Pemeriksaan Kontak Erat

7 Tips Mencegah Penularan TBC di Rumah, Jangan Abaikan Pemeriksaan Kontak Erat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TUBERKULOSIS (TBC) masih menjadi ancaman kesehatan yang membutuhkan perhatian serius, terutama di lingkungan keluarga.

Selain memastikan pasien mendapatkan pengobatan hingga tuntas, pencegahan penularan juga perlu dilakukan melalui pemeriksaan kontak erat dan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi orang yang memenuhi kriteria.

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menegaskan upaya mengatasi TBC tidak boleh hanya berfokus pada pengobatan pasien yang sudah sakit. Pencegahan perlu dilakukan secara agresif agar kasus baru tidak terus bermunculan.

“Mengobati pasien yang sakit TB itu penting. Capaian pengobatan TB di Indonesia juga sudah sangat baik. Namun, kalau pencegahan melalui TPT dan pelacakan kontak erat tidak kita jalankan secara agresif, angka kasus TB tahun depan akan terus berulang,” tegas Benjamin.

Pesan disampaikan itu menegaskan pentingnya keterlibatan keluarga dalam memutus rantai penularan TBC. Lantas, apa saja langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan di rumah?

1. Periksa seluruh anggota keluarga yang menjadi kontak erat

Jika ada anggota keluarga yang didiagnosis TBC aktif, terutama TBC paru, orang yang tinggal serumah perlu menjalani pemeriksaan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi kemungkinan TBC sejak dini, termasuk pada orang yang belum menunjukkan gejala. Jangan menunggu munculnya keluhan untuk berkonsultasi dengan petugas kesehatan.

Benjamin menekankan pentingnya perubahan pendekatan dalam penanggulangan TBC, terutama di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Oleh karena itu, kita ubah paradigma berpikir kita. Setiap rumah sakit dan Puskesmas harus memastikan kontak serumah diperiksa dan mendapatkan TPT demi melindungi masa depan keluarga masyarakat,” tegasnya.

2. Kenali gejala TBC sejak dini

Gejala TBC dapat berupa batuk berkepanjangan, demam yang berlangsung lama, keringat malam, berat badan menurun tanpa sebab yang jelas, serta tubuh mudah lelah.

Jika mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit. Gejala saja tidak cukup untuk memastikan diagnosis, sehingga pemeriksaan lebih lanjut mungkin diperlukan.

3. Tanyakan apakah anggota keluarga membutuhkan TPT

Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) merupakan pemberian obat untuk mencegah berkembangnya infeksi TBC menjadi penyakit TBC aktif pada orang yang memenuhi kriteria.

TPT bukan pengganti pengobatan bagi pasien yang sudah mengalami TBC aktif. Sebelum terapi diberikan, tenaga kesehatan perlu menilai kondisi pasien dan memastikan TBC aktif telah disingkirkan.

Oleh sebab itu, keluarga yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC sebaiknya menanyakan kepada petugas kesehatan apakah TPT direkomendasikan dan bagaimana menjalani terapinya dengan benar.

4. Pastikan sirkulasi udara di rumah berjalan baik

Bakteri penyebab TBC dapat menyebar melalui udara ketika penderita TBC aktif mengeluarkan partikel infeksius. Risiko penularan dapat meningkat di ruangan tertutup dengan ventilasi buruk.

Buka jendela dan pintu, jika memungkinkan agar udara segar masuk dan udara di dalam ruangan berganti. Hindari kepadatan berlebihan dan upayakan sirkulasi udara yang baik di ruang keluarga maupun kamar tidur.

5. Terapkan etika batuk dan gunakan masker sesuai anjuran

Pasien TBC paru yang masih berpotensi menularkan penyakit perlu mengikuti anjuran tenaga kesehatan mengenai penggunaan masker dan langkah pencegahan lainnya.

Biasakan menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin serta membuang tisu bekas ke tempat sampah. Anggota keluarga juga perlu mengikuti arahan petugas kesehatan mengenai perlindungan diri selama mendampingi pasien.

6. Jalani pengobatan sampai tuntas

Pasien TBC perlu mengonsumsi obat secara teratur sesuai regimen yang ditentukan tenaga kesehatan. Pengobatan tidak boleh dihentikan hanya karena gejala sudah membaik.

Jika muncul efek samping atau ada kesulitan minum obat, segera konsultasikan dengan petugas kesehatan. Pendampingan keluarga juga dapat membantu pasien menyelesaikan pengobatan sesuai anjuran.

7. Manfaatkan layanan pemeriksaan TBC

Puskesmas dan rumah sakit berperan penting dalam penemuan kasus, pemeriksaan kontak erat, pengobatan, serta pemberian TPT bagi orang yang memenuhi syarat.

Masyarakat dapat menanyakan ketersediaan pemeriksaan TBC dan layanan pencegahan di fasilitas kesehatan terdekat. Jangan ragu berkonsultasi meskipun belum mengalami gejala, terutama jika tinggal serumah dengan pasien TBC aktif.

Pencegahan TBC Harus Dimulai dari Keluarga

Pencegahan TBC membutuhkan kerja sama pasien, keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Pengobatan pasien yang sakit harus berjalan beriringan dengan penemuan kasus secara dini dan perlindungan bagi kontak erat yang memenuhi kriteria.

Pesan yang disampaikan Kementerian Kesehatan menjadi pengingat bahwa memutus rantai penularan tidak cukup dengan menyembuhkan pasien yang sudah terdiagnosis. Orang-orang di sekitarnya juga perlu mendapat perhatian melalui pemeriksaan dan pencegahan yang tepat.

Dengan mengenali gejala, memeriksakan kontak erat, menjaga sirkulasi udara, dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan, keluarga dapat berperan aktif dalam menekan penularan TBC. (***)/diolah dari sumber utama kemkes.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naik Pesawat Wajib Isi e-HAC Sebelum Keberangkatan

    Naik Pesawat Wajib Isi e-HAC Sebelum Keberangkatan

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 689
    • 0Komentar

    Pingintau.id, Penumpang pesawat tujuan domestik diwajibkan mengisi e-HAC di aplikasi PeduliLindungi sebelum keberangkatan. Hal ini untuk menghindari antrean panjang di bandara kedatangan. e-HAC dapat diisi paling cepat sehari sebelum jadwal penerbangan dan akan diperiksa saat check-in di bandara keberangkatan. Ketentuan ini berlaku efektif per 3 Maret 2022. Selain itu, e-HAC juga wajib diisi bagi pelaku […]

  • Gubernur Lepas Keberangkatan Kloter Pertama

    Gubernur Lepas Keberangkatan Kloter Pertama

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.777
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru melepas keberangkatan jamaah calon haji kloter pertama. Acara berlangsung di aula asrama haji embarkasi Palembang Jumat (24/06) pukul 21:00 WIB. Dalam sambutan yang disampaikan, gubernur mengingatkan kepada seluruh jamaah calon haji yang akan diberangkatkan agar senantiasa menjaga protokol kesehatan dan banyak mengkonsumsi air putih. Terlebih suhu di Arab Saudi […]

  • Audiensi Aliansi Semarak Ramadhan dengan Pemkab Muba, Apa yang Dibahas !

    Audiensi Aliansi Semarak Ramadhan dengan Pemkab Muba, Apa yang Dibahas !

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj. Bupati Muba Drs. H. Apriyadi Mahmud M.Si diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Muba H. Yudi Herzandi SH MH menerima audiensi Aliansi Semarak Ramadhan terkait kegiatan Pawai Ramadhan, bertempat di Ruang Rapat Randik Setda Muba, Jumat (8/3/2024). Dalam kesempatan itu, Armanto dari Komunitas Ruang Bedulur mengatakan, tujuannya bersama […]

  • Ahli radiologi AS yang bekerja dengan Rumah Sakit Kesehatan Nutex sekarang memiliki akses ke DrAid™ kelas dunia

    Ahli radiologi AS yang bekerja dengan Rumah Sakit Kesehatan Nutex sekarang memiliki akses ke DrAid™ kelas dunia

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, HANOI, VIETNAM, Media OutReach – Asisten AI canggih VinBrain dalam pencitraan diagnostik, DrAid™ Chest XR, berhasil diintegrasikan ke dalam alur kerja radiologi Nutex Health Inc. di Houston, Texas, Amerika Serikat melalui Perjanjian Lisensi Berlangganan Perangkat Lunak – Model SaaS (Perangkat Lunak sebagai Layanan). Nutex Health Inc. adalah organisasi perawatan kesehatan yang dipimpin dokter dengan 19 […]

  • Pemerintah Percepat Penyelesaian 137 Konflik Agraria

    Pemerintah Percepat Penyelesaian 137 Konflik Agraria

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    PEMERINTAH percepat penyelesaian 137 konflik agraria yang terdiri dari 105 kasus/lokus di Kawasan hutan dan 32 di Kawasan non hutan. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko yang didampingi Deputi II KSP Abetnego Tarigan saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria dan Penguatan Kebijakan Reforma Agraria tahun 2021 secara daring di Jakarta, Senin […]

  • Jaga Stabilitas Keuangan Daerah, APBD OKI Dirancang Berimbang

    Jaga Stabilitas Keuangan Daerah, APBD OKI Dirancang Berimbang

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Bupati Ogan Komering Iir (OKI), H. Iskandar, SE berupaya menjaga stabilisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun 2022 dan Tahun 2023 mendatang. Kebijakan APBD berimbang antara rencana pendapatan dan belanja menjadi pilihan untuk mewujudkan APBD OKI yang sehat. “Kemampuan keuangan daerah pada Tahun 2022 mengalami penurunan karena adanya pengurangan pendapatan transfer pusat akibat […]

expand_less
WordPress Archive Smart ICO – Crypto Currency Elementor Pro Full Site Kit Smart Image Resize Pro for WooCommerce Smart Market Shortcodes – Plugin for WordPress and Envato Market Smart NFT BEP/ERC-20 Custom token standard (Addons) Smart NFT – Bulk minting (Addons) Smart NFT – KYC Verification Badge (Addons) Smart Notification Popups for WooCommerce Smart Notification WordPress Plugin Smart Offers Smart Photo Gallery – Responsive WordPress Plugin